Kajian Potensi Kelautan dan Perikanan Babel
3.8. SDM dan Kelembagaan Masyarakat
3.8.1. Sosial dan Budaya
dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Metode yang digunakan adalah menghitung Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari dua komponen yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non makanan (GKNM). Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan. Kondisi kependudukan dilihat dari 4 indikator sebagaimana Tabel 3.24 berikut.
3.8.1.1. Jumlah Penduduk dan Kepadatan
Tabel 3.24.
Indikator Kependudukan Secara Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Indikator Kependudukan 2013 2014 2015 2016 2017
Jumlah Penduduk (orang) 1.315.123 1.343.881 1.372.813 1.401.827 1.430.865
Laju Pertumbuhan Penduduk 2,22% 2,19% 2,15% 2,11% 2,07%
Kepadatan Penduduk per km2 80 82 84 85 87
Rasio Ketergantungan 46,83 46,40 46,06 45,74 46,20
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
Jumlah penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hasil proyeksi penduduk pada tahun 2017 sebesar 1.430.865 orang. Rata-rata laju pertumbuhan 2013-2017 sekitar 2,15 persen. Adapun tingkat kepadatan penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih relatif jarang, mencapai 87 orang per km2. Apabila dilihat menurut kabupaten/ kota, Kota Pangkal Pinang memiliki tingkat kepadatan tertinggi yaitu sebesar 1.720 orang per km2 dan Kabupaten Belitung Timur memiliki tingkat kepadatan terendah yaitu 50 orang per km (BPS Prov.Babel, 2017).
Tabel 3.25.
Jumlah Penduduk Provinsi Kep. Bangka Belitung Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2013-2017
Kabupaten/Kota 2013 2014 2015 2016 2017
Kabupaten
1. Bangka 298.013 304.485 311.085 317.735 324.305
2. Belitung 167.602 171.271 175.048 178.721 182.418
3. Bangka Barat 188.271 192.395 196.598 200.684 204.778
4. Bangka Tengah 173.346 177.218 180.903 184.720 188.603
5. Bangka Selatan 185.514 189.492 193.583 197.670 201.782
6. Belitung Timur 114.469 117.026 119.394 121.971 124.587
Kota
1. Pangkal Pinang 187.908 191.994 196.202 200.326 204.392
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
Secara umum penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didominasi oleh laki- laki, Jumlah penduduk laki-laki pada tahun 2017 sebanyak 743.931 orang dan penduduk perempuan sebanyak 686.934 orang. Maka rasio jenis kelamin di Kepulauan Bangka Belitung sebesar 108,30. Artinya proporsi penduduk laki-laki lebih banyak dari penduduk perempuan. Penduduk yang terbanyak ada di Kabupaten Bangka (Tabel 3.26), karena kawasan ini merupakan kota lama/induk dan pernah menjadi ibu kota Kabupaten Kepulauan Bangka-Belitung sebelum pemekaran.
Tabel 3.26.
Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin Provinsi Kep. Bangka Belitung Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2013-2017
Kabupaten/Kota Jenis kelamin Rasio Jenis
Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah
Kabupaten
1. Bangka 168.991 155.314 324.305 108,81
2. Belitung 94.523 87.895 182.418 107,54
3. Bangka Barat 106.851 97.927 204.778 109,11
4. Bangka Tengah 98.903 89.700 188.603 110,26
5. Bangka Selatan 104.861 96.921 201.782 108,19
6. Belitung Timur 64.875 59.712 124.587 108,65
Kota
1. Pangkal Pinang 104.927 99.465 204.392 105,49
Jumlah
2017 743.931 686.934 1.430.865 108,30
2016 728.580 673.247 1.401.827 108,22
2015 713.223 659.590 1.372.813 108,13
2014 697.897 645.984 1.343.881 108,04
2013 682.653 632.470 1.315.123 107,93
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
Komposisi menurut umur penduduk Provinsi Kepualauan Bangka Belitung didominasi oleh umur muda. Umur produktif yang terbesar jumlahnya adalah kelompok umur 25 – 29 tahun. Kondisi ini secara ekonomi menunjukkan tersedianya sumber daya produktif yang dapat dimanfaatkan dan memberikan peluang bagi dunia usaha.
Tabel 3.27.
Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin Provinsi Kep. Bangka Belitung Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2013-2017
Kelompok Umur Jenis Kelamin
Laki-laki Perempuan Jumlah
0 – 4 70.844 67.553 138.397
5 – 9 69.062 65.422 134.484
10 – 14 66.417 63.162 129.579
15 – 19 65.924 62.107 128.031
20 – 24 68.445 63.011 131.456
25 – 29 67.953 62.333 130.286
30 – 34 66.708 59.963 126.671
35 – 39 62.243 53.987 116.230
40 – 44 55.083 47.358 102.441
45 – 49 44.062 38.762 82.824
50 – 54 35.064 31.950 67.014
55 – 59 27.830 25.314 53.144
60 – 64 19.038 17.401 36.439
65 + 25.258 28.611 53.869
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
3.8.1.2. Pendidikan
Kondisi pendidikan dapat ditinjau dari beberapa indikator yaitu Angka Melek Huruf, Rata-rata Lama Sekolah, Angka Partisipasi Kasar dan Angka Partisipasi Murni.
Selain itu dapat pula dilihat dari kelayakan sarana dan prasarana sekolah. Angka melek huruf cukup tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu lebih dari 90 persen. Pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih didominasi oleh pendidikan dasar SD dan SMP. Rasio murid sekolah dapat dipergunakan untuk melihat rata-rata muatan suatu sekolah menampung murid. Pada tahun ajaran 2016/2017, rasio murid SD terhadap jumlah sekolah sebesar 199,18, berarti SD di Kepulauan Bangka Belitung rata-rata menampung 199-200 murid. Rasio murid di sekolah di bawah Dinas Pendidikan masih relatif lebih banyak dibandingkan sekolah di bawah Kanwil Kementerian Agama.
Tabel 3.28.
Indikator Pendidikan Provinsi Bangka Belitung 2015-2016
Indikator Pendidikan
2015 2016
Jenis Kelamin Jenis Kelamin
Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Angka Melek Huruf 98.41 96.78 97.63 98.86 96.35 97.66
Rata-rata Lama Sekolah 7.99 7.14 7.46 8 7.31 7.62
Angka Partisipasi Kasar - - - - - -
SD 111.86 110.31 111.07 115.57 108.06 111.75
SMP 86.84 88.41 87.60 83 85.96 84.38
SMA 76.61 76.20 76.41 81.36 76.55 79.10
PT 6.82 11.85 9.16 6.70 16.83 11.47
Angka Partisipasi Murni - - - - - -
SD 96.40 96.91 96.66 96.31 97.17 96.75
SMP 76.01 79.90 77.91 70.25 75.59 72.75
SMA 55.93 58.18 57.02 55.11 59.59 57.22
PT 4.94 10.20 7.39 4 12.37 7.94
Angka Partisipasi
Sekolah - - - - - -
07-12 98.87 99.57 99.22 99.29 99.22 99.25
13-15 88.74 95.05 91.82 91.98 92.09 92.03
16-18 67.10 65.19 66.17 64.27 68.70 66.35
19-24 11.84 13.74 12.73 12.71 15.05 13.81
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
3.8.1.3. Kesehatan
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
Gambar 3.18.
Angka Harapan Hidup Provinsi Kep. Bangka Belitung Menurut Kabupaten/Kota, 2017 69,95
70,56 70,44 69,56
70,49 67,13
71,37 72,64
Kepulauan Bangka Belitung Bangka Belitung Bangka Barat Bangka Tengah Bangka Selatan Belitung Timur Kota Pangkalpinang
Sumber daya manusia yang berkualitas dan sehat secara jasmani dan rohani menjadi modal dasar dalam pelaksanaan pembangunan. Fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan yang baik menjadi kebutuhan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Indikator yang dapat dilihat terkait dengan kesehatan adalah angka harapan hidup. Kecenderungan Angka harapan hidup di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus naik. Angka harapan hidup terbesar dimiliki oleh Kota Pangkal Pinang, hal ini diduga karena ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di Kota Pangkal Pinang lebih baik daripada yang lainnya dan juga tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Pangkal Pinang lebih baik dibandingkan daerah lainnya.
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki Rumah Sakit (RS) sebanyak 21 unit terbagi menjadi 10 RS umum pemerintah, 9 RS umum swasta, dan 2 RS umum khusus. Puskesmas dan puskesmas pembantu sudah menjangkau kecamatan, tapi tenaga medis yang tersedia dirasa masih kurang. Penyebaran sarana penunjang kesehatan masih terkelompok di wilayah tertentu.
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
Gambar 3.19.
Grafik Angka Harapan Hidup Provinsi Kep. Bangka Belitung Tahun 2013 – 2017
3.8.1.4. Suku Bangsa dan Keagamaan
Penduduk Pulau Bangka dan Pulau Belitung yang semula dihuni orang-orang suku laut, dalam perjalanan sejarah yang panjang membentuk proses kulturisasi dan akulturasi. Orang-orang laut itu sendiri berasal dari berbagai pulau. Orang laut dari Belitung berlayar dan menghuni pantai-pantai di Malaka. Sementara mereka yang
69,64
69,72
69,88
69,92 69,95
69,45 69,50 69,55 69,60 69,65 69,70 69,75 69,80 69,85 69,90 69,95 70,00
2013 2014 2015 2016 2017
Angka harapan Hidup
sudah berasimilasi menyebar ke seluruh Tanah Semenanjung dan pulau-pulau di Riau. Kemudian kembali dan menempati lagi Pulau Bangka dan Belitung.
Sedangkan mereka yang tinggal di Riau Kepulauan berlayar ke Bangka. Datang juga kelompok-kelompok Orang Laut dari Pulau Sulawesi dan Kalimantan. Pada gelombang berikutnya, ketika mulai dikenal adanya Suku Bugis, mereka datang dan menetap di Bangka, Belitung dan Riau. Lalu datang pula orang dari Johor, Siantan yang Melayu, campuran Melayu-Cina, dan juga asli Cina, berbaur dalam proses akulturasi dan kulturisasi. Kemudian datang pula orang-orang Minangkabau, Jawa, Banjar, Kepulauan Bawean, Aceh dan beberapa suku lain yang sudah lebih dulu melebur. Lalu jadilah suatu generasi baru: Orang Melayu Bangka Belitung.
Bahasa yang paling dominan digunakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah Bahasa Melayu yang juga disebut sebagai bahasa daerah, namun seiring dengan keanekaragaman suku bangsa, bahasa lain yang digunakan antara lain bahasa Mandarin dan bahasa Jawa.
Semua agama resmi berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghuchu. Konflik agama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini bisa dibilang tidak ada. Penduduk Kepulauan Bangka Belitung merupakan masyarakat yang beragama dan menjunjung tinggi kerukunan beragama. Tempat peribadatan agama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ada sebanyak 956 masjid, 892 mushola, 177 gereja protestan, 30 gereja katolik, 70 vihara, 11 pura, dan 244 kelenteng (Kepulauan Bangka Belitung dalam Angka, 2018).
3.8.1.5. Indeks Pembangunan Manusia
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
Gambar 3.20.
Grafik Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Menurut Kabupaten/Kota, 2017
IPM merupakan indikator pembangunan manusia yang komprehensif yang terkait kesehatan, pendidikan dan pendapatan masyarkat. Kecenderungan IPM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus naik. IPM terbesar dimiliki oleh Kota Pangkal Pinang, hal ini diduga karena ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, pendidikan dan kesempatan ekonomi di Kota Pangkal Pinang lebih baik daripada yang lainnya sehingga dapat dipandang bahwa kesejahteraan masyarakat Kota Pangkal Pinang lebih baik dibandingkan daerah lainnya.
Sumber: BPS Provinsi Babel 2017
Gambar 3.21.
Grafik Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2013 – 2017 69,99
71,09 70,93 67,94
68,99 65,02
69,57
76,86
58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78
Kepulauan Bangka Belitung Bangka Belitung Bangka Barat Bangka Tengah Bangka Selatan Belitung Timur Kota Pangkalpinang
67,92
68,27
69,05
69,55
69,99
66,5 67 67,5 68 68,5 69 69,5 70 70,5
2013 2014 2015 2016 2017
IPM