Ruang Lingkup Pembelajaran
B. Penilaian Keterampilan
7. Pengemasan dan Pengiriman
Gambar.4.7
Pengepakan pesanan batik (Dokumen Kemendikbud)
Tidak berhenti sampai pada pembuatan karya saja, para siswa harus diberi pengertian bahwa pengontrolan karya harus tetap dilakukan pada saat pengemasan barang dan jumlah barang pesanan yang akan dikirim.
Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan
· Guru mengondisikan peserta didik untuk memulai pembelajaran dengan diawali berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik.
· Salah satu peserta didik diminta untuk mengabsen temannya.
· Guru menyampaikan materi secara garis besar yaitu maksud dan tujuan mengontrol sebuah proses pembuatan sebuah barang produksi terutama barang pesanan.
· Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran.
· Guru menyampaikan cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti Ayo Membaca
Pada kegiatan Ayo Membaca peserta didik diarahkan untuk membaca teks pada buku siswa tentang mengontrol sebuah proses pembuatan barang produksi. Diharapkan peserta didik mampu memahami secara sepintas deskripsi tentang mengontrol sebuah proses pembuatan sebuah barang produksi
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan membaca teks tentang mengontrol sebuah proses pembuatan sebuah barang produksi
· Guru memberikan penjelasan terkait isi bacaan sambil menunjukkan gambar aktivitas seseorang yang sedang mengontrol sebuah proses pembuatan sebuah barang produksi
· Guru secara singkat memberikan gambaran tentang tahapan mengontrol sebuah proses pembuatan sebuah barang produksi berupa karya batik.
Ayo Menanya
Pada kegiatan Ayo Menanya peserta didik diarahkan untuk bertanya setelah membaca teks bacaan pada buku siswa tentang aktivitas mengontrol sebuah proses pembuatan sebuah barang produksi.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk menyampaikan pertanyaan terkait teks bacaan pada buku siswa yaitu aktivitas mengontrol sebuah proses pembuatan sebuah barang produksi.
· Guru memberikan penjelasan terkait pertanyaan siswa.
· Guru memberikan pernyataan yang mungkin tidak dimengerti peserta didik untuk memancing pertanyaan.
· Peserta didik menyampaikan petanyaan untuk dipecahkan bersama- sama.
· Peserta didik menulis pertanyaan dan jawaban pada buku catatan.
Ayo Mencermati
Pada kegiatan Ayo Mencermati peserta didik diarahkan untuk mencermati sebuah catatan yang menggambarkan apa saja yang harus dicatat dalam oleh seorang yang mendapatkan sebuah pesanan batik.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk gambar yang berisikan catatan untuk pesanan dari seorang pemesan produk batik.
· Guru memberikan penjelasan tentang isi dari catatan pesanan tersebut.
· Peserta didik menyampaikan petanyaan dari hasil mencermati gambar bila ada hal yang belum dipahami.
· Peserta didik menulis pertanyaan dan jawaban pada buku catatan.
Ayo Berdiskusi
Pada kegiatan Ayo Berdiskusi peserta didik diarahkan untuk berdiskusi dengan teman-temanny. Pada gambar catatan pesanan yang ditunjukkan pada buku siswa ada beberapa nomer (4, 5 dan 6) dikosongkan dengan sengaja untuk tema diskusi. Dalam diskusi ini para siswa diarahkan untuk bisa menentukan hal-hall lain yang harus dicatat pada sebuah catatan pesanan batik selain yang sudah disebutkan di nomor atasnya (1, 2 dan 3) diatasnya.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk mencari solusi tentang hal-hal terkait yang harus dituliskan dalam catatan pesanan batik.
· Peserta didik memberikan pendapatnya masing-masing, teman yang lain menanggapi sehingga tercipta suasana diskusi.
· Guru membantu membuat kesimpulan dan peserta didik mengisikan hasil diskusi pada kolom yang kosong.
Kegiatan Penutup
Ayo Mengulas Kembali
Pada kegiatan Ayo Mengulas Kembali ini, guru bertanya kembali tentang materi yang telah dipelajari dan kesulitan yang dialami dari materi
yang telah dipelajari, dengan harapan peserta didik memahami tentang semua materi yang telah disampaikan.
Langkah-langkah pembelajaran
· Peserta didik diminta untuk menceritakan materi yang telah dipelajari.
· Peserta didik dan guru membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari
· Guru bertanya tentang materi yang telah dipelajari.
· Guru bertanya tentang manfaat dari mempelari materi untuk kehidupan sehari-hari.
· Guru bertanya tentang materi yang dianggap sulit oleh peserta didik.
· Peserta didik diminta untuk mengulangi apa yang telah dipelajari di rumah.
· Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa.
Kerjasama dengan Orangtua
Pada kegiatan ini, peserta didik diminta bekerja sama dengan orangtua untuk menceritakan materi pelajaran yang diterima disekolah.
Diharapkan orangtua mampu membimbing siswa untuk membuat rangkuman materi pelajaran.
Peserta didik juga diminta berinteraksi dengan orang tua. Peserta didik meminjam 5 baju batik ayah dan ibu, kemudian mengisi data pada lembar kerja siswa sebagai berikut:
BAJU AYAH Baju 1 Baju 2 Baju 3 Baju 4 Baju 5
Warna baju Hijau Hitam Lengan Baju Pendek Panjang Kantung/Saku Ada/1 Ada/2
Motif Baju Parang Truntum
BAJU IBU Baju 1 Baju 2 Baju 3 Baju 4 Baju 5
Warna baju Kuning Hitam
Lengan Baju Pendek Panjang Kantung/Saku Ada/2 Tidak ada
Motif Baju Tunbuhan Bunga
Langkah-langkah pembelajaran:
· Peserta didik menceriterakan materi pelajaran di kelas kepada orangtua.
· Peserta didik meminjam 5 baju batik ayah dan ibu kemudian bekerjasama dengan orangtua mengisi lembar kerja siswa.
· Peserta didik mencatat tambahan pendapat, informasi dan pengalaman dari orangtua untuk disampaikan kepada guru.
Penilaian:
A. Penilaian Pengetahuan
1. Teknik penilaian : tes tulis
2. Bentuk : Jawaban singkat 3. Skor maksimal : 100
Soal :
Isilah titik-titik pada soal dengan jawaban yang tepat!
1. Sebutkan maksud dari pengontrolan pembuatan karya/barang produksi!
2. Sebutkan satu contoh aktivitas dalam mengontrol pembuatan karya batik pesanan!
3. Sebutkan akibat bila kita kurang mengontrol proses pembuatan batik pesanan!
4. Sebutkan satu contoh kesalahan dalam mengontrol karya batik pesanan!
5. Pengontrolan karya pesanan tidak sebatas pada produksi. Sebutkan contohnya!
KUNCI JAWABAN:
1. Agar hasil yang dikerjakan sesuai yang diharapkan.
2. Alternatif jawaban:
· Menggambar pola dengan motif sesuai pesanan
· Mencating sesuai pola yang digambar
· Mewarnai motif batik sesuai dengan catatan pesanan 3. Alternatif jawaban:
· Pembeli kurang puas dengan hasil kerja kita
· Barang dikembalikan, kita menjadi rugi
· Hilangnya kesempatan barang terbeli 4. Alternatif jawaban:
· Motif batik tidak sesuai yang dipesan pembeli
· Pencantingan tidak tembus, sehingga garis motif batik hilang 5. Alternatif jawaban:
· Menghitung jumlah pesanan dengan tepat
· Membungkus dengan rapi dan aman agar barang tidak terkena kotoran
· Mengontrol proses produksi agar selesai tepat waktu.
Score penilaian:
Nilai akhir : jumlah soal dengan jawaban benar x 20
Remidial (Pengulangan)
Remidial ditujukan kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditentukan. Remidial dilakukan dengan cara memberikan pembelajaran melalui penggunaan media dan metode yang lebih tepat, atau dengan memberikan tugas yang dapat meningkatkan penguasaan materi yang diajarkan.
Langkah-langkah kegiatan:
1. Guru menentukan peserta didik dan materi yang akan diajarkan ulang.
2. Guru merekap kekurangan penyerapan materi dari peserta didik.
3. Guru menentukan waktu pelaksanaan dan tindakan yang akan dilakukan pada program remedial.
4. Guru mencatat hasil kemampuan siswa setelah program remedial.
PROGRAM REMEDIAL
Nama Siswa : ……….
Kelas : ……….
Materi : ………..
Hambatan Siswa
………
………
Kegiatan Yang Dilakukan Tanggal Pelaksanaan: …./…../ ….
………
………
Hasil Kegiatan
………
………
Pengayaan
Pengayaan dilakukan terhadap peserta didik yang telah mencapai KKM.
Pengayaan dilakukan dengan memberikan tugas tambahan atau materi tambahan baik mencakup keluasan materi atau tingkat kesulitan yang lebih tinggi.
BAB V
MENATA KARYA BATIK
Pemetaan KD
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu
“Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli (toleran, gotong royong, kerja sama), dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami, menerapkan,
menganalisis, dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar/prosedural, dan metakognitif sesuai dengan
bidang pekerjaan pada tingkat teknis, spesifik, dan kompleks berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, mengolah informasi, dan mengikuti prosedur yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sesuai dengan bidang pekerjaan dan kemasyarakatan melalui menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif pada ranah abstrak dan
sekolah, dunia kerja, warga
masyarakat nasional, regional, dan internasional
konkret sehingga
menampilkan kinerja dan terukur sesuai dengan standar terkait pengembangan dari sekolah dan masyarakat global
KOMPETENSI DASAR 3 KOMPETENSI DASAR 4 3.7 Mengevaluasi prosedur penataan
hasil produk batik tulis kombinasi batik cap dan atau ikat celup
4.7 Menata hasil karya batik tulis kombinasi batik cap dan atau ikat celup
Dalam pembelajaran Bab ini peserta didik akan belajar mengenai penataan karya batik. Penataan batik sangat perlu dilakukan agar barang kerajinan batik terlihat lebih menarik dan menimbulkan minat bagi yang melihat untuk memiliki/membelinya. Dengan melakukan berbagai kegiatan mengamati, mencari tahu dan membaca teks tentang mendisplay karya batik, diharapkan peserta didik akan mampu mengetahui, memahami, menganalisa, mendiskripsikan serta mengomunikasikan tentang tujuan mendisplay karya batik.
Ruang Lingkup Pembelajaran
PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR
MENATA KARYA BATIK AGAR
MENARIK
1. Membaca teks bacaan cerita berjudul “Berkunjung ke Toko Batik”
2. Bertanya terkait tentang isi bacaan pada buku siswa.
3. Mencermati materi pelajaran tentang penata an karya.
4. Berkreasi mendisplay kain batik pada manekin.
5. Berkreasi membuat gantungan kain batik dari bahan pipa paralon.
6. Mengulas kembali isi materi pembelajaran menata karya batik.
7. Berinteraksi dengan orang tua tentang pembuatan batik kombinasi sebagai bentuk kegiatan belajar dirumah dengan meminta pendapat orangtua pada lembar kerja siswa.
· Peserta didik mengetahui dan memahami tentang maksud dan tujuan mendisplay karya batik.
· Peserta didik mampu mendisplay kain batik pada manekin.
· Peserta didik mampu membuat sendiri rak gantung batik dari bahan pipa pralon.
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah melakukan kegiatan membaca, mencari tahu dan bertanya diharapkan peserta didik mengetahui dan memahami tentang maksud dan tujuan mendisplay karya batik.
2. Setelah melakukan kegiatan mengamati, mencari tahu dan berkarya, siswa diharapkan mampu mendisplay kain batik pada manikin dan membuat rak gantung display sederhana
.Indikator Pencapaian Kompetensi:
1. Peserta didik mampu mengetahui dan memahami tentang maksud dan tujuan mendisplay karya batik.
2. Peserta didik mampu mendisplay kain batik pada manekin dan membuat rak gantung display sederhana.
Media/Alat bantu dan Sumber belajar
· Buku, artikel, teks bacaan yang memuat gambar tentang teknik mendisplay karya batik.
· Gambar-gambar display pameran dari sebuah karya batik.
· Peralatan display: manekin dan rak gantung.
Uraian Materi
Sebagai awalan, untuk mempermudah pemahaman peserta didik diarahkan untuk membaca teks bacaan. Guru memberikan pemahaman kalimat per kalimat sehingga peserta didik mengetahui gambaran sekilas tentang manfaat dari mendisplay sebuah karya serta perbedaan sebuah karya yang ditampilkan biasa saja dengan karya yang didisplay secara menarik. Hal yang ingin dijelaskan tersebut terkandung dalam intisari tema bacaan cerita berikut ini:
Berkunjung ke Toko Batik
Liburan sekolah yang lalu Rina berkunjung kerumah nenek. Kota tempat tinggal nenek ini, terkenal dengan julukan kota dengan produk kerajinan batiknya. Rina sangat gembira ketika nenek mengajaknya berjalan- jalan ke toko pusat penjualan batik dengan naik kereta kuda. Sampai saatnya tiba dikawasan pertokoan, Rina menjumpai deretan pedagang kaki lima menjajakan berbagai macam kerajinan. Rina sangat senang sekali. Pada akhirnya nenek mengajak Rina memasuki salah satu toko batik. Tidak banyak pengunjung yang mendatangi toko ini. Beberapa diantaranya pengunjung sibuk mencari dan memilih produk batik yang disusun bertumpuk. Rina sendiri merasa kesulitan untuk melihat dan memilih berbagai macam produk batik.
Untung Nenek segera mengajaknya berpindah ke toko batik disebelahnya.
“ Ayo Rina, kita ke toko batik yang lain saja ya?” ajak Nenek.
“ Ya Nek, disini Rina juga tidak merasa betah” jawab Rina sambil mengandeng tangan Nenek keluar dari toko tersebut.
Suasana di toko batik disebelah lebih tertata dengan baik. Ada batik yang dipajang di rak gantung dan lemari kaca sehingga motif batik yang indah terpampang dengan jelas. Yang paling menarik bagi Rina adalah produk baju yang dipajang pada boneka display. Sampai-sampai dia membayangkan bahwa dirinyalah yang memakai baju itu, sangat indah dan sedap dipandang mata. Rinapun menjadi tahu mengapa toko ini lebih ramai pengunjungnya dibandingkan toko batik yang ia datangi disebelahnya.
Setelah puas melihat-lihat beberapa pakaian batik di toko itu, Rina menentukan pilihannya.
“Kalo yang ini bagus tidak Nek?” Tanya Rina
“Bagus, kamu terlihat cantik bila memakainya” ujar Nenek.
Rina tersipu malu. Setelah membayar pakaian di kasir, mereka bergegas meneruskan jalan-jalan.
Dari bacaan inilah, guru menggiring pemahaman peserta didik untuk mengetahui maksud dan tujuan mendisplay karya serta memahami
perbedaan sebuah karya yang ditampilkan biasa saja dengan karya yang didisplay secara menarik.
Dunia batik belakangan ini semakin berkembang pesat. Membuka usaha produk batik atau toko batik pun rasanya sangat menjanjikan. Selain memproduksi batik yang bagus dan berkualitas, apa lagi upaya yang harus kita lakukan agar karya batik kita diminati orang lain? Salah satu upaya yang perlu kita lakukan adalah menata batik yang ditawarkan dengan semenarik mungkin. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menata karya batik agar lebih menarik perhatian pembeli: