• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rapat di Jemaat 1   Rapat Jemaat

Dalam dokumen AP HKBP Th.2002 Bah.Indonesia (Halaman 55-61)

Bab VII RAPAT DI HKBP

1. Rapat di Jemaat 1   Rapat Jemaat

a.   Tugasnya

1.   membuat kebijakan umum pelayanan di jemat sesuai dengan keputusan Sinode Agung, Majelis pekerja Sinode, Pimpinan HKBP, Sinode Distrik, Rapat Resort.

2.   Merencanakan, menyusun, dan menetapkan rencana strategis di jemaat untuk melaksanakan keputusan Sinode Agung, Majelis Pekerja Sinode, Pimpinan HKBP, Sinode Distrik, Rapat Resort.

3.   Menetapkan rencana tahunan dan anggaran tahunan jemaat yang disampaikan oleh rapat pelayan tahbisan melalui pimpinan jemaat.

4.   Menerima laporan dan mengevaluasi pelaksanaan pelayanan di jemaat sesuai dengan strategis dan rencana tahunan.

 b.   Pimpinan Pimpinan Jemaat.

c.   Anggota

1.   Semua warga jemaat atau wakil-wakil dari lingkungan.

2.   Semua pelayan jemaat.

d.   Waktu

Paling sedikitnya setahun sekali.

 1.2   Rapat Pelayan Tahbisan a.   Tugasnya

1.   Merencanakan dan menyusun rencana strategis, rencana tahunan, dan anggaran pendapatan dan belanja tahunan jemaat untuk dibawakan ke rapat jemaat supaya ditetapkan.

2.   Mengevaluasi pelaksanaan rencana strategis dan rencana tahunan.

3.   Melaksanakan keputusan Sinode Agung, Rapat Majelis Pekerja Sinode, Sinode Distrik, dan Rapat Resort.

4.   Menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di jemaat.

5.   Membuat laporan-laporan yang diperlukan ke rapat jemaat, resort, distrik.

6.   Menetapkan utusan ke rapat resort.

7.   memilih Pimpinan Jemaat yang tidak ditempatkan oleh Pusat.

8.   Memilih Majelis Perbendaharaan, Bendahara, dan Sekretaris, demikian juga pelayan-pelayan untuk tugas-tugas di dewan-dewan dan seksi-seksi yang ada di jemaat.

9.   Mengawasi pelaksanaan pemberitaan firman, Konfessi, Agenda, Peraturan Penggembalaan dan Siasat Gereja, dan Aturan Peraturan HKBP.

10. Memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan kebangunan kerohanian warga jemaat.

11. Memikirkan pengajaran-pengajaran, pelayanan firman, dan upaya pemantapan persaudaraan di kalangan anak-anak, remaja, pemuda, dan orang dewasa.

12. Mengadakan kegiatan-kegiatan pelayanan diakonia, penginjilan, dan pengembangan masyarakat.

13. Mengadakan tertib administrasi jemaat.

14. Mempertimbangkan teman sejabatannya.

15. Mendirikan yayasan-yayasan di bidng kesehatan, pengasihan, pendidikan, dan bidang usaha lain yang tidak bertentangan dengan Aturan peraturan HKBP demi menyatakan tugas pelayanannya di dunia ini.

b.   Pimpinannya Pimpinan Jemaat.

c.   Waktunya

Paling sedikitnya enam bulan sekali, tetapi sermon pelayan tahbisan dapat juga membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan jemaat.

 

1.3   Rapat Pelayan a.   Tugasnya

Melaksanakan rencana strategis dan rencana tahunan yang telah ditetapkan oleh rapat jemaat.

b.   Pimpinannya Pimpinan Jemaat.

c.   Anggota

Semua pelayan di jemaat itu.

d.   Waktu

Paling sedikitnya setahun sekali.

 

1.4   Rapat Pengurus Sekolah Minggu a.   Tugasnya

1.   Melaksanakan keputusan Sinode Agung, Majelis Pekerja Sinode, Sinode Distrik, Rapat Resort, dan Rapat Jemaat.

2.   Melaksanakan program kegiatan seksi sekolah minggu di jemaat.

3.   Membuat evaluasi tentang pelaksanaan kegiatan seksi sekolah minggu.

4.   Menyampaikan usul biaya kegiatan seksi sekolah minggu ke rapat pelayan tahbisan untuk dibahas dan ditetapkan.

5.   Menyampaikan usul-usul yang berhubungan dengan kegiatan kebangunan kerohanian sekolah minggu.

6.   Menyampaikan usul-usul yang berhubungan dengan pengajaran, pelayanan firman, dan penggembalaan warga sekolah minggu.

7.   Menyampaikan usul tentang kegiatan pelayanan diakonia dan pengembangan masyarakat.

8.   Mengingatkan dan melaksanakan tugas-tugas sekolah minggu. Membantu melaksanakan pelayanan jemaat bekerja sama dengan seksi-seksi lain yang ada di jemaat.

9.   Melakukan berbagai kegiatan untuk mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan sekolah minggu melalui kursus dan pelatihan.

10.   Mengadakan kegiatan untuk meneguhkan persekutuan dengan sekolah minggu jemaat-jemaat HKBP lainnya, demikian juga dengan gereja-gereja tetangga melalui pelayanan dan kerja sama.

b   Pimpinannya

1.   Rapat pengurus seksi sekolah minggu dipimpin oleh ketua seksi sekolah minggu.

2.   Rapat pemilihan pengurus seksi sekolah minggu dipimpin oleh ketua dewan koinonia dan dilaporkan kepada pimpinan jemaat.

 c.   Anggota

Semua pengurus seksi sekolah minggu.

d.   Waktu

Paling sedikitnya enam bulan sekali.

 

 1.5   Rapat Guru Sekolah Minggu a.   Tugasnya

1.   Memikirkan dan menyusun metode pengajaran yang tepat bagi anak-anak sekolah minggu.

2.   Menyusun program kerja dan anggaran sekolah minggu yang akan disampaikan ke rapat pelayan tahbisan.

3.   Memikirkan upaya-upaya untuk meningkatkan pengetahuan guru sekolah minggu melalui kursus dan pelatihan.

4.   Membuat evaluasi pelaksanaan program kerja.

 b.   Pimpinannya

Ketua seksi sekolah minggu dan dilaporkan ke pimpinan jemaat.

 c.   Anggota

Semua guru sekolah minggu.

 d.   Waktu

Sesuai dengan kebutuhan.

 

1.6   Rapat Seksi Remaja a.   Tugasnya

1.   Memilih Pengurus Seksi Remaja.

2.   Memilih utusan remaja ke rapat remaja di tingkat distrik.

 b.   Rapat Pengurus Seksi Remaja

1.   Melaksanakan keputusan Sinode Agung, Majelis Pekerja Sinode, Sinode Distrik, Rapat Resort, dan Rapat Jemaat.

2.   Melaksanakan program kegiatan seksi remaja di jemaat.

3.   Mengadakan evaluasi pelaksanaan kegiatan seksi remaja.

4.   Menyampaikan usul biaya kegiatan seksi remaja ke rapat pelayan tahbisan untuk dibahas dan ditetapkan.

5.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan kegiatan pengembangan kebagunan kerohanian remaja.

6.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan pengajaran, pemberitaan firman, dan penggembalaan bagi warga remaja.

7.   Menyampaikan usul kegiatan pelayanan diakonia dan pengembangan masyarakat.

8.   Mengadakan dan melaksanakan tugas-tugas remaja. Membantu melaksanakan pelayanan jemaat bekerja sama dengan seksi-seksi lain.

9.   Mengadakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja melalui kursus dan pelatihan.

10. Mengadakan kegiatan untuk meneguhkan persekutuan dengan remaja jemaat HKBP lainnya, demikian juga dengan gereja tetangga melalui pelayanan dan kerjasama.

 c.   Pimpinannya

1.   Ketua seksi remaja memimpin rapat seksi remaja dan rapat pengurus seksi remaja di jemaat.

2.   Ketua Dewan Koinonia memimpin rapat pemilihan pengurus dan melaporkan ke Pimpinan Jemaat.

 d.   Anggotanya

1.   Rapat Seksi Remaja.

Semua warga remaja yang terdaftar di jemaat.

2.   Rapat Pengurus Seksi Remaja Semua anggota pengurus seksi remaja.

 e.   Waktu

1.   Seksi Remaja mengadakan rapat paling sedikitnya setahun sekali.

2.   Pengurus Seksi Remaja mengadakan rapat paling sedikitnya enam bulan sekali.

 

   1.7   Rapat Seksi Pemuda a.   Tugasnya

1.   Memilih Pengurus Seksi Pemuda.

2.   Memilih utusan pemuda ke rapat pemuda di tingkat distrik.

 b.   Rapat Pengurus Seksi Pemuda

1.   Melaksanakan keputusan Sinode Agung, Majelis Pekerja Sinode, Sinode Distrik, Rapat Resort, dan Rapat Jemaat.

2.   Melaksanakan program kegiatan seksi Pemuda di jemaat.

3.   Mengadakan evaluasi pelaksanaan kegiatan seksi Pemuda.

4.   Menyampaikan usul biaya kegiatan seksi Pemuda ke rapat pelayan tahbisan untuk dibahas dan ditetapkan.

5.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan kegiatan pengembangan kebagunan kerohanian Pemuda.

6.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan pengajaran, pemberitaan firman, dan penggembalaan bagi warga Pemuda.

7,   Menyampaikan usul kegiatan pelayanan diakonia dan pengembangan masyarakat.

8.   Mengadakan dan melaksanakan tugas-tugas Pemuda. Membantu melaksanakan pelayanan jemaat bekerja sama dengan seksi-seksi lain.

9.   Mengadakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Pemuda melalui kursus dan pelatihan.

10. Mengadakan kegiatan untuk meneguhkan persekutuan dengan Pemuda jemaat HKBP lainnya, demikian juga dengan gereja tetangga melalui pelayanan dan kerjasama.

 c.   Pimpinannya

1.   Ketua seksi Pemuda memimpin rapat seksi remaja dan rapat pengurus seksi Pemuda di jemaat.

2.   Ketua Dewan Koinonia memimpin rapat pemilihan pengurus dan melaporkan ke Pimpinan Jemaat.

 d.   Anggotanya

1.   Rapat Seksi Pemuda.

Semua warga Pemuda yang terdaftar di jemaat.

2.   Rapat Pengurus Seksi Pemuda Semua anggota pengurus seksi Pemuda.

 e.   Waktunya

1.   Seksi Pemuda mengadakan rapat paling sedikitnya setahun sekali.

2.   Pengurus Seksi Pemuda mengadakan rapat paling sedikitnya enam bulan sekali.

1. 8   Rapat Seksi Perempuan a.   Tugasnya

1.   Memilih Pengurus Seksi Perempuan.

2.   Memilih utusan pemuda ke rapat Perempuan di tingkat distrik.

 b.   Rapat Pengurus Seksi Perempuan

1.   Melaksanakan keputusan Sinode Agung, Majelis Pekerja Sinode, Sinode Distrik, Rapat Resort, dan Rapat Jemaat.

2.   Melaksanakan program kegiatan seksi Perempuan di jemaat.

3.   Mengadakan evaluasi pelaksanaan kegiatan seksi Perempuan.

4.   Menyampaikan usul biaya kegiatan seksi Perempuan ke rapat pelayan tahbisan untuk dibahas dan ditetapkan.

5.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan kegiatan pengembangan kebagunan kerohanian Perempuan.

6.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan pengajaran, pemberitaan firman, dan penggembalaan bagi warga Perempuan.

7.   Menyampaikan usul kegiatan pelayanan diakonia dan pengembangan masyarakat.

8.   Mengadakan dan melaksanakan tugas-tugas Perempuan. Membantu melaksanakan pelayanan jemaat bekerja sama dengan seksi-seksi lain.

9.   Mengadakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Perempuan melalui kursus dan pelatihan.

10. Mengadakan kegiatan untuk meneguhkan persekutuan dengan Perempuan jemaat HKBP lainnya, demikian juga dengan gereja tetangga melalui pelayanan dan kerjasama.

 c.   Pimpinannya

1.   Ketua seksi Perempuan memimpin rapat seksi Perempuan dan rapat pengurus seksi Perempuan di jemaat.

2.   Ketua Dewan Koinonia memimpin rapat pemilihan pengurus dan melaporkan ke Pimpinan Jemaat.

 d.   Anggotanya

1.   Rapat Seksi Perempuan.

Semua warga Perempuan yang terdaftar di jemaat.

2.   Rapat Pengurus Seksi Perempuan Semua anggota pengurus seksi Perempuan  e.   Waktunya

1.   Seksi Perempuan mengadakan rapat paling sedikitnya setahun sekali.

2.   Pengurus Seksi Perempuan mengadakan rapat paling sedikitnya enam bulan sekali.

1.9   Rapat Seksi Bapak a.   Tugasnya

1.   Memilih Pengurus Seksi Bapak.

2.   Memilih utusan Bapak ke rapat Bapak di tingkat distrik.

 b.   Rapat Pengurus Seksi Bapak

1.   Melaksanakan keputusan Sinode Agung, Majelis Pekerja Sinode, Sinode Distrik, Rapat Resort, dan Rapat Jemaat.

2.   Melaksanakan program kegiatan seksi Bapak di jemaat.

3.   Mengadakan evaluasi pelaksanaan kegiatan seksi Bapak.

4.   Menyampaikan usul biaya kegiatan seksi Bapak ke rapat pelayan tahbisan untuk dibahas dan ditetapkan.

5.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan kegiatan pengembangan kebagunan kerohanian Bapak.

6.   Menyampaikan usul-usul yang berkenaan dengan pengajaran, pemberitaan firman, dan penggembalaan bagi warga Bapak.

7.   Menyampaikan usul kegiatan pelayanan diakonia dan pengembangan masyarakat.

8.   Mengadakan dan melaksanakan tugas-tugas Bapak. Membantu melaksanakan pelayanan jemaat bekerja sama dengan seksi-seksi lain.

9.   Mengadakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Bapak melalui kursus dan pelatihan.

10. Mengadakan kegiatan untuk meneguhkan persekutuan dengan Bapak jemaat HKBP lainnya, demikian juga dengan gereja tetangga melalui pelayanan dan kerjasama.

 c.   Pimpinannya

1.   Ketua seksi Bapak memimpin rapat seksi Bapak dan rapat pengurus seksi Bapak di jemaat.

2.   Ketua Dewan Koinonia memimpin rapat pemilihan pengurus dan melaporkan ke Pimpinan Jemaat.

 d.   Anggotanya 1.   Rapat Seksi Bapak.

Semua warga Bapak yang terdaftar di jemaat.

2.   Rapat Pengurus Seksi Bapak Semua anggota pengurus seksi Bapak  e.   Waktunya

1.   Seksi Bapak mengadakan rapat paling sedikitnya setahun sekali.

2.   Pengurus Seksi Bapak mengadakan rapat paling sedikitnya enam bulan sekali.

2.  Rapat di Tingkat Resort

Dalam dokumen AP HKBP Th.2002 Bah.Indonesia (Halaman 55-61)

Dokumen terkait