9. BANGUNAN-BANGUNAN PELENGKAP
9.1 Tanggul
9.1.1 Kegunaan
Tanggul dipakai untuk melindungi daerah irigasi dari banjir yang disebabkan oleh sungai, pembuang yang besar atau laut. Biaya pembuatan tanggul banjir bisa menjadi sangat besar jika tanggul itu panjang dan tinggi. Karena fungsi lindungnya yang besar terhadap daerah irigasi dan penduduk yang tinggal di daerah- daerah ini, maka kekuatan dan keamanan tanggul harus benar- benar diselidiki dan direncana sebaikbaiknya.
9.1.2 Bahan
Biasanya tanggul dibuat dari bahan timbunan yang digali di dekat atau sejajar dengan garis tanggul. Apabila galian dibuat sejajar dengan lokasi tanggul, maka penyelidikan untuk pondasi dan daerah galian dapat dilakukan sekaligus. Untuk tanggul-tanggul tertentu, mungkin perlu membuka daerah sumber bahan timbunan khusus di luar lapangan dan mengangkutnya ke lokasi. Jika kondisi tanah tidak stabil, mungkin akan lebih ekonomis untuk memindahkan lokasi tanggul daripada menerapkan metode pelaksanaan yang mahal.
The Unified Soil Classification System (lihat KP - 06 Parameter Bangunan) memberikan sistem yang sangat bermanfaat untuk menentukan klasifikasi tanah yang perlu diketahui dalam pelaksanaan tanggul dan pondasi..
Tabel A2.7, Lampiran 2 memberikan rangkuman data-data penting tanah yang mempengaruhi pemilihan bahan.
9.1.3 Trase
Tanggul di sepanjang sungai sebaiknya direncana pads trase pads jarak yang tepat dari dasar air rendah. Bila hal ini tidak mungkin, maka harus dibuat lindungan terhadap erosi di sepanjang tanggul.
KRITERIA PERENCANAAN BAGIAN BANGUNAN Standar Perencanaan Irigasi - KP - 04 Adalah perlu untuk membuat penyelidikan pendahuluan mengenai lokasi tanggul,guna menentukan :
1. Perkiraan muka air banjir (tinggi dan lamanya).
2. Elevasi tanah yang akan dilindungi.
3. Hak milik yang dilibatkan.
4. Masalah-masalah fisik yang sangat mungkin dijumpai, terutama kondisi tanah karena, ini erat hubungannya dengan kebutuhan pondasi dan galian timbunan.
5. Tata guna tanah dan peningkatan tanah pertanian guna menilai arti penting daerah yang akan dilindungi dari segi ekonomi.
9.1.4 Tinggi jagaan
Tinggi rencana tanggul (Hd) akan merupakan jumlah tinggi muka air rencana (H) dan tinggi jagaan (Hf) Ketinggian yang dibuat itu termasuk longgaran untuk kemungkinan penurunan (Hs), yang akan bergantung kepada pondasi Berta bahan yang dipakai dalam pelaksanaan. Tinggi muka air rencana yang sebenarnya didasarkan pads profil permukaan air.
Tinggi jagaan (Hf) merupakan longgaran yang ditambahkan untuk tinggi muka air yang diambiL termasuk atau tidak termasuk tinggi gelombang. Tinggi minimum jagaan tanggul sebaiknya diambil 0,60 m.
Gambar 9.3 Potongan melalui tanggul 9.1.5 Lebar atas
Untuk tanggul tanah yang direncana guns mengontrol kedalaman air < 1,50 m, lebar atas minimum tanggul dapat diambil 1,50 m.
Jika kedala man air yang akan dikontrol lebih dari 1,50 m, maka lebar atas minimum sebaiknya diambil 3,0 m. Lebar atas diambil sekurang-kurangnya 3,0 m jika tanggul dipakai untuk jalur pemeliharaan.
KRITERIA PERENCANAAN BAGIAN BANGUNAN Standar Perencanaan Irigasi - KP - 04 9.1.6 Kemiringan talut
Pada Tabel 91 di bawah ini diberikan harga-harga kemiringan talut. Penggunaan harga-harga situ dianjurkan untuk tanggul tanah homogen pads pondasi stabil yang tingginya kurang dari 5 m.
Jika pondasi tanggul terdiri dari lapisan-lapisan lulus air atau lapisan yang rawan terhadap bahaya erosi bawah tanah (piping), maka harus dibuat parit halang (cut-off trench) yang dalamnya sampai 1/3 dari kedalaman air. Lihat Gambar 9.2
9.1.7 Stabilitas tanggul
Tanggul yang tingginya lebih dari 5 m harus dicek stabilitasnya dengan metode stabilitas tanggul yang dianggap sesuai. Metode yang disarankan dijelaskan dalam Bagian KP - 06 Parameter Bangunan.
KRITERIA PERENCANAAN BAGIAN BANGUNAN Standar Perencanaan Irigasi - KP - 04 Apabila tanggul melintas saluran lama, maka dasar , tanggul harus diperlebar di bagian samping luar. Lebar tambahan ini sekurang- kurangnya sama dengan tinggi tanggul (Hd) di atas elevasi asli tanah. Bagian atas dasar yang diperlebar sebaiknya tidak kurang dari 0,30 m di atas elevasi asli tanah Berta kemiringannya harus cukup agar air dapat melimpas dari tanggul. Kemiringan timbunan tambahan tidak boleh lebih curam dari kemiringan asli tanggul.
Lihat Gambar 93.
Gambar 9.3 Dasar yang diperlebar pada lintasan saluran
Untuk tanggul dengan kedalaman air rencana (H pada Gambar 9.1) lebih dari 1,50 m, maka tempat galian bahan harus cukup jauh dari tanggul agar stabilitasnya dapat dijamin. Garis yang ditarik dari garis air rencana pada permukaan tanggul melalui pangkal asli tanggul (kalau diperlebar) sebaiknya lewat dari bawah potongan melintang galian bahan. Lihat Gambar 9.1.
Jika tanggul mempunyai lebar atas yang kecil/sempit, maka bahu (berm) bagian tambahan harus cukup lebar guna mengakomodasi jalur pemeliharaan selama muka air mencapai ketinggian kritis.
Fasilitas ini harus disediakan di semua potongan jika bagian atas tanggul tidak dipakai sebagai jalur pemeliharaan.
Galian bahan yang ado di- sepanjang tepi air harus dibuat dengan interval tertentu guna memperlambat kecepatan air yang mengalir di sepanjang pangkal timbunan. Galian semacam ini jugs berfungsi sebagai tempat menyeberangkan alai-alas pemeliharaan selama muka air rendah. Intervalnya tidak lebih dari 400 m dan lebar minimum 10 m.
KRITERIA PERENCANAAN BAGIAN BANGUNAN Standar Perencanaan Irigasi - KP - 04 9.1.8 Pembuang
Fasilitas pembuang harus disediakan untuk tanggul yang harus menahan air untuk jangka waktu yang lama (tanggul banjir biasanya tidak diberi pembuang).
Pembuang terdiri dari : (i) parit di pangkal tanggul
(ii) saringan pemberat (reverse filter), baik yang direncana sebagai pembuang pangkal tanggul maupun sebagai selimut (untuk perencanaan filter lihat pasal 6.61)
Untuk tipe-tipe pembuang yang disebut terakhir ini lihat Gambar 9.4.
9.1.9 Lindungan
Lindungan lereng terhadap erosi oleh aliran air, baik yang berasal dari hujan maupun sungai, bisa berupa tipe-tipe berikut :
- rumput
- pasangan batu kosong - pasangan (lining) - bronjong
Rumput petindung yang memadai hendaknya diberikan pada permukaanpermukaan tanggul untuk melindunginya dari bahaya erosi akibat limpasan air hujan pada tanggul.
KRITERIA PERENCANAAN BAGIAN BANGUNAN Standar Perencanaan Irigasi - KP - 04 Sedangkan jenis-jenis lindungan lainnya dipakai untuk lindungan terhadap aliran air di sungai atau saluran. Karena ketiga jenis yang lain ini cukup mahal, mereka hanya digunakan untuk bentang pendek.
9.2 Fasilitas Eksploitasi