BAB 3 TINJAUAN KASUS
3.1 Pengkajian
Pada bab ini akan di sajikan hasil pelaksanaan asuhan keperawatan yang di mulai dari tahap pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada klien dengan diagnosa medis Diabetes Mellitus pada tanggal 30-31 Desember 2021 dan tanggal 08-09 Januari 2022 di Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.
3.1.1 Data Umum Keluarga Tabel 3.1 Data Umum Keluarga
Nama kepala keluarga
Klien 1 Klien 2
Tn. A Tn. M
Usia 52 tahun 49 tahun
Agama Islam Islam
Pendidikan SMP SD
Pekerjaan Pedagang Pedagang
Suku/Bangsa Jawa/Indonesia Jawa/Indonesia
Alamat
Jl. Durian No. N16 Ngaban, Kec.
Tanggulangin, Kab.
Sidoarjo
Desa Ngaban, Kec.
Tanggulangin, Kab.
Sidooarjo Tipe keluarga Keluarga inti Keluarga inti Sifat keluarga :
a. Pengambilan keputusan
Tn. A, mengatakan untuk pengambilan semua keputusan selalu dirembukkan bersama terlebih dahulu
Tn, M, mengatakan untuk pengambilan semua keputusan selalu dirembukkan bersama terlebih dahulu
56 Kebiasaan sehari-hari :
1. Kebiasaan tidur/istira hat
Tn. A mengatakan kebiasaan tidur keluarga
- Malam : 23.00- 04.00
- Siang : 13.00-14.30
Tn. M mengatakan kebiasaan tidur keluarga
- Malam : tidak menentu - Siang : 13.00-
15.00 2. Kebiasaan
rekreasi
Ny. B mengatakan jarang rekreasi
Tn. M mengatakan kebiasaan rekreasinya tidak tentu
3. Kebiasaan makan keluarga
Ny. B mengatakan kebiasaan makan
keluarganya baik, makan 3x1 dalam sehari
Ny. T mengatakan kebiasaan makan
keluarganya baik, makan 3x1 dalam sehari
Status sosial ekonomi
Tn. A mengatakan total pendapatannya dalam 1 bulan sekitar ± Rp.
2.000.000,- . Tn. A mengatakan
pendapatannya 1 bulan cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Tn. M mengatakan total pendapatannya dalam 1 bulan sekitar ± Rp.
2.000.000,- . Tn. M juga mengatakan
pendapatannya 1 bulan cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari.
Apakah keluarga mempunyai tabungan
Iya, keluarga mengatakan memiliki tabungan dibank yang setiap bulannya ditabungkan oleh istrinya, karena tidak ada yang membantu keuangannya
Iya, keluarga
mengatakan memiliki tabungan dibank yang setiap bulannya
ditabungkan oleh istrinya dan setiap bulannya mendapatkan jatah dari anak pertamanya
Adakah dana yang disiapkan keluarga
untuk masalah kesehatan anggota
keluarga
keluarga mengatakan memiliki dana untuk anggota keluarga yang sakit, dan memiliki BPJS
keluarga mengatakan memiliki dana untuk anggota keluarga yang sakit, keluarga
mengatakan
menggunakan uang pribadinya.
Kebiasaan keluarga terkait dengan kesehatan (baik secara kesukuan/kebudayaan/
Tidak ada, Keluarga mengatakan bahwa sakit yang diderita oleh anggota keluarganya yaitu cobaan dari Allah SWT
Tidak ada, Keluarga mengatakan bahwa sakit yang diderita oleh anggota keluarganya yaitu cobaan dari Allah
57
agama) SWT
Aktivitas rekreasi
Kebiasaan rekreasi
keluarga Tn. A tidak tentu
Kebiasaan rekreasi keluarga Tn. A tidak tentu
3.1.2 Komposisi Keluarga Tabel 3.2 Komposisi Keluarga
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M
No Nama Keterangan Nama Keterangan
1. Tn. A (49 tahun), sebagai kepala keluarga, pendidikan terakhir SMP, pekerjaan sebagai pedagang yaitu membuka toko dirumah
Tn. M (47 tahun), sebagai kepala keluarga, pendidikan terakhir SMP, pekerjaan wirausaha yaitu membuka warkop 2. Ny. B (47 tahun), istri dari Tn.
A, pendidikan terakhir SMP, pekerjaan sebagai Ibu rumah tangga
Ny. T (46 tahun), istri dari Tn. M, pendidikan terakhir SMP,
pekerjaan sebagai ibu rumah tangga
3. An. T Anak 1 laki-laki (28 tahun), pendidikan terakhir SMA, pekerjaan karyawan pabrik dan sudah menikah
An.F Anak 1 perempuan (26 tahun), pendidikan terakhir SMA, pekerjaan karyawan swasta, dan belum menikah
4. An. L Anak 2 laki-laki (21 tahun), pendidikan terakhir SMA, belum bekerja dan belum menikah
An. B Anak 2 laki-laki (21 tahun), pendidikan terakhir SMA, belum bekerja dan belum menikah
58 3.1.3 Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
Tabel 3.3 Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M Tahap Dewasa yang saat
ini dapat dijalankan, perkembangan keluarga yang belum terpenuhi yaitu cara
mempertahankan
kesehatan setiap anggota keluarga
Tahap Dewasa yang saat ini dapat dijalankan, perkembangan keluarga yang belum terpenuhi yaitu meningkatkan kesehatan setiap anggota keluarga
Riwayat keluarga inti
Tn. A mengatakan sekarang dalam proses menjalani pengobatan sudah berjalan 2 bulan, klien mendapatkan obat saat pemeriksaan di klinik, kondisi Tn. A saat ini sering buang air kecil, lemas dan sering
mengantuk
Ny. T mengeluh sering haus, sering buang air kecil, dan banyak ngemil, keluarga klien juga mengatakan Ny. T tidak mau menjalani
pengobatan
Riwayat keluarga sebelumnya (pihak
suami dan istri)
Tn. A mengatakan memiliki riwayat penyakit DM karena keluarga dari ibunya memiliki riwayat DM, Ny. B mengatakan memiliki riwayat penyakit Hipertensi
Tn. M mengatakan tidak memiliki riwayat
penyakit DM, Ny. T juga mengatakan keluarganya memiliki riwayat
penyakit DM
3.1.4 Lingkungan Tabel 3.4 Lingkungan
Perumahan
Tn. A Tn. M
Jenis rumah keluarga Tn.
A permanen (pribadi) memiliki luas 7x15 M2 atap rumah genteng, memiliki ventilasi (>10%
luas lantai), tinggi langit- langit 8 M dari lantai,
Jenis rumah keluarga Tn. M permanen (kontrakan) memiliki luas 6x13 M2 atap rumah genteng, memiliki ventilasi (>10% luas lantai), tinggi langit-langit 6 M dari lantai, penerangan
59 penerangan menggunakan
listrik, lantai keramik, dan kondisi rumah bersih dan tertata rapi
menggunakan listrik, lantai keramik, dan kondisi rumah bersih
Pengelolaan sampah
Keluarga memiliki tempat sampah yang terletak di depan rumah, dan untuk pengelolaan sampahnya diambil oleh petugas setiap minggu nya
Keluarga memiliki tempat sampah yang terletak di samping rumah, dan untuk pengelolaan sampahnya diambil oleh petugas setiap minggu nya
Sumber air
Keluarga menggunakan sumber air dari sumur gali, untuk sumber air yang diminum keluarga membeli air isi ulang
Keluarga menggunakan sumber air dari sumur gali, untuk sumber air yang diminum keluarga membeli air isi ulang
Jamban keluarga Keluarga memiliki jamban sendiri (cemplung)
Keluarga memiliki jamban sendiri (cemplung)
Pembuangan air limbah
Keluarga memiliki selokan (got) kondisi bersih dan tidak tersumbat
Keluarga memiliki selokan (got) kondisi bersih dan tidak tersumbat
Fasilitas sosial dan fasilitas kesehatan
Keluarga mengatakan ada perkumpulan PKK, keluarga mengatakan ada fasilitas kesehatan yaitu klinik keluarga juga memanfaatkan fasilitas kesehatan bila ada anggota keluarga yang sakit
Keluarga mengatakan ada perkumpulan PKK, keluarga mengatakan ada fasilitas kesehatan yaitu klinik keluarga juga
mengatakan memanfaatkan fasilitas kesehatan bila ada anggota yang sakit
Sarana komunikasi dan transportasi
Keluarga mengatakan sarana komunikasi
menggunakan Handphone, untuk sarana transportasi menggunakan sepeda motor
Keluarga mengatakan sarana komunikasi
menggunakan Handphone, untuk sarana transportasi menggunakan sepeda motor
Fasilitas hiburan
Keluarga mengatakan fasilitas hiburan dengan menonton TV dan bermain Handphone
Keluarga mengatakan fasilitas hiburan dengan menonton TV,
mendengarkan radio, dan bermain Handphone Fasilitas pelayanan Klien mengatakan
pelayanan kesehatannya
Klien mengatakan pelayanan kesehatannya
60 kesehatan klinik dengan memakai
biaya pribadi
klinik dengan memakai biaya pribadi
3.1.5 Sosial Tabel 3.5 Sosial
Karakter tetangga dan komunitas
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M Klien mengatakan tinggal
dilingkungan yang tetangganya baik
Tn. M mengatakan tinggal di lingkungan yang sukunya sama, dan tetangganya baik
Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn. A penduduk asli desa Ngaban dan tidak pernah pindah
Tn.M mengatakan asli penduduk pasueruan, ia tinggal di desa Ngaban karena tinggal di kontrakan anak pertamanya
Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan
keluarga
Klien mengatakan keluarganya sibuk dengan pekerjaanya, terkadang mengikuti perkumpulan arisan jika terjadwal, sosialisasi antar tetangga baik, sedangkan interaksi dengan keluarga paling sering sore dan malam hari
Tn. M mengatakan sebelum mengeluh lemas dan kesemutan terkadang Ny. T berkunjung ke rumah tetangga dan mengikuti pengajian yang diadakan perkumpulan masyarakat, dan sekarang semenjak Ny. T
mendapat menyakit DM jarang menghadiri acara masyarakat seperti dulu, karena sulit untuk beraktivitas dan banyak menghabiskan waktu dirumah
Sistem pendukung keluarga
keluarga sangat mendukung anggota keluarga yang sedang sakit dan langsung membawa ke klinik dengan biaya pribadi
Tn. M mengatakan jika ada anggota yang sakit dibawa ke klinik, menggunakan biaya pribadi atau tabungannya
61 3.1.6 Struktur Keluarga
Tabel 3.6 Struktur Keluarga
Pola komunikasi keluarga
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M Keluarga Tn. A selalu
terbuka dalam hal apapun, dan jika ada masalah didalam keluarga diselesaikan secara bersama-sama.
Pola interaksi keluarga Tn. A baik karena selalu berkomunikasi tidak hanya ada masalah saja, biasanya sering
berkumpul dan
komunikasi pada malam hari sambil menonton TV
Keluarga Tn. m selalu terbuka dalam hal apapun, dan jika ada masalah didalam keluarga diselesaikan secara bersama-sama.
Pola interaksi keluarga Tn. M baik karena selalu berkomunikasi tidak hanya ada masalah saja, biasanya sering
berkumpul dan
komunikasi pada malam hari sambil menonton TV
Struktur kekuatan keluarga
Tn. A mengatakan didalam keluarganya sebagai kepala keluarga dan juga pengambil keputusan, menurutnya setiap anggota keluarga berhak mengeluarkan pendapat, dan jika ada masalah
dimusyawarahkan bersama
Tn. M mengatakan didalam keluarganya sebagai kepala keluarga dan juga pengambil keputusan, menurutnya setiap anggota keluarga berhak mengeluarkan pendapat, dan jika ada masalah
dimusyawarahkan bersama
Struktur peran
Keluarga mengatakan struktur peran tidak ada masalah
Keluarga mengatakan struktur peran tidak ada masalah
Nilai dan norma keluarga Tidak ada konflik nilai Tidak ada konflik nilai
3.1.7 Fungsi Keluarga Tabel 3.7 Fungsi Keluarga
Fungsi afektif
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M
berfungsi Berfungsi
62 Fungsi sosialisasi Berfungsi Berfungsi
Fungsi perawatan keluarga :
1. Mengenal
masalah kesehatan
Tidak baik, klien mengatakan kurang paham tentang penyakit DM, cara pengobatan, dan cara perawatannya
Tidak baik, klien mengatakan kurang paham tentang penyakit DM, cara pengobatan, dan cara perawatannya 2. Memutuskan
untuk merawat
Baik, keluarga Tn.A selalu ingin merawat setiap anggota keluarga yang sakit dengan membawanya ke klinik
Tidak baik, Tn. M mengatakan Ny. T tidak ingin diperiksakan ke rumah sakit atau ke klinik 3. Mampu merawat Tidak mampu, keluarga
mengatakan tidak tau cara merawat anggota keluarga yang sakit secara mandiri dirumah
Tidak mampu, Tn. M mengatakan bingung cara perawatannya
4. Modifikasi lingkungan
Klien dapat memodifikasi lingkungan rumah selalu bersih dan rapi
Klien dapat memodifikasi lingkungan rumah selalu bersih dan rapi
5. Memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada
Baik, keluarga mengatakan setiap anggota keluarga yang sakit langsung
membawanya ke klinik terdekat
Baik, keluarga mengatakan setiap anggota keluarga yang sakit langsung
membawanya ke klinik
Fungsi reproduksi
Tn.A mengatakan tidak mungkin punya anak lagi diusianya yang tua
Ny. T mengatakan tidak mungkin bisa memiliki anak lagi karena tidak memiliki kantung rahim
Fungsi ekonomi
Baik, status ekonomi keluarga Tn. A saat ini sebagai pedagang yang perbulannya
menghasilkan ± Rp.
2.000.000,-
Baik, status ekonomi keluarga baik. Tn. M membuka warkop pendapatan perbulannya
± Rp. 2.000.000,- dan juga diberikan uang oleh anaknya yang bekerja
63 3.1.8 Stress dan Koping Keluarga
Tabel 3.8 Stress dan Koping Keluarga
Pola koping
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M
Stressor jangka pendek dan panjang :
1. Stressor jangka pendek
Tn. A memikirkan apakah penyakit DM dapat disembuhkan
Tn. M memikirkan kesehatan yang diderita oleh Ny. T
2. Stressor jangka panjang
Tn. A menderita DM dan sekarang dalam proses pengobatan, Tn. A ingin cepat sembuh dari penyakitnya
Ny. T mengatakan ingin cepat sembuh
Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi
atau stressor
Jika ada masalah Tn. A selalu diskusi bersama anggota keluarganya
Keluarga Tn. M cukup cepat dalam berespon dengan masalah, saling terbuka dan saling berbagi kalau ada masalah saling
memberikan solusi satu sama lain
Strategi koping yang digunakan
Keluarga Tn. A
mengatakan upaya yang dilakukan Tn. A adalah mengurangi gula, dan olahraga yang cukup
Keluarga Tn. M
mengatakan bahwa upaya yang dilakukan Ny. T dengan mengurangi cemilan yang mengandung gula.
Strategi adaptasi disfungsional
Keluarga Tn. A
mengatakan bahwa setiap ada masalah Tn. A selalu menghadapinya dengan sabar
Keluarga Tn. M
mengatakan bahwa setiap ada masalah selalu dihadapi dengan kepala dingin dan sabar
64 3.1.9 Spiritual
Tabel 3.9 Spiritual
Taat beribadah
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M Iya, Tn. A mengatakan
semua anggota keluarga melakukan ibadah sholat 5 waktu
Iya, Tn. M mengatakan semua anggota keluarga melakukan ibadah sholat 5 waktu
Kepercayaan yang berlawanan dengan
kesehatan
Tidak, keluarga Tn. A mempercayakan pada dokter
Tidak, keluarga Tn. M mempercayakan pada dokter
Distress spiritual Tidak Tidak
3.1.10 Riwayat Kesehatan Keluarga Tabel 3.10 Riwayat Kesehatan Keluarga Riwayat kesehatan
masing-masing anggota keluarga :
1. Ayah
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M
Diabetes Mellitus Tidak memiliki riwayat penyakit
2. Ibu Hipertensi Diabetes Mellitus
3. Anak Kedua anak Tn. A tidak memiliki riwayat penyakit
Kedua anak Tn. M tidak memiliki riwayat
penyakit
Keluarga berencana
Ny. B mengatakan menggunakan KB suntik 3 bulan 1x
Ny. T mengatakan tidak menggunakan KB
Imunisasi
Ny. B mengatakan semua anaknya sudah di
imunisasi lengkap
Ny. T mengatakan semua anaknya sudah di
imunisasi lengkap Tumbuh kembang :
1. Pemeriksaan tumbuh kembang
Keluarga mengatakan Anak 1 dan Anak 2 tumbuh kembangnya baik dan tidak memiliki
Keluarga mengatakan Anak 1 dan Anak 2 tumbuh kembangnya baik dan tidak memiliki
65
anak riwayat penyakit riwayat penyakit
2. Pengetahuan orangtua terhadap tumbuh kembang anak
Orangtua dan keluarga memperhatikan dan cukup mengerti
perkembangan anaknya
Ny. T mengatakan kurang memperhatikan tumbuh kembang anaknya, karena sudah imunisasi lengkap sejak kecil
3.1.11 Pola Aktivitas Keluarga Sehari-hari Tabel 3.11 Pola Aktivitas Keluarga Sehari-hari
Pola makan dan minum
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M
Baik, Tn. A makan 3x1 hari, Tn. A mengatakan suka minum Teh dan susu
Baik, Ny. T makan 3x1 hari, mengatakan suka makanan dan minuman manis
Istirahat/tidur
Baik, keluarga mengatakan 5-6 jam/hari
Baik, keluarga
mengatakan 5-6 jam/hari
Pola BAK dan Pola BAB
Keluarga mengatakan pola BAK baik, dan pola BAB baik 1x/hari
Keluarga mengatakan pola BAK baik, dan pola BAB baik 1x/hari
Pola kebersihan
Keluarga mengatakan mandi 3x1 hari, gosok gigi 2x1 hari
Keluarga mengatakan mandi 3x1 hari, gosok gigi 2x1 hari
Olahraga
Tidak rutin, Tn. A jarang melakukan olahraga karena bekerja adalah aktivitas hari- hari nya
Tidak rutin, Ny. T tidak pernah olahraga sama sekali
66 3.1.12 Faktor Resiko Masalah Keperawatan
Tabel 3.12 Faktor Resiko Masalah Keperawatan
Tidak pernah/jarang periksa kesehatan
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M Tidak, Tn. A dan istri setiap
merasakan tidak enak badan membawanya periksa ke klinik
Ya, Ny. T tidak pernah mau ketika diajak periksa ke dokter
Sosial ekonomi kurang
Tidak, keluarga Tn. A menabung untuk menunjang kebutuhannya
Tidak, keluarga Tn. M menabung dan mendapat jatah bulanan dari
anaknya
Rumah/lingkungan tidak sehat
Tidak, keluarga Tn. A selalu bekerja sama bersih-bersih sebelum beraktivitas diluar rumah
Tidak, keluarga Tn. A selalu bekerja sama bersih-bersih sebelum beraktivitas diluar rumah
Hubungan keluarga tidak harmonis
Tidak, hubungan keluarga Tn. A sangat harmonis
Tidak, hubungan keluarga Tn. M sangat harmonis
Mengonsumsi alkohol/obat dan zat
adiktif
Tn. A dan keluarga mengatakan tidak pernah mengkonsumsinya
Tn. M dan keluarga mengatakan tidak pernah mengkonsumsinya
Obesitas Tidak Tidak
Merokok
Ya, Tn. A mengatakan suka merokok
Tidak, Ny. T mengatakan tidak pernah merokok
Minum kopi
Ya, Tn. A mengatakan suka minum kopi
Tidak, Ny. T mengatakan suka minuman manis (sirup, teh, dll)
Mengonsumsi garam
Keluarga Tn. A tidak suka mengonsumsi garam
Keluarga Tn. M tidak suka mengonsumsi garam
67 berlebih berlebih, karena Ny. B
memiliki riwayat penyakit
berlebih
Mengonsumsi gula berlebih
Keluarga Tn. A suka mengonsumsi makanan dan minuman yang manis
Ny. T suka mengonsumsi makanan dan minuman yang manis
3.1.13 Pemeriksaan Fisik Keluarga Tabel 3.13 Pemeriksaan Fisik Keluarga
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M Pemeriksaan Ayah
Keadaan umum Cukup Baik
Kesadaran Composmentis Composmentis
Tanda-tanda vital
TD : 120/80 mmhg N : 82 x/menit RR : 20 x/menit Suhu : 36,4 °C
TD : 120/90 mmhg N : 80 x/menit RR : 22 x/menit Suhu : 36,6 °C
Kepala
a. Rambut :
penyebaran rambut rata, bersih dan beruban
b. Mata : pupil isokor, konjungtiva anemis c. Hidung : tidak ada
secret, tidak ada nyeri tekan d. Telinga : bentuk
simetris, tidak ada lesi, tidak ada nyeri tekan
e. Mulut : mukosa bibir kering berwarna hitam, gigi dan lidah bersih
a. Rambut :
penyebaran rambut rata, bersih dan beruban
b. Mata : pupil isokor, konjungtiva tidak anemis
c. Hidung : tidak ada secret, tidak ada nyeri tekan d. Telinga : bentuk
simetris, tidak ada lesi, tidak ada nyeri tekan
e. Mulut : mukosa bibir kering
berwarna hitam, gigi dan lidah bersih
68 Dada
Inspeksi :
Bentuk simetris, pergerakan dinding dada simetris Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Resonan Auskultasi :
Suara nafas vesikuler Bunyi jantung S1 dan S2 tunggal, tidak ada suara tambahan
Inspeksi :
Bentuk simetris, pergerakan dinding dada simetris Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Resonan Auskultasi :
Suara nafas vesikuler Bunyi jantung S1 dan S2 tunggal, tidak ada suara tambahan
Perut/abdomen
Inspeksi : Flat Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Tympani Auskultasi :
Peristaltic 15x/menit
Inspeksi : Flat Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Tympani Auskultasi :
Peristaltic 15x/menit Genetalia/anus Tidak terkaji Tidak terkaji
Ekstermitas
Bentuk simetris, tidak ada oedem, tidak ada nyeri tekan, pergerakan bebas
Bentuk simetris, tidak ada oedem, tidak ada nyeri tekan, pergerakan bebas Pemeriksaan Ibu
Keadaan umum Baik Cukup
Kesadaran Composmentis Composmentis
Tekanan darah : 140/70 mmhg
Nadi : 86 x/menit
Tekanan darah : 120/80 mmhg
Nadi : 85 x/menit
69 Tanda-tanda vital RR : 20 x/menit
Suhu : 36,6 °C
RR : 22 x/menit Suhu : 36,8 °C GDS : 387 mg/dL
Kepala
a. Rambut :
penyebaran rambut rata panjang berwarna hitam, bersih dan sedikit beruban
b. Mata : pupil isokor, konjungtiva tidak anemis
c. Hidung : tidak ada secret, tidak ada nyeri tekan d. Telinga : bentuk
simetris, tidak ada lesi, tidak ada nyeri tekan
e. Mulut : mukosa bibir lembab, gigi dan lidah bersih
a. Rambut :
penyebaran rambut rata panjang berwarna hitam, bersih
b. Mata : pupil isokor, konjungtiva anemis c. Hidung : tidak ada
secret, tidak ada nyeri tekan d. Telinga : bentuk
simetris, tidak ada lesi, tidak ada nyeri tekan
e. Mulut : mukosa bibir lembab, gigi dan lidah bersih
Dada
Inspeksi :
Bentuk simetris, pergerakan dinding dada simetris Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Resonan Auskultasi :
Suara nafas vesikuler Bunyi jantung S1 dan S2 tunggal, tidak ada suara tambahan
Inspeksi :
Bentuk simetris, pergerakan dinding dada simetris Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Resonan Auskultasi :
Suara nafas vesikuler Bunyi jantung S1 dan S2 tunggal, tidak ada suara tambahan
Inspeksi : Flat
Inspeksi : Flat
70 Perut/abdomen
Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Tympani Auskultasi :
Peristaltic 18x/menit
Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Tympani Auskultasi :
Peristaltic 15x/menit Genetalia/anus Tidak terkaji Tidak terkaji
Ekstermitas
Bentuk simetris, tidak ada oedem, tidak ada nyeri tekan, pergerakan bebas
Bentuk simetris, tidak ada oedem, terdapat nyeri sendi, pergerakan bebas
Pemeriksaan Anak 1
Keadaan umum Baik
Kesadaran Composmentis
Tanda-tanda vital
TD : 110/70 mmhg N : 86x/menit RR : 20 x/menit Suhu : 36,6 °C
Kepala
a. Rambut :
penyebaran rambut rata panjang berwarna hitam, bersih dan sedikit beruban
b. Mata : pupil isokor, konjungtiva tidak anemis
c. Hidung : tidak ada secret, tidak ada nyeri tekan d. Telinga : bentuk
simetris, tidak ada lesi, tidak ada nyeri tekan
e. Mulut : mukosa bibir lembab, gigi
71 dan lidah bersih
Dada
Inspeksi :
Bentuk simetris, pergerakan dinding dada simetris Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Resonan Auskultasi :
Suara nafas vesikuler Bunyi jantung S1 dan S2 tunggal, tidak ada suara tambahan
Perut/abdomen
Inspeksi : Flat Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Tympani Auskultasi :
Peristaltic 17x/menit
Genetalia/anus Tidak terkaji
Ekstermitas
Bentuk simetris, tidak ada oedem, tidak ada nyeri tekan, pergerakan bebas Pemeriksaan Anak 2
Keadaan umum Baik
Kesadaran Composmentis
Tekanan darah : 110/80 mmhg
72 Tanda-tanda vital
Nadi : 82 x/menit RR : 20 x/menit Suhu : 36,4 °C
Kepala
a. Rambut :
penyebaran rambut rata, berwarna hitam, bersih dan terpotong rapi
b. Mata : pupil isokor, konjungtiva tidak anemis
c. Hidung : tidak ada secret, tidak ada nyeri tekan d. Telinga : bentuk
simetris, tidak ada lesi, tidak ada nyeri tekan
e. Mulut : mukosa bibirlembab, gigi dan lidah bersih
Dada
Inspeksi :
Bentuk simetris, pergerakan dinding dada simetris Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Resonan Auskultasi :
Suara nafas vesikuler Bunyi jantung S1 dan S2 tunggal, tidak ada suara tambahan
Perut/abdomen
Inspeksi : Flat
73 Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan Perkusi :
Tympani Auskultasi :
Peristaltic 16x/menit Genetalia/anus Tidak terkaji
Ekstermitas
Bentuk simetris, tidak ada oedem, tidak ada nyeri tekan, pergerakan bebas
3.1.14 Tingkat Kemandirian Keluarga Tabel 3.14 Tingkat Kemandirian Keluarga
Keluarga Tn. M Keluarga Tn. M
KM II,
- Menerima petugas perawatn kesehatan komunitas dan keluarga
- Menerima pelayanan
keperawatan yang diberikan sesuai dengan rencana keperawatan
- Tahu dan dapat mengungkapkan masalah kesehatannya
- Melakukan perawatan sederhana yang sesuai
KM I
- Menerima petugas perawatan kesehatan komunitas dan keluarga
- Menerima pelayanan
keperawatan yang diberikan sesuai dengan rencana keperawatan
3.1.15 Harapan Keluarga Tabel 3.15 Harapan Keluarga
Keluarga Tn. A Keluarga Tn. M
Keluarga Tn. A berharap dengan pengobatan yang teratur bisa menyembuhkan penyakitnya
Keluarga Tn. M berharap Ny. T segera cepat sembuh dan beraktivitas dan Ny.
T bersedia mau berobat
74