51 BAB II
MODEL TAKHRIJ ANJURAN NIKAH
52
maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.” (Muttafaqun alaih)28
Berdasarkan footnote di atas, mashadir ashliyahnya adalah Bukhari Muslim.
Dilalah (al tautsiq, al akhdz wa al naql) atau pencarian hadits pada mashadir ashliyah menggunakan kitab al-Jami‟ al-Shagir susunan al-Suyuthi. Dengan menggunakan kata awal penulis tidak mendapatkannya.
Dilalah selanjutnya menggunakan kitab kamus al-Mu‟jam al-Mufahras li Alfadz al-Hadits al-Nabawi susunan Wensink, dengan menggunakan kata didapatkan petunjuk sebagai berikut:
01 2,2
0,2 0
34 4
267
0
28 Ibnu Hajar al Asqalani, Bulughul Maram terj. A. Hassan.
(Bandung: CV Diponegoro, 1999) h. 431
53
Berdasarkan petunjuk di atas maka mashadir ashliyahnya adalah: Bukhari, Muslim, Abi Dawud, An Nasa‘I, Ibnu Majah, Ad Darimi, Ahmad, Tirmidzi.
Dilalah selanjutnya dengan menggunakan maktabah syamilah, dengan menggunakan langkah sebagai berikut: 1) klik ikon maktabah syamilah 2) klik menu al-bahtsu 3) masukan kalimat dari sebagian haditst yang dimaksud 4) kemudian pencarian pada kutubul mutun al-hadits 5) muncullah hadits dari mashadir asliyahnya, maka diketahui mashadir ashliyahnya adalah:
1. Musnad Ahmad 2. Bukhari
3. Muslim 4. Ibnu Majah 5. Abi Dawud 6. An Nasa‘i 7. Ad Darimi
54
Berdasarkan dilalah di atas, maka rekapitulasi mashadir ashliyah untuk hadits yang dibahas adalah:
Tabel: Daftar Mashadir Ashliyah
NO DILALAH MASHADIR
ASHLIYAH 1. JAMI‘ AL SHOGIR Tidak ditemukan 2. MU‘JAM MUFAHROS Bukhari, Muslim,
Tirmidzi, Ibnu Majah, Abu Dawud, Ahmad bin
Hambal, Al Nasai, Al Darimi, 3. CD Maktabah Syamilah Bukhari, Muslim, Abi
Dawud, Nasa‘I, Ibnu Majah, Musnad Ahmad,
Al Darim, Tirmidzi 4 CD Kutub Tis‘ah Bukhari, Muslim,
Tirmidzi, Ibnu Majah, Abu Dawud, Ahmad bin
Hambal, Al Nasai, Al Darimi,
55
Dengan demikian, maka mashadir ashliyah secara keseluruhan adalah:
1. Musnad Ahmad 2. Bukhari
3. Muslim 4. Tirmidzi 5. Ibnu Majah 6. Abu Dawud 7. An Nasai 8. Ad darimi
Hadits yang didapatkan adalah sebagai berikut:
1. Musnad Ahmad
56
0 324
29
3144
“Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada kami Ibnu Numair mengkhabrkan kepada kami al- A‟masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan hadits, ia berkata kami bersama Rasulullah seorang pemuda, kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata: “Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, maka hendaklah kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barang-siapa tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.” (Musnad Ahmad)
29Ahmad bin Hanbal, Musnad al-Imam al-Hafidz Abi Abdillah Ahmad bin Hanbal (Riyadh: Bait al-AFkar al-Dauliyyah:
1998), hlm. 309
57
0 323
30
3124
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada kami Ibnu Numair mengkhabrkan kepada kami al A‟masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan hadits ia berkata kami bersama Rasulullah seorang pemuda kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata: “Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, hendaklah ia kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barang-siapa tidak mampu,
30 Ibid, hlm 343
58
maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.”(Musnad Ahmad)
0 467
31
4482
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada kami Ibnu Numair mengkhabrkan kepada kami al A‟masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan hadits ia berkata kami bersama Rasulullah seorang
31 Ibid, hlm. 347
59
pemuda kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata: “Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, hendaklah ia kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barangsiapa tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.”(Musnad Ahmad)
0 336 3260
32
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada
32 Ibid, hlm 359
60
kami Ibnu Numair mengkhabrkan kepada kami al- A‟masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan hadits ia berkata kami bersama Rasulullah seorang pemuda kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata: “Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, hendaklah ia kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barang-siapa tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.” (Musnad Ahmad)
0 342
33
3002
33 Ibid, hlm 575
61
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada kami Ibnu Numair mengkhabrkan kepada kami al a‟Masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan hadits ia berkata kami bersama Rasulullah seorang pemuda kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata: “Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, hendaklah ia kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barangsiapa tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.” (Musnad Ahmad)
2. Shahih al-Bukhari
62
4 0841
34
3667
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada kami Ibnu Numair mengabarkan kepada kami al A‟masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan hadits, ia berkata kami bersama Rasulullah seorang pemuda kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata: “Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, hendaklah ia kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barang-siapa tidak mampu, maka
34 Ibid
63
hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.”
(Musnad Ahmad)
3. Shahih Muslim
2 0108
35
0311
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada kami Ibnu Numair mengkhabrkan kepada kami al A‟masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan
35 Imam Muslim, Shahih Muslim, (Beirut: dar al-Kutub al-‗Ilmiyyah:
1998) Juz II, hlm. 1018
64
hadits ia berkata kami bersama Rasulullah seorang pemuda kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata”“Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, hendaklah ia kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barangsiapa tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.” (Musnad Ahmad)
2 0107
36
0311
36 Ibid, hlm. 1019
65
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada saya Ubay menceritakan pada kami Ibnu Numair mengkhabrkan kepada kami al A‟masy dari Imaroh bin Umair dari Abdurrahman bin Yazid, ia berkata: masuk kepada kami Abdullah dan disampingnya Ilqimah dan Aswad maka ia menceritakan hadits ia berkata kami bersama Rasulullah seorang pemuda kami tidak menemukanya sesuatu maka beliau berkata: “Hai golongan orang-orang muda! Siapa dari kamu mampu kawin, hendaklah ia kawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan; dan barangsiapa tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena itu perisai bagimu.” (Musnad Ahmad)
4. Sunan at-Tirmidzi
66
4
484 0170
37
5. Sunan Abi Daud
37 Al-Tirmidzi, al-Jami al-Shahih wa Huwa al-Sunan al-Trimidzi, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1997), Juz III, hlm. 392
67
2 208
38
2135
6. Sunan an-Nasai
5 47 4200
38 Abi Dawud, Sunan Abi Dawud, (Beirut: Dar al-Fikr: 1998)Juz I hlm. 470
68
3 061 2231
3 061
2230
5
46
4217
69
3 061 2232
5 47
4201
5 46
39
4218
39 Al-Nasai, Sunan al-Nasai, (Beirut: Dar al-Jail: 1999), Juz V, hlm.
57-58
70 7. Sunan Ibnu Majah
0 482
40
0734
8. Sunan ad-Darimi
40 Ibnu Majah, Sunan Ibn Majah, (Beirut: Dar al-Fikr: 1993), Juz I, hlm.
71
2 066
41
2054
B. Unsur-Unsur Hadits