BAB III METODE PENELITIAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.3 Uji Hipotesis
Tabel 4.8 Hasil Uji T Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 11540728736 77,867
15665210096 5,951
7,367 ,005
PKB RODA DUA 5,123 1,749 ,374 2,929 ,061
PKB RODA EMPAT
1,465 ,295 ,633 4,968 ,016
a. Dependent Variable: PAD
Sumber: Output SPSS, 2020 ttabel = =
= (0,025;3) = 3,182
Berdasarkan hasil ttabel , maka nilai 2,929 < 3,182 , dan dengan nilai signifikansi 0,061 maka dapat disimpulkan bahwa PKB Roda Dua ( ) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD (Y). Nilai 4,968 > 3,182
, dan nilai signifikansi sebesar 0,016 maka dapat disimpulkan bahwa PKB Roda Empat ( ) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap PAD (Y).
2. Uji F
Tabel 4.9 Hasil Uji F
ANOVAa
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 8702488692888 73200000000,0 00
2 4351244346444 36600000000,0 00
420,806 ,000b
Residual 3102082007524 754600000,000
3 1034027335841 584900000,000
Total 8733509512963
97800000000,0 00
5
a. Dependent Variable: PAD
b. Predictors: (Constant), PKB RODA EMPAT, PKB RODA DUA
Sumber: Output SPSS, 2020
Diketahui sebesar 420,806 dan dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. = f (k; n-k) = f (2; 6-2) = f (2; 4) = 6,94. Berdasarkan hasil tersebut
420,806 > 6,94 , maka variabel PKB Roda Dua ( ) dan PKB Roda Empat ( secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel PAD (Y).
3. Uji R
Tabel 4.10 Hasil Uji R Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,998a ,996 ,994 32156295430,9
3522 a. Predictors: (Constant), PKB RODA EMPAT, PKB RODA DUA b. Dependent Variable: PAD
Sumber: Output SPSS, 2020
Nilai R adalah 0.998 dari nilai yang menjelaskan nilai korelasi. Dari hasil tersebut diperoleh koefisien determinasi (R square) sebesar 0.994 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variable X terhadap variabel Y adalah 99,4%.
4.3 Pembahasan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, maka diperoleh hasil sebagai berikut :
1. Realisasi peneriman Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua terus meningkat setiap tahunnya, namun maaih sangat jauh dari target yang seharusnya dan hanya berkontribusi rata-rata sebesar 6% selama periode 2014-2019 terhadap realisasi Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, hal ini dibuktikan dengan hasil nilai sig.0,061 yang lebih besar dari nilai α 0,05. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu Reza
Primansyah, 2013. Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Karimun.
2. Realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Roda Empat terus meningkat setiap tahunnya dan selalu melibihi dari target yang seharusnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, Pajak Kendaraan Bermotor Roda Empat berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, hal ini dibuktikan dengan hasil nilai sig.0,016 yang lebih kecil dari nilai α 0,05. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya Reza Primansyah, 2013. Pajak Kendaraan Bermotor Roda Empat lebih dominan mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Karimun.
3. Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Roda Empat bila digabungkan seharusnya berkontribusi sangat besar terhadap Pendapatan Asli Daerah. Pada penelitian ini kontribusi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor rata- rata sebesar 30,54% terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, maka secara simultan Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Pajak Kendaraan Bermotor Roda Empat berpengaruh secara signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya Reza Primansyah, 2013. Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Roda Empat secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Karimun.
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan
Setelah melakukan penelitian mengenai Pengaruh Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Roda Empat Terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Versi 26, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Penerimaan Pajak Kendaraan Bemotor Roda Dua belum maksimal dan masih
sangat jauh dari target yang seharusnya sehingga hanya berkontribusi rata-rata sebesar 6% selama periode 2014-2019. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran wajib pajak kendaraan bermotor roda dua untuk taat dalam membayar pajak kendaraan bermotor roda dua.
2. Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Roda Empat berkontribusi rata-rata sebesar 24,35% terhadap PAD Provinsi Sulawesi Selatan dan terus mencapai target selama periode 2014-2019.
5.2 Saran
1. Disarankan kepada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan agar dapat lebih memaksimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua agar bisa mencapai target yang seharusnya.
2. Disarankan kepada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan juga lebih sering
75
mengadakan sosialisasi tentang pentingnya membayar pajak untuk kesejahteraan bersama.
3. Disarankan kepada penulis selanjutnya agar lebih teliti dalam mengolah data Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor.
DAFTAR PUSTAKA
A. Nurfahmi Auliah. 2018. Pengaruh Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Takalar.
Jurnal Riset Edisi XXVI. Unibos Makassar.
Artha Phaureula Wulandari dan emy iryanie. Pajak Daerah dalam Pendapatan Asli Daerah. Sleman. CV Budi Utama.
Ayu Triani Utami. 2019. Analisis pajak kendaraan bermotor dan faktor-faktor yang mempengaruhi serta kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Jawa Tengah”. Skripsi. Fakultas Ekonimika dan Bisnis. Universitas Diponegoro. Semarang.
Hamidi. 2004. Metode Penelitian Kualitatif: Aplikasi Praktis Pembuatan Proposal dan Laporan Penelitian. Malang: UMM Press.
I Ghozali. (2016) Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23.
Edisi 8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Kusnanto dan Yulianawati (ed). 2019. Belajar Pajak. Semarang. Mutiara Aksara.
Mardiasmo (2005).Perpajakan.Andi.Yogyakarta. 2009.
Margaretha Anggraini, Anton Arisman, Christina Yunita. 2015. Pengaruh Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Provinsi Sumatera Selatan.
STIE MDP, Palembang.
M. Faisal Abdullah. 2017. Analisis Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Barito Utara. Jurnal Ilmu Ekonomi. Vol 1 Jilid 3.
Natalia Ester Rompis, Ventje Ilat dan Anneke Wangkar. 2015. Analisis Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Studi Kasus Pada Samsat Airmadidi. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. Volume 15 No. 3.
Nurul Karina dan Novi Budiarso.2016. Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Gorontalo.Jurnal EMBA, Volume 4, Nomor 1, Maret, ISSN: 2303- 1174, hal. 715-722.
77
Phaureula Artha Wulandarai. 2016. Analisis Pengaruh Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin. Jurnal Akuntansi. Universitas Bakrie.
Reza Primansyah. 2013. Analisis Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua Dan Roda Empat Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Karimun.
Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
Seno Sudarmono Hadi dan Restiyana Dyah Ayu Saputri. 2018. Analisa Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah Pada BPRD DKI Jakarta. AMIK BSI Jakarta.
St Nur Radia. 2017. Analisis Kontribusi Pajak Kendaraan BermotorTerhadap Pendapatan Asli DaerahProvinsi Sulawesi Selatan. Skripsi. FEB Akuntansi.
Universitas Hasanuddin. Makassar.
Sufyan Amirullah. 2016. Analisis efektifitas dan Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Barat.
Skripsi. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang “Dasar Perhitungan Pajak Kendaraan Bermotor”.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang “Pajak Daerah dan Retribusi Daerah”.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang “Objek Pajak Kendaraan Bermotor”.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang “Tarif Pajak Kendaraan Bermotor”.
Widi winarso. 2015. Analisis Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Pada Kantor CP DISPENDA Provinsi Wilayah Kabupaten Sukabumi II. Jurnal Akuntansi. Seminar Nasional Inovasi dan Tren (SNIT).
Widya Wita. 2019. Analisis perlakuan akuntansi dalan penerimaan pajak bumi dan bangunan sebagai pendapatan asli daerah pada kota Tebing Tinggi. Skripsi.
FEB Akuntansi. Universitas Muhammadiyah. Sumatera Utara.
LAMPIRAN
NAMA
KOTA/KABUPATEN 2014 2015 2016 2017 2018 2019
MAKASSAR 30.717.069.650 32.270.926.680 38.039.651.215 40.466.614.692 50.705.052.954 58.729.578.896 BANTAENG 1.936.895.400 2.386.162.450 2.592.369.000 2.743.315.635 3.155.798.000 3.466.680.390
BARRU 3.725.491.250 4.199.758.400 4.626.844.400 4.674.180.225 5.093.441.800 5.414.279.625 BONE 20.552.045.200 20.957.551.775 22.225.363.525 23.422.169.805 25.928.825.550 26.023.994.750 BULUKUMBA 9.699.825.200 10.387.392.750 10.666.971.000 10.524.447.850 11.464.298.250 12.266.177.900 ENREKANG 3.798.127.500 4.402.297.100 4.664.409.050 4.281.156.100 4.513.002.075 4.750.590.300
GOWA 12.540.965.475 13.407.902.608 14.256.685.225 15.641.206.075 15.774.762.325 16.912.428.365 JENEPONTO 3.259.265.500 3.725.524.300 4.369.392.225 4.500.705.075 5.080.644.475 5.731.583.075
SELAYAR 2.095.345.600 2.326.170.500 2.484.852.750 2.614.717.600 2.813.035.875 3.104.290.050 LUWU 5.850.553.000 5.967.719.750 6.069.313.850 6.919.040.550 7.164.372.650 7.822.462.800 LUWU TIMUR 6.195.730.200 6.614.033.400 6.794.206.450 6.338.467.150 7.181.866.500 7.488.735.875 LUWU UTARA 5.202.424.450 5.512.670.000 5.596.058.600 5.409.457.000 6.204.075.400 6.577.929.650
PINRANG 8.975.465.500 9.058.887.350 9.915.973.825 10.628.317.400 11.634.794.100 11.930.582.300 SIDRAP 7.544.355.500 8.044.323.250 8.449.906.925 8.401.195.360 9.049.928.275 9.511.174.150
SINJAI 6.067.847.200 6.538.366.950 6.503.376.350 6.033.556.000 6.483.493.500 6.796.187.500 SOPPENG 5.336.931.900 6.138.770.850 6.542.543.100 6.815.948.450 7.304.617.600 7.979.198.000 TAKALAR 6.578.867.750 7.101.158.060 7.438.786.200 7.519.039.425 8.477.998.350 9.443.917.625 TANA TORAJA 3.358.423.900 3.622.450.675 3.933.589.800 4.031.455.000 4.449.549.225 5.271.209.701 TORAJA UTARA 3.775.536.600 4.122.647.450 4.638.900.600 4.561.178.400 4.752.435.150 5.363.619.950 WAJO 10.915.955.430 11.669.449.475 12.495.168.350 12.858.153.900 13.732.213.550 14.010.839.350 PALOPO 6.525.546.700 6.677.414.325 7.109.105.925 6.819.223.900 7.295.332.500 7.721.394.950 PARE-PARE 7.156.618.900 7.678.051.100 8.446.783.475 8.143.818.575 8.906.203.675 9.988.476.400 PANGKEP 7.830.378.500 8.238.709.525 8.880.912.350 8.759.199.500 9.710.399.000 10.393.749.675
JUMLAH 188.576.672.355 200.788.765.448 207.994.967.065 222.254.485.017 248.148.816.754 268.897.431.802
Perhitungan Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor Roda Empat Pada Provinsi Sulawesi Selatan Periode 2014-2019.
NAMA
KOTA/KABUPATEN 2014 2015 2016 2017 2018 2019
MAKASSAR 296.358.920.876 380.087.799.741 404.939.720.430 496.391.426.779 507.433.693.317 509.401.227.721 BANTAENG 7.606.451.850 8.498.625.801 8.745.146.100 9.886.213.275 11.222.902.926 12.668.852.477
BARRU 6.999.271.940 8.368.924.283 8.864.382.333 10.674.180.225 11.429.966.358 14.170.153.274 BONE 30.211.420.510 34.480.047.975 39.756.736.167 33.570.990.949 38.687.442.661 56.351.913.066 BULUKUMBA 13.369.857.500 15.534.938.875 18.517.120.203 20.273.369.190 23.920.057.657 26.980.238.177 ENREKANG 10.565.060.200 11.912.846.590 11.954.701.214 11.967.241.665 1.360.826.822 13.958.544.419 GOWA 45.680.272.125 47.771.267.700 52.385.788.951 58.773.188.762 65.414.018.307 73.043.649.013 JENEPONTO 8.656.263.000 9.948.023.300 11.370.561.028 12.826.408.600 15.776.322.484 19.697.010.231 SELAYAR 6.469.635.833 6.859.736.528 7.267.482.450 7.825.568.225 8.362.886.202 9.162.147.886 LUWU 9.494.537.300 11.116.954.500 13.845.939.885 15.886.126.488 17.188.107.450 19.215.236.854 LUWU TIMUR 18.293.234.086 21.346.985.045 25.207.085.053 27.623.444.801 32.365.439.826 38.514.508.473 LUWU UTARA 9.910.533.550 9.861.015.108 11.688.899.978 13.012.757.852 16.108.165.502 19.495.699.681
PINRANG 14.118.062.450 17.951.728.935 21.299.208.403 24.107.404.380 27.480.860.383 31.121.221.696 SIDRAP 20.991.882.900 22.736.916.418 26.968.623.298 30.235.984.759 34.067.212.762 39.572.769.811 SINJAI 9.835.843.000 8.951.295.180 10.198.550.875 11.909.805.175 12.761.800.257 14.351.694.358 SOPPENG 9.522.590.290 10.672.803.550 12.552.661.100 14.210.121.418 16.426.367.114 18.941.173.824 TAKALAR 8.209.426.402 8.769.202.910 10.759.981.120 12.515.751.295 14.966.965.778 18.186.311.051 TANA TORAJA 10.251.706.708 11.111.981.634 12.403.178.876 13.254.729.976 14.796.072.217 16.583.331.926 TORAJA UTARA 9.911.489.200 10.544.462.800 12.780.718.525 14.008.152.520 15.694.226.214 17.209.116.995 WAJO 10.866.412.250 11.328.470.960 16.495.876.635 19.707.319.014 24.314.981.166 30.649.792.882 PALOPO 13.496.024.000 15.481.412.800 19.129.858.377 20.483.195.075 24.151.865.143 28.488.578.318 PARE-PARE 22.875.487.500 24.969.269.750 28.137.768.320 29.525.260.855 22.639.686.339 27.101.996.135 PANGKEP 15.687.332.105 16.445.897.217 19.481.494.750 22.396.764.633 23.829.927.331 26.771.196.109 JUMLAH 626.923.894.021 745.747.231.114 828.153.898.077 957.191.987.459 1.011.153.690.174 1.115.160.087.921
Lampiran 3 Tabel T