• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

D. Penelitian Terdahulu

1. Fajariah, mahasiswa Jurusan ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar, dengan judul Analisis Permintaan Jasa Ojek Online Di Kota Makassar Tahun 2017”. Dalam penelitian skripsi Fajariah, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel tarif dan variabel jarak berpengaruh secara posesif dan signifikan terhadap permintaan jasa ojek online di Kota Makassar, sedangkan variabel pendapatan berpengaruh secara positif dan tidak signifikan, dan variabel kepemilikan kendaraan pribadi berpengaruh negative dan signifikan. Adapun secara keseluruhan variabel indevenden berpengaruh sebesar 59,88%, 40,22 % sisanya di pengaruh oleh faktor lain.

2. Yudhy Satria Bombing,Mahsiswa Jurusan Hukum Keperdataan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar , dengan judul skripsi,

“Perlindungan Hukum Bagi Penggunaan Jasa Aplikasi Uber dan Grabcar sebagai Angkutan Berbasis Aplikasi Online Tahun 2016”. Dalam penelitian skripsi Yudhy Satria Bombing, uber dan grabcar bukan merupakan perusahaan angkatan umum, melainkan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaaplikasi berbasis teknologi imformasi (online) untuk menghubungkan pengusaha angkutan umum dengan pengguna jasa. Uber

dan Grabcar bertanggung jawab kepada pengguna apliaksi, sedangkan perusahaan penyelenggara angkutan umum bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pengangkutan kedua penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi penngunajasa angkutan berbasis aplikasi online Uber dan Grabcar berupa tanggung jawab pengankutan untuk mengganti kerugian penumpang karna lalai dalam melaksanakan pelayanan angkutan, serta kewajiban untuk mengasuransikan tanggung jawabnya telah terpenuhi. Angkutan berbasis aplikasi online uber dan Grabcar juga mewajibkan untuk memelihara kendaraan yang di gunakan dan wajib diuji berkala untuk memastikan keamanan dan penyelenggaraan angkutan.

3. Aprima syahrino, Mahasiswa Jurusan Depertemen ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen iIsitute Pertanian Bogor, Dengan Judul Skripsi”Efesiensi dan Dampak Ojek Online Terhadap Kesempatan Kerja Dan Kesejahteraan Kerja” dalam penelitian skripsi Aprima Syahrino, keberadaan Transportation Network Companies (TNC) Ojek Online di Kota Bogor menimbulkan kontroversi drai berbagai kalangan masyarakat. TNC Ojek Online tersebut menjadi pesaing bagi Ojek konvensional dan alat transportasi umum lainya. Di samping itu tingkat pengangguran di Kota Bogor masih relatif tinggi dan cenderung berfluktasi. Dengan demikian tujuan utam dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat efesiensi ojek online dalam transportasi umum. Dampak keberadaan ojek online terhadap perluasan kesempatan kerja, dan kesejahteraan pengemudi ojek online.

Penelitian di lakukan dengan metode survei sehingga data utama yang di gunakan merupakan data primer yang di kumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner terhadap pengemudi ojek online. Metode

analisis yang di gunakan mencakup analisi waktu dan biaya perjalanan, analisis elastisitas tenaga kerja dan analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dibandingkan dengan angkutan kota ( Angkot), ojek online merupakan alat transportasi yang lebih efesien dalam hal waktu perjalanan, namun sebaliknya untuk biaya transportasi. Keberadaan TNC ojek online mampu membuka kesempatan kerja di sektor transportasi tersebut,

4. Suryadi, Mahasiswa Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas hasanuddin, dengan judul Skripsi “Tukang Ojek -Studi Tentang Perilaku Berlalu Lintas di Wilayah Perumnas Antang, Makassar”.

Profesi pengojek ternyata dipilih karena keterbatasan modal dan keterampilan yang di miliki oleh penduduk asli, di samping itu terdapat faktor “kebebasan” secara waktu serta ekonomi “lebih” dibandingkan menjadi buruh atau petani , tingkat pemahaman berlalu lintas tukang ojek di perumnas antang cukup memadai, sehingga pelanggaran-pelanggaran dalam berlalu lintas dapat di minimalisir.

E. Kerangka Konsep

V

Gambar 2.1 Keranga Konsep PT GOJEK INDONESIA

KUALITAS PELAYANAN (X)

KEPUASAN KONSUMEN (Y)

a. Tangible (berwujud) b. Realibility (kehandalan) c. Responsivess (ketanggapan) d. Assurance (jaminan)

e. Empaty (empati)

Zeithhaml, parasuraman & berry2011:46

1. Dapat mendorong terciptanya Loyalitas konsumen

2. kesesuaian harapan

Hawkins dan lonney (2004:101)

26 A. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan analisis deskriptif.

Metode kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang menyelidiki suatu penomena transportasi online berbasis aplikasi yang tentunya tidak terlepas dari pro dan kontra yang hadir di masyarakat. dan masalah manusia akan kebutuhan kendaraan untuk beraktifitas. Penelitian deskriptif research dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variable yang berkenaan dengan masalah dan unit yang di teliti.

B. Fokus Penelitian

Fokus penelitian menyatakan pokok permasalahan apa yang menjadi pusat perhatian atau tujuan dalam penelitian, dan merupakan suatu penentuan pedoman arah suatu penelitian untuk mengumpulkan dan mencari informasi sebagai pedoman dalam mengadakan pembahasan atau penganalisaan sehingga peneliti benar-benar mendapatkan hasil yang di inginkan sehingga mempermudah penulis dalam melakukan penelitian. Dalam penelitian ini, untuk mempermudah penulis untuk menganalisis hasil penelitian, maka penelitian ini di fokuskan pada:

“Analisi kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada bisnis jasa transportasi PT. Gojek Makassar”.

C. Pemilihan Lokasi dan Waktu Penelitian

Dalam menentukan suatu lokasi penelitian, maka sangat diperlukan suatu lokasi yang sesuai dengan keperluan si peneliti. Dalam hal ini kegiatan penelitian dilakukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. lokasi penelitian di dasarkan atas pertimbangan bahwa lokasi di Kota Makassar banyak Transportasi Online atau Ojek Online. Adapun waktu penelitian diperkirakan kurang lebih 2 bulan, September-Oktober 2019.

D. Jenis Dan Sumber Data

Sumber Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.

1. Data Primer adalah data yang di peroleh langsung di lokasi pnelitian.

Data tersebut diperoleh melalui kegiatan wawancara dan observasi dengan pihak terkait.

2. Data Sekunder adalah data yang di peroleh dalam bentuk dokumentasi yang tersusun secara baik mengenai masalah dampak layanan angkutan online. Adapun informan merupakan orang yang benar-benar mengetahui permasalahan dalam penelitian iniyaitu: Mahasiswa Angkatan 2017 sejumlah 5 orang, dalam aktivitas keseharianya menggunakan gojek untuk data yang di gunakan sebagai informan.

E.Teknik Pengumpulan Data

Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, maka di gunakan dua metode, yakni:

1. Penelitian kepustakaan (Library Research) Metode ini di gunakan dengan menelah bahasan teoritis dari berbagai buku-buku, buletin, artikel-artikal, dan karya ilmiah yang berhubungan dengan penulisan.

2. Penelitian Lapangan (Field Research)

Metode ini dilakukan dengan cara turun langsung ke lapangan, untuk melakukan wawancara langsung dengan para responden dan pihak-pihak lain yang mengetahui informasi yang di butuhkan dalam penelitian.

3. Wawancara

Peneliti memperoleh informasi seputar tanya jawab dengan para pengendara Transportasi Online ( Gojek ), tukang ojek, penumpang dan tokoh masyarakat.

F. Teknik Analisis

Teknik pengelolaan analisis data Hasil wawancara dan doumentasi yang di gunakan untuk menganalisis data yang terkumpul nanti agar memperoleh kesimpulan yang valid maka akan digunakan teknik pengolahan dan analisis data dengan metode kualitatif. Adapun teknis dan intrerpretasi data yang di gunakan yaitu:

1. Reduksi data (Seleksi Data), yang prosesnya akan dilakukan sepanjang penelitian berlangsung dan penulisan laporan. Reduksi data merujuk pada proses pemilihan, pemfokusan, penyederhanaan, abstraksi, dan pentransformasian (data mentah) yang terjadi dalam catatan-catatan tertulis.

2. Display data (sajian data), dengan berusaha menampilkan data yang akan dikumpulkan nanti.

3. Verifikasi dalam hal ini peneliti melakukan atau penarikan kesimpulan.

29 A. Deskripsi Objek Penelitian

1. Gambaran Umum Gojek Indonesia

Bermula ditahun 2010 di dirikan oleh Nadiem Makarim, warga negara In donesia lulusan Master of Business Administration dari Harvard Business School. Ide mendirikan Gojek muncul dari pengalaman pribadi Nadiem Makarim menggunakan transportasi ojek hampir setiap hari ke tempat kerjanya untuk menembus kemacetan di Jakarta Pada pertengahan 2014, berkat popularitas Uber kala itu.

Nadiem Makarim mulai mendapatkan tawaran investasi. Pada tanggal 7 Januari 2015, Gojek akhirnya meluncurkan aplikasi berbasis Android dan i OS untuk menggantikan sistem pemesanan menggunakan call center, Gojek kini telah tumbuh menjadi on-demand mobile platform dan aplikasiterdepan yang menyediakan berbagai layanan lengkap mulai dari transportasi,logistic, pembayaran, layan-antar makanan, dan berbagai layanan on-demandlainnya.

Gojek adalah sebuah perusahaan teknologi berjiwa sosial yangbertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja diberbagai sektor informal diIndonesia. Gojek bermitra dengan para pengendara ojek yang berpengalaman. Kegiatan Gojek bertumpu pada 3 nilai pokok: kecepatan, inovasi, dan dampaksosial.

Para driver Gojek mengatakan bahwa pendapatan mereka meningkatsemenjak bergabung sebagai mitra dengan mendapatkan akses ke lebih banyakpelanggan melalui aplikasi kami. Mereka juga mendapatkan

santunan kesehatandan kecelakaan, akses kepada lembaga keuangan dan asuransi, cicilan otomatisyang terjangkau, serta berbagai fasilitas lain.

Gojek telah resmi beroperasi di 25 kota besar di Indonesia, termasukMedan, Batam, Palembang, Pekanbaru, Jambi, Padang, Bandar Lampung,Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, Pontianak,Banjarmasin, Manado, Makassar, Denpasar, Mataram dengan rencanapengembangan di kota-kota lainnya pada tahun mendatang.

Adapun layanan yangdiberikan oleh PT. Gojek Indonesia, yaitu Go-ride, car, food, bluebird, So-send, pulsa, win, shop, Go-Martgo-tix, Go-box, Go-massage, Go-clean, Go-glam, Go-med, Gobus.

a. Visi

PT. Gojek Indonesia membantu memperbaiki struktur transportasidi Indonesia, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakankegiatan sehari-hari seperti pengiriman dokumen, belanja harian denganmenggunakan jasa kurir, serta turut mensejahterakan kehidupan tukang ojek diIndonesia.

b. Misi

PT. Gojek Indonesia adalah sebagai berikut:

- Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola struktur transportasiyang baik dengan menggunakan kemajuan teknologi.

- Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepadapelanggan.

- Membuka lapangan kerja selebar-lebarnya bagi masyarakat Indonesia

- Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan dansosial.

- Menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak yang terkait dengan usahaojek online.

2. Profil Sejarah Unismuh

Universitas Muhammadiyah Makassar didirikan sejak tahun 1963, dalam perjalanannya Universitas Muhammadiyah Makassar telah menghasikan lulusan/alumni sebanyak 45.980 Orang (Desember 2016) dari berbegai disiplin ilmu dan telah terserap dalam berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta.

Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang mengembangkan dan mengusahakan lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas pada jenjang pendidikan diplomat (D3), strata satu (S1), strata dua (S2) dan starata tiga (S3) didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai Universitas Muhammadiyah Makassar telah membuktikan diri sebagai pencetak Sumber Daya Manusia yang handal baik dalam skala lokal maupun nasional.

Sebagai dasar dibukanya Program Studi Manajemen di Universitas Muhammadiyah Makassar, dengan Nomor SK Pendirian 528/DIKTI//Kep/1993 yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi oleh BambangSuhenro pada tanggal 11 September 1993 dengan Nomor SK Operasional : 528/DIKTI//Kep/1993 untuk menyelenggarakan Program Studi Manajemen program sarjana pada Universitas Muhammadiyah Makassar.

3. Visi, Misi, Dan Tujuan a. Visi:

“Menjadi Program Studi yang Islami, Unggul, Terpercaya, Profesional dan Berjiwa Entrepreneurship Pada Tahun 2024 di Kawasan Timur Indonesia”.

b. Misi

1. Menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran dalam bidang ilmu manajemen SDM, keuangan, dan pemasaran yang berbasis kompetensi dan dilandasi dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

2. Menyelenggarakan, Mengaplikasikan dan menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu manajemen SDM, keuangan, dan pemasaran.

3. Menyelenggarakan, Mengaplikasikan dan menyebarluaskan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu manajemen SDM, keuangan, dan pemasaran.

4. Mengintegrasikan wawasan keilmuan, keislaman dan kemuhammadiyahan dalam proses pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

c. Tujuan

1. Menghasilkan Sarjana Manajemen Islami yang memiliki pengetahuan dan kemampuan akademik dan manajerial yang berdaya saing tinggi.

2. Menghasilkan Sarjana Manajemen Islami yang memiliki kemampuan mengamati, menganalisis, dan mengaplikasikan ilmu manajemen secara holistik.

3. Menghasilkan Sarjana Manajemen Islami yang mampu mengimplementasikan ilmu manajemen dan memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia usaha dan pasar kerja.

4. Menghasilkan entrepreneur yangtangguh dan mampu berkompetisi dalam dunia usaha.

4. Struktur Organisasi

Wakil Dekan IV : SulaemanMasnan, S.Pdi., M. Pdi.

Ketua Prodi MAN : Muh. Nur R, SE.,MM.

Sekretaris Prodi MAN : Nasrullah, SE.,MM

b. Nama-Nama Dosen Program Studi Manajemen

1 Prof. Dr. H. Abdul Rahman, 6 Dr. Buyung Romadhoni,SE,M.Si 23 Nurlina, SE,MM 7 Dr. Andi Mappatompo, SE,MM 24 Aulia, S.IP, MM

8 Dr. Edi Jusriadi, SE, MM 25 Syarthini Indrayani, SE, M.Si 9 Muh. Nur R, SE,MM 26 Muh. Nur Abdi, SE,MM 10 M. Hidayat, SE,MM 27 Nasrullah, SE,MM 11 Samsul Rizal, SE,MM 28 Sitti Nurbaya, S.Pd,MM

12 Moh. Aris Pasigai, SE,MM 29 Amelia Resky Septiani,SE,MM 13 Abdul Muttalib, SE,MM 30 Zalkha Soraya, SE,MM

14 Asri Jaya, SE,MM 31 Andi Risfan Rizaldi, SE,MM 15 Syafaruddin, SE,MM 32 Firman Syah, SE, MM 16 Drs. H. Sultan Sarda,MM 33 A. Tenri Syahriani, S.Pd,MM 17 Drs. Asdi,MM 34 Ir. Muhammad Akib,MM

5. Pendidikan atau mata kuliah a. Capaian Pembelajaran Prodi

Capaian pembelajaran Program Studi Manajemenadalah sebagai berikut:

1. Untuk mengasilkan kualifikasi profesional dalam bidang Manajemen harus mampu melakukukan:

a. Menguasai karakter mahasiswa

b. Mengetahui kemampuan akademik mahasiswa

c. Melakukan pengembangan kurikulum sesuai dengan kebutuhan pengguna

d. Melakukan pengembangan potensi mahasiswa

e. Melakukan penilaian dan evaluasi pembelajaran setiap semester f. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan

kebudayaan nasional

g. Bersikap inklusif, bertindak objektif serta tidak diskrimininatif h. Penguasaan materi, struktur, konsep ilmu Manajemen

danprogram studi manajemen serta pola pikir keilmuan yang mendukung mata kuliah yang diampuh

i. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif 2. Untuk menjadi peneliti ilmu manajemen dan program studi

manajemenharus mampu:

a. Menguasai metodologi penelitian bidang ilmu manajemen dan program studi manajemen serta mempunyai kesanggupan melakukan penelitian

b. Menguasai grand teori dalam bidang ilmu manajemen dan program studi manajemen

c. Menyajikan hasil penelitian berdasarkan fakta

b. Capaian Pembelajaran Perkuliahan

Capaian pembelajaran perkuliahan Program Studi Manajemen adalah sebagai berikut

1. Sikap. Memiliki perilaku yang baik dan bertanggungjawab yang tercermin dalam kehidupan spritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.

2. Pengetahuan. Memiliki pengetahuan ilmu manajemen dan program studi manajemenyang sesuai dengan kebutuhan pengguna yang diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.

3. Keterampilan. Memiliki keterampilan yang diperolah melalui pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran. Unsur keterampilan dibagi menjadi dua yaitu keterampilan umum dan keterampilan khusus yang diartikan sebagai berikut:

a. Keterampilan Umum. Memiliki keterampilan umum dalam bidang ilmu manajemen dan program studi manajemen bisnis,entrepreneurship dan Al Islam Kemuhammadiyahan.

b. Keterampilan Khusus. Memiliki keterampilan khusus dalam bidang sumber daya manusia, keuangan dan pemasaran.

6. Letak dan kondisi geografis

Kondisi geografis Kota Makassar terletak antara 119°24‟17‟38”

BujurTimur dan 5°8‟6‟19” Lintang Selatan yang berbatasan dengan:

Berdasarkan segi kependudukan, Kota Makassar pada tahun 2015jumlah penduduknya mencapai 1.449.400 jiwa yang terdiri dari laki-laki699,200 dan perempuan 750.200 jiwa, yang terbesar di 14 kecamatan dan143 kelurahan dengan sex ratio 97,57 dengan luas wilayah 175,77 perkm2.Secara administrasi Kota Makassar terbagi atas 14 kecamatan dan 142kelurahan dengan 885 RW dan 4446 RT. Ketinggian Kota Makassar bervariasiantara 0 - 25 meter dari permukaan laut, dengan suhu udara antara 20° Csampai dengan 32° C. Kota Makassar diapit dua buah sungai yaitu: Sungai Talloyang bermuara disebelah utara kota dan Sungai Jeneberang bermuara padabagian selatan kota. Untuk dapat melihat luas wilayah dan persentase terhadapluas wilayah masing-masing kecamatan di Kota Makassar memiliki wilayah palingluas adalah Kecamatan Biringkanaya dengan luas area adalah 48,22 km2 atau27,43 persen dari luas Kota Makassar.

Berikutnya adalah KecamatanTamalanrea dengan luas wilayah sebesar 31,84 km2 atau 18,11 persen dari luasKota Makassar dan yang menempati urutan ketiga adalah Kecamatan Manggala24,14 km2 atau 13,73 persen dari luas Kota Makassar. Kecamatan yang memilikiluas wilayah paling kecil adalah Kecamatan Mariso dengan luas wilayah sebesar1.82 km2 atau 1,04

persen dari luas Kota Makassar. Disusul Kecamatan Wajoterkecil kedua sebesar 1,99 km2 atau 1,13 persen dari luas Kota Makassar danKecamatan Bontoala terkecil ketiga dengan luas wilayah sebesar 2,10 km2 atau1,19 persen dari luas Kota Makassar.

7. Penduduk

Populasi dan penyebaran penduduk suatu daerah sangat mempengaruh i ketersediaan akan sumberdaya manusia yang iberdayakan dalam upaya pertumbuhan ekonomi dan pembangunannya, tidak terkecuali kota Makassar sebagai Ibu kota propinsi Sulawesi Selatan yang secara geografis juga berada pada posisi strategis sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia yangberimplikasi pada derasnya arus urbanisasi maupun migrasi masuk darikabupaten, kota maupun propinsi lainnya. Penduduk Kota Makassar tahun 2014tercatat sebanyak 1.429.242 jiwa.

Berdasarkan data penyebaran penduduk Kota Makassar dirinci menurut kecamatan, menunjukkan bahwa penduduk masih terkonsentrasidi wilayah Kecamatan Biringkanaya, yaitu sebanyak 190.829 atau sekitar 13,35perse n dari total penduduk, disusul Kecamatan Tamalate sebanyak 186.921 jiwa(13,08 persen). Kecamatan Rappocini sebanyak 160.499 jiwa (11,23 persen) danyang terendah adalah Kecamatan Ujung Pandang sebanyak 28.053 jiwa (1,96persen), Provinsi Ibu Kota Makassar tersebut memiliki luas 46 Ribu Km persegi dengan kepadatan penduduk sebesar 192 per Km persegi, jumlah kepala keluarga sebanyak 2 juta dengan jumlah Rata-rata anggota keluarga tiga orang.

B. Gojek Menimbulkan Kesenjangan Sosial

Seiring dengan kemajuannya, kehadiran Gojek Indonesia banyak diprotes oleh para ojek pangkalan dan taksi lokal. Perselisihan sering terjadi, terutama pihak ojek pangkalan sangat menunjukkan sikap anti hingga memblokir jalan dan melarang Gojek untuk masuk ke daerah kekuasaan mereka. Demo melawan Gojek sering dilakukan oleh mereka karena merasa bahwa penghasilan mereka berkurang dan semua penumpang beralih ke Gojek.

Ini semua merupakan persaingan yang tidak sehat, sering kali para tukang ojek melampiaskan kekesalan mereka dengan merusak kantor Gojek, dan mencegat dan menghajar mereka, hingga pembunuhan pernah terjadi kepada seorang Driver Gojek.

Meskipun demikian, jumlah orang yang melamar sebagai driver tetap tidak berkurang, demikian juga dengan penggunanya yang terus bertambah setiap hari. Tentu saja pengguna lebih memilih menggunakan Gojek dibandingkan dengan Ojek pangkalan atau taksi lokal yang harganya terlampau terlalu jauh.

Hal ini perlu penanganan yang serius dari pemerintah agar tidak terjadi lagi bentrokan antara kedua belah pihak.

1. Gojek Melanggar Peraturan Pemerintah

Pendapat yang satu ini memang agak subyektif dan yang terus menekankan hal ini adalah 'pihak yang tersakiti' yang telah disebutkan sebelumnya, seperti ojek pangkalan, supir angkot, dan taksi konvesional.Memang pemerintah tidak memiliki undang-undang, karena undang undang transportasi masih bisa dibilang ketinggalan jaman dan belum mengatur tentang transportasi online. Maka dari itu, para oknum

yang tersakiti tersebut mengatakan bahwa Gojek dan ojek aplikasi lainnya tidak boleh beroperasi.

Namun dunia ini berkembang setiap hari dan teknologi tidak dapat ditahan, dan tanpa kita sadari ojek aplikasi/online sudah tidak dapat dilepaskan dari kehidupan kita sehari-hari.Maka satu-satunya jalan yang bisa ditempuh adalah menyesuaikan peraturan dan menertibkan agar Driver Gojek berbasis aplikasi tidak terlalu membludak. Beberapa daerah seperti makassar berhasil mengatur dan mengarahkan para Ojek pangkalan untuk bergabung dengan Gojek, karena mereka menyadari bahwa sebuah daerah akan maju dengan pesat apabila memiliki transportasi yang mudah.

2. Adanya Aplikasi Gojek di Kota Makassar

Gojek Indonesia memang telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi ribuan masyarakat Indonesia dengan penghasilan yang lumayan. Banyak mahasiswa yang ikut bergabung dengan Gojek, bahkan ibu rumah tangga banyak yang turut serta untuk menambah uang belanja. Supir angkot, taksi, dan ojek pangkalan bisa terus berdemo sesuka hati mereka, Tapi apakah hal itu akan membuat penumpang kembali kepada mereka.

Para penumpang yang telah merasakan kenyamanan Gojek dan transportasi online lainnya pasti tidak akan mau kembali, kecuali mungkin pada saat-saat terdesak. Mereka tetap tidak akan menjadi pilihan utama.Untuk ke depannya, semoga Gojek Indonesia dan pemerintah dapat bekerja sama dalam mencari solusi dan jalan keluar yang lebih baik untuk menciptakan kedamaian dan kenyamanan bersama.

C. Hasil Penelitian

1. Indiator dalam memenuhi pelayanan terhadap kepuasan konsumen Berdasarkan hasil penelitian ada lima indikator dalam memenuhi kebutuhan pelayanan jasa transportasi diantaranya :

a. kebutuhan pelayanan di Kota Makassar

Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar merupakan bagian kota penting di timur Indonesia dan sebagai nadi perekonomian Indonesia.Alat transportasi Ojol seperti halnya Gojek tidak mau ketiggalan menjadi bagian penting dari Kota penuh sejarah yang kini di huni 1,5 juta penduduk ini.

Dengan Gojek kamu bisa berpetualang bersama tentunya dengan serangkaian layanan terbaik yang akan membuat hidupmu jadi lebih mudah. Cakupan wilayah layanan Gojek Makassar juga mencakup Palopo, 350 kilometer utara dari Makassar, di Makassar sendiri telah tersedia hampir 20 layanan yang hingga kini terus berkembang.

Bersama dengan kemudahan yang di tawarkan Gojek di Makassar, hari- harimu di jamin anti ribet, cuaca Makassar boleh panas tapi hidup kan harus terus tancap gas mau sampai tujuan dengan cepat keberbagai pusat perbelanjaan di seantero Makassar. Biar mobilitas tinggi kamu tetap hemat energi, dan tentunya sangat mudah untuk menjalankan aktifitas sehari-hari tidak ada yang tidak bisa karena semua Pastiadajalan.

Peneliti kemudian bertanya kepada Penumpang Menurut anda, Apa kah aplikasi Gojek memenuhi kebutuhan pelayanan kepada masyarakat di KotaMakassar ?informan menjawab :

1. Penelitian Pertama

“Menurut saya Gojek sangat memenuhi dan sangat membantu kebutuhan pelayanan masyarakat di Kota Makassar, karena seperti yang kita tahu di Kota Makassar itu sangat padat dan memerlukan transportasi yang tepat dan terpercaya”.( A.M tanggal 02Oktoberr

“Menurut saya Gojek sangat memenuhi dan sangat membantu kebutuhan pelayanan masyarakat di Kota Makassar, karena seperti yang kita tahu di Kota Makassar itu sangat padat dan memerlukan transportasi yang tepat dan terpercaya”.( A.M tanggal 02Oktoberr

Dokumen terkait