BAB II TINJAUAN PUSTAKA
B. Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1 Peneliti Terdahulu No Nama Judul
Jurnal
Metode Penelitian
Motivasi
Peneliti Hasil Penelitian 1. Arry
Eksandy (2018)
Pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan pada perbankan syariah diindonesia
analisis regresi data panel dengan software Eviews for windows versi 9.0
untuk membuktika n secara empiris pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan perbankan syariah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan direksi berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan komisaris
independen, dewan pengawas syariah dan komite audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Secara bersama-sama dewan direksi, komisaris
independen, dewan pengawas syari’ah dan komite audit berpengaruh
No Nama Judul Jurnal
Metode Penelitian
Motivasi
Peneliti Hasil Penelitian 2. Maria
Fransisc a Widyati (2013)
Pengaruh Dewan Direksi, Komisaris Independen , Komite Audit, Kepemilikan Manajerial Dan
Kepemilikan Institusional Terhadap Kinerja Keuangan
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda
menguji pengaruh dewan direksi, komisaris independen , komite audit, kepemilikan manajerial, dan
kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan yang diproksi dengan nilai tambah pasar (MVA)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dewan direksi, komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan.
Hasil uji-t menunjukkan bahwa secara parsial komisaris independen dan kepemilikan institusional
berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan.
Dewan direktur, komite audit, dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan 3. Prasojo
(2015)
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah
Penelitian ini
mengguna kan data yang bersifat Kuantitatif.
menguji pengaruh penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) terhadap kinerja keuangan Bank Islam
Hasil penelitian ini bahwa GCG berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksi dengan CAR, ROA, ROE, dan FDR tetapi GCG
berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproks bpop
24
No Nama Judul Jurnal
Metode Penelitian
Motivasi
Peneliti Hasil Penelitian 4. Violita
Frida Arumsari (2015)
Pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan bank syariah
Metode yang digunakan adalah teknik regresi berganda
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh ukuran dewan komisaris terhadap kinerja keuangan perbankan syariah.
2) Untuk mengetahui pengaruh komite audit terhadap kinerja keuangan perbankan syariah.
3) Untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan perbankan syariah.
4) Untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial terhadap kinerja keuangan perbankan syariah
Berdasarkan hasil analisis t diketahui variabel ukuran dewan komisari tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja keuangan.
Variabel komite audit mempunyai pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan. Variabel kepemilikan institusi tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja keuangan.
Variabel kepemilikan manajerial mempunyai
pengaruh terhadap kinerja keuangan.
Hasil uji F diketahui Fhitung > Ftabel (4,468 > 2,99), maka Ho ditolak, Berarti secara bersama-sama variabel ukuran dewan komisaris, komite audit, kepemilikan institusi, kepemilikan manajerial secara bersamasama terhadap kinerja (Y).
Sehingga model yang digunakan adalah fit.
Sedangkan hasil analisis koefisien determinasi
diperoleh Adjusted R square (R2) sebesar 0,316, hal ini menunjukkan bahwa varias
No Nama Judul Jurnal
Metode Penelitian
Motivasi
Peneliti Hasil Penelitian 5 Sam’ani
(2013)
Pengaruh good corporate governance dan
leverage terhadap kinerja keuangan pada perbankan yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) tahun 2004 - 2007).
Metode yang digunakan adalah Statistik Deskriptif
untuk menemuka n bukti empiris pengaruh elemen- elemen dalam penerapan good corporate governance terhadap kinerja perusahaan perbankan di Indonesia
Dari hasil pengujian hipotesis,
menunjukkan bahwa pengaruh corporate
governance yang diproksi oleh aktivitas komisaris, ukuran dewan direksi, komite audit mempunyai
hubungan yang positif dan signifikan terhadap kinerja.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan rasio leverage mempunyai hubungan yang negatif dan
signifikan terhadap kinerja. Akan tetapi variabel komisaris independen secara signifikan tidak dapat
mempengaruhi kinerja. Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perbankan di Indonesia sudah mulai menerapkan good corporate governance dalam upaya
meningkatkan kinerja perusahaan serta untuk
melindungi kepentingan para principal
26
No Nama Judul Jurnal
Metode Penelitian
Motivasi
Peneliti Hasil Penelitian 6 Achmad
Noor Fauzi(Fa uzi 2016)
Pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan (studi pada bank umum syariah indonesia tahun 2011- 2015)
penelitian deskriptif kuantitatif mengguna kan data sekunder
bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia pada tahun 20112015
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (uji F) terdapat pengaruh yang signifikan antara ukuran dewan komisaris, ukuran dewan direksi, ukuran komite audit, ukuran dewan pengawas syariah terhadap ROA, dimana nilai F hitung sebesar 1,587 dengan nilai probabilitas sebesar 0,003>0,05.
Berdasarkan pengujian secara parsial (uji t) terhadap variabel ukuran dewan komisaris (X1) diperoleh nilai alpha (α) sebesar 0,049 lebih kecil dari 0,05.
Hal ini menunjukkan Ha yang
menyatakan secara parsial ada
pengaruh signifikan antara jumlah dewan komisaris terhadap kinerja keuangan pada Bank Umum Syariah”, diterima.
Berdasarkan pengujian secara parsial (uji t) terhadap variabel ukuran dewan direksi (X2)
diperoleh nilai alpha (α) sebesar 0,122 lebih besar dari 0,05. hal ini
menunjukkan Ha yang menyatakan bahwa “secara parsial ada pengaruh yang signifikan antara jumlah dewan direksi terhadap kinerja keuangan perbankan” ditolak.
Berdasarkan pengujian secara parsial (uji t) terhadap variabel ukuran komite audit (X3) diperoleh nilai alpha (α) sebesar 0,214 Lebih besar dari 0,05 hal ini menunjukkan Ha yang menyatakan bahwa“ secara parsial ada pengaruh yang signifikan antara ukuran komite audit terhadap kinerja keuangan pada Bank Umum Syariah” ditolak.
Berdasarkan pengujian secara parsial (uji t) terhadap variabel ukuran dewan pengawas syariah (X4) diperoleh nilai alpha (α) sebesar 0,295 lebih besar dari 0,05 hal ini menunjukkan Ha yang menyatakan bahwa “secara parsial ada pengaruh yang signifikan antara ukuran dewan pengawas syariah
28