BAB 3 TINJAUAN KASUS
3.5 Tindakan Keperawatan
64 analgetik secara
tepat
18. Ajarkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri
Kolaborasi Kaltrofen 50mg 3x/hari
Intervensi Tambahan 1. Perawatan
Kenyamanan (I.08245)
2. Terapi Relaksasi (I.09326)
65 dengan lutut sebelah
kiri klien nyeri selesai beraktivitas berat (D.0078)
18.10
18.18 18.25 18.30 18.35 18.40 18.45 18.50 18.55
3. Melakukan pengkajian nyeri yang dirasa klien termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, insensitas nyeri dan skala P : Nyeri karena Osteoarthritis
Q : Nyeri krenyeng – krenyeng R : Sendi lutut sebelah kiri S : Skala 3
T : Timbul saat selesai melakukan aktivitas berat.
4. Mengidentifikasi respon nyeri non verbal
- Wajah tampak meringis dan tangan memijat area lutut
5. Mengidentifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri - Memperberat nyeri saat dibuat jalan terlalu lama lalu beristirahat
sejenak untuk memperingan nyeri
6. Mengidentifikasi pengetahuan dan keyakinan tentang nyeri - Klien yakin jika beristirahat dengan kaki diselonjorkan nyeri akan
berkurang
7. Mengidentifikasi pengaruh nyeri pada kualitas hidup
- Nyeri di lutut membuat aktivitas klien yang sedang ia jalani terjeda 8. Memonitor keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan - Klien melakukan terapi sinar infra-red selama 15 menit
9. Memberikan terapi nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri - Klien dilakukan TENS di lututnya selama 15 menit
10. Memfasilitasi istirahat dan tidur
- Klien beristirahat dan tidur dengan baik meskipun rasa nyeri masih terasa saat sakitnya kambuh
11. mempertimbangkan jenis dan sumber nyeri dalam pemilihan strategi meredakan nyeri
- Sampai saat ini klien rutin kontrol untuk dilakukan teknik sinar infra-red, TENS, dan di beri tape
66 19.00
19.06 19.10
12. Menjelaskan penyebab, periode, dan faktor pendukung nyeri
- Penyebab nyeri karna Osteoarthritis, jika penyakitnya kambuh nyeri akan muncul di area yang terkena Osteoarthritis yaitu lutut sebelah kiri
13. Menjelaskan dan menganjurkan strategi serta memonitor cara meredakan nyeri secara mandiri
- Klien beristirahat dan meluruskan kakinya jika nyeri kambuh 14. Mengajarkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri - Sampai saat ini klien rutin kontrol untuk dilakukan teknik sinar
infra-red, TENS, dan di beri tape 1 Nyeri kronis
berhubungan dengan kondisi
muskuloskeletal kronis dibuktikan dengan lutut sebelah kiri klien nyeri selesai beraktivitas berat (D.0078)
Rabu 08 Juni 2022
18.15
18.25 18.30 18.40 18.45
1. Melakukan pengkajian nyeri yang dirasa klien termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, insensitas nyeri dan skala P : Nyeri karena Osteoarthritis
Q : Nyeri krenyeng – krenyeng R : Sendi lutut sebelah kiri S : Skala 2
T : Timbul saat selesai melakukan aktivitas berat.
2. Mengidentifikasi pengaruh nyeri pada kualitas hidup
- Nyeri di lutut membuat aktivitas klien yang sedang ia jalani terjeda 3. Memonitor keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan - Klien melakukan terapi sinar infra-red selama 15 menit
4. Memberikan terapi nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri - Klien dilakukan TENS di lututnya selama 15 menit
5. Memfasilitasi istirahat dan tidur
- Klien beristirahat dengan baik meskipun rasa nyeri masih terasa saat sakitnya kambuh
1 Nyeri kronis
berhubungan dengan
Kamis 09 Juni 2022
1. Mengidentifikasi skala nyeri - Skala nyeri 1
67 kondisi
muskuloskeletal kronis dibuktikan dengan nyeri lutut sebelah kiri saat dibuat menumpu.
(D.0078)
18.15 18.20
2. Memfasilitasi istirahat dan tidur
- Klien beristirahat dengan baik meskipun rasa nyeri masih terasa saat sakitnya kambuh
Tabel 3.16 Tindakan Keperawatan Klien 2 No.
Dx
Diagnosa Keperawatan
Waktu Pelaksanaan
Implementasi Tanda
Tangan 1 Nyeri kronis
berhubungan dengan kondisi
muskuloskeletal kronis dibuktikan dengan nyeri lutut sebelah kiri saat dibuat menumpu.
(D.0078)
Selasa 07 Juni 2022
07.15 07.20 07.23
07.25 07.30
1. Membina hubungan saling percaya pada klien
- Klien bersikap kooperatif, dan memberikan respon yang terbuka pada perawat
2. Menjelaskan kontrak waktu dan tujuan pertemuan
- Klien merima dan setuju dengan kesepakatan kontraknya 3. Melakukan pengkajian nyeri yang dirasa klien termasuk lokasi,
karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, insensitas nyeri dan skala P : Nyeri karena Osteoarthritis
Q : Nyeri cekot - cekot R : Sendi lutut sebelah kiri S : Skala 4
T : Timbul saat lutut dibuat menumpu.
4. Mengidentifikasi respon nyeri non verbal
- Wajah tampak meringis dan tangan memijat area lutut
5. Mengidentifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri
68 07.35
07.40 07.45 07.50 07.55 08.00 08.05 08.10 08.15 08.20
- Memperberat nyeri saat lutut dibuat menumpu lalu beristirahat sejenak untuk memperingan nyeri
6. Mengidentifikasi pengetahuan dan keyakinan tentang nyeri
- Klien yakin jika beristirahat dan diolesi salep pereda nyeri otot akan berkurang
7. Mengidentifikasi pengaruh budaya terhadap respon nyeri - Budaya klien masih percaya jika area yang sakit di oles – oles
dengan buah ciplukan akan berkurang rasa sakitnya 8. Mengidentifikasi pengaruh nyeri pada kualitas hidup
- Nyeri di lutut membuat aktivitas klien yang sedang ia jalani terjeda 9. Memonitor keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan - Klien melakukan terapi sinar infra-red selama 10 menit
10. Memonitor efek samping penggunaan analgetik
- Saat ini klien hanya mengkonsumsi kaltrofen saat nyeri muncul, efek dari obat tersebut membuat nyeri di lutut perlahan berkurang 11. Memberikan terapi nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri - Klien melakukan kompres air hangat hingga nyeri berkurang 12. Mengontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri
- Jika nyeri kambuh, suhu ruangan yang dingin akan membuat nyeri susah untuk berkurang
13. Memfasilitasi istirahat dan tidur
- Klien beristirahat dan tidur dengan baik meskipun rasa nyeri masih terasa saat sakitnya kambuh
14. mempertimbangkan jenis dan sumber nyeri dalam pemilihan strategi meredakan nyeri
- Saat ini klien hanya sering mengolesi salep pereda nyeri saat sakit 15. Menjelaskan penyebab, periode, dan faktor pendukung nyeri
69 08.25
08.30 08.35 08.40
- Penyebab nyeri karna Osteoarthritis, jika penyakitnya kambuh nyeri akan muncul di area yang terkena Osteoarthritis yaitu lutut sebelah kiri
16. Menjelaskan dan menganjurkan strategi serta memonitor cara meredakan nyeri secara mandiri
- Klien sering mengolesi salep pereda nyeri
17. Menganjurkan menggunakan analgetik secara tepat - Klien mengkonsumsi kaltrofen saat nyerinya kambuh
18. Mengajarkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri - Klien melakukan kompres air hangat sampai nyeri berkurang 19. Kaltrofen 50mg (P/O)
1 Nyeri kronis
berhubungan dengan kondisi
muskuloskeletal kronis dibuktikan dengan nyeri lutut sebelah kiri saat dibuat menumpu.
(D.0078)
Rabu 08 Juni 2022
07.15
07.25 07.45 08.00 08.10
1. Melakukan pengkajian nyeri yang dirasa klien termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, insensitas nyeri dan skala P : Nyeri karena Osteoarthritis
Q : Nyeri cekot - cekot R : Sendi lutut sebelah kiri S : Skala 3
T : Timbul saat lutut dibuat menumpu.
2. Memonitor keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan - Klien melakukan terapi sinar infra-red selama 10 menit
3. Memberikan terapi nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri - Klien melakukan kompres air hangat hingga nyeri berkurang 4. Memfasilitasi istirahat dan tidur
- Klien beristirahat dan tidur dengan baik meskipun rasa nyeri masih terasa saat sakitnya kambuh
5. Mengidentifikasi pengaruh nyeri pada kualitas hidup
- Nyeri di lutut membuat aktivitas klien yang sedang ia jalani terjeda
70 1 Nyeri kronis
berhubungan dengan kondisi
muskuloskeletal kronis dibuktikan dengan nyeri lutut sebelah kiri saat dibuat menumpu.
(D.0078)
Kamis 09 Juni 2022
07.05 07.10 07.20
1. Mengidentifikasi skala nyeri - Skala nyeri 1
2. Memonitor keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan - Klien melakukan terapi sinar infra-red
3. Memfasilitasi istirahat dan tidur
- Klien beristirahat dengan baik meskipun rasa nyeri masih terasa saat sakitnya kambuh