BAB III METODE PENELITIAN
G. Tahap-tahap Penelitian
Hasil yang diperoleh kemudian ditulis pada kolom dalam tabel yang sesuai
b) Menentukan nilai Va atau nilai rerata total dari rerata nilai untuk semua aspek dengan rumus:
𝑉 ∑ 𝑉
Keterangan: 𝑉 = nilai rerata total untuk semua aspek
i = rerata nilai untuk aspek ke-i n = banyaknya aspek
Selanjutnya tingkat validitas pedoman observasi dan pedoman wawancara ditentukan oleh nilai dengan kriteria sebagai berikut:
Tabel 3.2 Kategori Tingkat Kevalidan Nilai Tingkat Kevalidan
𝑉 = 4 Sangat Valid
3 𝑉 < 4 Valid
2 𝑉 < 3 Kurang Valid 3 𝑉 < 2 Tidak Valid
c. Pengajuan judul.
d. Melakukan revisi judul.
e. Pembuatan proposal.
f. Melakukan revisi proposal.
g. Konsultasi dengan dosen pembimbing mengenai rancangan penelitian yang dibuat.
h. Menyiapkan perlengkapan penelitian yang terdiri dari instrumen , angket KLSI (kolb learning style inventory), tes soal uraian SPLDV, pedoman wawancara, serta lembar validasi tes dan lembar validasi pedoman wawancara.
i. Melakukan validasi kepada validator terkait tes soal uraian dan pedoman wawancara.
2. Tahap Pelaksanaan
Pada tahapan pelaksanaan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut:
a. Memberikan angket KLSI (kolb learning style inventory).
b. Menggolongkan siswa pada tingkat converger, diverger,assimilator dan ,acomodator.
c. Memilih 1 subjek penelitian dari masing-masing tipe gaya belajar Kolb.
d. Memberikan tes berupa soal uarain.
e. Menganalisis penyelesaian masalah melalui tes.
f. Melaksanakan wawancara terkait proses kemampuan disposisi matematis siswa.
3. Tahap Penyelesaian
Pada tahapan penyelesaian dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut
a. Melaksanakan triangulasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
b. Melakukan analisis data berupa analisis profil disposisi matematis siswa yang sudah dikelompokkan dalam beberapa tipe.
4. Tahap Penarikan Kesimpulan
Pada tahapan penarikan kesimpulan dalam penelitian ini yaitu menarik kesimpulan dari hasil tes yang memunculkan informasi terkait profil disposisi matematis siswa berdasarkan gaya belajar Kolb dalam menyelesaikan masalah matematika materi SPLDV dengan menyusun laporan akhir penelitian.
BAB IV
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS A. Gambaran Obyek Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di MTs Unggulan Nuris Jember yang berada di Jalan Pangandaran No. 48 Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Sekolah ini mempunyai 8 lembaga yaitu, TK Bina Anaprasa Nuris, MI Unggulan Nuris, MTs Unggulan Nuris, MA Unggulan Nuris, SMP Nuris, SMA Nuris, SMK Nuris dan Perguruan Tinggi Ma’had Aly Nurul Islam. Lembaga MTs terdiri dari tiga belas kelas untuk kelas VII, dua belas kelas untuk kels VIII dan dua belas kelas untuk kelas IX.
Tahun 2020 salah satu siswa MTs Unggulan Nuris Jember memenangkan olimpiade matematika tingkat nasional dengan memperoleh medali emas dan olimpiade matematika tingkat ASEAN dengan memperoleh medali perak. Berdasarkan hal tersebut, bisa dijadikan salah satu acuan oleh peneliti untuk meneliti disposisi matematis siswa di MTs Unggulan Nuris Jember.
B. Penyajian Data dan Analisis
Pada bab ini, disajikan deskripsi data disposisi matematis siswa berdasarkan gaya belajar kolb dalam menyelesaikan masalah matematika materi SPLDV
1. Uji Validitas Instrumen
Validitas instrument penelitian pada penelitian ini ialah terdiri dari tes pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Uji validitas dilakukan
guna untuk mengetahui valid atau tidaknya instrument yang digunakan, maka peneliti meminta penilaian lembar validasi kepada 2 dosen yakni : a. Validator 1 : Afifah Nur Aini, M.Pd
b. Validator : Mohammad Mukhlis, M.Pd
Setelah melakukaan beberapa perbaikan sesuai saran dari validator, dan melakukan rekapitulasi nilai validasi dari tiga validator instrument penelitian dinyatakan valid dengan mendapat nilai 3 yang mana merupakan tingkat kevalidan “Valid”. Adapun lembar validasi dapat dilihat pada lampiran.
2. Pengelompokan Tipe Gaya Belajar Kolb
Peneliti mengelompokan tipe gaya belajar kolb siswa dengan menggunakan angket KLSI (Kolb Learning Style Inventory) yang diadaptasi dari instrumen penelitian skripsi Gita Melinda yang berjudul
“Identifikasi Gaya Belajar Model Kolb Terhadap Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Kimia Kelas XI Semester Gasal Man II Yogyakarta Tahun Ajaran 2016/2017”63. Adapun angket KLSI sebagai berikut :
63 Melida, Gita. “Identifikasi Gaya Belajar Model Kolb Terhadap Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Kimia Kelas XI Semester Gasal Man II Yogyakarta Tahun Ajaran 2016/2017”.
Diss. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2017.
Instrumen Penelitian
Angket KLSI (Kolb Learning Style Inventory) Nama :
Kelas :
Sekolah :
Angket Persepsional Gaya Belajar
Petunjuk : Bubuhkan tanda centang (v) pada pilihan “Ya” jika sesuai dengan karakter anda dan pada pilihan “Tidak” jika tidak sesuai dengan karakter anda. Pilihan anda tidak mempengaruhi nilai sekolah, dimohon untuk menjawab dengan jujur.
No. Pernyataan
Pilihan Ya Tidak 1
Saya memecahkan masalah matematika yang diberikan oleh guru.
2
Saya tertarik mempelajari matematika dengan mengerjakan soal matematika.
3 Saya bertanya pada guru mengenai materi-materi yang sulit.
4 Saya kurang dapat bersosialisasi dengan teman.
5
Dalam berdiskusi, saya tidak pernah memihak ke salah satu pendapat teman.
6 Saya tidak mudah dalam mengambil kesimpulan.
7
Ketika berdiskusi, saya lebih suka mendengarkan pendapat orang lain daripada harus berpendapat.
8
Saya lebih suka memiliki banyak sumber informasi (seperti buku dan LKS) untuk mencari materi matematika.
9
Saya lebih suka mempertimbangkan sesuatu sebelum mengerjakannya.
10 Saya merasa ingin tahu mengenai sesuatu yang dipikirkan teman.
11 Ketika berdiskusi, saya suka membahas langsung pada inti permasalahan
12 Saat mendengarkan ide teman, saya suka langsung menerapkan.
13 Saya memiliki ide praktis dalam menyelesaikan masalah.
14 Saya menulis materi matematika dengan singkat dan jelas.
15 Saya tidak suka jika teman mengajukan pernyataan yang menyimpang saat diskusi.
16 Saya suka mengerjakan PR matematika yang diberikan guru.
17 Saya suka menjawab pertanyaan dari guru.
18 Saya lebih suka merespon secara spontan.
19 Ketika ada teman yang kesusahan maka saya akan bergegas membantu.
20 Ketika berdiskusi, saya aktif dalam berbicara.
a. Pengelompokan Tipe Gaya Belajar Kolb Kelas VIII E MTs Unggulan Nuris Jember
Tabel 4.1 Pengelompokan Tipe Gaya Belajar Kolb No Kode Inisial Subjek Tipe Gaya Belajar
1 2 3 4
1 A1 APH Diverger
2 A2 AMI Assimilator
3 A3 AH Converger
4 A4 AR Assimilator
5 A5 AT Assimilator
6 A6 AFA Accomodator
7 A7 AIR Assimilator
8 A8 ARS Assimilator
9 A9 DAS Assimilator
10 A10 FAA Diverger
11 A11 HH Diverger
12 A12 HA Converger
13 A13 MFB Assimilator
14 A14 MNR Converger
15 A15 MAM Diverger
16 A16 MAF Converger
17 A17 MAG Diverger
18 A18 MAH Assimilator
19 A19 MAI Converger
20 A20 MAL Converger
21 A21 MFR Diverger
22 A22 MJG Assimilator
23 A23 MKA Accomodator
24 A24 RN Assimilator
25 A25 RIK Accomodator
26 A26 RRF Assimilator
27 A27 SAH Assimilator
No Kode Inisial Subjek Tipe Gaya Belajar
1 2 3 4
28 A28 SIK Converger
29 A29 SH Diverger
30 A30 SAM Accomodator
b. Jumlah siswa dari masing-masing tipe gaya belajar kolb yang diperoleh dari hasil angket seluruh siswa kelas VIII E MTs Unggulan Nuris Jember
Tabel 4.2 Jumlah Siswa dari Masing-masing Tipe Gaya Belajar Kolb No Tipe Gaya Belajar Kolb Jumlah Siswa
1. Converger 7 Siswa
2. Diverger 7 Siswa
3. Assimilator 12 Siswa
4. Acomodator 4 Siswa
Berdasarkan hasil angket diatas, peneliti mengambil 4 siswa perwakilan dari masing-masing tipe gaya belajar kolb untuk diteliti lebih lanjut, yaitu :
1) A14 dengan gaya belajar kolb tipe converger 2) A21 dengan dari gaya belajar kolb tipe diverger 3) A7 dengan dari gaya belajar kolb tipe assimilator 4) A6 dengan dari gaya belajar kolb tipe acomodator
3. Disposisi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Tipe Converger dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
a. Subjek A14
Berdasarakan data hasil observasi dari observer 1 (guru) dan observer 2 (peneliti) diperoleh hasil pada tabel 4.1 berikut.
Tabel 4.3
Deskripsi Data Disposisi Matematis Subjek A14 Hasil Observasi
No. Aspek Hasil Deskripsi
Observer 1 Observer 2
1 2 3 4
1. Percaya Diri Siswa kurang percaya
diri dalam
menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas
Siswa percaya diri dalam
menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas 2. Keingintahuan Apabila ada materi
yang kurang dipahami siswa tidak bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain untuk menyelesaikan soal
matematika
Apabila ada materi
yang kurang
dipahami siswa bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain untuk menyelesaikan soal matematika 3. Ketekunan Siswa mempelajari
terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan
Siswa tidak
mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan 4. Fleksiblitas Siswa bertukar
pendapat ketika berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang lain untuk menyelesaikan soal matematika
Siswa bertukar pendapat ketika berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
5. Reflektif Siswa senang
mengerjakan soal matematika jika paham materi yang telah dipelajari
Siswa senang mengerjakan soal matematika jika paham materi yang telah dipelajari
Berdasarkan hasil tes subjek A14 dalam menyelesaikan masalah mengunakan soal persamaan linear dua variabel sebagai berikut :
1) Memahami Masalah
Subjek A14 telah memahami masalah. Subjek dengan jelas menjawab dan menulis gula 4 kg dan beras 6 kg serta harga 1 kg sama dengan 2 kali harga 1 kg beras dan harga total gula dan beras Rp 40.000. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.1 Jawaban Nomor 1 dari Subjek A14 dalam Memahami Masalah
Subjek A14 juga menulis apa saja yang diketahui yaitu dengan memisalkan 6x untuk jumlah roda truk tronton dan 4y untuk jumlah roda mobil. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.2 Jawaban Nomor 2 dari Subjek A14 dalam Memahami Masalah
2) Merencanakan Penyelesaian
Subjek A14 telah merencanakan penyelesaian. Subjek sudah memahami materi dan tau akan memakai cara atau rumus untuk menyelesaikan soal dengan benar. Dengan x = kg beras dan y = kg gula, kemudian menulis persamaan 6x + 4y = 40.000 dan x = 2y, seperti pada gambar dibawah ini.
Gambar 4.3 Jawaban Nomor 1 dari Subjek A14 dalam Merencanakan Penyelesaian
Subjek A14 pada jawaban no. 2 menulis 6x + 4y = 140 dan x + y = 30 atau y = 30 - x, seperti pada gambar dibawah ini.
Gambar 4.4 Jawaban Nomor 2 dari Subjek A14 dalam Merencanakan Penyelesaian
3) Melakukan Penyelesaian
Setelah merencanakan penyelesaian subjek A14 melakukan penyelesaiain yaitu mensubtitusikan 2y pada persamaan 6x + 4y = 40.000. Kemudian dari subtisusi tersebut diperoleh nilai y = 2.500 dan untuk mencari nilai x maka, nilai y disubtitusikan pada persamaan x = 2y lalu diperoleh nilai x = 5000, dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.5 Jawaban Nomor 1 dari Subjek A14 dalam Melakukan Penyelesaian
Subjek A14 melakukan penyelesaiain yaitu mensubtitusikan y = 30 - x pada persamaan 6x + 4y = 140.
Kemudian dari subtisusi tersebut diperoleh nilai x = 10 dan untuk mencari nilai x maka, nilai y disubtitusikan pada persamaan x + y
= 30 lalu diperoleh nilai y = 20. Setelah memperoleh nilai dari x
dan y, subjek mengalikan nilai x dengan biaya parkir truk tronton dan nilai y dengan biaya parkir mobil. Lalu setelah diperoeh hasil dari masing-masing biaya parkir truk tronton dan mobil, subjek A14 menjumlahkan pendapatan biaya parkir truk tronton dan mobil, seperti gambar dibawah ini.
Gambar 4.6 Jawaban Nomor 2 dari Subjek A14 dalam Melakukan Penyelesaian
4) Melakukan Pengecekan Kembali
Subjek A14 tidak melakukan pengecekan kembali dengan memasukan kembali hasil akhir ke dalam rumus untuk memastikan jawaban.
Adapun deskripsi data tentang disposisi matematis siswa berdasarakan hasil wawancara peneliti (P) dengan subjek A14 (S) adalah sebagai berikut :
Aspek reflektif :
P1.1 :”Apakah kamu menyukai pelajaran matematika?
Mengapa?”
S1.1 :”Iya, karena suka menghitung”
P1.2 :”Apakah kamu senang ketika mengerjakan soal matematika? Mengapa?”
S1.2 :”Senang, karena bagi saya mengerjakan soal matematika itu mudah”
Aspek kengintahuan :
P1.3 :”Apakah kamu bertanya pada guru ketika ada materi yang kurang dipahami? Mengapa?”
S1.3 :”Iya, karena jika kurang paham maka tidak akan bisa mengerjakan soal”
P1.4 : “Ketka kamu mengerjakan soal matematika apakah kamu mencari sumber lain untuk menyelesaikannya? Mengapa?”
S1.4 : :”Iya, karena untuk mengecek kembali jawaban saya benar atau salah”
Aspek ketekunan :
P1.5 : ”Apakah kamu memperhatikan ketika guru sedang menjelaskan? Mengapa?”
S1.5 : ”Iya, karena ingin paham materi yang dipelajari”
P1.6 : ”Apakah kamu mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari ?Mengapa?”
S1.6 : ”Tidak, karena malas”
Aspek flesibilitas :
P1.7 :”Apa yang kamu lakukan ketika mendapat soal matematika yang sulit? Mengapa?”
S1.7 :”Berusaha mencari jawaban yang benar dengan mencari referensi dari beberapa buku atau bertanya pada guru atau teman”
P1.8 :”Apakah kamu senang bertukar pendapat ketika berdiskusi kelompok? Mengapa?”
S1.8 :”Tidak senang, karena sering berbeda pendapat dan dibedakan dengan yang lain”
Aspek percaya diri :
P1.9 :”Apakah berani ketika ditugaskan guru utuk mengerjakan soal di depan kelas? Mengapa?”
S1.9 :”Iya, karena untuk melatih mental”
P1.10 :”Apakah kamu percaya diri ketika ditugaskan guru untuk mengerjakan soal matematika? Mengapa?”
S1.10 :”Iya, karena paham rumus dan cara menyelesaikannya”
Berdasarkan hasil deskripsi transkip wawancara, hasil analisis data subjek A14 yaitu subjek memiliki tingkat percaya diri yang baik. Subjek memiliki tingkat ketekunan yang baik.
Akan tetapi, subjek memiliki sikap keingintahuan yang kurang.
Selain itu, memiliki sikap fleksibel yang baik dan memiliki sikap reflektif yang baik dengan senang mempelajari matematika.
b. Triangulasi Disposisi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Tipe Converger dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
Berdasarkan hasil analisis data disposisi matematis siswa berdasarkan gaya belajar kolb tipe converger dalam menyelesaikan masalah matematika yang diperoleh dari data hasil observasi dan hasil wawancara maka diperoleh kesimpulan pada Tabel 4.2
Tabel 4.4
Disposisi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Tipe Converger dalam Menyelesaikan Masalah Matematika No. Aspek Hasil Observasi Hasil Wawancara
1 2 3 4
1 Percaya Diri Siswa A14 cenderung kurang percaya diri dalam menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas
Siswa A14 percaya
diri dalam
menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas 2 Keingintahuan Apabila ada materi
yang kurang
dipahami siswa A14 tidak bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain untuk menyelesaikan soal
Apabila ada materi
yang kurang
dipahami siswa A14 bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain untuk
menyelesaikan soal
3 Ketekunan Siswa tidak
mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan
Siswa tidak mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan 4 Fleksbilitas Siswa bertukar
pendapat ketika
Siswa bertukar pendapat ketika
No. Aspek Hasil Observasi Hasil Wawancara
1 2 3 4
berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
5 Reflektif Siswa senang mengerjakan soal matematika jika paham materi yang telah dipelajari
Siswa senang mengerjakan soal matematika jika paham materi yang telah dipelajari Kesimpulan:
Berdasarkan analisis hasil observsi dan wawancara di atas, subjek A14 memliki atau menguasai tiga aspek yaitu percaya diri, fleksibilitas, dan reflektif.
4. Disposisi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Tipe Diverger dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
a. Subjek A21
Berdasarakan data hasil observasi dari observer 1 (guru) dan observer 2 (peneliti) diperoleh hasil pada tabel 4.3 berikut.
Tabel 4.5 Deskripsi Data Disposisi Matematis Subjek A21 Hasil Observasi
No. Aspek Hasil Deskripsi
Observer 1 Observer 2
1 2 3 4
1. Percaya Diri Siswa kurang percaya diri dalam menyelesaikan soal matematika dan tidak berani mengerjakan soal di depan kelas
Siswa kurang percaya diri dalam menyelesaikan soal matematika dan tidak berani mengerjakan soal di depan kelas
2. Keingintahuan Apabila ada materi yang kurang dipahami siswa tidak bertanya pada guru dan tidak berusaha mencari
Apabila ada materi
yang kurang
dipahami siswa bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain
No. Aspek Hasil Deskripsi
Observer 1 Observer 2
1 2 3 4
sumber lain untuk menyelesaikan soal matematika
untuk menyelesaikan soal matematika 3. Ketekunan Siswa mempelajari
terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan ketika guru menjelaskan
Siswa tidak
mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan 4. Fleksiblitas Siswa tidak
bertukar pendapat ketika
berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
Siswa bertukar pendapat ketika berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
5. Reflektif Siswa tidak senang mengerjakan soal matematika jika tidak paham materi
yang telah
dipelajari
Siswa senang mengerjakan soal matematika jika paham materi yang telah dipelajari
Berdasarkan hasil tes subjek A21 dalam menyelesaikan masalah mengunakan soal persamaan linear dua variabel sebagai berikut :
1) Memahami Masalah
Subjek A21 telah memahami masalah. Subjek dengan jelas menjawab dan menulis gula 4 kg dan beras 6 kg serta harga 1 kg sama dengan 2 kali harga 1 kg beras dan harga total gula dan beras Rp 40.000. Hal dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.7 Jawaban Nomor 1 dari Subjek A21 dalam Memahami Masalah
Subjek A21 juga menulis jumlah roda truk tronton dan mobil yaitu sebanyak 140 dan biaya parkir truk tronton sebesar Rp. 5.000 dan biaya parkir mobil sebesar Rp. 3.000. Hal dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.8 Jawaban Nomor 2 dari Subjek A21 dalam Memahami Masalah
2) Merencanakan Penyelesaian
Subjek A21 telah merencanakan penyelesaian. Subjek sudah memahami materi dan dan tau akan memakai cara atau rumus untuk menyelesaikan soal dengan benar. Dengan x = kg beras dan y = kg gula, kemudian menulis persamaan 1 yaitu 6x + 4y = 40.000 dan persamaan 2 yaitu x = 2y, seperti pada gambar berikut.
Gambar 4.9 Jawaban Nomor 1 dari Subjek A21 dalam Merencanakan Penyelesaian
Subjek A21 pada jawaban no. 2 menulis 6x + 4y = 140 dan x + y = 30 atau y = 30 - x, seperti pada gambar dibawah ini.
Gambar 4.10 Jawaban Nomor 2 dari Subjek A21 dalam Merencanakan Penyelesaian
3) Melakukan Penyelesaian
Setelah merencanakan penyelesaian subjek A21 melakukan penyelesaiain yaitu mensubtitusikan 2y pada persamaan 6x + 4y = 40.000. Kemudian dari subtisusi tersebut diperoleh nilai y = 2.500 dan untuk mencari nilai x maka, nilai y disubtitusikan pada persamaan x = 2y lalu diperoleh nilai x = 5000. Hal ini dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.11 Jawaban Nomor 1 dari Subjek A21 dalam Melakukan Penyelesaian
Subjek A21 melakukan penyelesaiain yaitu mensubtitusikan y = 30 - x pada persamaan 6x + 4y = 140.
Kemudian dari subtisusi tersebut diperoleh nilai x = 10 dan untuk mencari nilai x maka, nilai y disubtitusikan pada persamaan x + y
= 30 lalu diperoleh nilai y = 20. Tetapi subjek tidak mengalikan nilai x dan y dengan biaya parkir truk tronton dan mobil, sehingga tidak diperoleh hasil dari jumlah pendapatan biaya parkir. Hal ini dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.12 Jawaban Nomor 2 dari Subjek A21 dalam Melakukan Penyelesaian
4) Melakukan Pengecekan Kembali
Subjek A21 tidak melakukan pengecekan kembali dengan memasukan kembali hasil akhir ke dalam rumus untuk memastikan jawaban.
Adapun deskripsi data tentang kemampuan disposisi matematis siswa berdasarakan hasil wawancara peneliti (P) dengan subjek A21 (S) adalah sebagai berikut :
Aspek reflektif :
P1.1 :”Apakah kamu menyukai pelajaran matematika?
Mengapa?”
S1.1 :”Iya, jika paham materi dan jika mudah untuk menghitungnya”
P1.2 :”Apakah kamu senang ketika mengerjakan soal matematika? Mengapa?”
S1.2 :”Tidak senang, karena tidak suka menghitung”
Aspek keingintahuan :
P1.3 :”Apakah kamu bertanya pada guru ketika ada materi yang kurang dipahami? Mengapa?”
S1.3 :”Tidak, karena ketika saya bertanya pada guru terkdang guru tidak memhami dengan apa yang saya tanyakan”
P1.4 :“Ketka kamu mengerjakan soal matematika apakah kamu mencari sumber lain untuk menyelesaikannya? Mengapa?”
S1.4 :”Iya, karena untuk mengecek kembali jawaban saya benar atau salah”
Aspek ketekunan :
P1.5 :”Apakah kamu memperhatikan ketika guru sedang menjelaskan? Mengapa?”
S1.5 :”Iya, karena ingin paham materi yang dipelajari”
P1.6 :”Apakah kamu mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari ?Mengapa?”
S1.6 :”Tidak, karena belum paham materi yang akan dipelajari”
Aspek fleksibilitas :
P1.7 :”Apakah kamu senang bertukar pendapat ketika berdiskusi kelompok? Mengapa?”
S1.7 :”Senang, karena saya butuh pendapat dari orang lain”
P1.8 :”Apa yang kamu lakukan ketika mendapat soal matematika yang sulit? Mengapa?”
S1.8 :”Pasrah dengan jawaban saya sendiri ” Aspek percaya diri :
P1.9 :”Apakah kamu berani ketika ditugaskan guru utuk mengerjakan soal di depan kelas? Mengapa?”
S1.9 :”Tidak, karena saya takut jawaban saya salah”
P1.10 :” Apakah kamu percaya diri ketika ditugaskan guru untuk mengerjakan soal matematika?
Mengapa?”
S1.10 :”Tidak, karena tidak terlalu hafal rumus”
Berdasarkan hasil deskripsi transkip wawancara, hasil analisis data subjek A21 yaitu subjek memiliki tingkat percaya diri yang kurang. Subjek memiliki tingkat keingintahuan yang baik.
Akan tetapi, subjek memiliki sikap reflektif dan sikap fleksibilitas yang kurang. Selain itu, kurangnya sikap ketekunan.
b. Triangulasi Disposisi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Tipe Diverger dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
Berdasarkan hasil analisis data disposisi matematis siswa berdasarkan gaya belajar kolb tipe diverger dalam menyelesaikan masalah matematika yang diperoleh dari data hasil observasi dan hasil wawancara maka diperoleh kesimpulan pada Tabel 4.4
Tabel 4.6
Disposisi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Tipe Diverger dalam Menyelesaikan Masalah Matematika No. Aspek Hasil Observasi Hasil Wawancara
1 2 3 4
1 Percaya Diri Siswa A21 percaya
diri dalam
menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas
Siswa A21 percaya
diri dalam
menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas 2 Keingintahuan Apabila ada materi
yang kurang
dipahami siswa A21 tidak bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain untuk menyelesaikan soal
Apabila ada materi
yang kurang
dipahami siswa A21 tidak bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain untuk
menyelesaikan soal
3 Ketekunan Siswa tidak
mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan
Siswa tidak mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan 4 Fleksbilitas Siswa bertukar
pendapat ketika berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
Siswa bertukar pendapat ketika berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
5 Reflektif Siswa tidak senang mengerjakan soal matematika jika paham materi yang telah dipelajari
Siswa tidak senang mengerjakan soal matematika karena
tidak suka
menghitung Kesimpulan:
Berdasarkan analisis hasil observsi dan wawancara di atas, subjek A21 memliki atau menguasai dua aspek yaitu keingintahuan dan fleksibilitas.
5. Disposisi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Tipe Assimilator dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
a. Subjek A7
Berdasarakan data hasil observasi dari observer 1 (guru) dan observer 2 (peneliti) diperoleh hasil pada tabel 4.5 berikut.
Tabel 4.7
Deskripsi Data Disposisi Matematis Subjek A7 Hasil Observasi
No. Aspek Hasil Deskripsi
Observer 1 Observer 2
1 2 3 4
1. Percaya Diri Siswa percaya diri dalam
menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas
Siswa percaya diri dalam
menyelesaikan soal matematika dan berani mengerjakan soal di depan kelas 2. Keingintahuan Apabila ada materi
yang kurang
dipahami siswa bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber lain untuk menyelesaikan soal matematika
Apabila ada materi yang kurang dipahami siswa bertanya pada guru dan berusaha mencari sumber
lain untuk
menyelesaikan soal matematika
3. Ketekunan Siswa mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dipelajari
dan memperhatikan
ketika guru
menjelaskan
Siswa tidak mempelajari
terlebih dahulu materi yang
akan dipelajari dan memperhatikan ketika guru menjelaskan
4. Fleksiblitas Siswa bertukar pendapat ketika berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal
Siswa bertukar pendapat ketika berdiskusi dan berusaha mencari solusi/strategi yang
lain untuk
menyelesaikan soal