BAB VII.
Parameter BOD Biological Oxygen Demand
Hasil perhitungan penurunan beban cencemar BOD menurut beban sektoral selengkapnya disajikan dalam Tabel 7.1.
Tabel 7. 1 Rekapitulasi Penurunan Beban Pencemaran BOD di Sungai Cikaranggelam
Segmen
Beban Pencemaran BOD
Eksisting (kg/hari)
Daya Tampung Beban Pencemaran
BOD (kg/hari)
Penurunan Beban
Pencemaran Persentase
1 736 334 402 55%
2 683 298 385 56%
3 7.318 996 6.322 86%
4 11.664 1.508 10.156 87%
Total 20.401 3.136 17.265 85%
Berdasarkan Tabel 7.1. secara keseluruhan beban pencemaran parameter BOD eksisting sudah melebihi daya tampung beban pencemaran (DTBP) sebesar 17.265,00 Kg/hari (85%). Distribusi beban pencemaran per segmen memperlihatkan bahwa segmen 3 dan segmen 4 mempunyai kelebihan beban yang besar yaitu rata-rata sebesar 87%.
Artinya sungai Cikaranggelam sudah tidak mempunyai ruang untuk menerima beban pencemar yang masuk dari konsentrasi parameter BOD sebesar persentase tersebut.
Sehingga diperlukan usaha penurunan beban pencemar yang masuk ke sungai Cikaranggelam sebesar persentase tersebut.
Hasil inventarisasi dan identifikasi di Daerah Aliran Sungai Cikaranggelam untuk parameter BOD memperlihatkan kontribusi sumber pencemar sebagai berikut: industri sebesar 60%, domestik 30%, pertanian 6% dan lahan terbangun 4%.
Berdasarkan model kualitas air diperoleh nilai total daya tampung beban pencemar sebesar 3.136,00 kg/hari. Secara keseluruhan distribusi alokasi beban pencemar berdasarkan distribusi persentase hasil inventarisasi diperoleh daya tampung beban pencemar dengan alokasi untuk industri sebesar 24%, rumah tangga sebesar 43%, dan alokasi untuk pertanian sebesar 24%.
Rincian daya tampung beban pencemar untuk parameter BOD sebesar 3.136,00 kg/hari menurut sektor pada setiap segmen sungai Cikaranggelam selengkapnya disajikan pada Tabel berikut.
Tabel 7. 2. Daya tampung beban pencemaran BOD di Sungai Cikaranggelam
Industri Lahan Terbangun
Rumah
Tangga Peternakan Pertanian Sampah
1 3,80 39,44 226,75 5,80 55,34 2,88 334,00 2 1,01 35,03 241,22 - 17,67 3,06 298,00 3 762,10 19,82 186,91 0,04 24,77 2,37 996,00 4 - 145,91 702,76 8,40 642,01 8,92 1.508,00 Total 766,91 240,19 1.357,64 14,24 739,78 17,23 3.136,00 Segmen
Alokasi Beban Pencemar BOD Menurut Sektor (kg/hari) Daya Tampung Beban Pencemaran
(Kg/hari)
Berdasarkan model kualitas air diperoleh hasil total beban pencemar eksisting adalah sebesar 20.401,00 kg/hari sedangkan daya tampung beban pencemar sebesar 3.136,00 kg/hari. sehingga diperoleh hasil alokasi beban pencemar sebesar 17.265,00 kg/hari. Sehingga target penurunan beban pencemar merupakan kebijakan yang strategis sebagai upaya pemulihan kualitas air. Nilai target penurunan beban pencemar BOD eksisting berdasarkan distribusi persentase hasil inventarisasi diperoleh beban pencemar untuk sektor industri sebesar 28% dari target penurunan beban pencemar BOD, untuk rumah tangga sebesar 38% dan pertanian sebesar 27%. Target penurunan beban pencemar diatas diharapkan dapat menjadikan kualitas air sungai memenuhi status mutu air kelas II. Rincian target penurunan beban pencemar BOD sebesar 17.265,00 kg/hari untuk setiap segmen selengkapnya disajikan pada Tabel berikut.
Tabel 7. 3. Penurunan Beban Pencemaran BOD air di Sungai Cikaranggelam
Namun demikian mengingat daya tampung beban pencemar dengan mutu air kelas II sudah terlampaui, maka alokasi beban pencemar BOD tersebut hanya dapat diaplikasikan apabila target penurunan beban dapat dilaksanakan dengan pencapaian mutu air kelas II. Dalam pengelolaan kualitas air peran parameter kunci sangat penting, menurut pernyataan beberapa ahli apabila pengelolaan beban pencemar dari paramete BOD dapat teratasi maka parameter-parameter yang lain pada umumnya akan cenderung mengikuti.
Parameter COD (ChemicalOxygenDemand)
Rekapitulasi beban pencemar COD yang akan digunakan untuk penetapan alokasi beban pencemaran menurut beban sektoral dengan dasar hasil perhitungan daya tampung beban pencemarannya, selengkapnya disajikan dalam Tabel 7.4.
Tabel 7. 4 Rekapitulasi Penurunan Beban Pencemaran COD di Sungai Cikaranggelam
Segmen
Beban Pencemaran COD Eksisting
(kg/hari)
Daya Tampung Beban Pencemaran
COD (kg/hari)
Penurunan Beban Pencemaran
Persentase
1 5.618 1.849 3.769 67%
2 3.459 432 3.027 88%
3 17.958 7.160 10.798 60%
4 12.960 7.128 5.832 45%
Total 39.995 16.569 23.426 59%
Lahan Terbangun
Rumah
Tangga Peternakan Pertanian Sampah
1 47,46 272,92 6,98 66,60 3,46 402,00 2 45,26 311,64 - 22,83 3,95 385,00 3 125,78 1.186,37 0,26 157,20 15,06 6.322,00 4 982,66 4.732,92 56,59 4.323,77 60,06 10.156,00 Total 1.201,16 6.503,85 63,83 4.570,41 82,53 17.265,00 Segmen
Penurunan Beban Pencemar BOD Eksisting Menurut Sektor (kg/hari) Penurunan Beban Pencemaran
(Kg/hari)
Berdasarkan model kualitas air diperoleh juga nilai total daya tampung beban pencemar COD sebesar 16.569,00 kg/hari, sehingga secara keseluruhan alokasi beban pencemar berdasarkan distribusi persentase hasil inventarisasi diperoleh daya tampung beban pencemar untuk industri 39%, rumah tangga 32%, alokasi beban pencemar pertanian sebasar 22%. Rincian distribusi daya tampung beban pencemar parameter COD pada setiap segmen disajikan pada Tabel berikut.
Tabel 7. 5. Daya tampung beban pencemaran COD di Sungai Cikaranggelam
Berdasarkan model kualitas air diperoleh hasil total beban pencemar eksisting COD adalah sebesar 39.995,00 kg/hari sedangkan daya tampung beban pencemar sebesar 16.569,00 kg/hari. Sehingga diperoleh hasil alokasi beban pencemar sebesar - 23.426,00 kg/hari atau (59%). Secara keseluruhan target penurunan beban pencemar merupakan kenijakan yang strategis untuk mengembalikan dan pemulihan kapasitas daya tampung beban pencemarannya. Nilai target penurunan beban pencemaran berdasarkan distribusi persentase hasil inventarisasi diperoleh beban pencemar untuk rumah tangga sebesar 34%, untuk target penurunan sektor pertanian 10%. Target penurunan beban pencemar diatas diharapkan dapat menjadikan kualitas air sungai memenuhi pencapaian mutu air kelas II. Rincian target penurunan beban pencemar COD sebesar 16.569,00 kg/hari untuk setiap segmen selengkapnya disajikan pada Tabel berikut.
Tabel 7. 6 Penurunan Beban Pencemaran COD air di Sungai Cikaranggelam
Menurut kondisi eksisting sungai Cikaranggelam Kabupaten Karawang mempunyai target penurunan beban pencemar COD sebesar 59%. Nilai target penurunan beban pencemar di segmem 3 diperoleh sebesar 60%.
Industri Lahan Terbangun
Rumah
Tangga Peternakan Pertanian Sampah
1 29,11 227,74 1.200,40 56,94 319,57 15,23 1.849,00 2 4,97 54,08 341,33 - 27,28 4,33 432,00 3 6.374,16 71,38 617,16 0,25 89,21 7,83 7.160,00 4 - 715,30 3.158,09 67,17 3.147,36 40,08 7.128,00 Total 6.408,25 1.068,50 5.316,99 124,36 3.583,43 67,47 16.569,00 Segmen
Alokasi Beban Pencemar COD Menurut Sektor (kg/hari) Daya Tampung Beban Pencemaran
(Kg/hari)
Lahan Terbangun
Rumah
Tangga Peternakan Pertanian Sampah
1 464,23 2.446,90 116,06 651,42 31,05 3.769,00 2 378,92 2.391,72 - 191,16 30,35 3.027,00 3 107,65 930,75 0,37 134,54 11,81 10.798,00 4 585,25 2.583,89 54,96 2.575,11 32,79 5.832,00 Total 1.536,05 8.353,25 171,39 3.552,23 106,00 23.426,00 Segmen
Penurunan Beban Pencemar COD Menurut Sektor (kg/hari) Penurunan Beban Pencemaran
(Kg/hari)
Parameter TSS (Total suspended solid)
Rekapitulasi beban pencemar TSS yang akan digunakan untuk penetapan alokasi beban pencemaran menurut beban sektoral dengan dasar hasil perhitungan daya tampung beban pencemarannya, selengkapnya disajikan dalam Tabel 7.7.
Tabel 7. 7 Rekapitulasi Penurunan Beban Pencemaran TSS di Sungai Cikaranggelam
Segmen
Beban Pencemaran TSS Eksisting (kg/hari)
Daya Tampung Beban Pencemaran
TSS (kg/hari)
Penurunan Beban Pencemaran
Persentase
1 3.024 2.404 620 21%
2 8.655 1.728 6.927 80%
3 19.310 9.752 9.558 49%
4 15.120 4.104 11.016 73%
Total 46.109 17.988 28.121 61%
Berdasarkan model kualitas air diperoleh total beban pencemaran TSS eksisting sebesar 46.109,00 kg/hari sedangkan nilai total daya tampung beban pencemar sebesar 17.988,00 kg/hari, dengan demikian diperlukan penurunan beban pencemaran agar kondisi beban pencemaran sungai sesuai dengan daya tampung beban pencemarannya. Secara keseluruhan alokasi beban pencemar berdasarkan distribusi persentase hasil inventarisasi diperoleh daya tampung beban pencemar untuk industri sebesar 48%, sektor rumah tangga sebesar 51%, dan alokasi beban pencemar lainnya yaitu sampah sebesar 1%. Rincian daya tampung beban pencemar TSS sebesar 17.988,00 kg/hari pada setiap segmen sungai Cikaranggelam disajikan pada Tabel 7.8.
Tabel 7. 8 Daya Tampung beban pencemaran TSS air di Sungai Cikaranggelam
Industri Lahan Terbangun
Rumah
Tangga Peternakan Pertanian Sampah
1 123,29 2.249,75 2,42 28,55 2.404,00 2 8,21 1.697,90 0,33 21,55 1.728,00 3 8.555,81 1.180,83 0,38 14,98 9.752,00 4 - - 4.044,61 - 8,07 51,33 4.104,00 Total 8.687,31 9.173,09 11,20 116,41 17.988,0 Segmen
Alokasi Beban Pencemar TSS Menurut Sektor (kg/hari) Daya Tampung Beban Pencemaran
(Kg/hari)
Menurut kondisi eksisting sungai Cikaranggelam Kabupaten Karawang mempunyai target penurunan beban pencemar TSS sebesar 61%. Berdasarkan model kualitas air diperoleh hasil total beban pencemar eksisting adalah sebesar 46.109,00 kg/hari sedangkan daya tampung beban pencemar sebesar 17.988,00 kg/hari.
sehingga diperoleh hasil alokasi beban pencemar sebesar 28.121,00 kg/hari. Kebijakan untuk penurunan beban pencemar menjadi target pilihan untuk pemulihan kualitas air.
Nilai target penurunan beban pencemar berdasarkan distribusi persentase hasil inventarisasi diperoleh beban pencemar tertiggi yaitu rumah tangga sebesar 69%.
Target penurunan beban pencemar diatas diharapkan dapat menjadikan kualitas air sungai memenuhi status mutu air kelas II. Rincian target penurunan beban parameter TSS sebesar 28.121,00 kg/hari pada setiap segmen selengkapnya disajikan pada Tabel 7.9.
Tabel 7. 9 Penurunan Beban Pencemaran TSS di Sungai Cikaranggelam
Beban pencemar eksisting di sungai Cikaranggelam semua telah melewati nilai daya tampung beban pencemaran dari yang seharusnya diperbolehkan masuk ke sungai.
Kesimpulan awalnya bahwa parameter BOD, COD maupun TSS konsentrasinya cenderung meningkat di setiap segmen. Untuk parameter BOD konsentrasi mengalami peningkatan, dan untuk parameter COD dan TSS prilaku menunjukkan peningkatan secara fluktuatif.
Pada segmen 3 terjadi peningkatan beban pencemar karena pembuangan limbah cair perusahaan di segmen 2 terakumulasi di segmen 3. Di segmen 3 terdapat beberapa perusahaan yang membuang konsentrasi yang melebihi baku mutu sehingga sungai tidak megalami self purification.
Sebagai catatan penting yang perlu digarisbawahi adalah mengingat daya tampung beban pencemaran (untuk parameter BOD, COD dan TSS) dengan status mutu air kelas II saat ini sudah terlampaui, distribusi alokasi beban pencemaran yang ditentukan berdasarkan kapasitas daya tampung beban pencemaran (untuk parameter BOD, COD dan TSS) tersebut hanya dapat diterapkan apabila program target penurunan beban pencemaran telah tercapai dengan kondisi mutu air kelas II.
Sebagai strategi dan intervensi dalam upaya penurunan beban pencemaran sektoral dominan,
1. Penurunan beban untuk sektor industri, dapat dilakukan dengan optimalisasi IPAL, penerapan produksi bersih, penerapan daur ulang limbah.
2. Industri yang belum mempunyai IPAL mandiri, diperlukan pengawasan secara terbina.
Pembangunan IPAL dalam kawasan dapat diimplementasikan apabila hal tersebut lebih memadahi.
3. Industri membuang air limbah melebihi baku mutu, diperlukan pengawasan secara berkelanjutan. Penerapan daur ulang limbah, dan penerapan izin pembuangan limbah cair berbasis alokasi beban pencemaran menjadi instrument kebijakan teknis dan administrasi yang dapat diberlakukan.
4. Pengelolaan (penurunan) beban pencemaran yang berasal dari sektor domestik rumah tangga dapat menerapkan techcnic engineering dengan cara pembangunan dan penyediaan instalasi pengolahan air limbah rumah tangga sesuai dengan tingkat kepadatan penduduknya, dalam penerapannya 1 unit IPAL dapat melayani 50 KK.
5. Pelaksanaan penegakan hukum dinilai penting dalam mendukung penerapan pengendalian pencemaranm air berbasis daya tampung beban pencemaran.
6. Penerapan pengawasan dan pembinaan terkoordinasi lintas instansi menjadi suatu tuntutan.
Lahan Terbangun
Rumah
Tangga Peternakan Pertanian Sampah
1 580,22 0,62 7,36 620,00
2 6.806,36 1,34 86,37 6.927,00
3 1.157,34 0,37 14,69 9.558,00
4 - 10.856,58 - 21,65 137,77 11.016,00
Total 19.400,49 23,99 246,19 28.121,00
Segmen
Penurunan Beban Pencemar TSS Menurut Sektor (kg/hari)
Penurunan Beban Pencemaran (Kg/hari)