• Tidak ada hasil yang ditemukan

STAKEHOLDER ENGAGEMENT

Dalam dokumen SR-2020-CIMB.pdf (Halaman 138-144)

proximity approach and the amount of power they have to influence or be influenced by the Bank. Stakeholders are always engaged to discuss the environmental, social, and governance (ESG) and economic aspects on the application of sustainability and sustainable finance, and its impact on the Bank and other stakeholders. [102-

42] [SUSBA 1.1.1.7]

Identifikasi Kebutuhan dan Pendekatan Pemangku Kepentingan

[102-40] [102-43] [102-44] [SUSBA 1.1.1.9]

Identification of Stakeholder Needs and Approach

Topik Topic

Metode Pelibatan Engagement Method

Frekuensi Pendekatan Approach Frequency

Respon Perusahaan Company Response 1. Pandemi COVID-19

2. Keamanan transaksi keuangan perbankan 3. Sosialisasi dan informasi

produk dan layanan perbankan yang jelas dan transparan

4. Fasilitas perbankan dan kemudahan akses 5. Penyelesaian pengaduan

nasabah sesuai dengan Service Level Agreement (SLA)

1. The COVID-19 pandemic 2. Security of banking

financial transactions 3. Clear and transparent

socialization and information on banking products and services 4. Banking facilities and ease

of access

5. Settlement of customer complaints in accordance with the Service Level Agreement (SLA)

Layanan call center, kantor cabang, phone banking, situs web, media sosial (Facebook, Instagram, dan Twitter) Call center services, branch offices, phone banking, websites, social media (Facebook, Instagram and Twitter)

Setiap saat Any time

1. Penerapan protokol kesehatan dilakukan sepanjang tahun selama masa pandemi COVID-19

2. Menerima keluhan/

pengaduan nasabah 3. Mengidentifikasi kepuasan

nasabah dan aspek peningkatan yang diperlukan 4. Penilaian pihak eksternal

terhadap kinerja terkait kepuasan pelanggan 5. Edukasi keuangan perbankan

terkait produk perbankan 1. Implementing Health

protocols throughout the year during the COVID-19 pandemic 2. Receiving customer grievance

/complaints 3. Identifying customer

satisfaction and the necessary improvement aspects 4. External parties’ assessment

related to customer satisfaction performance 5. Education on banking finance

related to banking products Survei kepuasan pelanggan

dan survei internal Customer and internal satisfaction surveys

Setahun sekali oleh Bank

Once a year by the Bank

Penilaian eksternal terhadap kepuasan pelanggan External assessments of customer satisfaction

Setahun sekali oleh masing-masing surveyor

Once a year by each surveyor

Informasi dari situs web dan frontliner

Website and frontliner Information

Saat diperlukan As needed Nasabah

Customer

PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN

[102-21]

STAKEHOLDER ENGAGEMENT

Topik Topic

Metode Pelibatan Engagement Method

Frekuensi Pendekatan

Approach Frequency

Respon Perusahaan Company Response

1. Pandemi COVID-19

2. Pembaharuan kinerja keuangan dan non keuangan

3. Aktivitas/peristiwa penting perusahaan, misalnya kegiatan CSR 4. Penyampaian kinerja keuangan dan

non-keuangan akhir tahun 5. Penunjukkan kantor akuntan publik 6. Penggunaan laba perusahaan 7. Perubahan susunan Dewan

Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah

8. Penetapan gaji atau honorarium, bonus, dan tunjangan lain untuk Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah

1. The COVID-19 pandemic 2. Financial and non-financial

performance updates

3. Important activities/events, (CSR activities).

4. Submission of year-end financial and non-financial performance 5. Appointment of the public

accounting firm 6. Use of Company profits 7. Changes in the Board of

Commissioners, Board of Directors and Sharia Supervisory Board composition

8. Determination of the salary or honorarium, bonuses and other allowances for the Board of Commissioners, Board of Directors and Sharia Supervisory Board

Pelaporan Kinerja dan Pertemuan Analis

Performance Reporting and Analyst Meeting

Setiap kuartal

Quarterly

1. Penerapan protokol kesehatan dilakukan sepanjang tahun selama masa pandemi COVID-19

2. Menyampaikan kinerja organisasi perusahaan 3. Melaporkan kinerja akhir

tahun

1. Implementing Health protocols throughout the year during the COVID-19 pandemic 2. Convey Company organization

performance 3. Reporting year-end

performance Public expose Minimal 1 kali setahun

At least once a year Pelaporan ke Bursa

Efek Indonesia (IDX)

Reporting to the Indonesia Stock Exchange (IDX)

Sesuai dengan ketentuan IDX

In accordance with IDX provisions

Rapat Umum Pemegang Saham

General Meeting of Shareholders

Minimal 1 kali setahun

At least once a year Pemegang Saham/Investor

Shareholders/Investors

Topik Topic

Metode Pelibatan Engagement Method

Frekuensi Pendekatan Approach Frequency

Respon Perusahaan Company Response 1. Kepatuhan pada

perundang-undangan dan peraturan

2. Prinsip kehati-hatian dalam operasional dan layanan perbankan konvensional dan syariah 3. Keuangan Berkelanjutan 1. Compliance with laws and

regulations

2. The prudencial principle in conventional and sharia banking operations and services

3. Sustainable Finance

1. Penyampaian Rencana Bisnis Bank (RBB) dan realisasinya kepada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2. Penyampaian RAKB pada

OJK

3. Pelaporan kepatuhan aspek syariah terhadap Dewan Syariah Nasional 4. Pelaporan lainnya sesuai

ketentuan yang berlaku kepada regulator

1. Submission of the Bank Business Plan (RBB) and realization to Bank Indonesia and the OJK 2. Submission of RAKB to

OJK

3. Sharia compliance report to the National Sharia Board

4. Other reports in

accordance with applicable regulations to regulators

1. Setahun dua kali 2. Sesuai dengan ketentuan

OJK

1. Twice a year

2. In accordance with OJK regulations

1. Menginformasikan rencana dan pencapaian Perusahaan sesuai dengan peraturan dan ketentuan perundang- undangan 2. Menginformasikan tingkat

kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah 1. Reporting the Company’s

plans in accordance with the laws and regulations 2. Reporting the level of

compliance with sharia principles

Topik Topic

Metode Pelibatan Engagement Method

Frekuensi Pendekatan Approach Frequency

Respon Perusahaan Company Response 1. Hubungan saling

menguntungkan dengan pemasok

2. Proses pengadaan barang dan jasa yang adil dan transparan

1. A mutually beneficial relationship with suppliers 2. A fair and transparent

process for procuring goods and services

Sosialisasi kebijakan Policy socialization

Minimal satu kali setahun At least once a year

Pengembangan kerja sama dengan mitra kerja dalam penyediaan barang dan jasa untuk Bank

Developing cooperation with partners for the procurement of goods and services to the Bank

Regulator Regulator

Pemasok Suppliers

Topik Topic

Metode Pelibatan Engagement Method

Frekuensi Pendekatan Approach Frequency

Respon Perusahaan Company Response 1. Pandemi COVID-19

2. Hak-hak karyawan 3. Kesetaraan kesempatan

pengembangan karir 4. Proses rekrutmen 5. Pembaharuan kinerja

Perusahaan 6. Pengalaman bekerja

yang berharga dan menyenangkan 1. The COVID-19 pandemic 2. Employee rights

3. Equal career development opportunities

4. Recruitment process 5. Company performance

updates

6. A valuable and enjoyable working experience

1. Media internal (HR Info, e-Manual, Majalah Digital

‘Potrait’) 2. Town Hall

3. Survei Kepuasan Karyawan 4. Internal Customer

Satisfaction (ICS) 1. Internal media (HR Info,

e-Manual, Digital Magazine

‘PORTRAIT’) 2. Town Hall

3. Employee Engagement Survey (EES)

4. Internal Customer Satisfaction (ICS)

1. Setiap terdapat informasi yang perlu disampaikan kepada karyawan 2. Setiap ada perubahan

kebijakan 3. Dua tahun sekali 4. Setiap tahun 1. Any information that

needs to be conveyed to employees

2. When policy changes occur 3. Twice a year

4. Every year

1. Penerapan protokol kesehatan dilakukan sepanjang tahun selama masa pandemi COVID-19 2. Melakukan sosialisasi

kebijakan dan strategi bidang ketenagakerjaan 3. Mengidentifikasi kepuasan

dan harapan karyawan 1. Implementing Health

protocols throughout the year during the COVID-19 pandemic

2. Socializing employment policies and strategies 3. Identifying employee

satisfaction and expectations Karyawan

Employees

Topik Topic

Metode Pelibatan Engagement Method

Frekuensi Pendekatan Approach Frequency

Respon Perusahaan Company Response 1. Menyelenggarakan

program 2. Mengembangkan

dan memberdayakan masyarakat yang dapat memberikan nilai tambah bagi komunitas 3. Mengukur dampak

kegiatan bagi penerima manfaat

1. Conducting program 2. Developing and

empowering

communities to provide added value to the community 3. Measuring the

activities’ impact on the beneficiaries

1. Diskusi dengan para penerima manfaat 2. Meeting dan Diskusi

dengan Yayasan ataupun konsultan sebagai mitra pengembangan masyarakat 1. Discussions with

beneficiaries 2. Meetings and

discussions with foundations or consultants as community development partners

1. Dilakukan pada saat inisiasi, implementasi dan pengawasan program

2. AdHoc jika ada kebutuhan

mendesak yang perlu dikomunikasikan 1. Performed

during initiation, implementation and supervision of any program

2. AdHoc if there is an urgent need that needs to be communicated

1. Memberikan solusi atas isu yang timbul

2. Mengadakan kunjungan lapangan ke komunitas penerima manfaat program

1. Providing solutions to issues that arise 2. Conducting field visits

to community program beneficiaries

Komunitas Lokal Local Communities

Topik Topic

Metode Pelibatan Engagement Method

Frekuensi Pendekatan Approach Frequency

Respon Perusahaan Company Response 1. Kebijakan Perusahaan

terkait dengan pengelolaan karyawan

2. Permasalahan yang terkait dengan karyawan dan telah disampaikan kepada pihak Serikat Pekerja sebagai organisasi perwakilan karyawan

3. Penyelenggaraan hubungan industrial di Perusahaan

4. Perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 5. Masukan dari pengurus

Serikat Pekerja terhadap manajemen terkait dengan hak dan kewajiban karyawan maupun perusahaan 1. Company employee

management policies 2. Employees’ problems

that have been submitted to the Unions as the employees’ representative organization

3. Implementation of the Company’s industrial relations

4. Negotiation of the Collective Labor Agreement (PKB) 5. Unions` input to the

management regarding the employees’ and the Companies’ rights and obligations

Pertemuan dan diskusi Meetings and discussions

1. Setiap saat apabila diperlukan

2. Pada tahun 2020, telah dilakukan pertemuan dengan pihak Serikat Pekerja sebanyak lima kali untuk mendiskusikan hubungan kerja yang baik 1. As needed

2. In 2020, there were five meetings with Unions to discuss good working relationships

1. Menampung dan mengidentifikasi usulan dan masukan dari Serikat Pekerja

2. Melakukan proses komunikasi apabila terjadi perselisihan hubungan industrial

3. Melakukan pendekatan, baik yang bersifat formal maupun informal, serta merancang konsep kerja sama yang baik antara manajemen dan Serikat Pekerja guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis

1. Accommodating and identifying proposals and input from the Unions 2. Conducting

communications to resolve industrial relations disputes

3. Adopting a formal and informal approach, as well as creating a concept of good cooperation between management and Unions to create harmonious industrial relations Serikat Pekerja

Union

Dalam dokumen SR-2020-CIMB.pdf (Halaman 138-144)