• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistematika Pembahasan

Dalam dokumen prinsip-prinsip manajemen pembiayaan (Halaman 41-47)

Bab I dideskripsikan tentang latar belakang pemikiran yang ingin menjawab tentang pertanyaan besar tentang mengapa peneliti tertarik untuk meneliti tema tersebut?, apa yang melatar belakanginya?, serta mendeskripsikan tentang, fokus masalah, tujuan penelitian serta kegunaan penelitian, pendefinisian dari istilah /operasional yang didalamnya mendeskripsikan tentang key concept penelitian

tesis ini agar tidak menimbulkan mis-understanding dan juga sebagai pemaparan alur dari penelitian ini kedepanya.

Bab II, menguraikan tentang kajian pustaka, yang terdiri dari penelitian terdahulu dan kajian teori tentang prinsip-prinsip manajemen pembiayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Bab III, merupakan bab yang menjelaskan tentang metode penelitian dan prosedur penelitian tesis ini, point ini berisi tentang kajian metode yang digunakan oleh peneliti dalam melakukan penelitian tesis ini yaitu berupa jenis penelitian, pendekatan penelitian, kehadiran peneliti, lokasi penelitian, sumber data, metode penentuan sampel penelitian dan metode pengumpulan data serta juga metode pengelolaan dan analisa data, serta juga tentang langkah-langkah yang diambil oleh peneliti dalam melakukan penelitian.

Bab IV, merupakan bab yang mendeskripsikan paparan data dan temuan penelitian. Bab ini merupakan bab yang banyak menguak secara komprehensif temuan- temuan penelitian yang diangkat dari data empirik dengan menggunakan metode dan prosedur penelitian yang ada di Bab III, serta berisi tentang pembahasan penelitian yaitu tentang temuan-temuan yang peneliti temukan di lapangan.

Bab V, berisi tentang pembahasan dan analisa dari hasil-hasil temuan dengan menekankan pada aspek yang menjadi fokus dalam penelitian tesis ini

Bab VI, merupakan bab pentup yang berisi tentang kesimpulan dari penelitian yang peneliti angkat serta juga mendeskripsikan tentang saran yang diajukan kepada objek penelitian.

Penelitian tentang prinsip-prinsip manajemen pembiayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan pada setiap jenjang pendidikan telah banyak dilakukan oleh para peneliti sebelumnya, diantaranya sebagai berikut:

1. Tesis yang disusun oleh Ida Rahmawati (2014) dengan judul “strategi kinerja pembiayaan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs.N) Jember.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya strategi pengembangan kinerja sumber-sumber pembiayaan pendidikan dalam penyusunan RAPBS dimulai dengan mengkaji perubahan peraturan perundangan, dalam hubungan ini pemberian kewenangan kepada kepala sekolah (otonomi) untuk mengelola keuangan sekolah yang menjadi tanggung jawabnya menjadi sangat strategis.

2. Tesis yang disusun oleh Fattah Nanang,(2006) dengan judul Manajemen Pembiayaan Pendidikan Pada Sekolah Dasar yang Efektif (Studi Multi Kasus Sekolah Dasar di Kota Batu).

Hasil penelitian ini terkait urgensi dari pengelolaan pembiayaan pendidikan, serta mendefinisikan biaya dalam pendidikan meliputi biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost). Biaya langsung terdiri dari biaya-biaya yang dikeluarkan untuk keperluan pelaksanaan pengajaran dan kegiatan belajar siswa seperti pembelian alat- alat pembelajaran, penyediaan sarana pembelajaran, biaya transportasi,

gaji guru, baik yang dikeluarkan pemerintah, orangtua, maupun siswa sendiri. Sedangkan biaya tidak langsung berupa keuntungan yang hilang dalam bentuk biaya kesempatan yang hilang (opportunity cost) yang dikorbankan oleh siswa selama belajar, contohnya, uang jajan siswa, pembelian peralatan sekolah (pulpen, tas, buku tulis, penggaris dll).

3. Tesis yang disusun oleh Mohammad Andi Susanto dengan judul “ Manajemen Pembiayaan Pendidikan Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan”.

Hasil penelitian tersebut di sebutkan bahwa pelaksanaan manajemen pembiayaan pendidikan meliputi proses penentuan anggaran, proses pelaksanaan anggaran yang telah ditentukan, dan mengenai proses pemeriksaan laporan keuangan yang telah dilaksanakan ditahun sebelumnya.

Untuk memudahkan, penulis sajikan perbedaan dari beberapa penelitian terdahulu, sebagai berikut:

No Judul dan

Peneliti Hasil Penelitian Perbedaan Penelitian

Persamaan Penelitian

1 2 3 4 5

1 Strategi kinerja pembiayaan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs.N) Jember.

Ida

Rahmawati (2014)

Strategi

mengembangkan sumber

pembiayaan pendidikan dalam penyusunan RAPBS, dimulai dengan mengkaji perubahan peraturan perundangan, hubungan ini

Strategi

mengembangan pembiayaan pendidikan, tonggok utama kewenangan ini adalah kepala sekolah.

Fokus penelitian, menyangkut strategi

Pembiayaan berasal dari pemerintah dan masyarakat Metode

pengumpulan data menggunakan Observasi,wawanc ara, dokumentasi.

pemberian

kewenang kepada kelapa sekolah/

Madrasah

mengembangkan sumber

pembiayaan pendidikan dalam penyusunan RAPBS dimulai dengan mengkaji perubahan peraturan perundangan kepala sekolah (otonomi) untuk mengelola

keuangan sekolah.

Metode

pengumpulan data menggunakan reduksi data dan penyajian data.

2 Manajemen Pembiayaan Pendidikan Pada Sekolah Dasar yang Efektif (Studi Multi Kasus Sekolah Dasar di Kota Batu).

Nanang Fatah (2006)

Hasil penelitian ini Membahas terkait urgensi dari pengelolaan pembiayaan pendidikan.

Mendifinisikan biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak

langsung (indirect cost) dalam pendidikan.

Fokus penelitian, terkait urgensi dari pengelolaan pembiayaan pendidikan, serta mendefinisikan biaya dalam pendidikan meliputi, biaya langsung dan biaya tidak langsung.

Metode

pengumpulan data menggunakan reduksi data dan penyajian data.

Pembiayaan berasal dari pemerintah dan masyarakat.

Metode

pengumpulan data menggunakan Observasi,wawanc ara, dokumentasi.

3. Manajemen Pembiayaan

Hasil pelaksanaan pembiayaan

Pelaksanaan manajemen

Manajemen Pembiayaan

Pendidikan Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan.

Muhammad Andi

Susanto (2015)

pendidikan yang meliputi proses penentuan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan evaluasi pemeriksaan laporan keuangan yang

dilaksanakan berjalan dengan baik.

pembiayaan pendidikan meliputi proses penentuan anggaran, proses pelaksanaan anggaran yang telah ditentukan, dan mengenai proses pemeriksaan laporan keuangan yang telah

dilaksanakan.

Fokus penelitian, terkait pelaksanaan manajemen

pembiyaan pendidikan meliputi proses penentuan anggaran, proses pelaksanaan anggaran, dan mengenai proses pemeriksaan laporan pengeluaran keuangan yang telah dilaksanakan.

Metode

pengumpulan data menggunakan reduksi data dan penyajian data.

pendidikan

meliputi, proses pendapatan,

pengelolaan, dan evaluasi.

Metode

pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi

Dengan memperhatikan tinjauan pustaka diatas dapat disimpulkan bahwa “Prinsip-prinsip Manajemen Pembiayaan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MTs Hasanuddin Semboro.

belum dilakukan pada peneliti sebelumnya. Secara garis besar memang terdapat persamaan fokus penelitian yaitu tentang bagaimana pelaksanaan

sumber-sumber pembiayaan pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan di SMP Negeri.

Sedangkan perbedaan dari peneliti-peneliti terdahulu adalah yang berkenaan dengan fokus penelitian, dimana peneliti ingin memfokuskan penelitian kepada prinsip akuntabilitas, efektifitas, dan efisiensi pengembangan pembiayaan,untuk itu penulis mengambil obyek penelitian mengenai prinsip-prinsip manajemen pembiayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Hasanuddin Semboro ini untuk memenuhi unsur pembaharuan.

Jadi asumsi dasar dalam penelitian ini untuk mendapatkan temuan- temuan teori baru terhadap Prinsip-prinsip Manajemen pembiayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di lembaga pendidikan, khususnya prinsip- prinsip manajemen pembiayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Hasanuddin Semboro sesuai fokus penelitian yang ditetapkan peneliti. Sehingga pada penelitian ini berusaha mencari format- format strategis dalam mengetahui prinsip-prinsip pembiayaan pendidikan, baik dari segi konsep maupun operasional praktis.

Dalam dokumen prinsip-prinsip manajemen pembiayaan (Halaman 41-47)