Inisiatif Kegiatan Efisiensi Air
Hasil Absolut Penghematan Air (M3)
Absolute Water Conservation Results (M3) Water Efficiency Activity Initiative
2023 2022 2021
Optimasi Rasio Resin Anion dan Kation Exchanger Pada Mixbed-C Untuk Meningkatkan Produktifitas Unit Mixbed Pabrik-1A
199.104 70.516 - Optimisation of Anion and Cation
Exchanger Resin Ratio in Mixbed-C to Improve the Productivity of Mixbed Unit of Plant-1A Mempercepat Durasi Cleaning Granulasi Urea
Pabrik-1A 480 480 - Speed up the Cleaning Duration of Urea
Granulation Plant-1A Efisiensi Penggunaan Steam 12 kg/cm2g di Urea
Pabrik-6 23.093 12,855 - Steam Utilisation Efficiency of 12 kg/cm2g
at Urea Plant-6 Mengurangi Flow Kondensat Buangan Sealing
PSV-4025 dan PSV-4035 di Pabrik Ammonia-4
8.441,28 8.314,97 - Reducing Sealing Exhaust Condensate
Flow of PSV-4025 and PSV-4035 in Ammonia-4 Plant Penurunan Jumlah Raw Condensate (RC)
Terbuang pada Sealing Top Tangki 2-T-701
11.369,75 10.385,43 - Penurunan Jumlah Raw Condensate
(RC) Terbuang pada Sealing Top Tangki 2-T-701 Penghematan air potable di unit fasilitas
pendukung yang berkaitan dengan proses
1.482.051 1.638.769 1.779.154 Saving potable water in supporting facility units related to the process Penghematan air potable pada kegiatan terkait
community development (comdev) 108.209 131.262 193.141 Saving potable water in activities related to community development (comdev) Pemanfaatan Kembali (Reuse) Air Limbah
Domestik (Grey Water) melalui Aplikasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bisnis Permata Bunda dan Kampung Aren
561,0 594,0 602,30 Domestic Wastewater Reuse (Grey Water) through the Wastewater Treatment Plant (IPAL) Application at the Permata Bunda Business Incubator and Aren Village Penghematan air potable pada fasilitas
pendukung yang tidak berkaitan dengan proses
443.237 425.213 842.018 Saving potable water in supporting
facilities that are not related to the process Pemanfaatan Air Hujan sebagai Substitusi Air
Tanah pada Air Potable Gedung K3LH sebagai Upaya Pengurangan Konsumsi Air Tanah
2.617,90 2.617,90 2.617,90 Utilization of Rainwater as a Substitute for Groundwater in Potable Water for the K3LH Building as an Effort to Reduce Groundwater Consumption
Jumlah 9.441.927 8.999.787 10.327.882,57 Total
Program penghematan konsumsi air tersebut dilakukan dengan mengacu pada Kebijakan Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur tentang efisiensi air dan penurunan beban pencemaran dari air limbah yang diimplementasikan melalui SK Direksi tentang Struktur Tata Kelola Sistem Manajemen Lingkungan, yang bertugas menyusun perangkat sistem dan penerapannya di PT Pupuk Kaltim.
Perusahaan juga melakukan efisiensi air dengan memanfaatkan hasil olahan limbah cair berkadar amoniak tinggi sebagai air umpan boiler. Limbah diolah di unit Waste Water Treatment (WWT) yang terintegrasi dengan pabrik urea.
Tabel Total Air Daur Ulang Utilitas [SEOJK F.13]
Table of Total Utility Recycled Water [SEOJK F.13]
Daur Ulang Utilitas Recycle of Utility
Dalam M3
In M3 %
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Proses condensate amoniak
Ammonia process condensate
2.893.807 2.873.351 3.072.693 23,37 23,96 23,60
Proses condensate urea
Process condensate urea 1.075.636 985.650 1.082.326 8,68 8,22 8,31
Steam condensate 8.415.090 8.131.285 8.867.452 67,95 67,82 68.09
Total Daur Ulang Utilitas Total Recycling Utilities
12.384.534 13.022.471 13.022.471 66,17 68.07 68.07
Tabel Konsumsi Penggunaan Air [303-5] [SEOJK F.8]
Table of Water Use Consumption [303-5] [SEOJK F.8]
Tahun Year
Konsumsi Penggunaan Air (M3) Use of Water Consumption (M3)
Fresh Water Fresh Water
Water Use Recycle Water Total
A B C X = (A+B+C)
2023 6.267.796 8.415.090 3.969.444 18.652.329
2022 6,130.029 8.131.285 3.859.001 18.120.315
2021 6.108.106 8.867.452 4.155.019 19.130.577
Data pengelolaan air tersebut diambil dari monitoring rekapan pembacaan flow meter. Data jumlah kondensat steam dan proses diperoleh dari monitoring flow meter per pabrik. Dari hasil laporan harian dilakukan rekap per bulan kemudian per tahun. Flow meter pengukuran kondensat proses dan steam di Pabrik 1 dalam satu alat ukur. Flow meter pengukuran kondensat proses dan steam di Pabrik 2 dan 1A terdapat 3 alat ukur yaitu flow meter proses kondensat amoniak, steam kondensat amoniak dan proses kondensat urea bergabung dengan steam kondensat urea. Pada pabrik 3, 4 dan 5 terdapat 4 alat ukur, masing-masing mengukur proses kondensat amoniak, steam kondensat amoniak, proses kondensat urea, dan steam kondensat urea.
Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah [303-3][SEOJK F.14]
Pupuk Kaltim menyadari bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan memiliki dampak terhadap lingkungan. Selain memberi dampak berupa adanya pelepasan emisi, kegiatan usaha yang dijalankan juga menghasilkan beragam limbah, baik limbah cair, limbah B3, dan limbah padat non-B3. Oleh karena itu, Pupuk Kaltim berupaya melaksanakan berbagai upaya pencegahan dan pemantauan rutin untuk meminimalkan potensi pencemaran limbah terhadap lingkungan. Untuk maksud tersebut, di tahun 2022, Perusahaan mengalokasikan dana hingga sebesar Rp15,031 miliar (2021: Rp12,704 miliar) untuk mengelola limbah.
Limbah Cair
Pupuk Kaltim mengelola limbah cair dengan menggunakan prinsip In-Plant Treatment, yaitu mengutamakan daur ulang limbah cair yang masih bisa dimanfaatkan pada proses produksi. Sebagian besar air proses didapatkan dari air buangan yang telah diolah di Waste Water Treatment (WWT). Selain itu, Pupuk Kaltim memiliki 2 (dua) buah emergency pond yang dilengkapi dengan fasilitas bubbling CO2 yang ditujukan untuk mengolah limbah cair saat keadaan darurat.
The data on water management is obtained from monitoring the summary of flowmeter readings. The data on the amount of steam and process condensate are acquired from flowmeter monitoring per plant. From the daily reports, a monthly recap is conducted, followed by an annual summary. In Plant 1, the flowmeter measuring process condensate and steam is integrated into one device. In Plants 2 and 1A, there are three meters: one for process condensate ammonia, one for steam condensate ammonia, and one for process condensate urea combined with steam condensate urea. In Plants 3, 4, and 5, there are four meters, each measuring process condensate ammonia, steam condensate ammonia, process condensate urea, and steam condensate urea.
Waste Management and Utilization [303-3][SEOJK F.14]
Pupuk Kaltim is aware that business activities it has have an impact on the environment. Apart from having impact in the form of releasing emissions, the business activities also produce a variety of waste, including liquid waste, B3 waste, and non-B3 solid waste. Therefore, Pupuk Kaltim strives to implement various prevention and routine monitoring efforts to minimize potential for waste pollution to the environment. For this purpose, in 2022, the Company has allocated funds of up to Rp15,031 billion (2021: Rp12,704 billion) to manage waste.
Liquid Management
Pupuk Kaltim manages liquid waste using the In-Plant Treatment principle, prioritizing the recycling of liquid waste that can still be utilized in the production process. Most of the process water is obtained from treated wastewater at the Waste Water Treatment (WWT) facility. Additionally, Pupuk Kaltim implements end-off-pipe treatment management by operating 2 (two) emergency ponds equipped with bubbling CO2 facilities and aerators intended to treat liquid waste during emergencies.
Pupuk Kaltim telah memiliki izin pembuangan air limbah ke laut dari Gurbernur Kalimantan Timur yaitu Surat Keputusan Gubernur Kaltim No.503/1853/LINK/BPPMD-PTSP/IX/2016 tentang Perubahan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 658.31/K.638/2014 tentang Pemberian Izin Pembuangan Air Limbah ke Laut Kepada PT Pupuk Kalimantan Timur di Kota Bontang. Air limbah Pupuk Kaltim dialirkan ke Selat Makassar.
Selama 2023, total air limbah yang dibuang ke laut sebesar 515.616 m3 (2022: 560.057 m3). Seluruh keluaran limbah cair Pupuk Kaltim dipantau dan dipastikan telah memenuhi ketentuan baku mutu yang ditetapkan sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah. Hasil pemantauan buangan limbah cair sepanjang 2023 menunjukkan air limbah Perusahaan berada di bawah baku mutu yang dipersyaratkan. [306-1] [303-4]
Tabel Pembuangan Air Limbah Pupuk Kaltim berdasarkan Baku Mutu Table of Waste Water Disposal of Pupuk Kaltim based on Quality Standards
Parameter Parameter
Hasil Absolut Tahun
Absolute Years Results Baku Mutu
Quality Standards Satuan
2023 2022 2021 Unit
COD 0,02076 0,031 0,040 0,750 Kg/Ton Urea
Kg/Tons Urea
TSS 0,00191 0,003 0,003 0,500 Kg/Ton Urea
Kg/Tons Urea Minyak
Oil 0,00099 0,001 0,0002 0,100 Kg/Ton Urea
Kg/Tons Urea
TKN 0,12782 0,076 0,029 1 Kg/Ton Urea
Kg/Tons Urea
pH 8,67 8,69 8,75 6-10 Satuan
Unit
NH3 0,06271 0,020 0,015 0,500 Kg/Ton Urea
Kg/Tons Urea
Catatan: Volume air limbah dibuang sebesar 515.616 m3/tahun Note: Volume of waste water discharged is 515,616 m3/year
Selain melakukan pemantauan rutin terhadap kualitas buangan air limbah, Pupuk Kaltim juga melakukan pemantauan struktur komunitas plankton, bentos, dan ikan demersal (ikan yang hidup di dasar lautan) secara rutin. Tidak ditemukan adanya spesies yang dilindungi di perairan Bontang. Berdasarkan hasil pemantauan pada 2023 diketahui bahwa struktur komunitas plankton, bentos, dan ikan demersal di badan air sekitar Perusahaan dalam keadaan stabil. [306-5]
Pupuk Kaltim has a permit to discharge waste water into the sea from the Governor of East Kalimantan, namely the Governor of East Kalimantan’s Decree No. 503/1853/LINK/BPPMD-PTSP/IX/2016 concerning Amendments to the Decree of the Governor of East Kalimantan No. 658.31/K.638/2014 concerning Granting Permits to Discharge Waste Water into the Sea to PT Pupuk Kalimantan Timur in Bontang City. Pupuk Kaltim’s waste water is streamed into the Makassar Strait.
During 2023, the total wastewater discharged into the sea amounted to 515,616 m3 (2022: 560,057 m3). All liquid waste discharges from Pupuk Kaltim are monitored and ensured to comply with the established quality standards according to the permit. The monitoring results of wastewater discharges throughout 2023 indicate that the Company’s wastewater is below the required quality standards.
[306-1] [303-4]
In addition to routine monitoring of wastewater quality, Pupuk Kaltim also conducts regular monitoring of plankton, benthic, and demersal fish community structures. No protected species were found in the waters of Bontang. Based on the monitoring results in 2023, it is known that the plankton, benthic, and demersal fish community structures in the water bodies around the Company are stable. [306-5]