BAB III GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
3.2 Perusahaan Sub Sektor Pertambangan
3.2.5 PT Samindo Resources Tbk. (MYOH)
b) Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi yang berhubungan dengan kegiatan bisnis dan pemasaran untuk jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek.
3.2.5 PT Samindo Resources Tbk. (MYOH)
PT MYOH Technology Tbk mengganti nama perusahaan menjadi PT Samindo Resources Tbk yang diikuti perubahan arah bisnis menjadi perusahaan jasa pertambangan batubara. Pada tahun yang sama, Perseroan kembali melakukan aksi korporasi dengan melakukan PUT tahap kedua.
Hasil dari aksi korporasi tersebut direalisasikan untuk mengakuisisi PT Trasindo Murni Perkasa, PT Samindo Utama Kaltim, dan PT Mintec Abadi.Sebagai perusahaan investment holding, Perseroan melakukan kegiatan operasional melalui empat anak usahanya, yaitu PT SIMS Jaya Kaltim, PT Samindo Utama Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa dan PT Mintec Abadi. Saat ini Perseroan melalui keempat anak usahanya merupakan salah satu perusahaan penyedia jasa pertambangan batubara yang dipercaya untuk mengelola tambang batubara milik PT KIDECO Jaya Agung di daerah Kalimantan Timur. Kegiatan Bisnis Utama Sesuai dengan Anggaran Dasar Maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang jasa, perdagangan, pengangkutan, pertanian dan perkebunan, pertambangan, konstruksi, pembangkit tenaga listrik, dan perindustrian.
Visi dari perusahaan Samindo Resources Tbk. (MYOH) adalah menjadi perusahaan induk dengan solusi pertambangan berkualitas, komprehensif, dan berbasis pengembangan sumber daya. Misi dari perusahaan Samindo Resources Tbk. (MYOH) adalah menciptakan operasi pertambangan terbaik beserta sistem manajemen, menjamin
sarana jasa pertambangan yang lengkap, bersaing dengan cadangan yang berkesinambungan.
3.2.5.2 Struktur Organisasi
Gambar 3.6
Struktur Organisasi PT Samindo Resources Tbk.
Sumber : www.samindoresources.com
3.2.5.3 Tugas dan Wewenang Board of Commissioners
Tugas dan tanggung jawab serta wewnang dari dewan komisaris adalah a) Anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat Dewan Komisaris menandatangani setiap surat saham dan/atau surat kolektif saham dan/atau obligasi konversi dan/atau waran dan/atau efek lainnya yang dapat dikonversi menjadi saham yang dikeluarkan Perseroan.
b) Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai
Board of Commissioners
Investor Relations Department Business
Development Department HR & GA
Department Legal
Department Finance
Department
Internal Audit Corporate
Secretary
Board of Directors
Perseroan maupun usaha Perseroan, dan memberi nasehat kepada Direksi.
c) Dewan Komisaris melakukan penelaahan atas Laporan Tahunan Perseroan.
d) Dalam rangka mendukung efektifitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya Dewan Komisaris wajib membentuk Komite Audit dan dapat membentuk komite lainnya.
e) Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Board of Directors
Tugas dan tanggung jawab dari dewan direksi adalah
a) Direksi wajib memberitahukan keputusan RUPS terkait pengurangan modal Perseroan kepada semua kreditor dengan mengumumkan dalam satu atau lebih surat kabar dalam jangka waktu paling lambat tujuh hari terhitung sejak tanggal keputusan RUPS.
b) Direksi wajib membuat dan melaksanakan rencana kerja tahunan.
c) Direksi wajib menyampaikan rencana kerja tahunan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan.
d) Direksi wajib menyerahkan Laporan Keuangan Perseroan kepada akuntan publik yang ditunjuk oleh RUPS untuk diperiksa. Direksi juga menyusun laporan tahunan dengan memperhatikan peraturan perundangundangan yang berlaku dan menyediakan di kantor
Perseroan untuk dapat diperiksa oleh para pemegang saham terhitung sejak tanggal pemanggilan RUPS-T.
Corporate Secretary
Departemen Sekretaris Perusahaan Perseroan bertanggung jawab untuk memberikan program pengenalan kepada Dewan Komisaris dan Direksi. Selain program pengenalan, Departemen Sekretaris Perusahaan Perseroan juga menjadwalkan program pengenalan lapangan kepada Dewan Komisaris dan Direksi yang baru, terutama untuk Direksi. Sebagai perusahaan jasa pertambangan, Direksi Perseroan wajib memiliki pengetahuan yang memadai terkait kondisi aktual Perseroan di lapangan. Hal ini akan mempermudah Direksi dalam menerapkan kebijakan dan strategi Perseroan. Sekretaris Perusahaan memiliki tiga aktivitas utama yaitu, kepatuhan, komunikasi korporat dan hubungan investor.
Internal Audit
Tugas dari internal audit
a) Meyakinkan bahwa pengelolaan risiko, pengendalian internal dan proses GCG telah memadai dan berfungsi dengan baik.
b) Mengevaluasi ketaatan terhadap hukum, peraturan perundang- undangan, dan kebijakan serta prosedur Perseroan yang berlaku.
c) Mengevaluasi informasi keuangan, manajemen dan operasional yang signifikan dalam ruang lingkup audit sudah disajikan dengan akurat, lengkap, dapat dipercaya dan tepat waktu.
Berikut kewenangan audit internal
a) Akses yang menyeluruh, bebas dan tidak terbatas atas seluruh catatan, properti fisik dan karyawan Perseroan yang relevan dengan penugasan yang dilakukan dan bertanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan maupun keberadaan dari catatan dan informasi tersebut.
b) Melakukan komunikasi secara langsung dengan Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit, dan Direksi, serta setiap anggota dari Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit, dan Direksi.
c) Mengadakan rapat secara berkala dan/atau insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit.
Finance Department
Merencanakan, mengembangkan, dan mengontrol fungsi keuangan dan akuntansi di Perseroan dalam memberikan informasi keuangan secara komprehensif dan tepat waktu untuk membantu Perseroan dalam proses pengambilan keputusan yang mendukung pencapaian target finansial Perseroan.
Business Development Department
Menentukan strategi pengembangan usaha Perseroan melalui pemantauan dan evaluasi, baik operasi di dalam maupun di luar Perseroan, guna meningkatkan dan melakukan upaya-upaya optimalisasi.
Director (Legal Department, HR & GA Department)
Membuat, merumuskan, menyusun, menetapkan konsep dan rencana umum Perseroan, mengarahkan dan memberikan kebijakan/keputusan atas segala rancang bangun dan implementasi manajemen operasi, produksi dan proyek ke arah pertumbuhan dan perkembangan Perseroan.
Investor Relations Department
Secara umum, hubungan investor adalah tanggung jawab manajemen strategis yang mengintegrasikan keuangan, komunikasi, pemasaran, dan kepatuhan hukum. Pola komunikasi yang dilakukan memungkinkan komunikasi dua arah antara perusahaan, masyarakat keuangan, dan konstituen lain.
3.2.6 PT Bukit Asam Tbk. (PTBA)