BAB III METODOLOGI PENELITIAN ........................................... 25-39
H. Validitas dan Reliabitas Instrumen
I. Teknik Pengolahan dan Analisis Data
Data yang diperoleh dalam penelitian tidak memberikan informasi apapun tanpa dilakukan dua hal, pertama disusun dengan baik dan menganalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial.
1. Statistik deskriptif
Statistik deskriptif merupakan jenis statistik yang digunakan untuk menganalisis data pada satu variabel penelitian tanpa menarik kesimpulan atau prediksi.16 Adapun analisis data deskriptif, sebagai berikut:
14Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, h.
209.
15Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, h. 191.
35
a. Menghitung rentang kelas: yakni data terbesar dikurangi data terkecil
Keterangan:
R = Rentang
= Data terbesar dalam kelompok = Data terkecil dalam kelompok.17 b. Menghitung jumlah kelas Interval (K)
Keterangan:
K : Jumlah kelas interval
N : Banyaknya data atau jumlah sampel Log : Logaritma8
c. Menghitung panjang kelas interval:
Keterangan:
P = Panjang kelas R = Rentang nilai
K = Kelas Interval/banyaknya kelas.9 d. Rata-rata (Mean)
Skor rata-rata atau mean dapat diartikan sebagai jumlah nilai kelompok data dibagi dengan jumlah nilai responden.10
16Fajri Ismail, Statistika untuk Penelitian Pendidikan dan Ilmu Sosial (Cet. I; Jakarta:
Prenadamedia Group, 2018), h. 11.
17Sugiyono, Statistika untuk Penelitian (Cet. XIV; Bandung: Alfabeta, 2009), h. 55.
8Syarifuddin Siregar, Statistik Terapan Untuk Penelitian (Cet. I; Jakarta: Grasindo, 2005), h.
24.
9Syarifuddin Siregar, Statistik Terapan Untuk Penelitian, h. 32.
R = Xt - Xr
𝐾 1 + (3,3) log 𝑁
Rumus rata-rata adalah:
Keterangan : ̅ : Rata-rata
: Nilai statistika/titik tengah
: Frekuensi untuk nilai yang bersesuaian kelompok ke-i K : Banyaknya kelompok11
e. Standar Deviasi
Keterangan:
SD : Standar deviasi
Fi : Frekuensi untuk variabel X : Rata-rata
: Nilai statistika N :Jumlah Populasi.20 f. Persentase (%) nilai rata-rata
Keterangan:
P : Angka persentase
f : Frekuensi yang dicari persentasenya N : Banyaknya sampel responden
10Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2017), h.
327.
11J. Supranto, Statistik Teori dan Aplikasi (Jakarta: Penerbit Erlangga, 2016), h. 98.
20Nana Sudjana, Statistik Pendidikan (Cet. I; Bandung: Remaja Rosdakarya, 1996), h. 97.
𝑥̅ 𝑘𝑖=1𝑓𝑖. 𝑥𝑖 𝑓𝑖
𝑘𝑖=1
𝑃 𝑓
𝑁𝑥100%
37
g. Kategorisasi
Keadaan ekonomi orang tua (variabel X) dan prestasi belajar peserta didik (variabel Y). Untuk menentukan kategorisasi akan digunakan rumus sebagai berikut:
Pada analisis deskriptif ini, penelitian menggunakan kategorisasi Keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik dengan rumus sebagai berikut:
1) Rendah : x < ( 1,0 ( ))
2) Sedang : ( 1,0( )) ( + 1,0( )) 3) Tinggi : ( + 1,0( 0)).12
2. Analisis Statistika Inferensial
Statistik inferensial adalah bagian fungsional dari statistik deskriptif untuk memprediksi dan mengontrol peristiwa. Di bagian ini, kita mempelajari tata cara peenarikan kesimpulan tentang seluruh populasi berdasarkan data oleh gejala dan fakta suatu penelitian.13 Statistik inferensial adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian yang diajukan dan membuat kesimpulan dari data yang telah disusun untuk diolah. Adapun rumus yang digunakan dalam menguji validitas hipotesis penelitian adalah sebagai berikut:
a. Uji Normalitas
Uji normalitas yang dimaksud disini tentang apakah data-data yang digunakan berdistribusi normal atau tidak. Untuk pengujian tersebut digunakan rumus Chi- kuadrat yang dirumuskan sebagai berikut:
X2hitung=
12Saifuddin Azwar, Penyusunan Skala Psikologi (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999), h. 109.
13Sugiyono, Statistik Penelitian (Cet. X; Bandung: Alfabeta, 2016), h. 244.
Keterangan:
X2 : Nilai Chi-kuadrat hitung Fo : Frekuensi hasil pengamatan Fh : Frekuensi harapan.
Kriteria pengujian normal bila X2hitung lebih kecil dari X2tabel, sementara X2tabel didapatkan dari daftrar X2 dengan dk = (k-1) pada taraf signifikan α =0,05.
b. Uji Linearitas (kelinearan Persamaan regresi)
Uji linieritas merupakan pengujian yang menentukan apakah data yang kita miliki sesuai dengan garis linier atau tidak. Uji linieritas digunakan untuk mengkonfirmasikan apakah sifat linier antara dua variabel diidentifikasi secara teori sesuai atau tidak dengan hasil observasi yang ada. Rumus uji linearitas adalah sebagai berikut:
Dengan taraf sinifikan 0,05 dan derajat kebebasan pembilang n-1 serta derajat kebebasan penyebut n-1, maka jika di peroleh Fhitung ≤ Ftabel berarti ada data linear.14 c. Analisis Regresi Sederhana
Regrei linear sederhana memperhatikan satu variabel terikat berdasarkan satu variabel bebas. Variabel terikan diberi notasi Y dan variabel bebas diberi notasi X, sehingga bentuk yang dicari adalah X dan Y. Dengan menggunakan persamaan:
Y = a + bX Keterangan:
Y = Nilai yang diprediksikan a = Koefisien regresi X
14Ridwan, Dasar-Dasar Statistika (Cet. VIII; Bandung: Alfabeta, 2010), h. 205.
F
hitung=39
b = Koefisien regresi Y
X = Nilai variabel independen.15
Untuk koefisien-koefisien regresi a dan b dapat dihitung dengan rumus:
a = b = keterangan:
X = Nilai variabel independen Y = Nilai variabel dependen a = Koefisien regresi a b = Koefisien regresi b n = Jumlah sampel.16 d. Penguji Hipotesis
1.) Menentukan formulasi hipotesis
Ho : β = βo = 0 (tidak ada pengaru X terhadap Y) H1 : β ≠ βo (ada pengaruh X terhadap Y)
2.) Menentukan tarat nyata (α) dan nilai ttabel
α = 5% = 0,05 → a/2 = 0,025 b = n – 2
t = 0,025n.
3.) Menentukan nilai thitung
t = Keterangan:
t = thitung / hasil
Sb = Simpangan baku kesalahan baku.17
15Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, h.
262.
16Husein Umar, Metode Penelitian Untuk Skiripsi dan Tesis Bisnis (Cet. I; Jakarta: Rajawali Press, 2018), h. 114.
17M. Iqbal Hasan, Pokok-Pokok Materi Statistik 2 Statistik Inferensial, h. 227.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil Sekolah
SMA Negeri 3 Jeneponto adalah sekolah yang terletak di Jl. Abd Jalil Sikki No. 82, Kecematan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Sekolah ini resmi di buka tahun 1991, sekolah ini didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat yang berada di daerah Jeneponto dan sekitarnya atau daerah lainnya agar dapat mengeyam pendidikan SMA, agar masyarakat dapat memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas dan bertambah ilmunya sehingga menjadi manusia yang cerdas dan berguna bagi nusa dan bangsa. Guru SMA Negeri 3 Jeneponto terdapat 50 orang pengajar dengan 23 pengajar yang berstatus PNS dan 27 guru pengajar yang berstatus honorer dan jumlah siswa sebanyak 447 siswa.
SMA Negeri 3 Jeneponto juga memiliki visi dan misi antara lain: Visi, terwujudnya siswa yang disiplin, unggul dalam prestasi berkarakter pancasila dan berwawasan lingkungan. Misi, 1). Melaksanakan proses pembelajaraan secara efektif dan efisien, 2). Meningkatkan program kegiatan ekstrakurikuler agar lebih efektif dan efisien, 3). Memperoleh prestasi dalam keikutsertaan bidang akademik, olah raga dan seni tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional, 4). Menjadikan sekolah tempat pembentukan karakter bangsa dan penyadaran berbudayaan dengan meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian dan akhlak mulia, 5). Meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama 6). Menumbuh kembangkan sikap kreatif, kritis dan mandiri 7). Mewujudkan budaya sekolah dalam melaksanakan sikap senyum sapa dan salam.
41
Identitas Sekolah
Nama Sekolah : SMA Negeri 3 Jeneponto Status : Negeri
Terakreditasi : B
Alamat Sekolah : Jl. Abd Jalil Sikki No. 82 Kecematan Binamu, Kabupaten Jeneponto
Tahun Operasional : 1991
Nama Kepala Sekolah : Sitti Suriani D., S.Pd. M.M.
Jumlah Guru : 50 Jumlah Siswa : 447 siswa B. Hasil Penelitian
Pada bab ini dijelaskan hasil penelitian berdasarkan data yang didapatkan di lapangan dari instrumen penelitian berkaitan dengan variabel keadaan ekonomi orang tua (X) dan prestasi belajar (Y) peserta didik di SMA Negeri 3 Jeneponto. Penelitian ini menggunakan pengukuran melalui angket yang berbentuk skala likert. Setelah data terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk gambaran dari masing masing variabel dengan bantuan program Statistical Packages for Sosial Sciense (SPSS) versi 24, untuk mencari pengaruh keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu:
1. Keadaan Ekonomi Orang Tua Peserta Didik di Kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto
Indikator keadaan ekonomi orang tua terdiri dari 4 indikator yaitu: (1) Pendapatan orang tua, (2) Pengeluaran orang tua, (3) Kebutuhan sekolah anak, (4) Kebutuhan pokok orang tua.
Tabel 4.1
Rekapitulasi Hasil Angket tentang Keadaan Ekonomi Orang Tua Peserta Didik
No. Nama Kelas Skor
1 Responden 1 XI MIA 1 40
2 Responden 2 XI MIA 1 35
3 Responden 3 XI MIA 1 25
4 Responden 4 XI MIA 1 26
5 Responden 5 XI MIA 1 34
6 Responden 6 XI MIA 1 24
7 Responden 7 XI MIA 1 33
8 Responden 8 XI MIA 2 38
9 Responden 9 XI MIA 2 28
10 Responden 10 XI MIA 2 25
11 Responden 11 XI MIA 2 24
12 Responden 12 XI MIA 2 26
13 Responden 13 XI MIA 2 24
14 Responden 14 XI MIA 2 25
43
15 Responden 15 XI MIA 3 23
16 Responden 16 XI MIA 3 33
17 Responden 17 XI MIA 3 25
18 Responden 18 XI MIA 3 32
19 Responden 19 XI MIA 3 33
20 Responden 20 XI MIA 3 32
21 Responden 21 XI MIA 3 23
22 Responden 22 XI MIA 4 28
23 Responden 23 XI MIA 4 30
24 Responden 24 XI MIA 4 34
25 Responden 25 XI MIA 4 29
26 Responden 26 XI MIA 4 28
27 Responden 27 XI MIA 4 25
28 Responden 28 XI MIA 4 26
29 Responden 29 XI IIS 1 31
30 Responden 30 XI IIS 1 32
31 Responden 31 XI IIS 1 31
32 Responden 32 XI IIS 1 28
33 Responden 33 XI IIS 1 27
34 Responden 34 XI IIS 1 27
35 Responden 35 XI IIS 1 26
36 Responden 36 XI IIS 1 27
37 Responden 37 XI IIS 2 26
38 Responden 38 XI IIS 2 24
39 Responden 39 XI IIS 2 33
40 Responden 40 XI IIS 2 25
41 Responden 41 XI IIS 2 25
42 Responden 42 XI IIS 2 37
43 Responden 43 XI IIS 2 30
Pada analisis deskriptif data yang diolah yaitu data keadaan ekonomi orang tua yang berupa skor maksimum, skor minimum, persentase data, rata rata skor, standar deviasi, variasi, dan sajian data yang bertujuan untuk mengetahui gambaran umum tentang pengaruh keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
a. Menghitung rentang
Rentang = Data terbesar – Data terkecil = 40 – 23
= 17
b. Banyaknya kelas interval Banyak kelas = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 43
= 1 + 3,3 + 1,63
= 1 + 4,93
= 5,93 atau 6
45
c. Menghitung panjang kelas interval Panjang kelas =
= 17/6 = 2,83 atau 3 d. Menghitung persentase
P = x 100 P = 1
x 100 = 30,23 P = 1
x 100 = 27,90 P = x 100 = 11,62 P = x 100 =20,93 P = x 100 = 4,65 P = x 100 = 4,65
Tabel 4.2
Daftar distribusi frekuensi skor responden Interval Frekuensi Presentase (%)
23 – 25 13 30,23
26 – 28 12 27,90
29 – 31 5 11,62
32 – 34 9 20,93
35– 37 2 4,65
38 – 40 2 4,65
Jumlah 43 100%
Sumber data: Hasil olahan data keadaan ekonomi orang tua peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Daftar distribusi frekuensi skor responden menunjukkan lebih banyak interval pada 23 – 25 dengan frekuensi sebanyak 13, persentasinya 30,23%.
e. Menghitung rata rata (mean)
Tabel 4.3
Menghitung Tabel Mean
Interval Frekuensi xi fi xi Presentase (%)
23 – 25 13 24 312 30,23
26 – 28 12 27 324 27,90
29 – 31 5 30 150 11,62
32 – 34 9 33 297 20,93
35 – 37 2 36 72 4,65
38 – 40 2 39 78 11,62
Jumlah 43 1.233 100%
Sumber data: Hasil olahan data keadaan ekonomi orang tua peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Menghitung rata rata X =
= 1233 /43 = 28,67
f. Menghitung Variansi dan Standar Deviasi Tabel 4.4
Menghitung Variansi dan Standar Deviansi Interv
al
Frekuensi xi fi xi Xi - (Xi - )2 fi (Xi - ) 2
24 – 26 13 25 312 -4 16 208
27 – 29 12 28 324 -1 1 12
30 – 32 5 31 150 -1 1 5
33 – 35 9 34 297 2 4 36
36 – 38 2 37 72 8 64 128
39 – 40 2 39 78 10 100 200
Jumla h
43 1.233 589
Sumber data: Hasil olahan data keadaan ekonomi orang tua peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
47
Menghitung Variansi S2 = 1 ∑ Fi (Xi - 2 S2 = 589/43
= 13,697
Menghitung Standar Deviansi SD = √ ( − ̅)2
= √
= √13, = 3,700
Tabel 4.5
Analisis data deskriptif Keadaan Ekonomi Orang Tua Peserta Didik di Kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto
Statistik Deskriptif Nilai
Jumlah Sampel 43
Skor Maksimum 40
Skor Minimum 23
Reng 17
Rata-rata 28,67
Standar Deviasi 3,700
Variansi 13,697
Sumber data: Hasil olahan data keadaan ekonomi orang tua peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Berdasarkan data 4.5. terlihat bahwa skor maksimun untuk keadaan ekonomi orang tua adalah 40 dan skor minimum yaitu 23 dengan nilai rata rata 28,67 dan standar deviasi 3,700 dengan jumlah sampel 43 orang. Pada tabel 4.5. juga diperoleh
nilai variansi sebesar 13,697 dan range sebesar 17. Selanjutnya analisis kategorisasi keadaan ekonomi orang tua peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto disajikan dalam tabel berikut ini:
Tabel 4.6
Kategorisasi Keadaan Ekonomi Orang Tua
No Kategori Interval Frekuensi Persentase %
1. Rendah X < 24 6 13,95
2. Sedang 25 ≤ X < 32 27 62,79
3. Tinggi X ≥ 33 10 23,25
Jumlah 43 100%
Sumber data: Analisis angket keadaan ekonomi orang tua peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Data pada table 4.6 menunjukkan bahwa terdapat 6 orang responden berada pada kategorisasi rendah dengan presentase 13,95%, 27 orang responden berada pada kategori sedang dengan persentase 62,79% dan 10 orang responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 23,25%. Berdasarkan nilai rata-rata keadaan ekonomi orang tua pesera didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto sebesar 62,79%
berada pada kategori sedang.
2. Prestasi Belajar Peserta Didik di Kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto
Indikator prestasi belajar terdiri dari 3 indikator yaitu: (1) Kognitif, (2) Afektif, (3) Psikomotorik.
Tabel 4.7
Rekapitulasi Hasil Angket tentang Prestasi Belajar Peserta Didik
No. Nama Kelas Skor
1 Responden 1 XI MIA 1 29
2 Responden 2 XI MIA 1 44
3 Responden 3 XI MIA 1 35
49
4 Responden 4 XI MIA 1 34
5 Responden 5 XI MIA 1 35
6 Responden 6 XI MIA 1 41
7 Responden 7 XI MIA 1 42
8 Responden 8 XI MIA 2 35
9 Responden 9 XI MIA 2 31
10 Responden 10 XI MIA 2 41
11 Responden 11 XI MIA 2 40
12 Responden 12 XI MIA 2 33
13 Responden 13 XI MIA 2 39
14 Responden 14 XI MIA 2 41
15 Responden 15 XI MIA 3 40
16 Responden 16 XI MIA 3 34
17 Responden 17 XI MIA 3 33
18 Responden 18 XI MIA 3 31
19 Responden 19 XI MIA 3 37
20 Responden 20 XI MIA 3 37
21 Responden 21 XI MIA 3 37
22 Responden 22 XI MIA 4 39
23 Responden 23 XI MIA 4 39
24 Responden 24 XI MIA 4 32
25 Responden 25 XI MIA 4 32
26 Responden 26 XI MIA 4 40
27 Responden 27 XI MIA 4 38
28 Responden 28 XI MIA 4 33
29 Responden 29 XI IIS 1 39
30 Responden 30 XI IIS 1 37
31 Responden 31 XI IIS 1 42
32 Responden 32 XI IIS 1 34
33 Responden 33 XI IIS 1 40
34 Responden 34 XI IIS 1 30
35 Responden 35 XI IIS 1 44
36 Responden 36 XI IIS 1 43
37 Responden 37 XI IIS 2 36
38 Responden 38 XI IIS 2 41
39 Responden 39 XI IIS 2 36
40 Responden 40 XI IIS 2 36
41 Responden 41 XI IIS 2 42
42 Responden 42 XI IIS 2 28
43 Responden 43 XI IIS 2 31
Pada analisis deskriptif data yang diolah yaitu data prestasi belajar yang berupa skor maksimum, skor minimum, persentase data, rata rata skor, standar
51
deviasi, variasi, dan sajian data yang bertujuan untuk mengetahui gambaran umum tentang pengaruh keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
a. Menghitung rentang
Rentang = Data terbesar – Data terkecil = 44 – 28
= 16
b. Banyaknya kelas interval Banyak kelas = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 43
= 1 + 3,3 + 1,63
= 1 + 4,93
= 5,93 atau 6 c. Menghitung panjang kelas interval
Panjang kelas =
= 16/6
= 2,6 atau 3 d. Menghitung persentase
P = x 100
P = x 100 = 6,97 P = x 100 = 18,60 P = x 100 = 20,93 P = x 100 = 20,93
P = 11
x 100 = 25,58 P = x 100 = 6,97
Tabel 4.8
Daftar distribusi frekuensi skor responden Interval Frekuensi Presentase (%)
28 – 30 3 6,97
31 – 33 8 18,60
34 – 36 9 20,93
37 – 39 9 20,93
40 – 42 11 25,58
43 – 45 3 6,97
Jumalah 43 100%
Sumber data: Hasil olahan data prestasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto. Daftar distribusi frekuensi skor responden menunjukkan lebih banyak interval pada 40 – 42 dengan frekuensi sebanyak 11, persentasinya 25,58%.
e. Menghitung rata rata (mean)
Tabel 4.9
Menghitung Tabel Mean Interval Frekuensi xi fi xi
Presentase (%)
28 – 30 3 29 82 6,97
31 – 33 8 32 256 18,60
34 – 36 9 35 315 20,93
37 – 39 9 38 342 20,93
40 – 42 11 41 451 25,58
43 – 45 3 44 132 6,97
Jumlah 43 1.578 100%
Sumber data: Hasil olahan data prestasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
f. Menghitung rata rata X =
= 1.578 /43 = 36,69s
53
g. Menghitung Variansi dan Standar Deviasi
Tabel 4.10 Menghitung Variansi dan Standar Deviansi
Interval Frekuensi xi fi xi Xi - (Xi - )2 fi (Xi - ) 2
28 – 30 3 29 82 -8 64 192
31 – 33 8 32 256 -5 25 200
34 – 36 9 35 315 -2 4 36
37 – 39 9 38 342 1 1 9
40 – 42 11 41 451 5 25 275
43 – 45 3 44 132 7 49 147
Jumlah 43 1.578 859
Sumber data: Hasil olahan data prestasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Menghitung Variansi S2 = 1 ∑ Fi (Xi - 2 S2 = 859/43
= 19,976
Menghitung Standar Deviansi SD = √ ( − ̅)2
= √
= √1 , = 4,469
Tabel 4.11
Analisis data deskriptif Prestasi Belajar Peserta Didik di Kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto
Statistik Deskriptif Nilai
Jumlah Sampel 43
Skor Maksimum 44
Skor Minimum 28
Reng 16
Rata-rata 36,69
Standar Deviasi 4,469
Variansi 19,976
Sumber data: Hasil olahan data prestasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Berdasarkan data 4.11. terlihat bahwa skor maksimun untuk prestasi belajar adalah 44 dan skor minimum yaitu 28 dengan nilai rata rata 36,69 dan standar deviasi 4,469 dengan jumlah sampel 43 orang. Pada tabel 4.11. juga diperoleh nilai variansi sebesar 19,976 dan range sebesar 16. Selanjutnya analisis kategorisasi prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto disajikan dalam table berikut ini:
Tabel 4.12
Kategorisasi Prestasi Belajar
No Kategori Interval Frekuensi Persentase %
1. Rendah X < 32 8 18,60
2. Sedang 33 ≤ X < 41 29 67,44
3. Tinggi X ≥ 42 6 13,95
Jumlah 43 100%
Sumber data: Analisis angket prestasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Data pada table 4.12 menunjukkan bahwa terdapat 8 orang responden berada pada kategorisasi rendah dengan presentase 18,60%, 29 orang responden berada pada kategori sedang dengan persentase 67,44% dan 6 orang responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 13,95%. Berdasarkan nilai rata-rata prestasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto sebesar 67,44% berada pada kategori sedang.
55
3. Pengaruh Keadaan Ekonomi Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik di Kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto
Sebelum melakukan uji regresi terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat diantaranya sebagai berikut:
a. Uji Normalitas
Uji Normalitas bertujuan untuk mengkaji apakah dalam model regresi, variabel residual memiliki distribusi normal atau tidak. Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah variabel keadaan ekonomi orang tua (X) dan prestasi belajar peserta didik (Y) berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah data yang digunakan oleh peneliti berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Data distribusi normal apabila sig > α
= 0,05. Pengujian normalitas data dikatakan tidak berdistribusi normal apabila sig < α
= 0,05. Pengujian normalitas data dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 24 for Windows. Berdasarkan analisis uji prasyarat yang diperoleh, maka kesimpulan hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.13
Hasil Uji Normalitas Teknik Kolmogorov Smirnow (X-Y)
Variabel K-Smirnov Keterangan
X terhadap Y 0,200 Normal
Berdasarkan tabel 4.13 hasil uji normalitas keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto, diketahui nilai Kolmogorov-Smirnov signifikansi sebesar 0,200 dengan menggunakan taraf signifikansi 0,05. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih besar dari a (0,200>0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa data keadaan ekonomi orang tua
terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto berdistribusi normal.
b. Uji Linearitas
Uji prasyarat yang kedua adalah uji linearitas. Uji linearitas bertujuan untuk mengetahui hubungan yang berbentuk antara variabel independen dan variabel dependen secara parsial dan linear. Uji linearitas digunakan untuk mengetahui apakah data sesuai dengan garis linear atau tidak. Uji linearitas ini digunakan untuk mengetahui hubungan keadaan ekonomi orang tua (X) terhadap prestasi belajar peserta didik (Y) linear atau tidak. Kriteria pengujian linearitas dengan olahan SPSS versi 24 for Windows yaitu jika nilai sig deviation from linearity > α maka terdapat hubungan yang linear dan jika nilai sig deviation from linearity < α maka tidak terdapat hubungan yang linear. Hasil uji linearitas untuk keadaan ekonomi orang tua dan prestasi belajar peserta didik yang disajikan dalam bentuk tabel berikut ini:
Tabel 4.14
Hasil Uji Linearitas (X-Y)
Variabel F Sig. Keterangan
X-Y 18,580 0,318 Linear
Berdasarkan tabel 4.14 hasil analisis SPSS versi 24 for Windows diperoleh uji linearitas persamaan garis regresi dari baris deviation from linearity, yaitu Fhit (Tc) = 18,580 dengan nilai signifikansi sebesar 0,318 dan menggunakan taraf 0,05. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih besar dari α (0,318 > 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
57
c. Uji Hipotesis
Berdasarkan uji prasyarat analisis statistik, diperoleh bahwa data pada penelitian ini berdisribusi normal dan bersifat linear. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dapat dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear sederhana dengan tujuan melihat pengaruh yang signifikan variabel keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto. Adapun tabel hasil uji regresi linear sederhana yaitu:
Tabel 4.15
Hasil Uji Regresi Linear Sederhana
Variabel Unstandardized Coefficients T Keterangan
Constant (a) 46,469
11,176 Berpengaruh Keadaan Ekonomi
orang tua (X)
0,344
a. Dependent Variable: Prestasi Belajar Peserta Didik (Y)
Dari output SPSS di atas, pada tabel coefisien pada kolom constand a adalah 46,469 dan pada kolom b 0,344, sehingga persamaan regresinya: Ŷ = a + bx atau 46,469 + 0,344 X. Dari hasil analisis didapatkan taraf nyata (α) dan nilai tabel sebesar α = 5% = 0,05. Kemudian diperoleh hasil analisis thitung = 11,176 sedangkan ttabel = 2,019 artinya nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (thitung > ttabel = 11,176 > 2,019).
Dengan demikian keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
Tabel 4.16
Hasil Uji Signifikansi Persamaan Rregresi (X-Y)
Model F Sig Keterangan
Regesi 5,730 0,021b Signifikan
a. Dependen Variable: Prestasi Belajar
b. Predictors (Constant), Keadaan Ekonomi Orang Tua
Dari output SPSS di atas, diperoleh data baris Regression yaitu Fhit (b/a) = 5,730 dan p-value/Sig. = 0,021 < 0,05 atau H0 ditolak dan Ha diterima atau signifikansi lebih kecil dari taraf kesalahan yang ditentukan. Dengan demikian, maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel X, dengan kata lain ada pengaruh keadaan ekonomi orang tua (X) terhadap prestasi belajar (Y) peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto.
d. Uji Korelasi
Tabel 4.17 Model Summary (X-Y)
Variabel R R Square Keterangan
X-Y 0,350a 0,123 Ada Pengaruh
12,3 % a. Predictors (Constant), Keadaan Ekonomi Orang Tua
Dari output SPSS di atas, menjelaskan besarnya nilai koefisiensi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,350. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,123. Untuk mengetahui besarnya nilai korelasi dan besarnya persentase pengaruh keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto adalah sebesar 12,3% berada pada kategori sedang sedangkan sisanya sebesar 87,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar dari variabel.
C. Pembahasan
Berdasarkan hasil analisis statistik yang dilakukan, akan dikemukakan penelitian yang didapatkan. keadaan ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto dikatakan baik, karena mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat pada analisis deskriptif berikut:
59
a. Keadaan Ekonomi Orang Tua Peserta Didik di Kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto
Keadaan ekonomi adalah suatu kedudukan yang secara rasional dan menetapkan seseorang pada posisi tertentu dalam masyarakat, pemberian posisi tersebut disertai pula dengan seperangkat hak dan kewajiban yang harus dimainkan oleh pembawa status. Orang tua adalah komponen keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu, dan merupakan hasil dari sebuah ikatan perkawinan yang sah yang dapat membentuk sebuah keluarga. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik.
Mengasuh dan membimbing anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu yang mengantarkan anak untuk siap dalam kehidupan bermasyarakat.
Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan peneliti terhadap keadaan ekonomi orang tua peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto dengan responden berjumlah 43 orang dengan menggunakan instrumen skala keadaan ekonomi orang tua yang terdiri dari 12 pernyataan, maka diperoleh nilai minimum dan maximum dari analisis deskriptif yaitu 23 dan 40.
Sehingga dapat digambarkan bahwa terdapat 6 orang responden berada pada kategori rendah dengan persentase sebanyak 13,95%, 27 orang responden berada pada kategori sedang dengan persentase 62,79% dan 10 responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 23,25%. Jadi keadaan ekonomi orang tua peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto terletak pada kategori sedang dengan nilai rata rata (mean) sebesar 28,47. Hal ini dilihat dari frekuensi terbanyak jumlah responden yang berada pada rentang nilai 24 – 33 sebanyak 29 responden dengan persentase 69,04% yang berarti perlu ditingkatkan.
Keadaan ekonomi orang tua peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto sudah terealisasikan oleh peserta didik, akan tetapi masih kurang dilihat dari tanggapan peserta didik. Sehingga hasil penilaian yang diperoleh dari analisis deskriptif dan analisis inferensial didapatkan keadaan ekonomi orang tua peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto berada pada kategori sedang.
Dengan melihat keadaan ekonomi orang tua peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jeneponto yang paling sesuai dari indikator teori yang digunakan dengan kenyataan yang ada di sekolah yaitu pada indikator Pendapatan orang tua, Pengeluaran orang tua, Kebutuhan sekolah anak, Kebutuhan pokok orang tua.
Tabel 4.17
Penghasilan orang tua peserta didik di SMA Negeri 3 Jeneponto
NO Nama Orang Tua
Pendapatan Orang Tua
Penghasilan Orang Tua
Jumlah
Anak Ket.
1 Aswan Jaya /Herlina S.Pd. Honorer Rp. 1.000.000 3 orang
2 Herdin/Irmayanti Nelayan Rp. 1.000.000 2 orang
3 Soeparman/Siti Ramlah S.Pd.I. Honorer Rp. 1.000.000 3 orang
4 Ramli/Sitti Petani Rp. 1.000.000 2 orang
5 Nalki/Mina Petani Rp. 1.000.000 3 orang
6 Alam Nur/Yusnia Petani Rp. 1.000.000 3 orang
7 Mahmud Sitaba/Sumarti S.Pd. Honorer Rp. 1.000.000 2 orang
8 Hamid/Lisa Nelayan Rp. 1.000.000 1 orang
9 Muhallang/Sahari Petani Rp. 1.000.000 2 orang
10 Suardi/Yusria Petani Rp. 1.000.000 3 orang
11 Bali/Tuni Petani Rp. 1.000.000 1 orang
12 Taufik/St Ramlah Pengusaha Rp. 1.000.000 3 Orang
13 Hadeng/Nurlaela Petani Rp. 1.000.000 2 Orang
14 Mustafa/Rukiyati Petani Rp. 1.000.000 3 Orang
15 Yulisar Muntu/Faridah Petani Rp. 1.000.000 4 Orang
16 Sanid/Kasma Petani Rp. 1.000.000 1 Orang
17 Tamrin/Sumiati Petani Rp. 1.000.000 3 Orang
18 Gappa/Mansia Petani Rp. 1.000.000 3 Orang
19 Jafar/Juniar Petani Rp. 1.000.000 2 Orang