• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang penggunaan tepung kulit pisang kepok fermentasi sebagai substitusi jagung terhadap ayam broiler maka disarankan menggunakan level 3% tepung kulit pisang kepok.

DAFTAR PUSTAKA

Anwar, R., 2015. Pengaruh Pemberian Limbah Mie terhadap berat karkas Dan bagian – bagian Ayam Broiler. Jurusan Peternakan. Universit as Bosowa Makassar.

Abidin, Z. 2002. Meningkatkan Produktivitas Ayam Ras Pedaging. Agrom edia Pustaka. Jakarta.

Achmad J. Aam G. Syahid S. 2014. Pengaruh penambahan probiotik sta rbio dalam ransum terhadap bobot potong, persentase karkas dan Persentase lemak abdominal ayam broiler. Fakultas Pertanian Uni versitas Islam Kalimantan MAB. Banjarmasin.

Atmomarsono, U. 2004. Upaya Menghasilkan Daging Broiler Aman dan Sehat. Pidato Pengukuhan, diucapkan pada Upacara Peresmian Penerimaan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Ternak Unggas pada Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang.

Anonymous. 2001. Aplikasi Bioteknologi Starbio. LHM Research. Solo.

Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. Penerbit PT:Gramedia- Jakarta.

Bell, D. D. & W. D. Weaver, Jr. 2002. Commercial Chicken Meat and Egg Production. 5th Edition. Springer Science and Business Media Inc.

New York.

Basoeki, B.D.A. 1983. Pengaruh Tingkat Pemberian Ampas Tahu dalam Ransum Terhadap Potongan Karkas Komersial Ayam Broiler Beti na Strain Hybro Umur Enam Minggu. Karya Ilmia. Fakultas Petern akan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Cobbvantress. 2008. Broiler performance and nutrition supplement. Cobb Vantres Inc., Arkansas.

Ensminger. M. E. 1992. Poultry Science. 3rd Edition. Interstate Publisher.- Inc., Danville.

Fadilah. 2004. Beternak Ayam Broiler. Penebar Swadaya. Jakarta.

Gunawan and Sunandari. 2003. Pengaruh penggunaan probiotik dalam ra nsum terhadap produktivitas ayam . Kanisius, Yogyakarta.

Gordon, S. H. &. D.R. Charles. 2002. Niche and Organic Chicken Produc : Their Technology and Scientific Principles. Nottingham University- Press, Definitions: III-X, UK.

Hanafiah, K. A., 2000. Rancangan Percobaan : Teori dan Aplikasi. PT.

Raja Grafindo Persada. Jakarta

Hernawati & A. Aryani. 2007. Tepung kulit pisang sebagai pakan alternatif Ternak unggas. Laporan Penelitian Hibah Pekerti. Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Indro. 2004. Serba-serbi Ayam Broiler. www.Republik on Line.

Kartasujana, R. dan E. Suprijatna. 2006. Manajemen Ternak Unggas. Pe- nebar Swadaya, Jakarta.

Kompiang, I P., Supriyati, dan O. Sjofjan. 2004. Pengaruh suplementasi Bacillus apiarius terhadappenampilan ayam petelur. Jurnal IImu Ter nak dan Veteriner 9: 1-4.

Koni, T . N. I. 2009. Pemanfaatan Tepung Kulit Pisang Hasil fermentasi de ngan Jamur Tempe (Rhyzopus oligosporus) dalam Ransum terhad dap pertumbuhan Broiler. Tesis S2 Universitas Nusa Cendana, Ku pang.

Koni TNI, Paga A, Foenay TA. 2006. Subtitusi Jagung dengan campuran Kulit Pisang dan Ampas Kelapa dalam Ransum ayam pedaging.

Kupang. Laporan Hasil Penelitian 2006. Politani.

Koni, Theresia, N.I,dkk. 2013. Jurnal Pemanfaatan Kulit Pisang Hasil ferm Entasi Rhyzopus oligosporus dalam Ransum Terhadap pertumbuh han Ayam Pedaging. Kupang: Fakultas Peternakan Universitas Nu sa Cendana.Kupang Vol.14 No.3:365-370.

Luthfianto, A. L. 2009. Perbaikan Sistem Ventilasi Kandang Broiler (Studi Kasus di Peternakan Broiler, Desa Saradula Kecamatan Cimang gung Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, Skripsi Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran. Bandung.

Martaguri. I. 2010. Respon Ayam Broiler Terhadap Kulit Pisang Batu ( Musa Brachyarpa) Fermentasi Dalam Ransum yang Mengan dung Probiotik Starbio. Universitas Andalas. Padang

Mutia, S. 2012. Pengaru Tepung Kulit Pisang Uli dalam Pakan terhadap Lemak Abdominal, Organ dalam dan Saluran Pencernaan Ayam Arab. Departemen Ilmu Nutrisi Pakan dan Teknologi Pakan, Fak

ultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Nuryanto, 2007. Sexing Untuk Perfoma Optimal. Trobos 9 maret 2007 ta- hun VIII, Jakarta.

Pramudi, E. Animal Nutrition Indonesia. http : //ayam%20broiler%20/Anim al/%20Nutrition%20 Indonesia. Bg. Gif. Tanggal akses : 02 jauari 2009.

Qotimah, S. 2000. Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang untuk Pakan Unggas.

Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu.

Rasyaf. M. 2004. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.

Resnawati, H. 2004. Bobot potongan karkas dan lemak abdomen ayam ras pedaging yang diberi pakan mengandung tepung cacing ta nah (Lumbricus Rubellus). Pros. Seminar Nasional Teknologi Pet ernakan dan Veteriner. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pet ernakan. Bogor.

Rismanda S., Herawati L dan Zulfan 2016. Pengaruh Pemberian Tepung kulit Pisang Kepok Fermentasi + Feed Supplement terhadap 583 berat dan Persentase Karkas Ayam Broiler.Jurnal Ilmiah maha siswa Pertanian Unsyiah, Vol. 1, No. 1, November 2016: 843-853.

Rika, Z. 2012. Pemanfaatan Beta-Karoten dalam Tepung Kulit Pisang seb agai Pengganti Sebagian Jagung untuk Menghasilkan Telur ayam Rendah Kolestrol. Skripsi. Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas. Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Rizal, Yose. 2006. Ilmu Nutrien Unggas. Andalas University Press.

Padang.

Rois, F. 2012. Pembuatan Mie Tepung Kulit Pisang Kepok (Kajian Subst ansi Tepung Kulit Pisang Kepok pada Tepung Terigu dan Penam han Telur). (Skripsi). UPN ”Veteran” Surabaya.

Rofikah. 2013. Pemanfaatan Pektin Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca Linn) Untuk Pembuatan Edible Film. (Skripsi). Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Rose, S.P. 2001. Principles of Poultry Science. CAB International Walling ford Oxon, UK.

Samli H.E., N. Senkpylu, H. Akyurek, and A. Agma. 2006. Using Rice Brain in Layer Diets. J. Cent. Eur. Agric. 7 (1):135-140

Santoso, U. 2002. Pengaruh tipe kandang dan pembatasan pakan di awal per tumbuhan terhadap performans dan penimbunan lemak pada ayam pedanging. unsexed. JITV 7(2): 84-89

Satuhu, S. dan Supriayadi A.,2015. Pisang budidaya, Pengolahan, dan Prospek pasar, Penebar Swadaya, Jakarta.

Sari, I.P. 2009. Pengaruh penggunaan nasiaking dalam pakan terhadap Bobot dan persentase karkas, persentase bobot potongan karkas, persentase lemak abdominal, dan kadar lemak daging ayam Pedagi ng. Skripsi. Jurusan Nutrisi Dan Makanan Ternak. Fakultas Peterna kan. Universitas Brawijaya. Malang.

Setiawan, I. 2009. Gumboro pada Ayam Broiler Modern. http//Centralung Gas. Blogspot. Com/ 2009 /04/gumboro/pada ayam/ broiler//mod ern. Html : Tanggal akses : 12 Juni 2009.

Soeparno, 2005.Aplikasi enzim fitase untuk campuran pakan ternak unggas.

Dalam : Seminar Nasional Sosialisasi dan promosi hasil penelitian.

UNS. Surakarta.

Steel R. G. D. dan J. H. Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika (pe ndekatan Biometrik) Penerjemah B. Sumantri. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sudaryani, T. dan H. Santosa. 2002. Pembibitan Ayam Ras. Penebar Swa daya. Jakarta.

Suprijatna, E., U. Atmomarsono dan R. Kartasudjana. 2005. Ilmu Dasar – Ternak Unggas. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sudaryani, T. dan H. Santosa, 2003. Pembibitan Ayam Ras. Cet. ke-7. Pene bar Swadaya, Jakarta.

Sukaryana, Y, Atmomarsono U, Yunianto DV, supriyatna E. 2011.Penng katan nilai kecernaan protein kasar dan lemak kasar produk ferment asi campuran bungkil inti sawit dan dedak padi pada ayam

pedaging. Jurnal ITP 1(3) : 167 – 172.

Tamrin, 2016. Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kelor (Morinaga Oleife ra) Ke dalam Pakan terhadap berat karkas, Berat Dada dan Berat Punggung Ayam Broiler. skripsi. Jurusan Peternakan. Unibos Mak sar.

Tobing. V. 2002. Beternak Ayam Broiler Bebas Antibiotika Murah & Bebas Residu. Penebar Swadaya, Jakarta.

Udjianto A, Rostiati E, Purnama DR. 2005. Pengaruh pemberian limbah

kulit pisang fermentasi terhadap pertumbuhan ayam pedaging dan analisa usaha. Hidayati N, Kushartono B, Sitompul S, Sartika T, Kurniadhi P, Munigar DR, Penyunting. Prosiding Temuteknis Nasion al Tenaga Fungsional Pertanian. Bogor 13 - 14 September 2005.

Bogor (Indones) : Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan hlm. 76-81.

Wahju, J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Edisi kelima. Gadjah Mada Press.yo gyakarta.

Wahyu, J. 2004, Ilmu Nutrisi Unggas. Penerbit Gadjah Mada University.

Pres. Yogyakarta.

Yuwanta Tri, 2000. Bahan ajar dasar ternak unggas. Fakultas peternakan UGM. Yogyakarta.

Zarate, A. J., E. T.Maron, Jr., and D. L. Burham. 2003. Reducing crude -pr otein and increasing limiting essential amino acid levels withsumme r-reared, slow- ad fast-feating broiler. Poultry Sci. 7 (11).

LAMPIRAN

1. Analisis ragam (Anova) persentase dada (%) Univariate Analysis of Variance

Descriptive Statistics Dependent Variable: Persentasedada Perlakuan Mean

Std.

Deviation N

P0 32.9050 1.94052 4

P1 33.5550 1.14957 4

P2 31.6025 1.53161 4

P3 31.1600 .95488 4

Total 32.3056 1.63182 16

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable : Persentase dada

Between - Subjects Factors

Value Label N

Perlakuan 1.00 P0 4

2.00 P1 4

3.00 P2 4

4.00 P3 4

Levene's Test of Equality of Error Variancesa

Dependent Variable: Persentasedada

F df1 df2 Sig

1.53 9

3 12 .255

Tests the null hypothesis that the error variance of the dependent variable is equal across groups.

a. Design: Intercept + Perlakuan

Source

Type III Sum of

Squares Df

Mean

Square F Sig.

Corrected

Model 14.908a 3 4.969 2.382 .121

Intercept 16698.455 1 16698.455 8004.284 .000

Perlakuan 14.908 3 4.969 2.382 .121

Error 25.034 12 2.086

Total 16738.397 16

Corrected Total 39.942 15

a. R Squared = .373 (Adjusted R Squared = .217) Estimated Marginal Means

2. Analisis sidik ragam (Anova) persentase punggung (%) Univariate Analysis of Variance

Between-Subjects Factors Value Label N

Perlakuan

Dependent Variable: Persentase dada Perla

kuan

Mean Std.

Error

95% Confidence Interval Lower

Bound

Upper Bound

P0 32.905 .722 31.331 34.479

P1 33.555 .722 31.981 35.129

P2 31.602 .722 30.029 33.176

P3 31.160 .722 29.586 32.734

Perlakuan 1.00 P0 4

2.00 P1 4

3.00 P2 4

4.00 P3 4

Descriptive Statistics Dependent Variable :

PersentasePunggung Perlakuan Mean

Std.

Deviation N

P0 28.3425 2.18726 4

P1 25.5425 1.34138 4

P2 27.4475 .53269 4

P3 29.4050 2.07571 4

Total 27.6844 2.09248 16

Levene's Test of Equality of Error Variancesa

Dependent Variable:

PersentasePunggung

F df1 df2 Sig.

2.545 3 12 .105

Tests the null hypothesis that the error variance of the dependent variable is equal across groups.

a. Design: Intercept + Perlakuan

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: PersentasePunggung

Source

Type III Sum of Squares Df

Mean

Square F Sig.

Corrected Model

32.150a 3 10.717 3.836 .039 Intercept 12262.794 1 12262.794 4389.089 .000

Perlakuan 32.150 3 10.717 3.836 .039

Error 33.527 12 2.794

Total 12328.471 16

Corrected Total 65.677 15

a. R Squared = .490 (Adjusted R Squared = .362) Estimated Marginal Means

Perlakuan

Dependent Variable: PersentasePunggung

Perlakuan Mean

Std.

Error

95% Confidence Interval Lower

Bound

Upper Bound

P0 28.343 .836 26.522 30.163

P1 25.543 .836 23.722 27.363

P2 27.448 .836 25.627 29.268

P3 29.405 .836 27.584 31.226

Post Hoc Tests

Perlakuan

Multiple Comparisons

Dependent Variable: PersentasePunggung LSD

(I)

Perlakuan (J)

Perlakuan

Mean Difference

(I-J)

Std.

Error Sig.

95% Confidence Interval Lower

Bound

Upper Bound

P0 P1 2.8000* 1.18193 .035 .2248 5.3752

P2 .8950 1.18193 .464 -1.6802 3.4702

P3 -1.0625 1.18193 .386 -3.6377 1.5127

P1 P0 -2.8000* 1.18193 .035 -5.3752 -.2248

P2 -1.9050 1.18193 .133 -4.4802 .6702

P3 -3.8625* 1.18193 .007 -6.4377 -1.2873

P2 P0 -.8950 1.18193 .464 -3.4702 1.6802

P1 1.9050 1.18193 .133 -.6702 4.4802

P3 -1.9575 1.18193 .124 -4.5327 .6177

P3 P0 1.0625 1.18193 .386 -1.5127 3.6377

P1 3.8625* 1.18193 .007 1.2873 6.4377

P2 1.9575 1.18193 .124 -.6177 4.5327

Based on observed means.

The error term is Mean Square(Error) = 2.794.

*. The mean difference is significant at the .05 level.

RIWAYAT HIDUP

Dokumen terkait