• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perjalanan Terakhir Aidit

72

1 . JAKARTA

• Aidit bertolak dari Jakarta pukul 01 .30 WIB pada 2 Oktober 1 965.

• Naik Pesawat Dakota T-443 dari Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma menuju Pangkalan Angkatan Udara Adisutjipto.

2. YOGYAKARTA

• Tiba d i bandara pada 2 Oktober 1 965 dini hari.

• Aidit pergi ke rumah Ketua CDB PKI Yogyakarta, Sutrisno.

• Bertemu dengan petinggi partai dan memutuskan bahwa PKI setempat akan melancarkan aksi­

aksi massa untuk membela Presiden Sukarno.

Orang Kiri Indonesia: D.N. Aidit

3. SEMARANG

• Aidit bergabung dengan pemimpin PKI Jawa Tengah yang

mengadakan pertemuan darurat, 2 Oktober 1 965.

• Rapat menghasilkan sikap politik yang menyatakan Gerakan 30 September adalah masalah internal Angkatan Darat dan PKI tak ada sangkut-pautnya dengan gerakan itu.

• Tugas utama partai kini melakukan konsolidasi.

k< 111:111c l1111 pa11�kalan, Kolonel Delara unyoto. 11gia11toro pun dil> ·ri instruksi mengantar seorang pejabat, yang tak disebutkan namanya, ke Pangkalan Angkatan Udara Semplak, Bogor.

Atas desakan Mayor Sugiantoro yang ingin tahu siapa pe­

jabat "misterius" itu, Kolonel Sunyoto pun buka kartu. Orang­

nya tak lain adalah Aidit. Tahu perkembangan Gerakan

s.

SOLO 6. BLITAR 4. BOYOLALI

Aidit menggelar

Pada 5 Oktober

Aidit dilaporkan rapat dengan 1 965, Politbiro PKI datang ke kota ini petinggi partai, menggelar rapat. pada 2 Oktober termasuk Wali

Pertemuan itu 1 965, tapi agendanya Kota Solo Utomo untuk menyusun tak jelas benar.

Ramelan, 2 pernyataan

Ada yang mengaku

Oktober 1 965. Politbiro PKI melihat Aidit di

Ra pat justru soal Gerakan 30 Boyolali justru akhir mendukung September dan Oktober. Waktu operasi Gerakan juga surat Aidit itu, Aidit hendak

30 September kepada Presiden bertemu dengan

dan partai harus Sukarno. kader partai yang

melancarkan

Bekas anggota CC jadi Bupati Boyolali, perjuangan PKI, Rewang, tak Suwali.

bersenjata untuk tahu pertemuan

mendukung itu. 7. SOLO

gerakan Letnan

Bekas Ketua

Pada 1 0 November,

Kolonel Untung Lembaga di suatu tempat di

merebut Sejarah CC PKI Solo, Aidit menulis kekuasaan Sumaun Utomo instruksi ke semua

pemerintah menyangkal CBD partai.

setempat dan adanya

Pada 22 Novemb r

membela partai. pertemuan itu. 1 965, Aid it ditan k. q 1

Setelah Peristiwa G30S

,

30 eptember d i Jakarta melalui radio, Ll 'iautM1 1 1t•g;1s menolak instruksi itu.

"Ini perintah," bentak Kolonel Sunyoto wak:tu itu.

"Saya hanya tunduk pada perintah atasan saya langsung di Akademi Angkatan Udara," kata Mayor Sugiantoro.

Suasana tegang karena keduanya sama-sama teguh pen­

dirian. Pesawat Mentor itu pun kembali lagi ke Yogyakarta,

cbm 1:ik : u la p ·nerbangan ke Bogor.

Di tengah gencarnya usaha perburuan terhadap tokoh dan simpatisan PKI yang dilakukan pasukan Soeharto, Aidit masih sempat mengeluarkan instruksi. Menurut Victor Miroslav Fie, salah satu instruksinya adalah yang dibuat pada 10 November. Dalam surat yang terdiri atas 11 item itu, Aidit menyampaikan "wasiat" setelah melihat perkembangan

,

l·cadaan. Merujul pada bul u wartawan TVJU 1 1 '11uro Subroto, Dewan Revolusi PKI: Menguak Kegagalannya Mengkomuniskan Indonesia, mungkin surat itu ditulis dari tempat persembunyian Aidit di daerah Kerten atau Sambeng, sama-sama di Solo.

Dalam "wasiat terakhirnya" itu, Aidit mengakui kerusakan fatal pada partai akibat Gerakan 30 September,

Rencana pun disusun. Dan benar, sekitar pukul sebelas siang, Aidit

muncul di rumah itu, m�Qumpa ng vesp,.:t Sri Harto. Sekitar pykul se!llbilan

malam, Letnan Ning Prayitno m�mimpin pasuk�n Brigit IV menggerebek

rumah milik bekJ§ip�gawai PJKAit'o. Yaslr meng'�wasinya dari jauh.

· Alwi Shahab, wartawan gaek yang kala itu sedang meliput di Solo, menUlis a1l1iharian RepUblika, wa�tu di�l�ebek Aidit h)f;)�,, ... -- � i di aalam

Pr��!to s:�diri y

�i� kan1�t A h Yasir itu saat dari lemari. Prayitno keder pada mulanya, tapi segera menguasai kead.��.�-Setengah

�]JN·. • >< °¼· . ··<:,>Si

membujuk dia membawa Aidit ke markas mereka di Loji Gandrung.

�:l�ii,Pitu juga Yasi .. � �en�.:�rrog.asi Aid!:l,Ii�!rbarnya, sa��i'ii�etui11rem­ buat pengakuan tertulis setebal 50 halaman. lsi nya, antara lain, hanya

dla yang bertanggu ng jawab ata .. s peristiwa G30S. Sayang, menurut Yasir, Pangdam Diponegoro kemudian'membakar dokumen itu. Entah bagaiman , koresponden As

daJ�tkan b�cor

ening New a, R'"\ · ' isuke H'''i:.tc/· >' ayashi, berhasit men-

ngakuan Ai korannya.

,s,t · · Menjelang diri( hari .Yasir kebingupgan, selanjutnya harus bagaimana.

,'/St:< .,, 0

Aidit berkali-kali minta bertemu dengan Presiden Sukarno. Yasir tak. mau.

"JiJ;s:t:w�\· k,:i'. dise.. , rahkan da �(mg em1,1_tarbalikkan fakta se- hingga persoala ya akan jadi lain;' kata Yas,r eperti dikutip Abdul Gafur dafam bukunya, Siti Ha h Soeflarto: Utama ln(ior:igsia.

tn '�k.i s '1111,n s11dalr dip ·rhitu11 kannya. urat illi ju ra n1 '11g­

i yaratl a.I.1 kcruungkinan Aidit mencari perlindungan ke RRC. Jika itu tetjadi, petinggi PKI diminta menjamin ke­

langsungan partai, mempertahankan daerah basis di Jawa, menghindari perlawanan frontal, serta teror dan sabotase hendaknya dijalankan sistematis untuk perang urat saraf.

Surat itu juga mengisyaratkan optimisme bahwa Sosro-

Akhirnya, pada pagi buta keesokan harinya, Yas.ir membawa Aidit me-

;Wningg�lkan Solo mJhuju Batat. Mereka mJhggu nakan tiga buah jip. Ai� dit yang diborgol berada di jip . terakhir bersama Yasir. Saat terang ' tanah i ring�ifihgan hu tiba diBoyoiili.

Tanpa sepengetahuan dua jip pertama, Yasir membelok masuk ke ..

Markas Batalion Tekadnya bulat. "Ada sumur?'' tanyanya kepada

ay

1

0;[risno, �omandan batalion.

belakang rumahnya.

menunjuk sebuah sumur tua di

'l

Ke sana Yasir m�rn1> · bawa tahanannya.{ D','' i tepj s,, umur, dia memper- silakan Aidit mengucapkari pesan terakhir, tapi Aidlt malah berapi-api

pida},.·•·• o. lni m,··•·�_e.--mbu9,t Y·. ··. '· a sir ,,:<:Ian c-, anak buah marah ... Mak·•···· a•·•f ,dor! >Q .. . . engan

dada' berlubahg tu buh gempal Me�teri Koordinasi sekaligus Wakil Ketua MPR� itu t�f11::lngkal masuk sumur.

24 NOVEMBER 1 9651 pukul r soreu Yasir bertemu Soeharto di Gedung Agung, Yogyakarta. Setelah melaporkan pekerjaannya, termasuk keputusannya membunuh Aidit, sang k el memberanikan diri ber-

tanya: "Apakah yang Bapak maksudkan dengan bereskan itu seperti sekarang ini, f>ak?" Sl?�hart9 tersenyum. ■

Setelah Peristiwa G30S 77

yang diyakini sebagai nama samaran untuk Sukarno-belum meninggalkan PKJ.

Dalam sidang terakhir ,Kabinet Dwikora, 6 Oktober, Sukarno bisa meyakinkan kabinet untuk menerima usul Aidit. Tapi perkembangan yang terjadi kemudian berujung pada kekalahan PKJ. Selang 12 hari setelah "surat wasiat"

itu, Aidit ditangkap anak buah Komandan Brigade Infanteri 4 Kodam Diponegoro Kolonel Yasir Hadibroto. Itulah akhir karier dan hidupnya. ■

Dokumen terkait