• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

179

dengan hukuman takzir maka tidak lepas dari analisis pemidanaan terpidana korupsi di Indonesia. maka dari itu berdasarkan analisis pemidanaan terpidana korupsi permasalahan sentral pemidanaan tipikor saat ini adalah pengembalian kerugian negara terpidana korupsi yang masih belum optimal dalam putusan hakim.

180 2. Bagi Penegak Hukum

a) Hakim : Semua aparat penegak hukum harus memiliki komitmen yang sama agar pemberantasan korupsi benar-benar berhasil. Dalam menjatuhkan hukuman mati, semua aparat penegak hukum juga harus mematuhi hukum yang berlaku dan ekstra hati-hati dalam menerapkan hukuman mati. Hal ini dilakukan agar hukuman mati diterapkan kepada terdakwa yang benar-benar bersalah dan yang sebenarnya telah merugikan keuangan negara yang cukup besar. Sehingga para penegak hukum harus selalu memegang erat asas “Incriminalibus Probantiones Debent Ese Luce Clariorest” bahwa dalam setiap tindak pidana, bukti harus lebih terang dari cahaya.

b) Kejaksaan : Penyidikan terhadap perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh jaksa penyidik memiliki keuntungan yakni dapat memotong proses administrasi dan birokrasipada peningkatan dari tahap penyidikan menjadi tahap penuntutan. Maka dari itu harus menghindari sifat menunda-nunda, bukan hanya bagi jaksa penyidik, namun bagi para penegak hukum yang lain.

c) Kepolisian : Kepada Unit Tipikor Polres kiranya dapat meningkatkan efektivitas penanganan kasus dengan membenahi sumber daya manusia serta dapat lebih transparan dalam menangani suatu kasus sehingga tindak pidana korupsi dapat diminimalisir. Dengan cara membuat beberapa penyuluhan terhadap para pejabat publik, karena tidak menutup kemungkinan mereka yang akan menjadi pelaku tipikor.

181 3. Bagi Masyarakat

Terkait pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia, bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum saja, masyarakat sipil seperti kita juga memiliki peran dalam pemberantasan korupsi di tanah air.

Peneliti juga berharap agar masyarakat dengan mudah menjadi acuh terhadap tindak pidana korupsi yang dari tahun ke tahun masih sulit untuk diberantas. Para peneliti percaya bahwa setiap antusiasme dan aspirasi yang mendukung pemberantasan korupsi pasti akan terjadi.

182

DAFTAR PUSTAKA

Sumber Buku :

Asmarawati, Tina. Hukuman Mati dan Permasalahannya di Indonesia, Cetakan-1.

Yogyakarta : CV BUDI UTAMA. 2013

Ahmady, Yarni Nikita. Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial. Departemen Hukum Pidana : Universitas Makassar. 2018 Ali, Zainuddin. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika. 2007

Arba’i, Yon Artiono. Aku Menolak Hukuman Mati. Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia. 2012.

Baharuddin Lopa dan Yamin. Pengesahan Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. penerbit : PT Alumni Bandung. 1960.

Chaerudin. Dinar, Syaiful Ahmad. dan Fadillah, Syarif. Strategi Pencegahan dan Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi. PT Refika Aditama : Bandung.

2008.

Dahlan, Abdul Aziz. Ensiklopedi Hukum Islam cetakan 1. Jakarta: Ictiar Baru Van Hoeve. 1996

Diantha, Made Pasek. Metodologi Penelitian Hukum Normatif Dalam Justifikasi Hukum, Cetakan ke 2. Jakarta : Prenada Media Group. 2017

Echol, Jhon M. dan Shadly. Kamus Inggris Indonesia. Hassan Kata Korupsi sebagaimana yang diketahui oleh banyak orang sekarang ini berasal dari bahasa Inggris Corrupt, Corruption yang berarti jahat, buruk, rusak, cusang, suap. Jakarta : Gramedia. 2003.

Emzir. Metedologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers.

2017

Hamzah, Andi. dan Rahayu, Siti. Suatu Tinjauan Ringkas Sistem Pemidanaan di Indonesia. Jakarta: Akademika Pressindo. 1983

Hartanti, Evi. Tindak Pidana Korupsi. Sinar Grafika : Jakarta. 1980

Hamzah, Andi. Sistem Hukuman dan Pemidanaan Indonesia. Jakarta : Pramidya Paramita. 1983

183

Ibrahim, Jhony. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang : Bayumedia Publishing. 2007

Klitgaard, Robert. Membasmi Korupsi, (Jakarta : Yayasan Obor Indonesia)

KPK. Modul Tindak Pidana Korupsi. Jakarta : Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat. 2016.

KPK. Pengaduan Masyarakat Terindikasi Tindak pidana korupsi. Jakarta: KPK.

2020

Kristanto, Vigih Hery Metodologi Penelitian Pedoman Karya Tulis Ilmiah.

Yogyakarta : CV BUDI UTAMA. 2015

Mulyadi, Lilik. Bunga Rampai Hukum Pidana : Perspektif, Teoritis, dan Praktik.

ALUMNI : Bandung. 2008.

Maleong, Lexy. Metedologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT.

RemajaRosdakarya. 2018

Miles, Matthew B. Analisis Data Kualitatif, Jakarta: Universitas Indonesia. 1995.

Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

2008.

Pope, Jeremi. Strategi Pemberantasan Korupsi : Elemen Sistem Integritas Nasional, Terjemahan Maris. Oleh sebagian pihak, praktek korupsi disejajarkan dengan konsep pemerintahan totaliter yang meletakkan kekuasaan pada segelintir orang dan berimbas pada yang namanya ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia, Jakarta : Tranparancy Internasional Indonesia. 2008.

Poernomo, Bambang. Hukum Pidana Mati Karangan Ilmiah. Jakarta : Bina Aksara. 1892.

Rangkuti, Freddy. Analisis Swot Teknik Membedakan Kasus, Cetakan keempat belas. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama. 2006

Rukajat, Ajat. Pendekatan Penelitian Kuantitatif : Quantitative Research Approach, Yogyakarta : CV BUDI UTAMA. 2012

Supramono Gatot. Hukuman Korporasi Sebagai Pelaku Tindak Pidana Korupsi, Cetakan-1. Jakarta : KENCANA. 2020

Soekanto, Soerjono.. Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI-PRESS. 2007.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.

2016.

184

Sunggono, Bambang. Metodologi Penelitian Hukum. Raja Grafindo Persada : Jakarta. 2016.

Siyoto, Sandu. dan Sodik, Muhammad Ali. Dasar Metode Penelitian, Yogyakarta : Literasi Media Publishing. 2015.

Sanggona, Bambang. Metode Penelitian Hukum, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. 2004.

Sumber Skripsi :

Anwar, Ahmad Dianudin. Skripsi : Penerapan Hukuman Mati Bagi Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Perspektif Hukum Islam. Yogyakarta : Universitas Negeri Sunan Kalijaga. 2010.

Jihad, Rijalul. Skripsi : Sanksi Pidana Mati Bagi Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Keadaan Tertentu (Analisis Terhadap Pasal 2 Ayat (2) Undang- undangNomor 31 Tahun 1999. Banda Aceh : Universitas Islam Negeri Ar- Raniry. 2019

Nugraha, Azharul. Skripsi : Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Korupsi Yang Di Lakukan Oleh BUMN. Makasar : Fakultas Hukum Universitas Makasar. 2017.

Sumber Jurnal :

Anggraini, Lysa. Jurnal Hukum Islam : Hukum Pidana Dalam Perspektif Islam dan Perbandingan dengan Hukum Pidana di Indonesia, Vol. XV, No. 1 Juni 2015.

Riau : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif. 2015

Elsa Thoule, “Hirarki Ancaman Pidana Mati Perspektif Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi”, Jurnal Hukum Prioris” (Vol. 3 No. 3), 2013, 107

Gina Olivia, 2021. Perbandingan Pelaksanaan Pidana Mati Berdasarkan KUHP dan Peraturan Perundang-undangan China, Jurnal Hukum Vol 3 No 01 Januari 2021, (Universitas Riau : Pekanbaru)

Irdamisraini. Jurnal Hukum : Korupsi Perspektif Pidana Islam, Jurnal Hukum Islam Vol. III, No. 2. Desember. 2008

Marpaung, Zaid Alfauna. Jurnal Ilmiah Hukum Advokasi : Kebijakan Hukuman Mati Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Perspektif Hukum Pidana Islam, P. ISSN 2337-7216, E.ISSN 2620-6625”, (Sumatera Utara. 2019.