• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan Hasil Penelitian

Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional untuk menguji variabel dependen dan independen. Pengujian yang dilakukan untuk menjawab rumusan masalah yang telah ditetapkan menggunakan beberapa uji yang terdapat dalam SPSS 25 For Windows. Untuk mengetahui hubungan antar variabel maka terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, linearitas dan uji hipotesis.

1. Kecerdasan Naturalis dan Literasi Lingkungan a. Kecerdasan Naturalis

Nilai persentase kecerdasan naturalis yang diperoleh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru menunjukkan bahwa kecerdasan naturalis dari 97 siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru dalam kategori sangat rendah terdiri dari 4,1% , pada kategori rendah 22,7% , pada kategori sedang 39,2% , pada kategori tinggi terdiri dari 34 % dan 0% pada kategori sangat tinggi. Hal tersebut membuktikan bahwa siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru memiliki kecerdasan naturalis yang tinggi.

b. Literasi Lingkungan

Nilai persentase literasi lingkungan yang diperoleh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru menunjukkan bahwa literasi lingkungan dari 97 siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru terdiri dari kategori sangat rendah sebanyak 6,2% , pada kategori rendah 26,8% , siswa pada kategori sedang 39,2% , pada kategori tinggi sebanyak 15,5%

dan pada kategori sangat tinggi terdiri dari 12,4%.

2. Hubungan Kecerdasan Naturalis dan Literasi Lingkungan siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Barru

Berdasarkan analisis deskriptif kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Barru yang terdiri dari 97 responden untuk kecerdasan naturalis memiliki hasil dalam kategori sangat rendah 4,1% , pada kategori rendah 22,7% , pada kategori sedang 39,2% , pada kategori tinggi terdiri dari 34 % dan 0% pada kategori sangat tinggi. Adanya siswa yang memiliki tingkat kecerdasan naturalis yang rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya masih kurangnya faktor pengalaman yang dimiliki, budaya dan motivasi siswa terhadap kecerdasan naturalis.

Sedangkan untuk literasi lingkungan siswa, dari 97 responden kelas XI SMA Negeri 5 Barru terdiri dari kategori sangat rendah sebanyak 6,2% , pada kategori rendah 26,8% , siswa pada kategori sedang 39,2% , pada kategori tinggi sebanyak 15,5% dan pada kategori sangat tinggi terdiri dari 12,4%. Adanya siswa yang memiliki tingkat

literasi lingkungan yang rendah dikarenakan masih kurangnya minat siswa dalam mempelajari dan mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan serta masih kurangnya kesadaran dan sikap peduli lingkungan yang dimiliki oleh siswa. Namun meskipun demikian, tingkat kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan yang dimiliki siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru dapat dikatakan dalam kategori baik.

Berdasarkan nilai koefsien korelasi antara kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru diperoleh hasil sebesar 0,560 oleh karena itu hubungan diantara kedua variabel tergolong pada kategori cukup kuat dengan nilai signifikansi 0,000.

0,000 < 0,05 dengan demikian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara variabel kecerdasan naturalis dengan literasi lingkungan siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru signifikan.

Berdasarkan hasil analisis antara kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru terdapat hubungan yang positif dan signifikan antar kedua variabel hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor dintaranya siswa memiliki keterikatan dan ketertarikan yang besar dalam berinteraksi dengan alam, siswa memiliki tingkat kepekaan terhadap alam serta penanaman pendidikan berbasis lingkungan di sekolah juga menjadi faktor terbesar dalam mempengaruhi kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan siswa pada kelas XI SMA Negeri 5 Barru dikarenakan dengan penanaman pendidikan berbasis lingkungan di sekolah maka akan sangat mudah

untuk menanamkan nilai pelestarian lingkungan yang dapat merubah pandangan siswa terhadap alam dan lingkungan sehingga dapat memahami pentingnya lingkungan dan mengetahui secara mendalam mengenai lingkungan hidup yang dapat terlihat pada tindakan dan perilaku. Selain itu, Peranan pendidikan berbasis lingkungan juga dapat membantu siswa membentuk dan memiliki kecakapan literasi yang baik dan dapat mengembangkan kecerdasan naturalis yang dimiliki oleh siswa. Sehingga, kecerdasan naturalis memiliki kontribusi terhadap literasi lingkungan yang dimiliki oleh siswa.

Siswa yang memiliki kecerdasan naturalis tentunya memiliki pengetahuan yang baik mengenai lingkungan dan siswa yang memiliki tingkat literasi lingkungan yang tinggi akan menggunakan pemikiran kritis dalam pemecahan masalah serta pengambilan tindakan yang dapat dipertanggung jawabkan dengan kata lain siswa yang memiliki tingkat kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan akan senantiasa menjaga dan melindungi lingkungan serta lebih peka akan masalah- masalah yang terjadi pada lingkungan dan dapat memberi solusi dalam menanggulangi suatu masalah di lingkungan. Selain itu, siswa yang memiliki kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan akan senantiasa memberikan tindakan terbaiknya dalam merawat dan melestarikan lingkungan sehingga kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan

memiliki hubungan yang positif satu sama lain.

Hal ini sesuai dengan Penelitian yang dilakukan oleh Wirdiyanti (2020), yang mengungkapkan bahwa terdapat

hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan naturalis dengan perilaku tanggung jawab lingkungan siswa, dimana perilaku tanggung jawab lingkungan merupakan salah satu indikator dari literasi lingkungan, siswa yang memiliki kecerdasan naturalis dan perilaku tanggung jawab lingkungan senantiasa akan melakukan tindakan terbaiknya terhadap lingkungan dan akan menghasilkan perilaku yang mencerminkan sikap Pelestarian lingkungan serta penyelesaian masalah lingkungan dapat dilakukan.

Sejalan dengan itu, penelitian yang berhubungan dengan literasi lingkungan juga dikemukakan oleh Rokhmah (2021) dalam Pensa E- Jurnal : Pendidikan Sains yang menjelaskan bahwa kemampuan literasi lingkungan siswa saling berpengaruh dan berhubungan satu sama lain baik dari segi pengetahuan, kemampuan kogntif, sikap siswa terhadap lingkungan, dan perilaku siswa terhadap lingkungan. Dari kedua sumber tersebut semakin memperkuat bahwa kecerdasan naturalis saling berhubungan dengan literasi lingkungan siswa.

57

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan penelitian yang telah dikemukakan oleh peneliti maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan naturalis dengan literasi lingkungan siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru. Hal tersebut terbukti dari uji hipotesis yang telah dilakukan menggunakan uji korelasi person dengan nilai (r) sebesar 0,560 dan menunjukkan nilai signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 yang berarti bahwa terdapat hubungan kecerdasan naturalis dengan literasi lingkungan siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru .

B. Saran

Adapun saran dalam penelitian ini yaitu :

1. Bagi siswa diharapkan dapat membudayakan sikap merawat tanaman ataupun hewan serta lebih peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar sehingga dapat mengembangkan kecerdasan naturalis dengan literasi lingkungan yang dimiliki.

2. Bagi guru diharapkan dapat mengajak siswa dalam membudayakan sikap merawat tanaman dan hewan, sikap peduli lingkungan dan kesadaran lingkungan ataupun sikap peduli lingkungan sehingga dapat mengembangkan kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan yang dimiliki siswa.

3. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian dengan mengembangkan variabel dalam penelitian ini yang berkaitan dengan kecerdasan naturalis dan literasi lingkungan

59

DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Y., Mulyati, T & Yunansah, H. 2017. Pembelajaran Literasi: Strategi, Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca dan Menulis. Jakarta: Bumi Aksara

Amstrong, Thomas. 2013. Kecerdasan Multipel di Dalam Kelas Edisi 3. Jakarta:

Indeks

Azwar, Saifuddin. 2012. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Budiningsih, Asri. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Darma, Y.A., Astuti, S. 2021. Pemahaman Konsep Literasi Gender. Tasik Malaya: Langgam Pustaka

Farida, I & Hadiansah. 2018. Pengembangan Literasi Lingkungan Bermuatan Nilai-nilai Islam Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek. Bandung: LP2M Gunawan, Heri. 2012. Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Badung:

Alfabeta

Hambali, H. 2017. Eksplorasi Pembelajaran Tadabbur Alam dalam Meningkatkan Kecerdasan Naturalis (Naturalistik Intelegence) dan Kecerdasan Spiritual (Spiritual Intelegence) Siswa SMA Unismuh Makassar. Jurnal Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar. Vol (5) No. (1).

(https://journal.unismuh.ac.id/index.php/jpf/article/view/345)

Hamzah, Syukri. 2013. Pendidikan Lingkungan. Bandung: PT. Rafieka Aditama

Hayatuddin, K & Aprita, S. 2021. Hukum Lingkungan. Jakarta: Kencana

Hidayati, N., Taruna, T., & Purnaweni, H. 2013. Perilaku Warga Sekolah dalam Program Adiwiyata Studi Kasus SMK Negeri 2 Semarang. Diponegoro University Institutional Repository. Universitas Diponegoro

Iriana, S. 2020. Hubungan Kecerdasan Naturalis dengan Hasil Belajar Biologi Siswa kelas XI SMA Negeri 5 Barru: Universitas Muhammadiyah Makassar. (https://diglibadmin.unismuh.ac.id)

Ismail, Affandi. 2018. Pengembangan Instrumen Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini di Kabupaten Luwu Timur Profinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Evaluasi Pendidikan. Vol. 9 No. 1

Kurniawan, A.T. 2016. Review Buku Hukum lingkungan di Indonesia. Jakarta : PT. Raja Grafiindo Persada.

Lucy, B. & Rizky. A.J 2012. Dahsyatnya brain Smart Teaching Jitu Optimalkan Kecersdasan Otak dan Prestasi Belajaar Anak. Jakarta: Penebar Plus (Penebar Swadaya Grup)

Manik, K. 2018. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Kencana

Mardiani, N.D., dkk. 2020. Literasi Lingkungan Melalui Pendidikan Lingkungan di Masa Pandemi Covid-19. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Muadifah, A. 2019. Pengendalian Pencemaran Lingkungan. Malang: Media Nusa

Creative

Musfiroh, Takdiroaatum. 2013. Perkemangan Kecerdasan Majemuk. Jakarta:

Universitas Terbuka

Nasution, R. 2016. Analisis Kemampuan Literasi Siswa SMA Kelas X di Samboja Dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Proceding Biology Education Converence. Vol (13) No (1)

Perkasa, M & Irwansyah, M. 2021. Education For Sustainable Development.

Pekalongan: PT Nasya Expanding Manggement

Prawira, P.A. 2012. Psikologi Pendidikan Dalam Persfektif Baru. Yogyakarta:

ArRuzz Media

Rahmawati, dkk. 2021. Korelasi antara kecerdasam naturalis terhadap sikap peduli lingkungan sekitar siswa SD Negeri Pulorejo. Pedagogi Jurnal Penelitian Pendidikan. Vol. 8 No. 1

Retnaningsih, Ika. 2019. Pengaruh Intensif, Gaya Hidup dan Kesadaran Lingkungan Terhadap Perilaku Pro Lingkungan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang : UNNES. (http://lib.unnes.ac.id) Rizkia, N., Hayati, F & Amelia, L. 2020. Analisis Penggunaan Media Pasir

Kinetik dalam Menstimulasi Kecerdasan Naturalis Pada Anak Kelompok BI TK Pertiwi Lhoknga. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan. Vol 1 No.

1

Rokhmah, Z., Fauziah, An N.M. 2021. Analisis Literasi Lingkungan Siswa SMP Pada Sekolah Berkurikuum Wawasan Lingkungan. PENSA E-JURNAL:

PENDIDIKAN SAINS. Vol (9) No 2. Diakses dari (https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/pensa/index)

Rosiana, E.,Noviana, E.,& Guslinda. 2019. Hubungan Antara Kecerdasan Naturalis Dengan Kesadaran dan Sikap Peduli Lingkungan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Gugus Harapan Kecamatan Salo Kabupaten Kampar. Jurnal PAJAR. Vol (3) No 1. Diakses dari (https://pajar.ejournal.unri.ac.id/index.php/PJR/article/view/6345)

Santoso, R., Roshayanti, F. & Siswanto, J. 2021. Analisis Literasi Lingkungan SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan Sains. Vol (10) No (2)

Sari, Ayuni. 2020. Hubungan Kecerdasan Naturalis dengan Kesadaran Lingkungan Siswa SMA Negeri di Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

(http://repository.unj.ac.id/11511/ )

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian kuantitatif, Kualitatif. Bandung: Alfabeta Sugiyono. 2016. Metode Peneitian pendidikan kuantitatif kualitatif dan R&D.

Bandung: Alfabeta

Sujiono, Y.N & Sujiono, B. 2013. Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan jamak.

Jakarta: Index

Sukmarani, D., Syarif. A., Pamungkas, K.D. & Syarifah, D.M. 2018. Korelasi antara Kecerdasan naturalis dengan Kesadaran Lingkungan Siswa SD IT Muhammadiyah Bandongan Magelang. Jurnal Urecol. Diakses dari (https://jurnal.unied.ac.id/2012/index.php/JPB/article/download/9234/8612 Sumarsono, P., dkk. 2020. Belajar dan Pembelajaran Era Milenial. Malang:

UMM Press

Triana, D., Sabarini, S & Yudha, R. 2020. Pembelajaran & Penelitian Literasi Gerak Berbasis Web. Yogyakarta: Deepublish

Ulfah, Maulidya. 2017. Pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Inquiri Terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini di Kabupaten Majalengka.

Al-Ahfal Jurnal Pendidikan Anak. Vol. 4 No. 3

Utami, F. 2019. Upaya meningkatkan literasi lingkungan siswa SMA Melalui pem belajaran berbasis masalah pada materi ekosistem. Bandung: Uni versitas Pendidikan Indonesia

Wajdi, M., Aziz, A.S. & Ngitung, R. 2018. Hubungan Kecerdasan Naturalisik, Kecerdasan Interpersonal dan Kecerdasan Interpersonal dengan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Makassar. UNM Journal of Biological Education. Vol (2) No (1)

Widyanti. R. 2021. Perilaku Organiasi (Teori dan Konsep) Jilid 1. Bandung:

Penerbit Media Sains Indonesia

Wirdiyanti, N., Komala, R., Miarsyah, M. 2020. Hubungan Kecerdasan Naturalis dengan Perilaku Tanggung Jawab Lingkungan Siswa. Jurnal Biotek. Vol

(8) No (1).(http://journal.uin-

alauddin.ac.id/index.php/biotek/article.view/6860)

Yaumi, Muhammad. 2012. Perkembangan berbasis Multiple Intelegences.

Jakarta: Dian Rakyat

L A M

P

I

R

A

N

LAMPIRAN A

PERANGKAT PENELITIAN

A.1 Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Kecerdasan Naturalis A.2 Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Literasi Lingkungan

A.3 Kuesioner Kecerdasan Naturalis

A.4 Kuesioner Literasi Lingkungan

Lampiran A.1 (Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Kecerdasan Naturalis)

KISI-KISI INSRUMEN PENELITIAN HUBUNGAN KECERDASAN NATURALIS DENGAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA KELAS XI

SMA NEGERI 5 BARRU

Variabel Indikator Item soal Jumlah

+ -

Kecerdasan Naturalis

Memahami Alam 1,3,5 2,7 5

Memperlihatkan

ketertarikan terhadap tumbuhan dan hewan

4,6,8 - 3

Senang memelihara, merawat atau menjaga

hewan maupun

tumbuhan

9,11 13 3

Suka beraktivitas dialam terbuka, kebun binatang atau museum sejarah alam

10,12,14 - 3

Menujukkan Kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam

16,17 19 3

Memiliki keterkaitan yang tinggi dan pemahaman yang baik dalam topik-topik atau proyek berbasis alam

18,20,21 15 4

Mengenal dan

Membedakan berbagai jenis bebatuan, flora dan fauna

22,24 23 3

Suka berada di kebun, taman, akuarium atau sistem kehidupan lain

25,27 29 3

Memiliki keyakinan bahwa hewan memiliki hak sendiri

26, 30 28 3

Jumlah Soal 30

Lampiran A.2 (Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Literasi Lingkungan)

KISI-KISI INSRUMEN PENELITIAN HUBUNGAN KECERDASAN NATURALIS DENGAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA KELAS XI

SMA NEGERI 5 BARRU

Variabel Indikator Item Soal Jumlah

+ -

Literasi Lingkungan

Pengetahuan Tentang Lingkungan

1,3,7,8,9,10,11,12 13,14,15,16,17

2,4,5,6 17

Sikap Terhadap Lingkungan

18,21,22,23,24,25, 27

19,20,26, 30

11

Tindakan Terhadap Lingkungan

28,29,31,33,35,37, 39,40

32,34,36, 38

12

Jumlah Soal 40

Lampiran A.3 (Kuesioner Penelitian Kecerdasan Naturalis)

KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN KECERDASAN NATURALIS DENGAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5

BARRU

“Kuesioner Kecerdasan Naturalis”

Identitas Responden Nama :

Kelas :

Petunjuk pengisian kuesioner

1. Kuesioner ini diedarkan kepada siswa dengan maksud untuk mengetahui tingkat kecerdasan naturalistik siswa

2. Bacalah setiap pernyataan dengan teliti dan cermat, serta jawablah setiap pernyataan dengan jujur yang sesuai keadaan anda, bukan dengan apa yang seharusnya atau karena dipengaruhi orang lain.

3. Pilihlah salah satu alternatif jawaban dengan memberi tanda (✓) pada kolom yang tersedia.

4. Jawaban apapun yang diberikan siswa dalam kuesioner ini sangat berarti bagi peneliti dan peneliti mengucapkan terima kasih.

5. Pengisian kuesioner ini tidak berhubungan ataupun mempengaruhi nilai akademik siswa.

Keterangan

STS : Sangat Tidak Setuju TS : Tidak Setuju

KS : Kurang Setuju S : Setuju

SS : Sangat Setuju

No Indikator/ Pernyataan Jawaban

STS TS KS S SS 1. Saya senang mempelajari ekosistem

2. Saya tidak suka memelihara hewan seperti kucing dan kelinci karena susah mendapatkan makananya

3. Saya suka mempelajari aktifitas makhluk hidup yang berkaitan dalam mempertahankan hidupnya

4. Saya senang membahas dan membicarakan berbagai macam jenis tumbuhan kepada teman-teman saya 5. Saya sangat tertarik jika berbicara

mengenai alam sekitar

6. Saya suka memberi makan pada hewan yang ada disekitar pekarangan rumah saya

7. Saya tidak paham pembelajaran keanekaragaman makhluk hidup 8. saya suka jika di berikan tugas oleh

guru tentang pengamatan tumbuhan di pekarangan rumah

9. Saya memiliki binatang peliharaan yang selalu saya rawat

10. Saya senang berjalan-jalan ke kebun bintang dan mengamati hewan-hewan yang ada di kebun tersebut

11. Saya senang menyiram tanaman bunga di pekarangan rumah saya agar tidak layu

12. Saya senang berkebun

13. Saya Membiarkan orang-orang memetik bunga yang ada dipekarangan rumah saya

14. Saya sangat senang dan menyukai kegiatan bekemah atau atau outbond 15. Saya kurang bersemangat mempelajari

materi mengenai alam seperti gunung, pegunungan, lembah, laut flora dan fauna karena membosankan

16. Saya mengetahui proses terjadinya banjir

17 Saya tidak suka melihat pelangi 18. Saya senang menonton acara televisi

yang menayangkan tentang hewan dan alam sekitar

19. Saya mengetahui proses terjadinya pergantian musim

20. Saya sangat tertarik mengikuti

kegiatan pembelajaran mengamati hewan dan tumbuhan

21. Saya senang membuat mozaik dari biji-bijian

22. Saya gemar menggambar atau mengumpulkan gambar hewan dan tumbuhan

23. Saya sulit membedakan antara jenis sayuran dan buah-buahan serta menghafal nama-namanya

24. Saya bisa membedakan ciri-ciri tanah yang subur dan tanah yang tidak subur

25. Saya senang memperhatikan pohon dan bunga saat berjalan-jalan di kebun 26 Saya selalu memberi makan hewan

peliharaan saya di rumah

27. Saya senang menikmati pemandangan gunung ataupun laut

28. Ketika saya melihat kupu-kupu masuk kedalam rumah saya menagkapnya dan memasukkan ke dalam plastik

29. Saya tidak suka memperhatikan ikan- ikan yang ada di Akuarium

30. Saya merasa hewan harus dilindungi agar tidak punah

TERIMA KASIH

Lampiran A.4 (Kuesioner Penelitian Literasi Lingkungan)

KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN KECERDASAN NATURALIS DENGAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5

BARRU Identitas Responden

Nama : Kelas :

Petunjuk pengisian kuesioner

1. Kuesioner ini diedarkan kepada siswa dengan maksud untuk mengetahui tingkat literasi lingkungan siswa

2. Bacalah setiap pernyataan dengan teliti dan cermat, serta jawablah setiap pernyataan dengan jujur yang sesuai keadaan anda, bukan dengan apa yang seharusnya atau karena dipengaruhi orang lain.

3. Pilihlah salah satu alternatif jawaban dengan memberi tanda (✓) pada kolom yang tersedia.

4. Jawaban apapun yang diberikan siswa dalam kuesioner ini sangat berarti bagi peneliti dan peneliti mengucapkan terima kasih.

5. Pengisian kuesioner ini tidak berhubungan ataupun mempengaruhi nilai akademik siswa.

Keterangan

STS : Sangat Tidak Setuju TS : Tidak Setuju

KS : Kurang Setuju S : Setuju

SS : Sangat Setuju

No Pernyataan

Jawaban

STS TS KS S SS

1.

Habitat tertentu untuk kehidupan organisme, diperlukan untuk menyediakan sumber daya untuk bertahan

2. Kelapa sawit dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan meskipun pembukaan lahan mendorong pembakaran hutan.

3.

Bumi memiliki kapasitas terbatas untuk mendaur ulang material secara natural 4. Penyalahgunaan sumber daya alam tidak

akan mempengaruhi manusia.

5. Keuntungan menggunakan produk modern lebih penting dibandingkan polusi yang dihasilkan dari penggunaan produk tersebut.

6. Ruang terbuka hijau diperkotaan hanya menambah beban anggaran pemerintah, lebih baik membuat gedung yang bersifat komersil agar kota semakin maju.

7.

Intensifikasi pertanian telah mengubah kondisi udara, air dan daratan sebagai sistem pendukung kehidupan yang alami.

8.

Untuk menghindari kelebihan populasi penduduk, sangatlah penting membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga

9.

Penggunaan sumber daya yang berlebihan, seringkali menimbulkan masalah lingkungan seperti kerusakan habitat organisme hidup.

10.

Cacing tanah memainkan peran penting dalam rantai makanan.

11.

Energi dari matahari diteruskan ke hewan melalui rantai makanan dan jaring makanan.

12.

Hilangnya tempat hidup satwa liar berkontribusi pada ancaman kepunahan spesies satwa liar.

13.

Limbah pabrik tidak dapat dibuang ke sungai, karena akan berefek terhadap kehidupan biologis di sungai.

14.

Jika lubang di lapisan ozon semakin parah, sinar matahari ultra- violet berlebihan akan mencapai bumi.

15.

Spesies hewan dan tumbuhan tertentu dapat diselamatkan dari kepunahan melalui perlindungan alam.

16.

Pemecahan masalah lingkungan semata- mata tanggung jawab seluruh masyarakat bukan hanya pemerintah saja

17.

Menyalakan lampu di siang hari termasuk perilaku yang tidak mendukung

keseimbangan lingkungan.

18.

Saya lebih senang membicarakan program TV yang menayangkan tentan alam.

19. Saya tak peduli dengan lahan yang dijadikan tempat gembala ternak, karena tidak selalu berbahaya bagi lingkungan.

20.

Saya tidak tertarik untuk belajar tentang alasan kepunahan hutan-hutan.

21.

Saya marah ketika melihat orang lain membuang sampah sembarangan.

22. Saya mendukung modifikasi lingkungan alami agar menyediakan tempat yang nyaman dan menyenangkan.

23.

Saya mengorbankan kepentingan pribadi demi memperlambat pencemaran

lingkungan, meskipun hasilnya mungkin tidak signifikan.

24. Saya telah mengubah beberapa perilaku saya selama beberapa tahun terakhir untuk melindungi lingkungan.

25. Saya senang berdiskusi tentang

perkembangan ekonomi dan kesehatan lingkungan dengan orang lain.

26. Upaya saya berhenti membeli produk yang meracuni lingkungan akan sia-sia, karena orang lain tetap membeli produk semacam itu.

27. Saya bersedia untuk berpartisipasi dalam daur ulang kertas di sekolas saya.

28. Saya menghindari membeli produk yang terbuat dari kulit dan bulu hewan.

29. Saya lebih suka menggunakan transportasi publik agar mengurangi polusi udara.

30. Saya akan mendukung kampanye untuk membunuh semua ular karena gigitan ular bisa berakibat fatal.

31. Setiap kali saya berbelanja, saya membawa tas sendiri agar tidak perlu menggunakan plastik dari toko

32. Saya terbiasa membiarkan TV, Laptop, Komputer, atau alat elektronik lain menyala.

33. Saya sering membeli produk yang dibuat dari bahan daur ulang

34. Saya terbiasa meninggalkan air mengalir ketika saya menggosok gigi

35. Saya selalu mematikan lampu jika sudah tidak memerlukannya lagi

36.

Saya langsung membuang bungkus

permen/sampah di tempat tertentu, meskipun tidak menemukan tempat sampah.

37. Saya selalu mematikan lampu ketika meninggalkan kamar/rumah.

38. Saya selalu membuang sampah tanpa memilahnya.

39. Saya akan memberikan tenaga dan waktu yang lebih untuk bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah

40. Saya lebih setuju menutup halaman rumah yang terbuka dengan lantai beton agar tidak becek saat hujan dan lebih bersih.

TERIMA KASIH

LAMPIRAN B

INSTRUMEN PENELITIAN

B.1 Hasil Validasi instrumen Kecerdasan Naturalis B.2 Hasil V alidasi Insrumen Literasi Lingkungan

B.3 Kartu Kontrol Validasi Instrumen

B.4 Keterangan Validasi

Lampiran B.1 (Hasil Validasi instrumen Kecerdasan Naturalis)

Lampiran B.2 (Hasil Validasi instrumen Literasi Lingkungan)

Lampiran B.3 (Kartu Kontrol Validasi Instrumen)

Lampiran B.4 (Keterangan Validasi)

LAMPIRAN C REKAPITULASI NILAI

C.1 Rekapitulasi Nilai Kecerdasan Naturalis

C.2 Rekapitulasi Nilai Literasi Lingkungan

C.1 Rekapitulasi Nilai Kecerdasan Naturalis

NO NAMA SISWA KECERDASAN NATURALIS

1 A. KHAESYAH SALSABILAH 123

2 ADIL SURIKMAN 132

3 ADRIAN 132

4 AHMAD SALIHU ASMARA 125

5 ANDINI AULIA ASYIFA 136

6 AYSA RAHMADANI 132

7 DEVI ANGGITA 131

8 FADILLAH KURNIA ANANDA HASAPRI 128

9 FATHIR RIDWAN 132

10 KARINA 138

11 M. ALFIKAR ISLAM 124

12 M. FARIZY AZZIKRAH 135

13 MUHAMMAD AHMAN FARRAS ALIAH 134

14 MUHAMMAD ARIEL HERFANDI 128

15 MUHAMMAD FAHMI TAUFIQ 133

16 MUHAMMAD ISWAN 133

17 NUR ARVANITA 123

18 NUR AYNUN JARIA 137

19 NUR FADHILAH 127

20 NURINDASARI 125

21 NURUL APRILIA. A 123

22 NURUL FADILLAH JANUARTY 134

23 NURWAHIDA 120

24 PUTRI AINUN RAHMA. A 137

25 RAHMAT ABUBAKAR 135

26 AIDIL AMMAS 111

27 ALIF AKBAR 115

28 AMELIA 111

29 ANI NGGRAENI 111

30 ANITA PUTRI 79

31 AQILAH QONIAH 121

32 AYU SAFITRI 118

33 DINDA SELVIANA 116

34 ERWIN MIRSANDI 111

35 FADLI 111

36 FARIL ATMAJA 122

37 HADIANA 117

Dokumen terkait