BAB IV HASIL DAN PENELITIAN
B. Penyajian Data dan Analisis
Sumber data: Kepala Cabang BMT NU cabang Balung
b. Setelah dihitung, data tersebut disimpan serta digunakan untuk melakukan transaksi angsuran setiap bulannya.
c. Bagian pembiayaan juga yang melayani nasabah untuk melakukan pembayaran angsuran dengan melakukan proses transaksi (cicilan pembayaran), transaksi tersebut juga disimpan dalam file.
d. Setelah semua data diproses maka bagian pembiayaan akan membuat laporan untuk diserahkan kepada kepala cabang. Laporan yang dibuat tersebut akan diperiksa dan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Berdasarkan uraian sistem berjalan pada BMT NU cabang Balung dalam proses pengumpulan dan penyimpanan data transaksi pada sistem informasi akuntansi pembiayaan qardhul hasan di atas, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa penggunaan sistem informasi akuntansi dalam pembiayaan qardhul hasan ini dapat mempermudah kegiatan operasional pembiayaan qardhul hasan.47 Penerapan sistem informasi akuntansi ini menghasilkan informasi yang relevan yang dibutuhkan oleh perusahaan, selain itu sistem informasi akuntansi membantu aktivitas harian perusahaan seperti pemberian pembiayaan qardhul hasan, yang diakhiri dengan pelaporan.
Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan Bapak Rendi Maulana Firdaus selaku Kepala Cabang BMT NU, sehingga peneliti mendapatkan informasi sebagai berikut:
“Pembiyaan qardhul hasan yang menggunakan sistem informasi akuntansi dilakukan agar dapat memberikan kemudahan kepada pegawai dan nasabah dalam melakukan kegiatan transaksi pada pembiayaan. Seperti memproses dan menyimpan aktivitas-aktivitas pembiayaan qardhul hasan yang telah dilakukan oleh para pihak
47 Rendy Maulana Firdaus, Wawancara, Kepala Cabang BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 24 Januari 2023
yang terlibat dalam pembiayaan, sehingga nantinya pihak manajemen, pegawai dan pihak yang berkepentingan lainnya dapat dengan mudah untuk meninjau kembali hal-hal yang telah terjadi.
Sistem informasi akuntansi dapat mengubah data dan menghasilkan informasi dari data tersebut yang berguna bagi pihak yang berkepentingan untuk membuat suatu keputusan dalam pembiayaan qardhul hasan. Sistem informasi akuntansi dapat mengendalikan dan menjaga aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan dalam pembiayaan dan lain-lain, misalnya data nasabah, data perusahaan dan lain-lain sehingga dapat dipastikan bahwa data tersebut ada pada saat dibutuhkan, relevan, dan juga akurat".48
Pembiayaan adalah pendanaan yang diberikan oleh suatu pihak kepada pihak lain untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik dilakukan sendiri maupun lembaga. Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil. Pembiayaan yang diterapakan di BMT NU merupakan pembiayaan yang berlandaskan pada pembiayaan Syariah. Pembiayaan Syariah dianggap oleh pihak BMT merupakan pembiayaan yang paling aman dalam hal meminimalisir kerugian dari kedua belah pihak. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Cabang BMT NU Cabang Balung.
"Kami disini memilih segala proses yang terkait dengan pembiayaan itu menggunakan sistem yang syariah. kenapa kita memilih itu? Karena itu sudah diajarkan oleh nabi kita. Dan itu menurut kami adalah sistem atau akad pembiayaan yang tidak memberatkan sebelah. Jadi semua pihak itu tidak akan ada yang merasa dirugikan".49
48 Dewi Hikmatul Karimah, Wawancara, Bagian Administrasi BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 24 Januari 2023
49Rendy Maulana Firdaus, Wawancara, Kepala Cabang BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 24 Januari 2023
BMT NU merupakan salah satu lembaga yang menerapkan sistem syariah dalam segala proses pembiayaan. BMT NU melaksanakan tradisi pembiayaan sesuai dengan apa yang telah diajarkan dalam agama Islam melauli Rasulullah SAW. Islam mengajarkan penerapan pembiayaan yang adil atau tidak merugikan salah satu pihak. Kedua belah pihak yang menerima proses pembiayaan yang adil bisa menjalin kesepakatan kerjasama yang baik.
Pembiayaan syariah dilakukan dengan berbagai jenis akad pembiayaan. Salah satu dari akad pembiayaan tersebut adalah dengan menggunakan akad qardhul hasan. Qardhul hasan merupakan akad yang sering disebutkan dengan istilah akad tolong menolong. Hal ini dikarenakan dalam akad qardhul hasan tidak diharapkan adanya imbalan dalam proses peminjaman. Akad Qardhul Hasan memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam akad tersebut, yaitu Pertama, Syarat bagi muqridh dan muqtaridh adalah ahliyatu altabarru', orang yang mampu mengelola hartanya sendiri secara mutlak dan bertanggung jawab.
Jadi anak kecil dan orang gila tidak masuk kategori ini. Selain itu juga disyaratkan tidak ada paksaan. Hal ini telah diterapkan oleh BMT NU Cabang Balung seperti yang dikatakan oleh ketua BMT NU Cabang Balung.
"Peserta yang boleh ikut dalam kelompok peminjaman modal ini haruslah yang sudah mandiri, mempunyai usaha sendiri. Dan harus ada tanda persetujuan dari pihak keluarga yang bersangkutan. Dan setiap anggota harus bisa memahami dan menerima atas kesepakatan yang disepakati antar pihak BMT NU cabang Balung
dengan anggota Kelompok Penerima pinjaman Modal usaha".50 Kelompok penerima pinjaman modal dari BMT NU Cabang Balung diwajibkan terdiri dari anggota yang punya usaha mandiri. Anggota kelompok perlu mendapatkan izin atau persetujuan dari pihak keluarga.
Anggota yang mendapat pinjaman usaha wajib mempunyai usaha mandiri.
Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kelompok yang tidak bertanggung jawab sehingga merugikan kelompok.
Kedua, syaratnya adalah barang yang bermanfaat, bernilai dan dapat dipergunakan. Barang yang diakadkan dalam proses peminjaman adalah barang yang dapat membantu pihak peminjam. Hal ini sesuai dengan yang terjadi pada proses penerapan akad Qardhul Hasan di BMT NU Cabang Balung. Kepala BMT NU Cabang Balung mengungkapkan bahwa adanya program BMT NU ini bisa membantu kesulitan anggota dalam menjalankan usaha.
Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan Ibu Linda bagian pembiayaan BMT NU, sehingga peneliti mendapatkan informasi sebagai berikut:
“Sebelum menerima pembiayaan qardhul hasan tersebut, ada beberapa mekanismenya yaitu. Yang pertama nasabah mengumpulkan foto copy KK dan KTP, setelah itu diberikan ke bagian administrasi/staf layanan, dari bagian administrasi diberikan ke bagian pembiayaan, dan selanjutnya dari bagian pembiayaan di berikan ke kepala cabang, kemudian di disposisi, dan bagian pembiayaan melakukan survey, setelah di survey di adakan komite pembiayaan dimana untuk menganalisa nasabah ini akan diberikan pinjaman atau tidak, seandainya di berikan pinjaman iyu langsung di dikdas dengan menjelaskan bagaimana mengenai BMT NU selama 2 kali, untuk selanjutnya setelah melakukan dikdas ini
50Rendy Maulana Firdaus, Wawancara, Kepala Cabang BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 24 Januari 2023
kepala cabang, bagian administrasi dan bagian pembiayaan melakukan rapat dan membuat berita acara untuk menentukan plafon pinjaman. Setelah itu bagian administrasi membuat sp3 dan membuat slip pencairan”.51
Adapun hasil wawancara yang penulis rangkum dari beberapa anggota BMT NU, yakni Ibu Lutfia yang mempunyai usaha kerajinan yaitu tasbih
“Mereka mendapat pembiayaan qardhul hasan dari BMT NU sebesar Rp 2.000.000,- Beliau menggunakan modal tersebut untuk menambah permodalan dan melengkapi keperluan yang berkaitan dengan usahanya. Dengan bertambahnya permodalan yang didapatkan, maka Ibu Lutfia dapat menambah kerajinan-kerajinan yang lebih besar lagi. Dan dengan menambah kerajinan-kerajinan yang didapatkan, maka dapat menambah penghasilan Ibu Lutfia sebagai seorang usaha kerajinan. Melihat kondisi tersebut, untuk saat ini program pembiayaan yang terlaksana boleh dikatakan ada hasilnya walaupun tidak seberapa, dan hasil tersebut juga tidak lepas dari adanya bimbingan dan pengarahan yang dilaksanakan tiap bulannya oleh pihak BMT NU Jawa Timur.”52
Hal senada juga dikatakan oleh Ibu Nurul pemilik tokoh sembako
“Ibu Nurul ini adalah yang mempunya tokoh sembako yang telah berdiri selama 4 tahun. Ibu Nurul merupakan salah satu anggota BMT NU yang telah bermitra selama kurang lebih 3 tahun. Ibu ini mendapat pembiayaan sebesar Rp 2.000.000.- dari pihak BMT NU.
Dengan adanya pembiayaan dari BMT NU, pendapatan yang didapatkan Ibu Nurul mengalami peningkatan karena dapat memperbesar usaha-usahanya. Sehingga dengan adanya peningkatan pendapatan tersebut, dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.”53
Hal senada juga dikatakan oleh Ibu Aminah yang mempunyai usaha laudry
“Salah satu anggota BMT NU yang mempunyai usaha laundry, dengan pinjaman modal awal sebesar Rp 2.000.000.- dari pihak
51Linda Oktavia Ningsih, Wawaancara, Bagian Pembiayaan BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 21 Maret 2023
52 Lutfia,Wawancara, Nasabah BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 01 Februari 2023
53 Nurul, Wawancara, Nasabah BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 02 Februari 2023
BMT NU, beliau menggunakan modal yang diberikan untuk membuka usaha laundry. Pendapatan yang mereka peroleh sekitar Rp 200.000,- per hari, terkadang juga mengalami penurunan pendapatan yang menjadi 100.000,- perhari. Tetapi dengan adanya pendapatan tersebut, itu sudah dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.”54
Dari beberapa pemaparan tersebut di atas dapat diketahui bahwa dengan adanya produk pembiayaan yang dilakukan oleh BMT NU Jawa Timur dapat memberikan peningkatan terhadap para usaha demi meningkatkan kemajuan usahanya. Bila menyimak hal tersebut, dalam program yang dijalankan oleh BMT NU Jawa Timur, yaitu melalui akad pembiayaan yang ditawarkan, dengan cara memberikan modal kepada para usaha yang membutuhkan sangat berpengaruh demi kemajuan dan peningkatan usahanya. Namun, peran BMT NU tersebut tidak sekedar memberikan pinjaman modal begitu saja, tetapi juga disertai dengan adanya pendampingan dan pembinaan dengan memberikan pengarahan- pengarahan ke pihak anggota.
2. Kendala Penerapan Sistem Informasi Akuntsansi Pembiayaan Qardhul Hasan pada BMT NU Jawa Timur Cabang Balung
Penerapan sistem informasi akuntansi menghasilkan informasi yang relevan yang dibutuhkan oleh stakeholder perusahaan, selain itu sistem informasi akuntansi membantu aktivitas harian perusahaan seperti pemberian pembiayaan qardhul hasan, yang diakhiri dengan pelaporan.
Adapun peneliti melakukan wawancara kepada Ibu Dewi Hikmatul Karimah selaku bagian administrasi atau staf layanan di BMT NU cabang
54 Aminah, Wawancara, Nasabah BMT NU Jawa Timur Cabang Balung, 03 Februari 2023
Balung, beliau mengungkapkan bahwa:
“Karena sekarang itu pembukuannya tidak menggunakan manual lagi tetapi menggunakan komputer. Jadi kendala yang sering terjadi saat melakukan pembukuan atau pelaporan yaitu terjadinya kelambatan pada komputer, saat komputer dalam perbaikan.
Terkadang juga bisa tidak sinkron, jadi untuk pelaporannya kita harus memproses ulang.” 55
Wawancara dengan Ibu Linda Oktavia Ningsi selaku bagian pembiayaan BMT NU cabang Balung, dimana beliau menyatakan bahwa:
“Mengenai kendala yang dihadapi pada nasabah itu mengenai angsuran dalam pembiayaan tersebut. Biasanya itu terjadi kemacetan saat mengangsur disebabkan karena pendapatan mitra yang menurun, kemauan membayar kurang ada, mitra ada yang kabur, dan ada juga yang mengalami kemacetan di usahanya.”56
Diperkuat wawancara dengan Bapak Rendi Maulana Firdaus selaku Kepala Cabang BMT NU cabang Balung, mengatakan bahwa:
“Kalau nasabah yang telat mengangsur atau terjadi kredit macet kami tidak memberi sanksi apapun, karena pembiayaan ini diberikan untuk membantu memaslahatkan ummat. Jika mitra itu telat mengangsur kita akan menanyakan mengapa kok telat, bagaimana kelanjutan pembiayaan ini ataupun usaha yang telah diberikan. Ada pula yang kita telpon untuk mengingatkan jika telah waktunya membayar angsuran.57