• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan Kombinasi Batik Tulis, Cap dan Ikat Celup

Dalam dokumen Buku Guru SMALB Kelas XII (Halaman 112-138)

Ruang Lingkup Pembelajaran

B. Penilaian Keterampilan

4. Pembuatan Kombinasi Batik Tulis, Cap dan Ikat Celup

Dari pola pengecapan batik ini dapat dikembang menjadi pola dengan tambahan motif-motif batik tulis. Perhatikan beberapa contoh pola alternatif berikut ini:

Gambar 3.50

Contoh alternatif 1 penambahan motif batik tulis (Sumber: Dokumen Pribadi)

Gambar 3.51

Contoh alternatif 2 penambahan motif batik tulis (Sumber: Dokumen Pribadi)

Gambar 3.52

Contoh alternatif 3 penambahan motif batik tulis (Sumber: Dokumen Pribadi)

Guru membimbing siswa untuk melakukan urutan proses seperti berikut ini:

1. Guru menugaskan kepada siswa untuk mebuat rancangan pola pada kain yang dibatik dan memberi garis bantu untuk memudahkan pengecapan.

Gambar 3.53

Garis bantu pengecapan pada kain (Sumber: Dokumen Pribadi)

2. Siswa dibantu guru meyiapkan meja pengecapan dan memanaskan loyang pada kompor batik dengan lilin secukupnya. Kemudian menyalakan kompor dan menunggu lilin menyala dengan sempurna.

3. Sesudahnya kain diletakkan diatas meja pengecapan dan melakukan pengecapan sesuai dengan rancangan pola.

Gambar 3.54 Pengecapan motif batik (Sumber: Dokumen Pribadi)

4. Setelah pengecapan selesai maka diteruskan dengan mencanting isen-isen. Terlebih dahulu kompor disiapkan berikut peralatan batik tulisnya.. Kompor batik dinyalakan dan memanaskan lilin malam secukupnya hingga mencair sempurna.

Gambar 3.55

Motif cap setelah diwarna (Sumber: Dokumen Pribadi)

5. Guru membimbing siswa, menambahkan garis isen-isen pada hasil cantingan untuk memperindah motif batik cap.

Gambar 3.56

Penambahan dengan motif batik tulis (Sumber: Dokumen Pribadi)

6. Setelah selesai mencanting isen-isen siswa menyiapkan pewarna colet dengan pewarna indigosol..

7. Kain batik dibentangkan diatas kertas koran atau karung goni.

8. Siswa melakukan pewarnaan pada motif batik dengan cermat dan teliti.

Gambar 3.57 Pewarnaan colet (Sumber: Dokumen Pribadi)

Gambar 3.58

Kain setelah dikunci warna (Sumber: Dokumen Pribadi)

9. Setelah selesai, kain dipanaskan pada terik matahari hingga warna muncul secara sempurna.

10.Sambil menunggu warna muncul sempurna, siswa dibantu guru menyiapkan pengunci warna pada ember besar.

11. Celupkan kain pada pengunci warna dan biarkan kain menjadi kering.

12.Sambil menunggu kain kering, para siswa menyiapkan kompor batik dan memanaskan lilin malam secukupnya.

Gambar 3.59 Pengeblokan motif batik (Sumber: Dokumen Pribadi)

13.Para siswa dibimbing untuk melakukan pengeblokan pada motif gambar yang sudah diberi warna hingga seluruh gambar motif tertutup ilin malam dengan rapi.

Setelah motif batik selesai dilakukan proses pengecapan, pencantingan, pewarnaan colet dan pengeblokan, maka proses selanjutnya adalah proses pengikatan motif.

Lakukan langkah kerja sebagai berikut:

1. Langkah pertama adalah memeri tanda pengikatan kain menggunakan pinsil dengan motif pada karya masing-masing.

Gambar 3.60 Tanda ikatan pada kain (Sumber: Dokumen Pribadi)

2. Menyiapkan manik-manik yang akan dipakai untuk mengisi bagian yang diikat.

3. Kemudian siswa memotong tali rafia sepanjang 20 cm dan membagi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil.

4. Selanjutnya guru membimbing siswa melakukan pengikatan tepat pada tanda yang telah dibuat dengan kencang dan rapat sehingga dapat berfungsi menghalangi masuknya pewarna secara baik.

Gambar 3.61 Pengikatan pada kain (Sumber: Dokumen Pribadi)

5. Setelah pengikatan selesai, siswa menyiapkan pewarna naphtol.

Terlebih dahulu memasahi kain yang akan dicelup lalu meniriskan hingga hilang tetesan airnya.

6. Bila sudah tiris airnya, kain dimasukkan dalam larutan garam dan bolak-balik hingga merata.

7. Kain ditiriskan hingga tetesan air hilang, lalu celupkan pada larutan pembangkit warna.

Gambar 3.62

Pencelupan warna latar kain (Sumber: Dokumen Pribadi)

Gambar 3.63

Hasil pendedelan batik ikat celup (Sumber: Dokumen Pribadi)

Gambar 3.64 Penjemuran kain batik (Sumber: Dokumen Pribadi)

8. Guru hendaknya mengawasi kerja siswa sehingga melakukan pencelupan dengan cermat dan teliti sehingga larutan pembangkit warna meresap secara merata.

9. Setelah itu kain diangkat dari larutan dan ditiriskan hingga hilang tetesan airnya.

10.Terakhir, dibilas dengan air bersih. Untuk memperoleh warna yang pekat dan merata, akan lebih baik bila proses pencelupan warna dilakukan hingga dua atau tiga kali.

Gambar 3.65

Hasil jadi kain batik kombinasi tulis, cap dan ikat celup (Sumber: Dokumen Pribadi)

Untuk menambah keterampilan siswa maka guru memberikan tugas membuat karya dengan instruksi sebagai berikut:

Guru membantu siswa menyiapkan motif-motif yang akan diterapkan dan rancangan pola untuk mempermudah proses pengerjaannya.

Gambar 3.66 Contoh motif batik cap (Sumber: Dokumen Pribadi)

Selanjutnya urutan proses seperti berikut ini:

1. Peserta didik membuat perancangan pola pada kain yang dibatik dan berilah garis bantu untuk memudahkan pengecapan.

2. Peserta didik menyiapkan meja pengecapan dan panaskan Loyang pada kompor batik dengan lilin secukupnya. Nyalakan kompor dan tunggu lilin menyala dengan sempurna.

3. Kain diletakkan diatas meja pengecapan dan melakukan pengecapan sesuai dengan rancangan pola.

Gambar 3.67

Contoh rancangan pola pengecapan (Sumber: Dokumen Pribadi)

4. Menyiapkan peralatan batik tulis kalian. Nyalakan kompor batik dan panaskan lilin malam secukupnya, tunggu hingga lilin mencair sempurna.

5. Menambahkan garis isen-isen pada hasil cantinganmu untuk memperindah motif batik cap.

Gambar 3.68

Contoh variasi penambahan cantingan isen-isen (Sumber: Dokumen Pribadi)

Gambar 3.69

Contoh rancangan pengecapan dan cantingan isen-isen (Sumber: Dokumen Pribadi)

6. Setelah selesai mencanting isen-isen siapkan pewarna colet dengan pewarna indigosol sesuai seleramu.

7. Siapkan alat pencolet wana. Bentangkan kain batikmu diatas kertas Koran atau karung goni.

8. Lakukan pewarnaan pada motif batikmu dengan cermat dan teliti.

9. Panaskan pada terik matahari hingga warna muncul secara sempurna.

Gambar 3.70

Contoh pewarnaan colet pada motif batik cap (Sumber: Dokumen Pribadi)

10.Sambil menunggu warna muncul sempurna, siapkan pengunci warna pada ember besar.

11. Lakukan penguncian warna dan biarkan kain menjadi kering.

12.Siapkan kompor batik dan panaskan lilin malam secukupnya.

13.Kemudian lakukan pengeblokan pada motif gambar yang sudah diberi warna hingga seluruh gambar motif tertutup ilin malam dengan rapi.

Gambar 3.71

Contoh hasil batik yang sudah diberi warna (Sumber: Dokumen Pribadi)

Setelah motif batik selesai dilakukan proses pengecapan, pencantingan, pewarnaan colet dan pengeblokan, maka proses selanjutnya adalah proses pengikatan motif.

Lakukan langkah kerja sebagai berikut:

1. Berilah tanda pengikatan kain dengan pinsil dengan motif sesuaiseleramu

2. Siapkan manik-manik yang akan dipakai untuk mengisi bagian yang diikat.

3. Potonglah tali rafia sepanjang 20 cm dan bagilah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil.

4. Lakukan pengikatan tepat pada tanda yang telah kamu buat dengan kencang dan rapat sehingga dapat berfungsi menghalangi masuknya pewarna secara baik.

5. Siapkan pewarna naphtol Basahi kain yang akan dicelup lalu tiriskan hingga hilang tetesan airnya.

6. Masukkan kain pada larutan garam dan bolak-balik. Ulangi proses ini minimal dua sampai tiga kali agar warna terserap merata. .

7. Tiriskan hingga tetesan air hilang, lalu celupkan pada larutan pembangkit warna.

8. Lakukan pencelupan dengan cermat dan teliti hingga larutan pembangkit warna meresap secara merata.

9. Angkat dari larutan dan tiriskan hingga hilang tetesan airnya.

10.Lakukan pembilasan dengan air bersih. Untuk memperoleh warna yang pekat dan merata, ulangilah proses pencelupan warna hingga dua atau tiga kali.

Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan

· Guru mengondisikan peserta didik untuk memulai pembelajaran dengan diawali berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik.

· Salah satu peserta didik diminta untuk mengabsen temannya.

· Guru menyampaikan materi Bab III yaitu pembuatan berbagai batik dengan motif kombinasi.

· Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran.

· Guru menyampaikan cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.

· Guru meminta peserta didik mengamati gambar kombinasi motif berbagai jenis batik , bahan sandang batik kombinasi serta berbagai macam barang produksi dengan bahan kain batik kombinasi.

Kegiatan Inti Ayo Membaca

Pada kegiatan Ayo Membaca peserta didik diarahkan untuk membaca teks pada buku siswa tentang proses pembuatan batik kombinasi.

Diharapkan peserta didik mampu memahami secara sepintas deskripsi tentang proses pembuatan batik kombinasi.

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diarahkan membaca teks tentang proses pembuatan kombinasi pada buku siswa.

· Guru memberikan penjelasan terkait isi bacaan sambil menunjukkan hasil karya batik kombinasi.

· Guru secara singkat memberikan gambaran tentang tahapan proses pembuatan batik kombinasi dan melakukan demontrasi-demonstrasi.

Ayo Menanya

Pada kegiatan Ayo Menanya peserta didik diarahkan untuk bertanya setelah membaca teks bacaan pada buku siswa yang disertai penjelasan guru.

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diarahkan untuk menyampaikan pertanyaan terkait teks bacaan pada buku siswa yaitu proses pembuatan batik kombinasi.

· Guru memberikan penjelasan terkait pertanyaan siswa.

· Guru memberikan pernyataan yang mungkin tidak dimengerti peserta didik untuk memancing pertanyaan.

· Peserta didik menyampaikan petanyaan untuk dipecahkan bersama- sama.

· Peserta didik menulis pertanyaan dan jawaban pada buku catatan.

Ayo Mencermati

Pada kegiatan Ayo Mencermati peserta didik diarahkan untuk mencermati isi materi pada buku siswa.

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diarahkan untuk mencermati isi materi pada buku siswa yaitu proses pembuatan batik kombinasi.

· Guru memberikan penjelasan untuk memudahkan pemahaman siswa.

· Peserta didik menyampaikan petanyaan bila ada isi materi yang kurang jelas.

· Peserta didik menulis pertanyaan dan jawaban pada buku catatan.

Ayo Berkreasi

Pada kegiatan Ayo Berkreasi peserta didik diarahkan untuk membuat ornamen motif batik capa pada proses Pembuatan Batik Kombinasi Tulis Dan Cap

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diberi tugas untuk membuat rancangan motif batik cap dengan penambahan motif isen-isen sebagai kombinasi batik tulisnya.

· Selanjutnya guru membimbing siswa untuk mengaplikasikan motif- motif tersebut dalam berbagai alternatif pola.

· Setelah alternatif pola selesai, guru memberikan kesemptan kepada siswa untuk berdiskusi dengan temannya untuk memilih salah satu pola yang akan dibuat menjadi karya.

· Setelah pola dipilih, guru membimbing siswa untuk memproses pola menjadi karya.

Ayo Lakukan

Pada kegiatan Ayo Lakukan peserta didik diarahkan untuk membuat ornamen motif batik tulis dan motif ikat celup pada proses Pembuatan Batik Tulis dan Ikat Celup

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diberi tugas untuk membuat rancangan motif batik tulis dengan ukuran 6 x 6 cm.

· Selanjutnya guru membimbing siswa untuk mengaplikasikan motif batik tulis tersebut dalam berbagai alternatif pola.

· Setelah alternatif pola selesai, guru membimbing siswa dalam membuat kombinasi motif-motif batik ikat celup pada kain ukuran 100 x 150 cm.

· Setelah tanda motif batik ikat celup digambarkan pada kain, guru membimbing siswa untuk memproses pola menjadi karya.

Ayo Berkarya

Pada kegiatan Ayo Berkarya peserta didik diarahkan untuk membuat ornamen motif batik cap dan motif ikat celup pada proses Pembuatan Batik Kombinasi Cap dan Ikat Celup

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diberi tugas untuk membuat rancangan motif batik tulis dengan ukuran 6 x 6 cm.

· Selanjutnya guru membimbing siswa untuk mengaplikasikan motif batik tulis tersebut dalam berbagai alternatif pola.

· Setelah alternatif pola selesai, guru membimbing siswa dalam membuat kombinasi motif-motif batik ikat celup pada kain ukuran 100 x 150 cm.

· Setelah tanda motif batik ikat celup digambarkan pada kain, guru membimbing siswa untuk memproses pola menjadi karya.

Ayo Berkarya

Pada kegiatan Ayo Berkarya peserta didik diarahkan untuk membuat ornamen motif batik tulis, batik cap dan motif ikat celup pada proses Pembuatan Batik Kombinasi Tulis, Cap dan Ikat Celup

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diarahkan untuk menyiapkan motif batik tulis dan cap yang sudah dipakai dalam pembuatan batik kombinasi tulis dan cap sebelumnya.

· Selanjutnya guru membimbing siswa untuk mengaplikasikan motif batik tulis dan cap tersebut dalam berbagai alternatif pola.

· Setelah alternatif pola selesai, guru membimbing siswa dalam membuat kombinasi motif-motif batik ikat celup pada kain.

· Setelah tanda motif batik ikat celup digambarkan pada kain, guru membimbing siswa untuk memproses pola menjadi karya.

Ayo Menanya

Pada kegiatan Ayo Menanya peserta didik diarahkan untuk bertanya setelah melakukan praktek pembuatan karya batik kombinasi; tulis dan cap, tulis dan ikat celup, cap dan ikat celup serta tulis, cap dan ikat celup.

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diarahkan untuk menyampaikan pertanyaan terkait proses pembuatan batik kombinasi.

· Guru memberikan penjelasan terkait pertanyaan siswa dengan mendemonstrasikan apabila merasa diperlukan.

· Guru memberikan pernyataan yang mungkin tidak dimengerti peserta didik untuk memancing pertanyaan.

· Peserta didik menyampaikan petanyaan untuk dipecahkan bersama- sama.

· Peserta didik menulis pertanyaan dan jawaban pada buku catatan.

Apabila siswa mengalami kebingungan dalam melakukan pertanyaan maka guru dapat menyerap pemahaman siswa dengan memberikan angket yang berisi tahapan proses dan tingkat pemahaman siswa dengan contoh format sebagai berikut:

PROSES PEMBUATAN BATIK

TEKNIK: KOMBINASI BATIK TULIS DAN CAP

Nama Siswa : ……….

No. Tahapan Proses Tingkat Pemahaman

Paham Sebagian Belum 1. Membuat motif batik cap x

2. Memberikan isen-isen x 3. Mengkombinasikan motif x

4. Merangkai motif menjadi pola x 5. Membuat garis bantu

pengecapan x

6. Dan seterusnya

PROSES PEMBUATAN BATIK

TEKNIK: KOMBINASI BATIK TULIS DAN IKAT CELUP

Nama Siswa : ……….

No. Tahapan Proses Tingkat Pemahaman

Paham Sebagian Belum 1. Membuat motif batik tulis x

2. Memberikan motif isen-isen x

3. Menandai posisi pengikatan x 4. Mencanting motif batik tulis x

5. Pengikatan batik ikat celup x

6. Dan seterusnya

Dari data angket inilah guru bisa mengetahui tingkat pemahaman para siswa.

Ayo Bekerjasama

Pada kegiatan Ayo Bekerjasama masing-masing peserta didik diarahkan untuk mencari dua buah gambar motif yang berbeda.

Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:

· Peserta didik diarahkan untuk mencari dua buah motif gambar yang berbeda dari tabloid, Koran atau majalah.

· Guru memberikan kepada siswa untuk menukrkan satu buah gambar kepada teman lainnya.

· Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat motif kombinasi dari kedua gambar miliknya.

· Siswa kemudian membuat motif kombinasi dan mengkreasikannya menjadi sebuah pola batik kombinasi.

· Siswa mempresentasikan karya masing-masing didepan kelas, teman yang lain diberi kesempatan untuk saling menanggapi.

Kegiatan Penutup

Ayo Mengulas Kembali

Pada kegiatan Ayo Mengulas Kembali ini, guru bertanya kembali tentang materi yang telah dipelajari dan kesulitan yang dialami dari materi proses pembuatan batik kombinasi, dengan harapan peserta didik memahami tentang semua materi yang telah disampaikan.

Langkah-langkah pembelajaran

· Peserta didik diminta untuk menceritakan secara singkat materi yang telah dipelajari.

· Peserta didik dan guru membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari

· Guru bertanya tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.

· Guru bertanya tentang manfaat dari mempelari materi untuk kehidupan sehari-hari.

· Guru bertanya tentang materi yang dianggap sulit oleh peserta didik.

· Peserta didik diminta untuk mengulangi apa yang telah dipelajari di rumah.

· Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa.

Kerjasama dengan Orangtua

Pada kegiatan ini, peserta didik diminta bekerja sama dengan orangtua untuk menceritakan materi pelajaran yang diterima disekolah.

Diharapkan orangtua mampu membimbing siswa untuk membuat rangkuman materi pelajaran.

Langkah-langkah pembelajaran:

· Peserta didik menceriterakan materi pelajaran di kelas kepada orangtua.

· Peserta didik meminta dan mencatat pendapat orangtua pada lembar kerja siswa.

· Peserta didik mencatat tambahan pendapat, informasi dan pengalaman dari orangtua untuk disampaikan kepada guru.

Penilaian:

A. Penilaian Pengetahuan

1. Teknik penilaian : tes tulis

2. Bentuk : Pilihan ganda.

3. Skor maksimal : 100

Soal :

Isilah titik-titik pada soal dengan jawaban yang tepat!

1. Pada proses pembuatan batik kombinasi tulis dan cap tidak memerlukan proses….

a. Pengecapan kain b. Pengikatan kain c. Pengeblokan kain d. Penggambaran motif

2. Pada proses pengerjaan motif batik kombinasi tulis dan ikat celup….

a. Proses ikat celup didahulukan

b. Proses mencanting dan pengikatan dilakukan bersamaan c. Proses mencanting didahulukan

d. Bebas mendahulukan proses keduanya

3. Pengikatan kain pada proses pembuatan batik kombinasi cap dengan ikat celup dilakukan ….

a. Setelah proses pelorodan

b. Setelah proses menggambar motif pada kain c. Setelah pencantingan

d. Setelah pengeblokan hasil pengecapan

4. Menggambar motif diperlukan pada proses pembuatan batik kombinasi ….

a. Batik tulis dan ikat celup b. Batik tulis dan cap

c. Batik tulis, cap dan ikat celup d. Jawaban a, b dan c benar

5. Alat canting tidak diperlukan pada pembuatan batik kombinasi ….

a. Batik tulis dan cap

b. Batik tulis dan ikat celup c. Batik cap dan ikat celup d. Batik tulis, cap dan ikat celup

KUNCI JAWABAN:

1. b. Pengikatan kain

2. c. Proses mencanting didahulukan

3. d. Setelah pengeblokan hasil pengecapan 4. d. Jawabana, b dan c benar

5. c. Batik cap dan ikat celup Score penilaian:

Nilai akhir : jumlah soal dengan jawaban benar x 20

B. Penilaian Keterampilan

MEMBUAT BATIK KOMBINASI

MEMBUAT BATIK KOMBINASI

NAMA SISWA : ……… KELAS : ……….

AKTIVITAS

KOMBINASI BATIK

Tulis & Cap Tulis & Ikat Celup Cap & Ikat Celup Tulis, Cap & Ikat Celup

B C K B C K B C K B C K

Membuat Pola Mencanting Mengecap Mengikat Kain Pewarnaan

Pendedelan ikatan Pelorodan

RERATA NILAI : ………..

Baik : Mampu melakukan aktifitas sendiri dengan hasil yang baik.

Cukup : Mampu melakukan aktivitas dengan hasil yang baik meskipun dengan bantuan guru.

Kurang : Belum mampu melakukan aktifitas dengan hasil yang baik meskipun dengan bantuan guru.

BAB IV

MENGONTROL KUALITAS KARYA BATIK KOMBINASI

PEMETAAN KD

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli (toleran, gotong royong, kerja sama), dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air”.

Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami, menerapkan,

menganalisis, dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar/prosedural, dan metakognitif sesuai dengan

bidang pekerjaan pada tingkat teknis, spesifik, dan kompleks berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga

4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, mengolah informasi, dan mengikuti prosedur yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sesuai dengan bidang pekerjaan dan kemasyarakatan melalui menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif pada ranah abstrak dan konkret sehingga

masyarakat nasional, regional, dan internasional

menampilkan kinerja dan terukur sesuai dengan standar terkait pengembangan dari sekolah dan masyarakat global

KOMPETENSI DASAR 3 KOMPETENSI DASAR 4 3.6 Mengevaluasi karya teknik batik

cap kombinasi batik tulis dan atau ikat celup

4.6 Mengontrol karya dengan teknik batik cap kombinasi batik tulis dan atau ikat celup

Dalam pembelajaran di Bab IV ini guru mengajarkan kepada para siswa tentang bagaimana cara mengontrol pembuatan karya sehingga mutu karya mencapai hasil yang seperti diharapkan. Setiap tahapan dalam membatik perlu diperhatiakn karena tahapan-tahapan tersebut saling berurutan dan berpengaruh atu sama lain. Tujuan akhir dari pengontrolan karya adalah agar karya memiliki mutu yang baik.

Dengan melakukan berbagai kegiatan mengamati, mencari tahu dan membaca teks tentang motif berbagai macam motif dari batik-batik tersebut, diharapkan peserta didik akan mampu mengetahui, memahami, menganalisa, mendiskripsikan serta mengomunikasikan tentang motif dalam berbagai macam jenis batik bagaimana cara mengontrol kualitas karya batik dengan baik.

Ruang Lingkup Pembelajaran

PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR

MENGONTROL KUALITAS KARYA BATIK KOMBINASI

1. Membaca teks bacaan tentang “Teliti dan Cermat Dalam Bekerja”

2. Membuat pertanyaan tentang hal yang belum dipahami dari isi bacaan.

3. Mencermati gambar yang memuat sebuah catatan pesanan batik.

4. Berdiskusi tentang hal-hal yang diperlukan untuk

sebuah catatan

pemesanan batik (barang pesanan).

5. Mengulas kembali tentang

materi tentang

mengontrol karya batik kombinasi..

6. Berinteraksi dengan orang tua tentang bagaimana mengontrol karya batik kombinasi dengan meminta pendapat orangtua pada lembar kerja siswa.

3. Peserta didik memahami maksud diperlukannya

kontrol terhadap pembuatan sebuah barang produksi batik.

4. Peserta didik mampu mengontrol jalannya proses pembuatan barang produksi batik kombinasi.

Tujuan Pembelajaran

1. Setelah membaca teks bacaan bertema tentang mengontrol karya batik kombinasi diharapkan siswa mengetahui dan memahami tentang tujuan mengontrol karya batik kombinasi.

2. Setelah melakukan kegiatan mengamati, mencari tahu dan membaca teks tentang mengontrol karya batik kombinasi siswa diharapkan mampu mengontrol tahapan proses dalam pembuatan batik kombinasi.

Indikator Pencapaian Kompetensi:

1. Peserta didik mampu mengetahui dan memahami tentang tujuan mengontrol karya batik kombinasi.

2. Peserta didik mampu mampu melakukan kontrol tahapan proses dalam pembuatan batik kombinasi.

Media/Alat bantu dan Sumber belajar

· Buku, artikel, teks bacaan yang memuat gambar tentang aktivitas seorang dalam mengontrol proses produksi barang.

· Gambar bagan alur kontrol proses pembuatan karya batik.

Uraian Materi

Setelah para siswa memahami tujuan dari mengontrol proses pembuatan sebuah barang produksi maka selanjutnya guru memberikan materi tentang hal apa saja yang harus dilakukan oleh seseorang ketika dia membuat karya pesanan batik.

Beberapa hal yang harus dilakukan adalah:

Dalam dokumen Buku Guru SMALB Kelas XII (Halaman 112-138)

Dokumen terkait