فا َخ َ
B. Praktik Pelaksanaan Jual Beli Pasir di Desa Tanak Beak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat
2. Proses Penambangan Pasir di desa Tanak Beak
Observasi yang dilakukan oleh peneliti menemukan beberapa tahapan dalam proses penambangan pasir. Proses penambangan pasir yang dilakukan terdiri dari tiga tahapan yaitu:
a. Pemisahan antara pasir dengan material lainnya
Banyaknya kandungan yang terdapat dalam tanah tersebut seperti, bebatuan, sampah, akar pepohonan, dan material lainnya yang masih menjadi satu kesatuan yang utuh supaya terpisah. Hal itu dilakukan
60 Zohri (penambang pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, rabu 09 November 2022
61 Suhaili (penambang pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November 2022
dengan cara menyemprotnya dengan tekanan air yang tinggi, hal itu dibantu oleh mesin air.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pak Junaidi selaku penambang pasir mengatakan:62
sebelum pasir dijual kami membersihkan terlebih dahulu kandungan-kandungan yang terdapat didalam pasir tersebut, seperti bebatuan, sampah, dll.
Kemudian wawancara selanjutnya dengan pak Ketar selaku penambang pasir mengatakan:63
setelah proses pengambilan pasir disungai, kemudian kami membersihkan pasir tersebut dari sampah-sampah yang ikut bersama pasir menggunakan mesin air dengan tekanan tinggi.
Kemudian wawancara selanjutnya dengan pak Sulhan yang mengatakan:64
amun masalah care jak ye gampang, pertame semprot gres no sampe tanak kance geres ni misah sambilan tepersik batu, dait akah sak kepenggitan pas te semprot no. trus amun wah misah tanak kance geres no tinggal anteh geroah sekedik. Trus seuwah ne agak geroan gres no tinggal te eyok ye, begak-begak krikil.
(kalau masalah caranya itu gampang, pertama semprot pasir itu sambil membersihkan batu, dan akar pohon yang kelihatan waktu di semprot. Kemudian setelah pasir nya terpisah ditunggu sampai agak keringan. Kemudian setelah agak kering barulah pasir diayak, lumayan kerikil)
Maksudnya adalah pengelolaan pasir tersebut masih tergolong mudah. Pertama tahapan yang dilakukan yaitu penyemprotan tanah dengan cara dibidik ke lokasi yang dirasa cocok untuk diolah terlebih
62 Junaidi (penambang pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November 2022
63 Ketar (penambang pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November 2022
64 Sulhan (penambang pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November
dahulu, bidik tanah tersebut secara berulang-ulang sampai kandungan tanah dan pasir tersebut terpisah. Namun dalam tahaapan itu terdapat tambahan lagi seperti pemisahan akar, bebatuan yang berukuran besar, rumput, dan jenis material lainnya yang kelihatan pada saat penyemprotan berlangsung dibersihkan supaya dapat mempermudah untuk tahap selanjutnya. Tahap selanjutnya pasir tersebut didiamkan beberapa saat sampai kandungan air yang terdapat di dalamnya dapat berkurang. Kemudian setelah pasir tersebut lumayan kering barulah dilakukan tahap selanjutnya yaitu pengayakan. Hal ini bertujuan untuk memisahakan jenis material lainnya yang masih tersisa. Material lainnya seperti krikil. Lumayan krikil apabila diperjualbelikan memiliki nilai jual yang relatif mahal.
b. Pengumpulan bahan material
Pengumpulan bahan material seperti, bebatuan yang berukuran besar, sampah (plastik, akar pohon, rumput, batu apung, dan lainnya) yang dipisahkan berdasarkan jenis masing-masing material. Hal tersebut bertujuan memudahkan para pengelola untuk melakukan ke tahap selanjutnya.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pak Rahman selaku penambang pasir mengatakan :65
Ite merase tebantu isik inaq-inaq sak girang mbuk batu no, jari jalur penetehan aiq no ndek kesumpelan.( kita merasa terbantu oleh ibu-ibu yang sering mengambil batu apung, sehingga jalur pembuangan limbah tidak tersumbat)
65 Rahman (penambang pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November
Kemudian wawancara selanjutnya dengan pak Sihap selaku penambang yang mengatakan :66
Sendekman jual ite persik juluk gres2 sak wah tebait langan sungai ni aden sak telang sampah2 sak kemiluan pas tebait gres nu. (Sebelum kita jual pasir dibersihkan terlebih dahulu supaya sampah sampah yang ikut ketika pengambilan pasir tersebut hilang)
Kemudian wawancara tersebut diperkuat dengan pak Jamal selaku penambang yang mengatakan :67
Lamun proses penambangan gres ni iye arak caren, lamun wah selse bait gres lek sungai nu trus tepersik juluk langan sampah dait batu2 sak kemiluan, trus baruk te eyok aden sak sak solah maukt kualitas gres. (Proses penambangan ini memiliki cara-cara, ketika sudah selesai mengambil pasir disungai lalu dibersihkan sari sampah-sampah dan batu-batu yang ikut, kemudian barulah diayak supaya mendapatkan kualitas pasir yang bagus).
c. Pemisahan antara pasir dan krikil
Pemisahan ini dilakukan dengan cara diayak supaya krikil, sisa sampah, dan pasir terpisah. Hal itu dimaksudkan untuk mendapatkan kualitas pasir yang bagus, serta krikil yang di dapatkan dari proses pengayakan tersebut dapat terjual juga.
Berdasarkan wawancara dengan salah satu pekerja penambang pasir memaparkan prihal tata cara atau proses pengelolaan pasir. Pak Amat selaku pekerja mengatakan:68
66 Sihap (Penambang Pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November
67 Jamal (Penambang Pasir), Wawancara, Di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November 2022
68 Amat (Penambang Pasir), Wawancara di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November 2022
Geres no tesemprot biase ne pas kebian, aden te molah lemak kelemak. laguk lamun luek pesenan jak langan kelemak te semprot ye. (Pasir biasanya disemprot waktu sore, supaya memudahkan keesokan harinya namun jika banyak pesanan maka penyemprotan dilakuakan dari pagi)
Maksudnya ialah kegiatan pengelolaan pasir biasanya dilakukan pada sore hari, hal itu bertujuan untuk mempermudah penjualan keesokan harinya. Namun kegiatan pengelolaan pasir tersebut bisa saja berubah hal tersebut tergantung dari banyak sedikitnya pemesanan.
Sehingga terkadang pengelolaannya dilakukan dari pagi.
Kemudian wawancara dengan pak Dirman selaku penambang pasir mengatakan:69
Proses pemisahan pasir dan krikil ini dilakukan dengan cara diayak sehingga kerikil-kerikil tersebut dapat terpisah.
3.Transaksi Jual Beli Pasir
Transaksi yang biasa dilakukan penjual pasir di Desa Tanak Beak yaitu dengan perkiraan saja apabila volume bak truk sudah dirasa cukup maka pasir tersebut kemudian diantarkan kepada pembeli, berikut diuraikan secara lebih ringkas hasil wawancara dan observasi di lokasi penelitian dengan berbagai narasumber dan responden yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti.
dari penelusuran kepada beberapa pembeli wawancara yang penulis dapatkan umumnya memiliki jawaban yang sama, diantaranya:
69 Dirman ( Penambang Pasir), Wawancara di Desa Tanak Beak, Rabu 09 November 2022
Hasil wawancara dari salah seorang pembeli ibu Hasanah mengatakan:70
Saya pergi ke tempat penambang pasir untuk membeli pasir karena akan membangun rumah, setelah melakukan transaksi kemudian saya menunggu di rumah sampai pasir itu datang.
Ibu hasanah menganggap bahwa penjual telah jujur dan tidak menipunya mengenai ukuran pasir tersebut.
Selanjutnya adalah wawancara dengan pak Karmain salah satu pembeli pasir yang beralamat di Desa Selagalas, mengatakan :71
Saya membeli pasir dengan cara langsung ke pemilik truk pasir tanpa ke lokasi karena merasa lebih mudah memesan langsung kepada Muliyadi (pengepul) tanpa harus ke lokasi langsung. Setelah saya melakukan transaksi mengenai banyaknya pasir dan harga pasir saya menunggu pasir di rumah sampai pasir itu datang.
Pak karmain juga menganggap bahwa penjual telah jujur dan tidak menipunya mengenai ukuran pasir yang dibeli.
Kemudian wawancara selanjutnya dengan pak Fikron pembeli pasir yang beralamat di desa madayin mengatakan :72
Biasanya kalo mau beli pasir saya cukup pesan lewat whatsapp kalo tidak lewat telpon langsung ke pengepulnya kemudian pembayarannya jika pasir sudah sampai ke rumah.
Kemudian wawancara selanjutnya dengan Pak Bakri yang mengatakan:73
70 Hasanah, (Pembeli Pasir), Wawancara, Kamis 10 November 2022
71 Karmain, (Pembeli Pasir), Wawancara, Kamis 10 November 2022
72 Fikron, (Pembeli Pasir), Wawancara, Kamis 10 November 2022
Saya pernah membeli pasir dengan ukuran 1 truk seharga 350k namun pasir yang dikirimkan oleh pengepul kurang dari 1 truk, yang dimana ukuran truk itu tidak ful.
Kemudian wawancara selanjutnya dengan pak Salim sebagai pembeli mengatakan:
Saya pernah membeli pasir di Tanak Beak kemudian ukuran yang dikirimkan tidak sesuai dengan pesenan. Saya merasa sedikit kecewa lalu komplain kepada sopir truk namun sopir truk mengatakan saya tidak tau karena hanya disuruh oleh pengepul untuk mengantar saja.
Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa ternyata para pengepul masih banyak melakukan kecurangan dalam memanipulasi takaran dan timbangan tersebut. Tingkat kecurangan yang dilakukan oleh pengepul yang berjualan pasir hanya sebatas menginginkan keuntungan yang banyak tanpa mempertimbangkan konsumen.
Penetapan harga menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah material yang diterima dengan harga yang dibayar. Disebabkan muatan yang diterima oleh pembeli tidak memenuhi volume truk, namun harga yang dibayar tetap sama. Seharusnya jika barangnya berkurang maka harga yang dibayar juga ikut berkurang. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya fasid, dikarenakan tidak adanya keseimbangan anatar harga yang dibayar dengan jumlah material yang diterima.
Terlihat sangat jelas bahwa kecurangan dalam berbagai bentuk ini sangat merugikan pihak konsumen. Seringnya terjadi kecurangan dalam
73 Bakri (Pembeli), Wawancara, Pada tanggal kamis 18 november 2022
transaksi, faktor terbesar dipengaruhi oleh motivasi utama para pengepul yang ingin memperoleh keuntungan sebanyak mungkin dan cenderung mengabaikan motivasi utama dalam berdagang, yaitu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal ini pembeli. Sehingga pembeli dianggap sebagai ladang penghasil uang bukan sebagai mitra bisnis.
Dari hasil wawancara kepada para pembeli, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengepul belum menerapkan perdagangan yang Islami yang masih sering melakukan kecurangan-kecurangan kepada pembeli.
4. Tahapan dalam Jual Beli Pasir di Desa Tanak Beak yaitu :