BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
B. Penyajian Data dan Analisis Data
e. Tim Kurir : Achmad Ryan : M.Dimas Guntur : Abdur Rohman Hakim : Nanang Hariadi : M. Fajrul Falah : Vega Adhi Pratama : Basuki Rahmad : Yanuar Rizki : M.Arief Siswanto : M.Firzon Ibnu Tsaqif
Berikut merupakan pemaparan dari tahapan pemberdayaan yang ditemukan dari hasil data penelitian secara sistematis yang telah diurutkan sesuai dengan konsep dari pemberdayaan ekonomi masyarakat :
a. Tahap Persiapan
Berawal dari Mas Ferly melihat kondisi perekonomian yang dihadapi oleh masyarakat Wetan pasar. Beliau melakukan komunikasi bersama dengan pemuda lain dari Wetan pasar untuk menyatukan keresahan yang sama terhadap permasalahan yang ada yakni banyaknya pengangguran serta tingkat ekonomi yang menurun. Beliau melakukan koordinasi melalui via grup whatsapp yang dimana para pemuda tersebut juga merupakan pemuda yang berperan dalam pembentukan aplikasi Majelis Al-ghofilin yang berada di Jember.
“Awalnya dari fenomena yang ada di lingkungan saya yang dimana banyak pengangguran dan teman-teman saya banyak kehilangan pekerjaan lalu saya komunikasi di grup terlebih dahulu yang dimana didalam grup tersebut merupakan pemuda Wetan pasar yang juga merupakan pemuda yang berperan dalam membantu pembuatan aplikasi Al-ghofilin. Mereka setuju dan memberikan tanggapan positif serta juga ada yang langsung ingin menjadi kurir di website yang akan kami buat.”65
Mengacu kepada hasil wawancara diatas dapat diketahui bahwasannya semangat awal dari pemuda Wetan pasar yang juga memberikan tanggapan positif dengan memberikan fokus mereka untuk menanggulangi pengangguran yang ada dan penurunan tingkat ekonomi diwilayahnya. Pengangguran dan penurunan tingkat ekonomi
65 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
merupakan suatu hal yang mungkin dapat dibilang menakutkan bagi masyarakat, dengan begitu tumbuh keresahan dihati mereka sehingga muncul kesadaran untuk mengintegrasikan suatu wadah yang dibuat untuk membangun lapangan pekerjaan dilingkungan mereka.
Pembahasan diatas juga dikuatkan oleh Mas Iqbal yang juga merupakan pemuda Wetan pasar yang ikut berperan dalam pembuatan platform digital Tumbasno.id. beliau mengatakan dalam suatu wawancara yang dilakukan :
“Saya kan juga masuk grup pemuda Wetan pasar yang berkontribusi dalam pembuatan aplikasi Al-ghofilin. Lalu Mas Ferly chat di grup dan kami sebagai pemuda juga berfikir bagaimana kami bisa membantu masyarakat Wetan pasar yang saat itu mengalami penurunan tingkat ekonomi dan juga banyaknya pengangguran yang terjadi.”66
Hasil wawancara bersama salah satu pemuda tersebut menunjukan bahwasannya para pemuda yang tumbuh di Wetan pasar juga memiliki kesadaran akan masalah yang terjadi dilingkungannya.
Kesadaran atas kondisi perekonomian yang turun dan banyaknya pengangguran merupakan suatu hal yang penting. Dilihat dari situasi yang ada dengan kesadaran atas pemuda Wetan pasar tersebut, mereka membuat suatu kelompok dengan nama website yang akan dibuat untuk melakukan transformasi sosial untuk membantu memperbaiki nasib masyarakat secara bersama-sama.
“Akhirnya saya dan kelompok pemuda Wetan pasar dengan bantuan teman di Jakarta di bantu dalam pembuatan website
66 Shohibul Iqbal, diwawancara oleh penulis, Jember, 13 Desember 2022
dan kami menamai website atau layanan kami dengan nama Tumbasno.id”67
Para pemuda yang semangat dalam melakukan perbaruan di lingkungannya dengan modal niat dan semangat yang baik, selanjutnya founder dan pemuda tersebut meresmikan nama website jasa layanan pesan antar yang dimana barang tersebut diambil langsung dari Pasar tanjung dengan nama Tumbasno.id. Pembuatan website ini juga dibatu oleh teman dari founder Tumbasno.id yang berada diluar kota. Modal yang digunakan dengan seadanya untuk awal seperti pembuatan website, jaket, beberapa benner, dan alat-alat untuk penunjang Tumbasno.id ini. Di awal pembuatan Tumbasno.id terdapat investor dari Kementrian Ketenagakerjaan atau Kemenaker menginvestasikan dana sehingga dana yang diberikan investor tersebut dapat menambah dan menunjang kebutuhan awal pembuatan website Tumbasno.id.
Hasil dari perjalanan yang dibahas maka jasa layanan pesan antar Tumbasno.id diresmikan pada tanggal 25 Juli 2021.
b. Tahap Pengkajian
Pengkajian merupakan tahapan kedua dari tahap pemberdayaan masyarakat yang dimana tahapan ini membahas tentang proses identifikasi permasalahan atau suatu kebutuhan yang ada di masyarakat terkait permasalahan yang ada dan sumber daya yang dimiliki. Tahap ini dalam proses pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan secara individu melalui beberapa tokoh yang ada di masyarakat (perangkat
67 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
Wetan pasar) ataupun dapat dilakukan melalui disikusi bersama dengan masyarakatnya. Namun, tahap pengkajian ini dilakukan terhadap masyarakat dan pemuda Wetan pasar dengan melibatkan mereka dalam proses identifikasi permasalahan. Tahap ini dilakukan sebelum memulai suatu program yang akan dilakukan.
Pengkajian yang dilakukan dengan cara diskusi dengan masyarakat, pengurus struktur perangkat dari Wetan pasar serta pemuda-pemuda yang ada di lingkungan sana. Menurut Mas Ferly dalam mengkaji masyarakat dimulai dengan memberikan pengarahan serta gambaran yang nyata tentang suatu program yang dapat menguntungkan bagi masyarakat yang mengalami pengangguran dalam suatu program yang akan dilakukan. Dapat dilihat minat dari masyarakat serta pemuda yang sangat antusias dalam merespon program yang akan dibuat.
“Awalnya kita ngasih wacana dan gambaran dulu dari apa yang akan kami buat. Kemudian banyak pemuda dan masyarakat yang mengalami pengangguran sangat antusias dalam diskusi itu. Lalu kami jelaskan bagaimana system dari program jasa layanan pesan antar. Dari situ kami bias lihat minat dari masyarakat dan pemuda sangat besar dari program ini.”68
Forum yang dilakukan dapat dilihat dari antusias masyarakat dan pemuda yang ingin langsung membantu menyukseskan program dari Tumbasno.id. program jasa layanan pesan antar yang Tumbasno.id buat dapat menjadi sebuah keuntungan dalam meningkatkan perekonomian khususnya bagi yang mengalami pengangguran.
68 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022.
Diharapkan program jasa layanan pesan antar dari bahan pokok yang diambil langsung dari Pasar tanjung dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat luas dalam rangka mengubah pola pikir masyarakat pinggir pasar yang mengalami pengangguran bahwasannya sebagai masyarakat pinggir pasar dapat membuka peluang dalam meningkatkan perekonomian.
“Sumberdaya pertama yang dilihat dulu dari para pemuda dan masyarakat dari Wetan pasar. Potensi apa yang mereka miliki sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang akan mereka ambil di saat menjadi kurir Tumbasno.id. kita juga melibatkan beberapa perangkat dari RT dan RW bersama pemuda dari Wetan pasar untuk melihat kondisi dan situasi.
Banyak dari masyarakat sini sudah mengenal beberapa orang yang menjadi pedagang di pasar sehingga tau bahan seperti apa yang mereka beli untuk diberikan kepada pelanggan nantinya.
Jika sudah banyak yang kenal biasanya mereka juga ngasih harga ke masyarakat itu lebih murah sehingga dapat menghitung harga pasar dan menjadi perbandingan bagi pelanggan. Setelah berdiskusi selanjutnya saya yang berpengalaman dalam hal pemograman lalu melakukan diskusi bersama dengan teman saya tentang Tumbasno.id”69
Hasil pengamatan yang dilakukan dalam melihat potensi yang dimiliki oleh masyarakat Wetan pasar yaitu bahan pokok yang akan diambil dalam jasa layanan pesan antar langsung dari beberapa mitra di Pasar tanjung sehingga bahan tersebut saat diberikan ke pelanggan atau clien secara fresh. Masyarakat Wetan pasar banyak yang mengenal pedagang yang ada sehingga dapat harga lebih murah sehingga dapat menjual kepada para pelanggan Tumbasno.id dengan harga lebih murah dan tetap sesuai harga yang di pasar. Selanjutnya dengan adanya identifikasi potensi yang ada, Mas Ferly menyandarkan
69 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
keahliannya yang dibantu dan berdiskusi bersama temannya dalam hal pemograman dalam membuat sebuah website.
c. Tahap Perencanaan Alternatif Program
Setelah Mas Ferly dengan tim Tumbasno.id melakukan pengkajian dengan beberapa masyarakat melalui kegiatan diskusi bersama serta dapat menemukan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat sehingga tahap selanjutnya yaitu tahapan perencanaan alternatif program atau kegiatan. Tahapan ini merupakan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memenuhi dari kebutuhan masyarakat tersebut dan menanggulangi masalah yang ada di masyarakat. Dalam melakukan tahap ini dengan menggunakan pendekatan yang telah dilakukan oleh Mas Ferly dengan tim Tumbasno.id tidak begitu rumit dikarenakan masyarakat dari Wetan pasar sudah akrab dengan Mas Ferly dan pemuda yang menjadi tim dari Tumbasno.id. Semenjak masuknya program dari Tumbasno.id sangat di apresiasi oleh pemuda dan masyarakat Wetan pasar, program yang dilakukan yaitu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang mengalami pengangguran dengan membuka jasa layanan pesan antar bahan diambil langsung dari pasar tanjung.
“Pendekatan serta program yang kami berikan memang sangat di apresiasi oleh masyarakat sini. Keakraban kami sudah terbina sebelum adanya pandemi jadi sudah memudahkan bagi kami untuk melakukan diskusi bersama apalagi terkait dengan permasalahan masyarakat yang sekarang sedang kami hadapi bersama”70
70 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
Pernyataan diatas dapat dilihat bahwasannya tim dari Tumbasno.id tidak mengambil secara sepihak tentang keputusan yang mereka miliki dalam rangka perencanaan alternative program. Program jasa layanan pesan antar yang di khususkan bahan dari pasar tanjung sendiri merupakan solusi bagi masyarakat Wetan pasar yang sudah jauh lebih memahami pasar tanjung terutama bagi masyarakat yang mengalami pengangguran.
“Perencanaan awalnya sih sebenarnya simple kemarin, setelah nama Tumbasno.id maka lanjut kita bikin logo dulu. Terus bikin instagram serta website. Lalu mencari teman-teman yang ahli dalam bidang teknologi, social media dan beberapa tim yang lain. Tapi program awal yaitu pembuatan logo, social media dan website.”71
Pernyataan yang diberikan dari Mas Ferly bahwasannya ada beberapa tahapan yang dilakukan sebelum memulai program jasa layanan pesan antar tesebut. Pertama mencari beberapa teman yang ahli dalam bidang pembuatan website, teknologi, social media dan beberapa tim yang diperlukan. Kedua, dalam beberpa teman yang memiliki ahli tersebut mereka langsung mengerjakan pekerjaan yang telah dipilihkan seperti pembuatan logo, pembuatan social media dari facebook dan instragram, dan yang terakhir pembuatan website resmi untuk Tumbasno.id.
d. Tahap Pemformulasian Rencana Aksi
Setelah alternative program dibuat maka selanjutnya yaitu pembahasan formulasi rencana aksi. Formulasi rencana aksi ialah
71 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
rancangan pelaksanaan dari suatu program dari tahap paling awal hingga paling akhir. Pada tahap ini tim Tumbasno.id bersama masyarakat Wetan pasar memformulasikan rencana aksi yang akan dicapai dalam program jasa layanan pesan antar, serta menyusun beberapa cara untuk mencapai beberapa tujuan yang ingin dicapai tersebut. Tim Tumbasno.id dan masyarakat membangun sebuah komunikasi secara intens dalam sebuah program dengan secara matang.
“Tujuan dari program jasa layanan pesan antar yang berikan oleh tim Tumbasno.id ialah memotivasi masyarakat yang mengalami pengangguran untuk dapat bekerja dan tetap dapat stabil dalam keuangan yang saat itu mengalami penurunan tingkat ekonomi. Kegiatan dari program ini dapat mengubah pola pikir masyarakat bahwasannya mereka yang berada dekat masyarakat seharusnya tidak usah bingung akan ekonomi karena dari pasar mereka dapat melakukan pekerjakaan dengan mengikuti perkembangan teknologi masa sekarang.”72
Pernyataan diatas dapat dilihat program yang diberikan oleh Tumbasno.id bagi masyarakat Wetan pasar yang mengalami pengangguran dengan tujuan agar masyarakat tetap dalam stabil dalam tingkat ekonomi yang saat itu mengalami penurunan yang diakibatkan oleh pandemic. Masyarakat pun juga diharapkan mengubah pola pikir mereka untuk dapat berinovasi dan berkreasi dalam meningkatkan ekonomi dengan menggunakan perkembangan teknologi serta bekerja sama dengan pedagang pasar karena tempat mereka yang berdekatan dengan pasar seharusnya tidak usah bingung akan pekerjaan.
72 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
Mencapai tujuan dari kegiatan yang akan dibuat oleh tim Tumbasno.id maka cara melakukannya secara bertahap dan perlahan.
Pertama pastinya mengubah pola fikir masyarakat yang dimana mereka dapat menghasilkan peningkatan ekonomi dengan mengguanakan sumberdaya yang mereka miliki serta pemanfaatan teknologi di era zaman sekarang karena sesungguhnya hasil dari program Tumbasno.id nantinya masyarakat yang akan dapat merasakan sendiri apa yang mereka lakukan dengan bersama-sama.
“Jadi kami tuh kan ngadain pertemuan untuk menentukan masalah yang di hadapi dan apa yang kami berikan kepada coustemer. Jadi ada persiapan dan perbaiki sebelum memulai program yang akan dilakukan.”73
Pernyataan tersebut Mas Ferly menjelaskan bahwasannya sebelum memulai program yaitu jasa layanan pesan antar para tim serta masyarakat yang hendak menjadi kurir melakukan pertemuan setiap minggunya. Tujuan dari pertemuan tersebut untuk menentukan masalah yang sengan di hadapi dalam hal pembuatan social media, platform dan cara menghadapi coustemer nantinya.
e. Tahap Implementasi Program
Tahap ini merupakan salah satu tahap terpenting dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Tahap implementasi ialah tahap yang juga menetukan dari keberhasilan suatu program tersebut. Dengan adanya kerjasama yang baik antara perangkat, pemuda, masyarakat Wetan pasar beserta tim dari
73 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
Tumbasno.id maka program jasa layanan pesan antar ini dapat dilaksanakan dengan baik. Jika tidak ada kerjasama yang baik saat dilapangan maka program yang telah dibuat tidak akan berjalan dengan lancar. Program ini dalam pelaksanaannya dengan melibatkan beberapa perangkat dan masyarakat yang mengalami pengangguran serta tim dari Tumbasno.id. berikut pernyataan dari owner Tumbasno.id.
“Implementasi kita di awali dengan memperkuat jaringan marketing kami melalui aplikasi di social media basisnya di awali marketing melalui instagram. Kita melalui itu benar-benat dari nol hingga sekarang mendapati 1.535 followers. Biasanya dari sana ada sekitar 15 orang dari followers kita yang masuk untuk melakukan orederan melalui Tumbasno.id.”74
Diawali dengan memperkuat jaringan dari tim Tumbasno.id melalui digital marketing dengan menggunakan social media instagram membuahkan hasil dengan peningkatan yang ada. Hasil yang diperoleh dari awal nol hingga memasuki jumlah yang lumayan yaitu 1.535 followers dan dari followers tersebut jumlah 1-2% melakukan order sehingga setiap harinya akan ada peningkatan rating keinginan pelanggan kepada Tumbasno.id. Tumbasno.id juga membuat beberapa benner atau flayer di jalan sekitar Pasar tanjung dengan memberikan edukasi kepada calon pelanggan bahwasannya di Pasar tanjung sendiri memiliki tim dalam hal jasa layanan pesan antar sehingga tidak perlu jauh-jauh ke pasar atau ribet jika ingin melakukan pembelian dengan jumlah yang cukup banyak.
74 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
Tim Tumbasno.id yang bekerja sebagai kurir pun ikut mempromosikan pekerjaannya sebagai jasa layanan pesan antar melalui beberapa video, foto, bahkan poster dan di up di beberapa akun social media milik pribadi masing-masing. Sehingga semua masyarakat tau bahwasannya di Pasar tanjung memiliki jasa yang sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat khayalak. Kurir dari Tumbasno.id tersebut juga akan mendapatkan beberapa customers sehingga jasa mereka akan terus digunakan oleh masyarakat.
“Kami juga memberikan beberapa bonus kepada customers kita contohnya royko, atau bahan-bahan masakan lainnya meskipun hanya 500-1.000 aja mereka senang kan. Jadi kita bias lebih semangat juga jika mereka senang”75
Untuk awalan yang dilakukan oleh tim beserta kurir dari Tumbasno.id memberikan bonus-bonus kecil kepada customers dengan tujuan untuk memberikan kepercayaan lebih kepada Tumbasno.id dalam pelayanan jasa layanan pesan antar untuk bahan pokok makanan yang diambil langsung dari Pasar tanjung. Para pemuda yang menjadi kurir pun sangat bersemangat dalam melakukan pekerjaannya sebagai pekerja jasa yang diberikan kepada customers,sehingga mereka lebih giat dalam bekerja di bidang yang saat ini mereka tekuni.
“Untuk saat ini kami memiliki komitmen bersama-sama yaitu ga akan jadi pedagang juga agar tidak terjadinya monopoli dengan masyarakat pasar tersebut.”76
75 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
76 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022
Penyampaian yang disampaikan oleh owner Tumbasno.id bahwasannya mereka di awal pembuatan lapangan pekerjaan dengan berbasis jasa layanan pesan antar yang bahan diberikan langsung dari Pasar tanjung telah berkomitmen bersama dengan para pemuda Wetan Pasar yang mereka rangkul dalam tim Tumbasno.id bahwasannya mereka tidak akan menjadi penjual tangan kedua untuk para customers mereka sendiri. Sehingga mereka tidak menginginkan adanya system monopoli pada tim ini. Tim Tumbasno.id tetap berada pada keteguhannya bahwasannya mereka akan tetap menjadi layanan masyarakat dengan memberikan jasa layanan pesan antar tanpa melibatkan system monopoli.
Tumbasno.id mengimplementasikan programnya dengan melibatkan langsung pemuda Wetan Pasar yang akan bekerjasama dengan Tumbasno.id untuk dirangkul sebagai lapangan pekerjaan bagi mereka. Pemuda Wetan pasar ini dituntut untuk bersikap aktif dan partisipatif dalam kegiatan program implementasi. Dengan keterlibatan langsung oleh Pemuda Wetan pasar maka program ini dapat memberikan edukasi dan tambahan ilmu perihal kemajuan teknologi yang dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi mereka yang mengalami pengangguran.
Kegiatan implementasi yang masih dilakukan saat ini dengan tujuan memberikan wawasan kepada kurir atau pemuda yang mereka rangkul serta strategi dalam meningkatkan daya minat customers dan
tetap memberikan edukasi kepada masyarakat Pasar tanjung akan system digital marketing. Berikut beberapa contoh kegiatan yang sudah dilakukan oleh tim Tumbasno.id :
1) Edukasi dan Sosialisasi Digital Marketing
Program edukasi dan sosialisasi digital marketing merupakan program pertama yang dilakukan sebelum Tumbasno.id terjun langsung ke lapangan. Program ini diadakan dengan tujuan memberikan bekal pengetahuan kepada pemuda Wetan pasar yang nantinya akan menjadi tim inti (bagian tim startup, copywriter, admin) dan juga bagi kurir jasa layanan pesan antar. Materi sosialisasi yang diberikan kepada pemuda tersbut diantaranya pemahaman media social dan penggunaan dalam memberikan layanan kepada masyarakat, content marketing, cara bekerjasama dengan mitra masyarakat Pasar tanjung, cara berkomunikasi yang baik dengan calon customers.
2) Kegiatan Pendampingan Tim dan Kurir
Pada program kegiatan pendampingan terhadap kurir dilakukan untuk memberikan ilmu dan pengarahan bagi kurir yang dimana kurir tersebut merupakan pemuda yang belum memiliki pengalaman dalam hal jasa layanan pesan antar. Mereka diberikan juga cara-cara untuk berkomunikasi dan berhadapan baik dengan para customers sehingga mereka tidak tegang atau kebingungan saat melakukan pekerjaannya.
3) Edukasi Terhadap Masyarakat Pasar
Program ini diberikan kepada masyarakat pedagang Pasar tanjung dengan tujuan untuk memberikan pemahaman akan adanya kemajuan teknologi yang dapat mereka akses untuk menambah customers melalui jarak jauh dengan platform yang telah disediakan yaitu Tumbasno.id. Mayarakat pasar pun jika sudah mengetahui dan mengerti penggunaan dari jasa layanan pesan antar Tumbasno.id maka dapat bekerjasama dengan baik untuk memberikan kualitas terbaik terhadap dagangannya ketika ada customers yang hendak membeli bahan yang dibutuhkan.
4) Pengaplikasian Jasa Layanan Pesan Antar
Program ini dilakukan kepada tim beserta kurir dengan tujuan awal Tumbasno.id yaitu memberikanmpelayanan masyarakat melalui jasa layanan pesan antar. Sehingga dengan pengaplikasian ini dapat menambah penghasilan dan memberikan pekerjaan bagi pemuda dan masyarakat Wetan pasar yang mengalami pengangguran. Dengan begitu masyarakat Wetan pasar memiliki peningkatan tingkat ekonomi dari hasil tersebut dan memiliki pengetahuan dalam hal digital marketing yang telah dipelajari di awal.
Pelaksanaan program yang dilakukan oleh Tumbasno.id juga memberikan dampak yang baik bagi masyarakat Wetan pasar sehingga dapat mengurangi angka pengangguran yang diberikan
kepada para pemuda dari Wetan pasar tersebut. Tumbasno.id juga menarik perhatian dari pemerintahan seperti Wakil Bupati Jember yaitu K.H. Balya Firjaun Barlaman atau dikenal dengan Gus Firjaun. Gus Firjaun sering menggunakan jasa layanan pesan antar yang disediakan oleh Tumbasno.id untuk membeli bahan-bahan makanan yang diambil langsung dari Pasar tanjung, begitupula dengan istri dari Guas Firjaun yaitu Ning Vita, beliau juga sering menggunakan jasa ini untuk membeli bahan masakan hendak memasak jikaada keperluan di rumah Bupati tersebut.
“Alhamdulillahnya ya waktu awal launcing nya Tumbasno.id tuh sudah menarik perhatian dari pemerintah Jember, yaitu Gus Firjaun sebagai Wakil Bupati Jember.
Tapi yang lebih sering menggunakan jasa kami tuh Ning Vitanya atau istrinya untuk membeli bahan-bahan masakan.
Kan kami juga bekerjasama dan berdiskusi bersama di majlis Al-Ghofilin sehingga Gus Firjaun mengetahui adanya jasa yang kami berikan ini.”77
Pernyataan diatas dapat memberikan dorongan positif bagi Tumbasno.id bahwasannya mereka sebagai layanan masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda Wetan pasar yang mengalami pengangguran juga dapat di pandang baik oleh kepemerintahan yang ada di Jember seperti Gus Firjaun menggunakan jasa mereka tanpa perlu jauh-jauh ke pasar tanjung untuk membeli bahan-bahan masakan.
77 Ferly Juli Herlambang, diwawancara oleh penulis, Jember, 14 Desember 2022