• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Hasil Penelitian

Dalam dokumen skripsi - Repository IAIN Bengkulu (Halaman 83-91)

BAB II KAJIAN TEORI KAJIAN TEORI

A. Hasil Penelitian

4. Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan telaah dokumentasi, maka selanjutnya akan melakukan analisis terhadap hasil penelitian dalam bentuk deskriptif-analisis. dalam menganalis hasil penelitian, peneliti akan menginterprestasikan hasil wawancara peneliti dengan beberapa informan dan membandingkan serta membandingkan dengan menganalisisnya, berdasarkan kerangka teori yang ada.

1. Pengelolaan Dana Program Kelas SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu.

Pengelolaan dana pada umumnya diwujudkan dalam bentuk anggaran (Budget). Di Indonesia membuat anggaran jarang dilakukan oleh lembaga- lembaga. Memahami demikian pentingnya anggaran bagi organisasi apapun nama dan bentuknya, maka sudah seharusnya organisasi atau lembaga pengelola dana pun membiasakan membuat perencanaan keuangan dalam bentuk anggaran.67

Dalam hal ini, agar tercapai suatu target yang telah ditetapkan maka sebuah organisasi pengelola dana mesti memproyeksikan berapa jumlah saldo atau kas yang akan mereka terima dan yang akan mereka keluarkan.

Berdasarkan data yang diterima penulis bahwa program dana kelas SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu dalam memproyeksikan anggaran kasnya baik pemasukan ataupun pengeluaran adalah sebesar Rp.20.000.000 untuk pengeluaran perkelas dalam satu tahun sehingga jika dijumlahkan keseluruhan dari kelas 1 hingga kelas 6 maka berjumlah Rp. 120.000.000.

Dalam hal ini dana program kelas telah disalurkan dan diberikan dengan cara yang baik, melalui serah terima antara bendahara dan wali kelas dengan dibuktikan melalui catatan serah terima, sehingga bendahara tidak bertanggung jawab dengan dana program kelas karena dana yang telah diserahkan kepada wali kelas telah menjadi tanggung jawab wali kelas.

Berdasarkan hasil wawancara di atas bahwa pengelolaan dana yang dilakukan

67Hartanto Widodo Dan Teten Kustiawan, Akuntasi Dan Manajemen Keuangan Utuk Organisasi, (Jakarta: Institut Manajemenorganisasi, 2010), H.77.

di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah terjalankan dengan baik, amanah serta jujur, karena setiap pembelian wali kelas selalu memberikan nota pembelian dan telah membuat laporan yang sebenarnya, hal itu terlihat dari adanya laporan tahunan yang dilakukan oleh para wali kelas yang bertanggung jawab kepada bendahara. Namun ada sebuah gejanggalan bahwa seperti yang terjadi dilapangan bahwa banyak sekali barang-barang yang tidak ada, namun di nota pembelanjaan barang tersebut tertulis ada, sesuai dengan hasil wawancara kepada pengurus barang bahwa barang-barang tersebut bukan tidak dibeli, sebenarnya barang-barang yang tidak ada itu ternyata tertumpuk pada barang- barang kebutuhan kelas lain karena penyimpanan barang tersebut ditempatkan dalam satu gudang, sehingga waktu ada pemeriksaan dari pihak terkait barang tersebut tidak ada. Namun sebenarnya program kelas di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah dijalankan dengan amanah dan jujur sesuai dengan program.

2. Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Pengelolaan Dana Program Kelas SDIT 2 Kota Bengkulu

Setelah membahas segala aktivitas pengelolaan dana program kelas kini penulis akan meninjaau aktivitas tersebut dari sudut pandang ekonomi Islam. Setelah membahas segala aktivitas pengelolaan dana program kelas SDIT IQRA, kini penulis akan meninjau aktivitas tersebut dari sudut pandang ekonomi Islam. Jika mendengar istilah "ekonomi Islam" berarti ada istilah selain ekonomi Islam. Memang, kalau ditinjau dari urutan keberadaannya, sistem ekonomi Islam muncul setelah adanya sistem ekonomi konvensional,

baik itu sistem ekonomi kapitalis maupun sistem ekonomi marxisme, dimana kedua sistem tersebut sama-sama dilahirkan oleh orang barat.

Ketiga sistem ekonomi diatas memiliki perbedaan dalam pendekatannya, sistem ekonomi yang dilahirkan oleh dunia barat didasarkan pada perhitungan materialistik, untung rugi, sekuler dan tidak atau sedikit sekali memasukkan pertimbangan moral agama sedangkan pendekatan sistem ekonomi Islam didasarkan pada:68

1) Konsumsi manusia dibatasi sampai pada tingkat yang perlu dan bermanfaat saja bagi kehidupan manusia.

2) Alat pemuasan dan kebutuhan manusia, seimbang. Untuk keseimbangan ini perlu ditingkatkan kualitas manusia agar ia mampu meningkatkan kecerdasan dan kemampuan teknologinya untuk menggali sumber-sumber (alam) yang masih terpendam.

3) Dalam pengaturan distribusi dan sirkulasi barang dan jasa, nilai-nilai moral harus diterapkan.

Oleh karena itu, ada beberapa prinsif ekonomi Islam yang akan meninjau pengelolaan dana program kelas yang dikelola oleh SDIT IQRA 2 selaku lembaga yang menjadi objek penelitian penulis, yaitu:69

68 Muhammad Daud Ali, Sistem Ekonomi Islam, (Jakarta: Ui Press, 1988), h. 4-5.

69Abu Sinn Ahmad Ibrahim, Manajemen Syariah Sebuah Kajian Histories Dan Kontemporer, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2008), h. 45.

1. Kepemilikan

Di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu dana program kelas terkelola dengan baik, hal ini terbukti dari adanya perencanaan setiap kegiatan harus menetapkan peraturan-peraturan, mengikuti pedoman dalam melaksanakan tugas, sehingga mulai dari pemasukan dan pengeluaran jelas memiliki bukti atau tanda serah terima, kuitansi bukti pembelanjaan barang-barang ataupun kebutuhan untuk kelas serta selalu ada laporan pertahun dari setiap masing- masing kelas, seperti yang dikatakan oleh bendahara dan kepala sekolah bahwa tidak ada penyalahgunaan dana program kelas, semua yang memiliki tanggung jawab bekerja dengan jujur dan amanah sedangkan jika dilihat dari sistem ekonomi Islam, dengan menggunakan teori kepemilikian bahwa kepala sekolah, bendahara dan wali kelas SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu tidak menguasai dana program kelas, dan menggunakan untuk kepentingan pribadi, mereka tetap amanah dan menjalankan tugasnya dengan baik dan jujur.

2. Keseimbangan

Di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah menjalankan tugasnya dengan cara pembagian tugas seperti, mengorganisir pengelolaan dana program kelas mulai dari pemasukan hingga pengeluaran, sehingga pengelolaan dana program kelas telah berjalan dengan baik dan rapi, seperti keseimbangan atara dana yang dikeluarkan untuk dibelanjakan sehingga tidak terjadi pemborosan dan penambahan dana, kemudian adil berarti harus sama rata dana yang diberikan

untuk setiap kelas, sehingga bisa seirama dengan prinsip sistem ekonomi Islam keadilan dan keseimbangan.

3. Keadilan

Di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah mengimplimentasikan dana program kelas dan pendistribusiannya dengan cukup baik dan rapi serta penuh tanggung jawab dan amanah, seperti menggunakan dana program kelas untuk pembangunan kelas membelanjakan dengan takaran dana atau sesuai dengan dana tidak terlalu boros, sehingga hasilnya dapat dinikmati bersama-sama, hal ini sama dengan prinsip sistem ekonomi Islam yaitu keadilan harga sesui dengan takaran yang wajar atau ukuran yang tepat. Serta bendahara tetap mengawasi setiap pemasukan dan pengeluaran dana program kelas, sehingga dana program kelas terkelola dengan baik, tanpa ada penyelewengan dana seperti menggunakan dana program kelas untuk kepentingan pribadi, hal ini sama dengan teori prinsip sistem ekonomi Islam yaitu keadilan dimana jika ada pengkoordinator maka hal-hal yang tidak diinginkan seperti pemborosan dan penyalah gunaan dana program kelas tidak akan terjadi.

Dalam hal ini peneliti juga meninjau pengelolaan dana program kelas SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu melalui sifat ekonomi Islam yaitu sebagai berikut:

1. Rabbaniyah

Rabbaniyah artinya melakukan segala pekerjaan atas dasar untuk mencari ridha Allah SWT, dan cara-caranya tidak bertentangan dengan

syariat-Nya, sehingga dapat dikatakan bahwa semua aktivitas manusia pada hakekatnya adalah pelaksanaan dari ketundukan pada perintah Allah SWT, serta usaha untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Allah SWT selalu menyeru kepada umatnya agar berbuat kebaikan dalam hal apa pun. Dalam hal ini di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah melaksanakan perintah Allah yaitu dengan cara melakukan semua pekerjaan dan tugas serta tanggung jawabnya dengan baik, jujur serta amanah, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran baik yang bertentangan dengan aturan sekolah maupun aturan-aturan Allah SWT, sehingga program yang dijalankan oleh SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah sesuai dan berjalan dengan optimal tanpa ada pelanggaran.

2. Akhlakiyah

Sesungguhnya Islam tidak pernah mengizinkan ummatnya untuk mendahulukan kepentingan ekonomi di atas pemeliharaan nilai-nilai dan keutamaan yang diajarkan agama. Seorang muslim baik secara pribadi maupun bersama-sama tidak bebas mengerjakan apa saja yang diinginkannya atau apa yang menguntungkan saja bagi dirinya. Setiap muslim terikat pada setiap aktivitas ekonomi yang keyakinannya pada Allah SWT. Dalam hal ini di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah menunjukan akhlakiyah yang sangat baik karena mereka mengikuti semua peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah dan tidak melakukan penyelewengan untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri atau lebih mementingkan kepentingan pribadi dari pada kepentingan bersama. Sehingga dapat dikatakan bahwa di SDIT IQRA 2 Kota

Bengkulu telah menanamkan akhlakiyah yang baik untuk menjalankan program dalam mengelola dana.

3. Insaniyah

Manusia adalah bagian dari prinsip Ilahiah yang telah memuliakan manusia dan menjadikannya sebagai khalifah. Jika prinsip-prinsip ekonomi Islam berlandaskan kepada Al-Quran dan As-Sunnah, yang merupakan nash- nash Ilahiah, maka manusia adalah pihak yang mendapatkan arahan (mukhathah) dari nash-nash tersebut. Manusia berupaya mengusahakan terlaksananya nash-nash tersebut. Dimana manusia adalah orang yang paling dimulyakan dimuka bumi ini, sehingga kegiatan ataupun pekerjaannya harus sesuai dengan kemulyaannya, agar selalu mendapatkan kemulyaan bagi dirinya dan Allah juga memberikan kebebasan bagi manusia untuk bekerja namun pekerjaan itu dilakukan dengan benar, dalam hal ini di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu telah menjalankan pekerjaannya dengan benar dan tidak ada pelanggaran yang terjadi, serta tidak menyalah gunakan dana program kelas, sehingga dana tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhannya.

BAB V PENUTUP

Dalam dokumen skripsi - Repository IAIN Bengkulu (Halaman 83-91)

Dokumen terkait