• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Temuan

Dalam dokumen pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis (Halaman 92-107)

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

C. Pembahasan Temuan

Pembahasan temuan merupakan gagasan peneliti yang berkaitannya dengan kategori-kategori serta diemnsi-dimensi, posisi temuan dengan temuan-temuan pada sebelumnya, serta memberikan penafsiran dan penjelasan dari temuan yang diuangkap dari temuan dilapangan.88 Pada bagian ini, penulis akan menggabungkan serta membahas hasil penelitian yang telah ditemukan dilapangan dengan menggunakan perspektif dari kajian teori mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat, Jasa layanan pesan antar dan Platform digital Tumbasno.id yang telah disajikan pada bab 2. Dari penjelasannya di paparkan sebagai berikut :

1. Proses Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar

Proses pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan oleh Tumbasno.id mengikuti tujuh tahapan dari tahapan-tahapan pemberdayaan masyarakat, yaitu :

88 Zainal Abidin et al., Pedoman Penulisan Kasrya Iliah, (Jember: UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2021), 97.

a. Tahap Persiapan

Di dalam kajian teori telah disebutkan bahwasannya persiapan merupakan tahap yang dilakukan oleh pemberdaya yang sebagai tenaga pemberdaya masyarakat dengan memiliki tujuan untuk adanya persamaan persepsi antara anggota agen perubahannya mengenai pendekatan yang akan dipilih dalam melakukan pengembangan masyarakat. Adapun persiapan yang dilakukan dilapangan yaitu dengan melakukan studi kelayakan lokasi pemberdayaan serta menjalin komunikasi dengan masyarakat local sebagai agen perubahan.

Berdasarkan data yang diperoleh melalui proses wawancara, dapat dilihat dan diketahui bahwasannya terdapat kesesuaian dari teori serta fakta yang ada dilapangan. Sebelum dibuatnya Tumbasno.id, pemilik atau owner sebagai pemberdaya juga telah melaksanakan bentuk persiapan dari pemberdayaan ekonomi masyarakat. Persiapan ini ada karena munculnya dan menyatukan keresahan bersama masyarakat Wetan pasar terhadap permasalahan yang ada. Permasalahan yang muncul yaitu banyaknya pengangguran serta tingkat ekonomi yang menurun. Sehingga dari keresahan tersebut muncul sebuah ide dan gagasan untuk mewujudkan suatu program dan organisasi untuk menanggulangi pengangguran dan angka kemiskinan yang terjadi di Lingkungan Wetan pasar.

Berdasarkan hasil data observasi di lapangan dalam melakukan tahap persiapan telah sesuai dengan teori tahap persiapan pemberdayaan

ekonomi masyarakat. Persiapan yang dilakukan meliputi persiapan terhadap lokasi masyarakat. Menemukan permasalahan-permasalahan yang terjadi dilapangan serta melakukan diskusi bersama antara pemberdaya dengan masyarakat setempat.

Adapun persiapan yang dilakukan setelah muncul dan saling menyatukan keresahan tersebut maka dilakukan komunikasi dan diskusi bersama antara pemberdaya dan masyarakat Wetan pasar. Persiapan dalam pembuatan program yang dibuat telah dibantu banyak oleh teman-teman dari pemberdaya untuk membantu dalam pembuatan program ini. Adapun salah satu investor dari Kementrian Ketenagakerjaan atau Kemenaker yang memberikan dana investor sehingga menambah dan menunjang kebutuhan-kebutuhan yang akan disiapkan. Sehingga dari bantuan serta dana investor tersebut merupakan bentuk dorongan agar pemberdaya dapat melaksanakan rencana dan program yang akan dibuatnya.

b. Tahap Pengkajian

Tahap pengkajian merupakan tahapan yang meliputi pengkajian dalam mencari suatu informasi terhadap masalah kebutuhan yang dirasakan dengan melihat sumberdaya yang dimiliki oleh masyarakat.

Tahapan ini dilakukan dengan cukup melibatkan beberapa masyarakat dengan kelompok agen social atau pemberdaya namun tidak semua masyarakat dilibatkan hanya beberapa saja.

Hasil yang didapatkan dilapangan melalui wawancara, peneliti telah menemukan kesesuaian antara teori yang dijelaskan dengan fakta yang ada dilapangan. Hasil wawancra tersebut dijelaskan bahwa pengkajian sebelum memulai pembuatan Tumbasno.id, pemberdaya beserta teman-temannya mengajak masyarakat Wetan pasar, pengurus struktur perangkat dari Wetan pasar serta para-pemuda-pemuda untuk melakukan diskusi bersama. Diskusi tersebut mengkaji masyarakat yang ada di Wetan pasar dengan memberikan pemahaman, pengarahan, serta gambaran yang nyata tentang suatu program yang akan dibuat untuk masyarakat yang mengalami pengangguran di Wetan pasar.

Adapun hasil observasi dari pengkajian yang telah dilakukan melalui diskusi bersama maka munculnya hasil pengamatan yang telah dilakukan dengan melihat potensi yang mereka miliki yaitu tempat tinggal masyarakat Wetan pasar yang bersebelahan dengan area Pasar tanjung. Sehingga pemberdaya yang dibantu oleh teman-teman serta masyarakatnya akan membuat suatu program untuk membantu masyarakat Wetan pasar yang sedang pengangguran dan memiliki penurunan tingkat ekonomi.

c. Tahap Perencanaan Alternatif Program

Tahap perencanaan alternative program merupakan tahapan yang meliputi suatu kegiatan yang dilakukan oleh pemberdaya dalam membantu masyarakat dalam menentukan suatu program dan kegiatan- kegiatan yang akan dilakukan untuk mengatasi suatu permasalahan

yang ada. Sehingga memunculkan suatu alternative program yang akan direncanakan bersama untuk dijadikan sebagai solusi permaslahan tersebut. Tahapan ini dilakukan setelah melakukan pengkajian yang dilakukan dengan diskusi bersama antara pemberdaya dengan masyarakat.

Hasil yang didapatkan saat melakukan wawancara dilapangan, telah ditemukan kesesuaian antara teori yang ada dengan fakta yang terjadi dilapangan. Dimana pemberdaya telah melakukan tahap ini menggunakan pendekatan dengan masyarakat sehingga untuk membuat beberapa alternative yang akan dibuat telah diapresiasikan bersama- sama. Pemberdaya dan masyarakat dalam pembuatan program Tumbasno.id tidak mengambil secara sepihak dari semua keputusan yang ada namun melalui keputusan bersama.

Adapun tahapan perencanaan alternative program yang dilakukan ada dua. Pertama, pemberdaya mencari dan mengidentifikasi beberapa teman yang memiliki ahli dalam bidang teknologi untuk dapat mengembangkan website yang akan dibuat. Kedua, setelah melakukan tahapan satu maka selanjutnya melakukan tindakan langsung dalam pembuatan dan pengkuatan teknologi yang akan dibangun dengan memaksimalkan kemajuan teknologi, dari pembuatan logo hingga website resmi yang akan menjadi websie dalam program Tumbasno.id.

Hasil observasi yang di dapatkan, Tumbasno.id telah sesuai dengan tahapan perencaanaan alternative program. Yaitu dengan

mengidentifikasi dalam hal pembuatan website yang akan di tuju serta melakukan beberapa perencanaan-perencanaan yang hendak dilakukan bersama masyarakat Wetan pasar.

d. Tahap Pemformulasian Rencana Aksi

Tahap pemformulasian rencana aksi merupakan tahapan yang meliputi kegiatan-kegiatan yang hendak dilakukan oleh pemberdaya dalam membantu masyarakat dalam menentukan program dan kegiatan yang hendak dilakukan untuk mengatasi masalah yang ada. Tahapan ini telah tersusun secara sistematis yang dilakukan secara bersama-sama dari pelaksanaan, waktu, dana, dan banyak sebagainya.

Hasil yang didapatkan dari lapangan dengan teori yang telah dikaji, memiliki kesesuaian antara fakta dilapangan hasil observasi dengan teori yang ada. Dalam tahap ini pemberdaya bersama masyarakat memformulasikan rencana-rencana yang akan dilakukan untuk mencapai suatu program yang akan dibuat, serta menyusun beberapa cara untuk mencapai beberapa tujuan yang ingin dicapai bersama. Tahap ini pemberdaya berharap kepada masyarakat juga mengubah pola pikir mereka sehinga dapat memiliki fikiran yang inovasi dan berkreasi untuk meningkatkan perencanaan program yang akan dibuat unuk tujuan yang sama.

Untuk mencapai tujuan bersama maka kegiatan yang akan dibuat oleh pemberdaya melalui Tumbasno.id dengan bertahap dan perlahan yaitu mengubah cara berfikir masyarakat untuk meningkatkan ekonomi

dapat menggunakan potensi atau sumberdaya yang mereka miliki disekitarnya. Potensi yang mereka miliki ialah tempat tinggal yang berdekatan dengan area Pasar tanjung sehingga tinggal dikembangkan melalui teknologi yang telah berkembang pada masa ini.

e. Tahap Implementasi Program

Tahap implementasi Program merupakan tahapan yang meliputi kegiatan-kegiatan upaya pelaksanaan program pemberdaya masyarakat.

Pemberdaya membantu masyarakat dalam melaksanakan program yang telah direncanakan agar tidak melenceng dan tetap berada di program awal tersebut. Tahap ini harus memiliki hubungan yang baik antara masyarakat dengan pemberdaya karena akan mempengaruhi optimalisasi suatu pelaksanaan program yang telah direncanakan bersama sebelumnya.

Hasil yang didapatkan dilapangan melalui proses wawancara dengan digabungkan teori yang telah dikaji, penulis menganggap memiliki kesesuaian antara fakta dilapangan dengan teori yang ada.

Dalam tahap ini pemberdaya memberikan implementasi program berupa edukasi dan sosialisasi digital marketing kepada masyarakat, kegiatan pendampingan tim dan kurir yang telah masuk ke dalam Tumbasno.id, memberikan edukasi kepada masyarakat Pasar tanjung serta yang terakhir tujuan utama Tumbasno.id yaitu pengaplikasian jasa layanan pesan antar. Implementasi program yang dilakukan diharapkan mampu menguatkan bersama dengan tujuan yang direncanakan mencapai apa yang diharapkan.

Pelaksanaan tersebut dilakukan bersama dengan memberikan dampak baik bagi masyarakat sehingga mereka mendapatkan pengetahuan tentang perekembangan teknologi yang ada dan mengurangi angka pengangguran. Impelementasi ini juga memberikan ketertarikan kepada Wakil Bupati Jember untuk mencoba layanan Tumbasno.id. Dengan begitu memberikan dorongan bahwa jasa pelayanan pesan antar yang disediakan oleh Tumbasno.id dapat dilirik baik juga oleh kepemerintahan Jember.

Pelaksanaan program yang dilakukan disaat peneliti melakukan observasi ditempat lokasi penelitian yaitu Wetan pasar bahwasannya program yang dilakukan saat itu yaitu pengaplikasian jasa layanan pesan antar. Dengan begitu dalam pelaksanaan program yang telah sesuai akan mempengaruhi optimalisasi suatu pelaksanaan program yang telah direncanakan. Sehingga data yang didapatkan dilapangan telah sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan.

f. Tahap Evaluasi

Tahap evaluasi merupakan tahapan kegiatan pemberdaya bersama masyarakat untuk melakukan pengawasan program yang telah dilaksanakan. Tahapan ini masyarakat setempat terlibat aktif supaya mampu membentuk kesadaran dan kemandirian atas pemanfaatan sumber daya yang telah dikembangkan sehingga setiap kegiatan yang telah dilakukan tetap terus terkoordinasikan secara berkelanjutan.

Tahapan ini sesuai dengan yang ada di lapangan dengan hasil observasi bahwasannya pemberdaya melakukan pengawasan program yang telah dilakukan. Pengawasan yang dilakukan dengan memonitoring tim ke lapangan dan melakukan diskusi bersama. Adanya evaluasi ini untuk memberikan kesempatan bagi tim, kurir dan masyarakat dalam mengungkapkan beberapa keluhan yang ada dan didiskusikan bersama untuk diselesaikan dan dicari solusi bersama terhadap kendala-kendala yang ada.

g. Tahap Terminasi

Tahap terminasi merupakan kegiatan pemutusan hubungan antara pemberdaya dengan masyarakat. Tahapan ini dilakukan secara perlahan dan tidak mendadak karena tidak munculnya pemikiran negative yang diberikan terhadap masyarakat. Namun tahapan ini memiliki harapan masyarakat dapat berdiri sendiri melanjutkan apa yang telah dilakukan dan dikerjakan bersama pemberdaya.

Untuk pada tahap terminasi, pemberdaya Tumbasno.id yang saat ini menjadi founder belum melakukan tahapan ini. Menurut pemberdaya melihat pemuda masyarakat yang bekerja di Tumbasno.id belum bisa sepenuhnya dapat dilepas sendiri karena masih perlu ada bimbingan dan arahan. Pemuda masyarakat telah mengerti dan memahami kinerja masing-masing dengan cara-cara yang telah diajarkan namun tetap harus dipantau oleh pemberdaya. Sehingga tidak semata-mata membiarkannya begitu saja.

Tahap-tahapan yang telah dilakukan telah mencerminkan prinsip kesetaraan ketika melibatkan masyarakat dalam proses pemberdayaan dari tahapan paling awal hingga selesai. Tidak adanya system guru dan menggurui. Antara pemberdaya, masyarakat serta pemuda yang berada di Wetan pasar saling berbagi pengalaman serta informasi. Sehingga kesetaraan di dalam tahapan dan program yang dilakukan Tumbasno.id sangat terasa dan merasa seperti keluarga.

Prinsip partisipasi, keswadayaan, serta prinsip berkelanjutan juga terlihat didalamnya. Terlibatnya masyarakat dalam program, masyarakat yang menjadi mandiri, serta melanjutkan proses jasa layanan pesan antar yang menjadi program utama Tumbasno.id yang telah memahami mekanisme sesuai dengan yang telah di tetapkan.

2. Hasil dari Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar

Berikut beberapa hasil yang diperoleh dari pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui Tumbasno.id : a. Membuka Lapangan Pekerjaan

Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan melalui proses wawancara, penulis berpendapat bahwa hasil pertama yang dirasakan oleh pemberdaya terhadap masyarakat yang diberdayakan yaitu membuka lapangan pekerjaan pekerjaan. Tumbasno.id menjadi wadah yang memberikan peluang bagi masyarakat yang mengalami

pengangguran sehingga masyarakat tersebut dapat bekerja melalui potensi yang ada di sekitar rumah mereka.

Fakta lapangan pun membuktikan kepada penulis bahwasannya masyarakat Wetan pasar yang mengalami pengangguran tersebut telah memiliki pekerjaan yang baik dengan kesehariannya mengantarkan orderan para customers mereka.

Sehingga dengan adanya Tumbasno.id memiliki dampak baik bagi masyarakat Wetan pasar untuk mengembangkan perekonomian masyarakatnya.

b. Membentuk Kerjasama yang Baik dengan Masyarakat Pasar Tanjung Data yang didapatkan dilapangan yang dihasilkan dari proses wawancara, menunjukkan bahwasannya dengan adanya Tumbasno.id maka membentuk kerjasama antara masyarakat Wetan pasar dengan masyarakat Pasar tanjung. Bentuk kerjasama yang dibuat bersama memberikan hasil timbal baik yang sama-sama saling menguntungkan antara satu dengan lainnya. Hasil yang di dapatkan oleh Tumbasno.id yaitu dapat mengambil bahal langsung dari tangan pertama di Pasar tanjung sedangkan hasil yang di dapatkan masyarakat Pasar tanjung yaitu memperluas jualan dagangan mereka melalui jasa yang disiapkan Tumbasno.id.

Hasil dari pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Tumbasno.id juga dirasakan masyarakat, tim, dan kurir Tumbasno.id, berikut hasil yang dirasakan sebagai berikut :

a) Mendapatkan Pekerjaan dan Penghasilan

Berdasarkan hasil yang diperoleh di lapangan melalui proses wawancara, penulis mendapatkan dan menyimpulkan bahwasannya dengan adanya Tumbasno.id memberikan peluang sangat besar bagi masyarakat Wetan pasar yang mengalami pengangguran dan penurunan tingkat ekonomi. Sehingga dengan adanya Tumbasno.id memberikan wadah bagi masyarakat untuk bekerja sebagai jasa layanan pesan antar dan mendapatkan penghasilan dari jasa yang masyarakat lakukan. Dengan begitu masyarakat kembali dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka.

b) Meningkatkan Skill Komunikasi

Berdasarkan hasil yang diperoleh di lapangan melalui proses wawancara, penulis berpendapat bahwa dengan adanya program yang diberikan oleh Tumbasno.id yang dibuat oleh pemberdaya menciptakan pengaruh positif bagi masyarakat yang bekerja sebagai kurir layanan pesan antar tersebut. Skill tambahan yang diperoleh yaitu meningkatnya komunikasi cara berbicara yang baik kepada orang lain tanpa merasa takut dan malu. Masyarakat diajarkan cara-cara berkomunikasi dengan baik dan benar kepada orang lain yang akan menjadi customers mereka.

c) Dapat Berpartisipasi dalam Kegiatan Forum

Berdasarkan hasil yang diperoleh oleh penulis melalui proses wawancara, maka penulis berpendapat bahwa dengan program-

program yang ditawarkan kepada masyarakat meningkatkan daya tarik masyarakat dalam mengutarakan pendapat dalam beberapa kegiatan forum. Dari kegiatan itu masyarakat telah memberanikan diri mereka untuk tidak malu dan tidak takut lagi untuk bersuara memberikan pendapat dalam kegiatan forum yang ada bahkan memberikan beberapa masukan juga kepada customersnya.

d) Dapat Membuat Keputusan Sendiri

Berdasarkan hasil yang didapatkan dilapangan melalui proses wawancara, peniliti dapat menyimpulkan bahwa dengan program yang diberikan oleh Tumbasno.id memiliki dampak positif kepada masyarakat yang bekerja di Tumbasno.id. Yang terakhir yaitu masyarakat dapat membuat keputusan sendiri tanpa bingung harus mengikuti sapa atau melihat orang-orang yang ada disekitarnya.

Sehingga masyarakat dapat focus dengan apa yang mereka putuskan dengan sendiri.

Berdasarkan data yang didapatkan melalui tahapan wawancara yang ada di lapangan maka penulis dapat menarik benang merah antara fakta lapangan dengan teori yang ada di bab 2. Teori di bab 2 menurut Edi Suharto tersebut menjelaskan beberapa indikator-indikator keberhasilan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan oleh Tumbasno.id kepada masyarakat Wetan pasar.

Indikator-indikator tersebut meliputi :

a) Masyarakat memiliki sumber pendapatan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Indicator ini telah dibuktikan dilapangan bahwasannya dengan adanya Tumbasno.id membuka lapangan bagi masyarakat Wetan pasar yang mengalami pengangguran dan mendapatkan penghasilan sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Masyarakat dapat mampu mengemukakan pendapat kepada masyarakat umum sekitarnya. Indicator tersebut dibuktikan dengan hasil yang dirasakan oleh masyarakat yang bekerja di Tumbasno.id bahwanya mereka dapat meningkatkan skill komunikasi dan mampu menyampaikan pendapat yang mereka miliki tanpa rasa malu dan takut.

c) Masyarakat dapat berpartisipasi dalam kehidupan sosialnya. Dalam indicator ini masyarakat merasakan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan social dan forum yang mereka lakukan.

d) Masyarakat mampu membuat keputusan sendiri dengan menentukan pilihan-pilihannya sendiri. Indicator tersebut dibuktikan bahwa pemuda masyarakat yang menjadi tim Tumbasno.id dapat membuat keputusan sendiri dengan pilihan-pilihan yang mereka miliki.

Berdasarkan hasil yang diperoleh dilapangan melalui proses wawancara, penulis juga mendapati hasil dari pemberdayaan ekonomi masyarakat menurut pengguna atau customers dari Tumbasno.id.

Pengguna mengatakan bahwa dengan adanya jasa layanan pesan antar

dari Tumbasno.id sangat bermanfaat bagi customers dengan memudahkan mereka tanpa perlu jauh-jauh dan tidak perlu membawa bahan berat-berat dari Pasar tanjung. Tumbasno.id telah memberikan kenyamanan bagi customersnya sehingga peminatnya sampai saat ini tetap terus bertambah dengan seiring waktu.

Hasil dari data tersebut telah sesuai teori keuntungan dari adanya jasa layanan pesan antar yang disediakan oleh Tumbasno.id.

Keuntungan dari customers dalam hal lebih hemat tenaga sehingga tidak perlu repot-repot keluar rumah, dapat memangkas waktu hanya melalui via handphone dan bahan tersebut datang ke rumah. Sehingga customers hanya duduk manis menunggu pesanan tanpa perlu jauh- jauh dan menunggu antrian diluar dan memangkas waktu tanpa meninggalkan pekerjaan atau kesibukan yang tidak bisa dilepas.

Hasil dari beberapa data yang diperoleh melalui proses wawancara tersebut telah menunjukan bahwasannya pemberdaya telah melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai dengan tujuan dari pemberdayaan yaitu menciptakan masyarakat yang mandiri dan membangun diri masyarakat kearah yang lebih baik secara berkesinambungan. Serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi-potensi yang mereka miliki yang ada disekitar masyarakat tersebut sehingga dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melepaskan diri dari keterbelakangan dan ketergantungan.

96 BAB V PENUTUP A. Simpulan

Simpulan merupakan pembahasan yang ditarik dari keseluruhan pembahasan untuk menjawab masalah penelitian yang sedang diteliti oleh peneliti89 :

1. Proses pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan oleh Tumbasno.id telah melakukan tahapan-tahapan sesuai dengan tujuh tahapan pemberdayaan ekonomi masyarakat, yaitu Tahap persiapan, pada tahap ini peneliti menemukan bahwa pemberdaya menyatukan keresahannya terhadap masyarakat tentang permasalahan yang ada di Wetan pasar. Tahap pengkajian, munculnya hasil pengamatan yang dilakukan pemberdaya dengan melihat potensi yang dimiliki masyarakat.

Tahap perencanaan alternatif program, dilakukan dua alternative yaitu mencari dan mengidentifikasi pemberdaya dalam bidang teknologi serta tindakan langsung dengan memaksimalkan kemajuan teknologi. Tahap pemformulasian rencana aksi, melakukan diskusi bersama dengan masyarakat untuk menentukan program apa saja yang hendak dilakukan.

Tahap implementasi, kegiatan program yang diberikan kepada masyarakat seperti dimulai dengan edukasi dan sosialisasi serta penerapan jasa layanan pesan antar. Tahap Evaluasi, dilakukan setiap sebulan sekali untuk mendiskusikan beberapa keluhan dan permasalaha serta diselesaikan

89 Zainal Abidin et al., Pedoman Penulisan Kasrya Iliah, (Jember: UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2021), 86.

secara bersama. Tahap Terminasi, namun ditahap ini belum dilaksanakan karena masyarakat yang menjadi Tim Tumbasno.id belum bisa sepenuhnya dapat dilepas dengan sendirinya karena masih memerlukan bimbingan dan arahan.

2. Adanya Tumbasno.id memiliki hasil yang diberikan kepada masyarakat dalam berbagai yang disalurkan dan diberikan. Pemberdaya menyampaikan hasil yang dirasakan yaitu Membuka lapangan pekerjaan dan Membentuk kerjasama yang baik dengan masyarakat Pasar tanjung.

Serta hasil yang dirasakan juga oleh masyarakat yang bekerja di Tumbasno.id, yaitu Mendapatkan pekerjaan dan penghasilan, Meningkatkan skill komunikasi, Dapat berpartisipasi dalam kegiatan forum dan Dapat membuat keputuasan sendiri. Hasil dari pemberdayaan ekonomi ini juga di rasakan oleh pengguna dari Tumbasno.id. bahwa dengan adanya Tumbasno.id mempermudah tanpa perlu jauh-jauh ke pasar dengan membawa perbelanjaan banyak dari Pasar tanjung.

B. Saran-Saran

Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, maka penulis dapar memberikan saran sebagai berikut :

1. Bagi Tumbasno.id, lanjutkan kegiatan yang saat ini dilakukan untuk masa depan bersama dengan masyarakat Wetan pasar. Dapat juga menambahkan beberapa program-program baru yang dirasa dapat menambah kegiatan sehingga dapat berkembang dan menjadi lebih baik lagi sehingga dapat

mencapai target memuaskan sesuai dengan tujuan dari terwujudnya Tumbasno.id.

2. Bagi masyarakat yang berkerja menjadi tim Tumbasno.id dan masyarakat yang berada di Wetan pasar, bahwa Tumbasno.id merupakan wadah bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian bagi masyarakat Wetan pasar yang mengalami pengangguran. Sehingga berikan dukungan dan apresiasi terhadap Tumbasno.id agar terus berkembang menjadi lebih baik dengan cara menggunakan Tumbasno.id sebagai sarana untuk membeli bahan-bahan pasar secara online dengan praktis.

3. Bagi pemerintah dan masyarakat luar, jadikan tulisan ilmiah ini menjadi sarana untuk mengenal platform digital Tumbasno.id dengan memberikan jasa layanan pesan antar yang mengambil bahannya langsung dari Pasar tanjung. Maka berikan dukungan dari pemerintah dan masyarakat luar untuk mendukung Tumbasno.id mewujudkan cita-cita dan tujuan utamanya dengan cara memberikan dana tambahan sponsor maupun menggunakan Tumbasno.id untuk sara membeli membeli bahan-bahan pasar secara online dengan praktis.

Dalam dokumen pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis (Halaman 92-107)

Dokumen terkait