BAB III. METODE PENELITIAN
4.4 Analisis dan Pembahasan Hasil Pengujian Hipotesis
4.4.2 Uji Hipotesis
4.4.2.3 Uji Regresi Logistik Dengan Variabel
4.4.2.3Uji Regresi Logistik dengan variabel independen S-Score Springate
b. Uji Koefisien Determinasi
TABEL 4.14 Koefisien Determinasi
Model Summary
37.005a .482 .643
Step 1
-2 Log
likelihood Cox & Snell
R Square Nagelkerke R Square
Estimation terminated at iteration number 7 because parameter estimates changed by less than .001.
a.
Sumber: Data yang diolah
Berdasarkan tabel 4.14 dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinasi yang ditunjukkan oleh Nagelkerke R Square adalah 0,643.
Artinya variabilitas variabel independen S-Score Springate mampu menjelaskan variabilitas dari variabel dependen yaitu financial distress perusahaan sebesar 64,3%, sedangkan sisanya yaitu 35,7% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam model.
c. Uji Signifikansi Parameter Individual TABEL 4.15
Hasil Uji Signifikansi Parameter Individual
Variables in the Equation
-4.921 1.465 11.289 1 .001 .007
1.701 .687 6.135 1 .013 5.481
Sscore Constant Step1a
B S.E. Wald df Sig. Exp(B)
Variable(s) entered on step 1: Sscore.
a.
Sumber: Data yang diolah
Berdasarkan tabel 4.15 di atas dapat dilihat bahwa variabel independen S-Score Springate signifikan pada probabilitas 0,001, dengan demikian dapat disimpulkan variabel independen S-Score Springate signifikan mempengaruhi variabel dependen.
d. Uji Ketepatan Model Prediksi
TABEL 4.16
Hasil Uji Ketepatan Model Prediksi
Classification Tablea
20 4 83.3
5 22 81.5
82.4 Observed
0 1 perusahaan
Overall Percentage
Step 1 0 1
perusahaan Percentage Correct Predicted
The cut value is .500 a.
Sumber: Data yang diolah
Dari tabel klasifikasi di atas dapat diketahui bahwa berdasarkan model regresi dengan variabel independen S-Score Springate persentase perusahaan yang diprediksi financial distress secara tepat adalah sebesar 81,5% atau sejumlah 22 observasi, padahal berdasarkan hasil observasi sesungguhnya perusahaan yang financial distress berjumlah 27 observasi. Sementara itu, perusahaan yang diprediksi sehat berjumlah 20 observasi, namun berdasarkan hasil observasi yang sesungguhnya perusahaan yang sehat berjumlah 24 observasi. Jadi jumlah perusahaan sehat yang diprediksi secara tepat adalah sebesar 83,3%. Secara keseluruhan, persentase ketepatan model ini seluruhnya adalah 82,4%.
4.4.2.4Pembahasan Hasil Pengujian Hipotesis
Hipotesis pertama menyatakan bahwa Model Altman memprediksi financial distress lebih tepat daripada Model Foster maupun Model Springate. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan bantuan software statistik dapat dilihat bahwa untuk model regresi yang menggunakan Z”-Score Altman sebagai variabel independennya, ketepatan prediksi yang diberikan secara keseluruhan adalah 94,1%. Sementara itu, untuk model regresi yang memasukkan variabel independen F-Score Foster ketepatan prediksi yang dihasilkan adalah sebesar 80,4%. Kemudian, untuk model regresi yang memasukkan variabel independen S-Score Springate ketepatan prediksi yang dihasilkan adalah sebesar 82,4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model Altman memberikan ketepatan prediksi yang lebih tinggi dibandingkan kedua model lainnya yaitu model Foster dan model Springate, atau dapat dikatakan hipotesis pertama tidak dapat ditolak.
Hipotesis kedua menyatakan bahwa Model Foster memprediksi financial distress lebih tepat daripada model Altman dan Springate. Dari hasil pengujian hipotesis, dapat dilihat bahwa ketepatan model yang menggunakan variabel F-Score Foster adalah sebesar 80,4% yang berada di bawah persentase ketepatan model yang memasukkan Z”-Score Altman maupun S-Score Springate yaitu 94,1% dan 82,4%. Jadi, dengan demikian hipotesis kedua ditolak. Penolakan ini menunjukkan bahwa Model Foster
tidak mampu memprediksi financial distress lebih baik daripada Model Altman maupun Model Springate.
Hipotesis ketiga menyatakan bahwa Model Springate memprediksi financial distress lebih tepat daripada model Altman dan Foster. Dari hasil pengujian model regresi dapat dilihat bahwa ketepatan prediksi model yang memasukkan variabel S-Score Springate sebagai variabel independen adalah sebesar 82,4%. Persentase ketepatan model ini lebih tinggi daripada model Foster, namun masih lebih rendah dibandingkan dengan model Altman sebesar 94,1%. Dengan demikian, hipotesis ketiga ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ketepatan prediksi model Springate tidak lebih tinggi daripada model Altman namun masih lebih tinggi daripada model Foster.
Dukungan lain dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi Altman yang paling tinggi yaitu 90,2%, diikuti oleh koefisien determinasi Springate 64,3%, dan yang paling rendah adalah koefisien determinasi Foster yaitu 32,7%. Dengan kata lain, kemampuan model yang menggunakan variabel Z”-Score Altman dalam memprediksi financial distress lebih tinggi daripada model yang menggunakan variabel F-Score Foster dan S-Score Springate.
Hasil ini mendukung penelitian Syamsul Hadi dan Anggraeni (2008) yang menyatakan bahwa model prediksi Altman merupakan prediktor terbaik di antara tiga model prediksi yaitu model Altman, model Springate, dan model Zmijewski. Selain itu juga menurut penelitian Fanny
dan Saputra (2005) menyatakan bahwa penggunaan model prediksi kebangkrutan yang dikembangkan oleh Altman mempengaruhi ketepatan pemberian opini audit. Hasil penelitian ini ternyata juga sesuai dengan penelitian Samarakoon dan Hasan (1999), bahwa model Altman tahun 1993 dapat digunakan untuk memprediksi kondisi financial distress di negara berkembang seperti Indonesia.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Analisis terhadap perusahaan tekstil dan garmen dengan menggunakan Model Altman menunjukkan bahwa dari periode 2005-2007 terjadi fluktuasi pada jumlah perusahaan yang diprediksi financial distress, sehat, maupun berada dalam grey area. Berdasarkan analisis yang menggunakan Model Foster menunjukkan bahwa pada tahun 2005 dan 2006 perusahaan yang dikategorikan financial distress maupun sehat jumlahnya stabil, namun berfluktuasi pada tahun 2007. Analisis terhadap perusahaan tekstil dan garmen dengan menggunakan model Springate menunjukkan bahwa dari periode 2005-2007 jumlah perusahaan yang diprediksi financial distress maupun sehat tetap stabil.
2. Dari perbandingan rata-rata Model Altman, Model Foster, dan Model Springate ternyata sebanyak 65% atau 11 perusahaan memiliki hasil yang sama, dan sebanyak 35% atau 6 perusahaan memiliki hasil yang berbeda.
Perbedaan ini dapat muncul karena terdapat perbedaan formula rasio yang digunakan dalam masing-masing model, dan juga perbedaan tingkat cut- off untuk setiap kategori pada masing-masing model. Hasil ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Wardhani (2007)
bahwa terdapat perbedaan secara statistik antara hasil analisis model Altman dengan model Foster karena terdapat perbedaan penggunaan rumus, di mana model Altman lebih banyak menggunakan real account dan model Foster lebih banyak menggunakan nominal account.
3. Dari hasil pengujian hipotesis yang memasukkan variabel independen skor masing-masing model prediksi financial distress diperoleh hasil bahwa model regresi logistik yang memasukkan variabel Z”-Score Altman memiliki ketepatan prediksi yang paling tinggi di antara kedua model lainnya, disusul oleh model regresi dengan variabel independen S-Score Springate, dan yang memiliki ketepatan prediksi terendah adalah model regresi dengan variabel independen F-Score Foster. Hasil ini sesuai dengan penelitian Syamsul Hadi dan Anggraeni (2008) serta Fanny dan Saputra (2005) bahwa model prediksi Altman merupakan prediktor terbaik, yang diikuti oleh Model Springate, dan model Zmijewski.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, peneliti mengajukan beberapa saran sebagai berikut:
1. Bagi manajemen perusahaan tekstil dan garmen, diharapkan dapat lebih memperhatikan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu manajemen agar bisa memilih model prediksi yang memiliki tingkat ketepatan tertinggi untuk mendeteksi kemungkinan kesulitan keuangan pada perusahaan. Semakin dini gejala kesulitan
keuangan tersebut diketahui, maka semakin cepat dapat diambil kebijakan dan tindakan-tindakan pencegahan agar perusahaan dapat terhindar dari kebangkrutan.
2. Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan periode pengamatan yang lebih panjang agar perubahan-perubahan di setiap tahunnya lebih terlihat secara halus sehingga hasil yang diberikan lebih akurat.
3. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan hasil prediksi masing- masing model dengan analisis rasio keuangan secara tradisional, sehingga dapat dilihat perusahaan mana yang memang menunjukkan gejala-gejala penurunan kinerja jika dilihat dari rasio keuangannya dan apakah sesuai dengan hasil prediksi model-model tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Almilia, Luciana Spica dan Emanuel Kristijadi (2003), Analisis Rasio Keuangan Untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta, Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol.7 No.2, Surabaya: STIE Perbanas.
Boritz, J.Efrim, Duane B.Kennedy dan Jerry Y.Sun (2007), Predicting Business Failures in Canada, Canada: School of Accountancy University of Waterloo.
Fanny, Margaretta dan Silvia Saputra (2005), Opini Audit Gong Concern: Kajian Berdasarkan Model Prediksi Kebangkrutan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Reputasi Kantor Akuntan Publik (Studi pada Emiten Bursa Efek Jakarta), SNA VII: hal 966-978.
Ghozali, Imam (2006), Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hadi, Syamsul dan Atika Anggraeni (2008), Pemilihan Prediktor Delisting Terbaik (Perbandingan Antara The Zmijewski Model, The Altman Model, dan The Springate Model), Simposium Nasional Akuntansi XI 2008, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.
Harahap, Sofyan Syafri (2008), Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan, Jakarta:
PT Raja Grafindo Persada.
Hartati, Sri (2005), Analisis Rasio Keuangan Untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Jasa dan Keuangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta, Yogyakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.
Ismaya, Sujana S.E (2006), Kamus Perbankan, Bandung: Pustaka Grafika.
Kasmir (2008). Analisis Laporan Keuangan, Jakarta: Rajawali Pers.
Kusumadiyanto, Andra (2006), Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada Kelompok Industri Rokok, Bandung: Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama. (Tidak Dipublikasikan)
Prihadi, Toto (2008), Deteksi Cepat Kondisi Keuangan 7 Analisis Rasio Keuangan, Jakarta: Penerbit PPM
Purwanti, Yulia (2005), Analisis Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Kondisi Keuangan Financial Distress Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta, Yogyakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. (Tidak Dipublikasikan)
Samarakoon, Lalith. P dan Tanweer Hasan (1999), Altman’s Z-Score Models of Predicting Corporate Distress: Evidence from the Emerging Sri Lankan Stock Market, USA: University Of St.Thomas, St.Paul.
Sekaran, Uma (2009), Research Methods For Business, USA: John Wiley &
Sons, Inc.
Setyorini, Theresia Niken dan Aloysia Yanti Ardiati (2006), Pengaruh Potensi Kebangkrutan Perusahaan Publik Terhadap Pergantian Auditor, KINERJA Vol.10 No.1 Th 2006 Hal 76-87, Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.
Wardhani, Evi (2007), Analisis Tingkat Kebangkrutan Model Altman dan Foster Pada Perusahaan Textile dan Garment Go-Public di Bursa Efek Jakarta, Semarang : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. (Tidak Dipublikasikan)
LAMPIRAN 1
Hasil Prediksi Model Altman
No Nama Perusahaan
2005 2006 2007
Z”-
Score Prediksi Z”-
Score Prediksi Z”-
Score Prediksi 1 PT Apac Citra Centertex Tbk -1,69 FD -1,86 FD -2,16 FD
2 PT Argo Pantes Tbk -6,43 FD -5,43 FD -4,02 FD
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 3,27 NFD 2,95 NFD 2,83 NFD
4 PT Eratex Djaja Tbk -1,17 FD -1,66 FD -2,27 FD
5 PT Ever Shine Tex Tbk 3,55 NFD 2,79 NFD 2,15 GREY
6 PT Hanson Internasional Tbk -2,19 FD -5,52 FD -8,98 FD 7 PT Indorama Synthetics Tbk 1,83 GREY 1,22 GREY 1,33 GREY
8 PT Karwell Indonesia Tbk -2,86 FD -7,15 FD -3,23 FD
9 PT Pan Brothers Tex Tbk 1,91 GREY 0,86 FD 1,37 GREY
10 PT Panasia Filament Inti Tbk -1,50 FD -1,68 FD -1,89 FD 11 PT Panasia Indosyntec Tbk -1,39 FD -0,73 FD -0,54 FD 12 PT Polychem Indonesia Tbk 2,00 GREY 0,69 FD 1,42 GREY 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -19,16 FD -19,29 FD -21,71 FD 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 5,06 NFD 4,25 NFD 4,29 NFD
15 PT Roda Vivatex Tbk 4,03 NFD 2,11 GREY 2,12 GREY
16 PT Sunson Textile Manufacturer
Tbk -0,99 FD -1,34 FD -0,04 FD
17 PT Tifico Tbk -1,559 FD -4,040 FD -4,810 FD
Sumber: Olahan penulis
LAMPIRAN 2
Hasil Prediksi Model Foster
No Nama Perusahaan 2005 2006 2007
z-score Prediksi z-score prediksi z-score prediksi 1 PT Apac Citra Centertex Tbk -0,233 FD -0,152 FD 0,127 FD
2 PT Argo Pantes Tbk -2,107 FD -1,237 FD -0,583 FD
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0,634 FD 0,827 NFD 8,573 NFD
4 PT Eratex Djaja Tbk 0,317 FD -0,200 FD 0,021 FD
5 PT Ever Shine Tex Tbk -0,043 FD -1,662 FD 0,015 FD
6 PT Hanson Internasional Tbk -0,594 FD -2,048 FD -1,547 FD
7 PT Indorama Synthetics Tbk 0,507 FD 0,103 FD 0,297 FD
8 PT Karwell Indonesia Tbk 0,538 FD -2,559 FD 0,413 FD
9 PT Pan Brothers Tex Tbk 3,233 NFD 0,892 NFD 0,987 NFD
10 PT Panasia Filament Inti Tbk -4,674 FD -12,350 FD -3,506 FD 11 PT Panasia Indosyntec Tbk -1,986 FD 0,567 FD 1,513 NFD 12 PT Polychem Indonesia Tbk 1,669 NFD -8,576 FD 1,783 NFD 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -23,125 FD -4,134 FD -1,804 FD 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 2,106 NFD 1,580 NFD 1,427 NFD
15 PT Roda Vivatex Tbk 3,224 NFD 5,864 NFD 1,302 NFD
16 PT Sunson Textile Manufacturer
Tbk -0,348 FD -0,429 FD 0,093 FD
17 PT Tifico Tbk -1,172 FD -1,527 FD -0,857 FD
Sumber : Olahan Penulis
LAMPIRAN 3
Hasil Prediksi S-Score Springate
No Nama Perusahaan
2005 2006 2007
z-
score prediksi z-
score prediksi z-
score prediksi 1 PT Apac Citra Centertex Tbk 0,168 FD 0,269 FD 0,258 FD
2 PT Argo Pantes Tbk -0,639 FD -0,418 FD -0,116 FD
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0,756 FD 0,643 FD 0,738 FD
4 PT Eratex Djaja Tbk 0,710 FD 0,596 FD 0,622 FD
5 PT Ever Shine Tex Tbk 0,618 FD 0,239 FD 0,520 FD
6 PT Hanson Internasional Tbk -0,056 FD -0,740 FD -1,096 FD 7 PT Indorama Synthetics Tbk 0,524 FD 0,403 FD 0,448 FD 8 PT Karwell Indonesia Tbk 0,403 FD -0,957 FD 0,504 FD 9 PT Pan Brothers Tex Tbk 1,483 NFD 1,197 NFD 1,088 NFD 10 PT Panasia Filament Inti Tbk -0,091 FD -0,275 FD -0,290 FD 11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0,315 FD 0,289 FD 0,375 FD 12 PT Polychem Indonesia Tbk 0,777 FD -0,014 FD 0,723 FD 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -1,915 FD -1,864 FD -1,994 FD 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 1,490 NFD 1,283 NFD 1,161 NFD
15 PT Roda Vivatex Tbk 0,663 FD 0,613 FD 0,548 FD
16 PT Sunson Textile Manufacturer
Tbk -0,036 FD -0,056 FD 0,253 FD
17 PT Tifico Tbk -0,023 FD -0,449 FD -0,302 FD
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 4
TABEL PERHITUNGAN ALTMAN 2005
No Perusahaan Variabel Model Altman Z"-
score
X1 X2 X3 X4
1 PT Apac Citra Centertex Tbk -0.115 -0.410 0.002 0.373 -1.690 2 PT Argo Pantes Tbk -0.575 -0.743 -0.045 0.061 -6.427 3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.373 0.010 0.025 0.596 3.274 4 PT Eratex Djaja Tbk -0.165 -0.217 0.067 0.158 -1.173 5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.330 0.160 0.003 0.800 3.549 6 PT Hanson Internasional Tbk -0.202 -0.980 -0.008 2.271 -2.193 7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.115 0.133 0.019 0.495 1.831 8 PT Karwell Indonesia Tbk -0.345 -0.512 0.059 0.645 -2.859 9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.153 0.118 0.052 0.158 1.905 10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.006 -0.416 -0.083 0.353 -1.502 11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.001 -0.830 -0.024 1.396 -1.394 12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.294 -0.236 0.022 0.665 2.000 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -1.719 -2.281 -0.095 0.181 -19.160 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.400 -0.172 0.134 1.997 5.059 15 PT Roda Vivatex Tbk 0.029 0.454 0.051 1.925 4.034 16 PT Sunson Textile Manufacturer
Tbk -0.161 -0.054 -0.012 0.318 -0.986
17 PT Tifico Tbk -0.160 -0.180 -0.050 0.390 -1.559
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 5
TABEL PERHITUNGAN ALTMAN 2006
No Perusahaan Variabel Model Altman Z"-
score
X1 X2 X3 X4
1 PT Apac Citra Centertex Tbk -0.144 -0.439 0.004 0.460 -1.862 2 PT Argo Pantes Tbk -0.421 -0.750 -0.043 0.063 -5.429 3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.292 0.011 0.003 0.927 2.949 4 PT Eratex Djaja Tbk -0.172 -0.231 0.009 0.151 -1.660 5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.304 0.080 -0.049 0.825 2.792 6 PT Hanson Internasional Tbk -0.462 -1.240 -0.116 2.229 -5.518 7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.040 0.127 0.011 0.449 1.221 8 PT Karwell Indonesia Tbk -0.520 -1.017 -0.200 0.875 -7.149 9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.030 0.098 0.036 0.101 0.862 10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.024 -0.499 -0.115 0.537 -1.675 11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.000 -0.776 0.003 1.694 -0.734 12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.237 -0.330 -0.080 0.711 0.694 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -1.671 -2.381 -0.114 0.192 -19.286 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.322 -0.065 0.123 1.449 4.247 15 PT Roda Vivatex Tbk -0.019 0.367 0.046 0.692 2.108 16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk -0.197 -0.073 -0.022 0.320 -1.344
17 PT Tifico Tbk -0.386 -0.359 -0.099 0.310 -4.040
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 6
TABEL PERHITUNGAN ALTMAN 2007
No Perusahaan Variabel Model Altman Z"-
score
X1 X2 X3 X4
1 PT Apac Citra Centertex Tbk -0.197 -0.441 0.021 0.405 -2.163 2 PT Argo Pantes Tbk -0.172 -0.884 -0.017 0.107 -4.016 3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.343 0.014 0.008 0.457 2.833 4 PT Eratex Djaja Tbk -0.288 -0.251 0.042 0.156 -2.266
5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.176 0.051 0.007 0.747 2.148
6 PT Hanson Internasional Tbk -0.682 -1.843 -0.130 2.266 -8.977 7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.058 0.123 0.017 0.415 1.334 8 PT Karwell Indonesia Tbk -0.182 -1.060 0.070 0.907 -3.227 9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.090 0.094 0.059 0.065 1.367 10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.044 -0.639 -0.098 0.539 -1.889 11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.037 -0.691 0.014 1.316 -0.537 12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.234 -0.302 0.023 0.684 1.424 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -1.889 -2.745 -0.083 0.182 -21.708 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.318 0.013 0.111 1.347 4.291
15 PT Roda Vivatex Tbk -0.024 0.395 0.047 0.643 2.121
16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk -0.043 -0.069 0.021 0.311 -0.042
17 PT Tifico Tbk -0.486 -0.497 -0.056 0.357 -4.810
Sumber: Penulis
LAMPIRAN 7
TABEL PERHITUNGAN FOSTER 2005
No Perusahaan Variabel Model Foster
F-score
X1 X2
1 PT Apac Citra Centertex Tbk 0.078 0.046 -0.233
2 PT Argo Pantes Tbk 0.060 -2.899 -2.107
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.012 1.028 0.634
4 PT Eratex Djaja Tbk 0.091 0.949 0.317
5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.058 0.229 -0.043
6 PT Hanson Internasional Tbk 0.070 -0.546 -0.594
7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.072 1.139 0.507
8 PT Karwell Indonesia Tbk 0.062 1.135 0.538
9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.084 5.349 3.233
10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.114 -6.532 -4.674
11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.040 -2.817 -1.986
12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.030 2.695 1.669
13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk 0.087 -34.755 -23.125 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.142 3.934 2.106
15 PT Roda Vivatex Tbk 0.089 5.363 3.224
16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk 0.060 -0.223 -0.348
17 PT Tifico Tbk 0.037 -1.596 -1.172
Sumber: Olahan penulis
LAMPIRAN 8
TABEL PERHITUNGAN FOSTER 2006
No Perusahaan Variabel Model Foster
F-score
X1 X2
1 PT Apac Citra Centertex Tbk 0.066 0.105 -0.152
2 PT Argo Pantes Tbk 0.058 -1.587 -1.237
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.011 1.313 0.827
4 PT Eratex Djaja Tbk 0.097 0.192 -0.200
5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.058 -2.234 -1.662
6 PT Hanson Internasional Tbk 0.104 -2.585 -2.048
7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.079 0.561 0.103
8 PT Karwell Indonesia Tbk 0.258 -2.573 -2.559
9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.069 1.714 0.892
10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.135 -18.105 -12.350
11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.037 1.050 0.567
12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.028 -12.909 -8.576
13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk 0.074 -5.915 -4.134
14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.113 2.983 1.580
15 PT Roda Vivatex Tbk 0.100 9.439 5.864
16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk 0.060 -0.345 -0.429
17 PT Tifico Tbk 0.042 -2.111 -1.527
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 9
TABEL PERHITUNGAN FOSTER 2007
No Perusahaan Variabel Model Foster
F-score
X1 X2
1 PT Apac Citra Centertex Tbk 0.070 0.553 0.127
2 PT Argo Pantes Tbk 0.056 -0.600 -0.583
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.008 13.091 8.573
4 PT Eratex Djaja Tbk 0.095 0.521 0.021
5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.056 0.308 0.015
6 PT Hanson Internasional Tbk 0.112 -1.782 -1.547
7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.070 0.809 0.297
8 PT Karwell Indonesia Tbk 0.072 0.996 0.413
9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.077 1.897 0.987
10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.120 -4.724 -3.506
11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.037 2.493 1.513
12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.035 2.893 1.783
13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk 0.077 -2.353 -1.804 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.121 2.790 1.427
15 PT Roda Vivatex Tbk 0.081 2.395 1.302
16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk 0.055 0.423 0.093
17 PT Tifico Tbk 0.055 -1.023 -0.857
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 10
TABEL PERHITUNGAN SPRINGATE 2005
No Perusahaan Variabel Model Springate
S-score
X1 X2 X3 X4
1 PT Apac Citra Centertex Tbk -0.115 0.002 -0.155 0.960 0.168
2 PT Argo Pantes Tbk -0.575 -0.045 -0.152 0.477 -0.639
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.373 0.025 0.109 0.556 0.756
4 PT Eratex Djaja Tbk -0.165 0.067 -0.052 1.771 0.710
5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.330 0.003 -0.086 0.812 0.618
6 PT Hanson Internasional Tbk -0.202 -0.008 -0.049 0.527 -0.056 7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.115 0.019 0.019 0.840 0.524 8 PT Karwell Indonesia Tbk -0.345 0.059 -0.012 1.463 0.403
9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.153 0.052 0.055 2.823 1.483
10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.006 -0.083 -0.145 0.633 -0.091 11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.001 -0.024 0.092 0.817 0.315 12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.294 0.022 0.077 0.893 0.777 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -1.719 -0.095 -0.077 0.493 -1.915 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.400 0.134 0.555 0.751 1.490
15 PT Roda Vivatex Tbk 0.029 0.051 0.457 0.434 0.663
16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk -0.161 -0.012 -0.128 0.632 -0.036
17 PT Tifico Tbk -0.160 -0.050 -0.162 1.003 -0.023
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 11
TABEL PERHITUNGAN SPRINGATE 2006
No Perusahaan Variabel Model Springate
S-score
X1 X2 X3 X4
1 PT Apac Citra Centertex Tbk -0.144 0.004 0.010 0.992 0.269
2 PT Argo Pantes Tbk -0.421 -0.043 -0.065 0.474 -0.418
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.292 0.003 0.058 0.736 0.643
4 PT Eratex Djaja Tbk -0.172 0.009 -0.018 1.892 0.596
5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.304 -0.049 -0.429 0.901 0.239 6 PT Hanson Internasional Tbk -0.462 -0.116 -0.212 0.585 -0.740 7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.040 0.011 0.014 0.795 0.403 8 PT Karwell Indonesia Tbk -0.520 -0.200 -0.224 0.850 -0.957 9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.030 0.036 0.038 2.576 1.197 10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.024 -0.115 -0.245 0.535 -0.275 11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.000 0.003 0.006 0.694 0.289 12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.237 -0.080 -0.517 0.817 -0.014 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -1.671 -0.114 -0.007 0.527 -1.864 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.322 0.123 0.379 0.809 1.283
15 PT Roda Vivatex Tbk -0.019 0.046 0.583 0.264 0.613
16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk -0.197 -0.022 -0.045 0.612 -0.056
17 PT Tifico Tbk -0.386 -0.099 -0.237 1.021 -0.449
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 12
TABEL PERHITUNGAN SPRINGATE 2007
No Perusahaan Variabel Model Springate
S-score
X1 X2 X3 X4
1 PT Apac Citra Centertex Tbk -0.197 0.021 -0.073 1.111 0.258 2 PT Argo Pantes Tbk -0.172 -0.017 -0.165 0.560 -0.116 3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 0.343 0.008 0.041 0.830 0.738 4 PT Eratex Djaja Tbk -0.288 0.042 -0.115 2.166 0.622 5 PT Ever Shine Tex Tbk 0.176 0.007 -0.088 0.939 0.520 6 PT Hanson Internasional Tbk -0.682 -0.130 -0.325 0.549 -1.096 7 PT Indorama Synthetics Tbk 0.058 0.017 0.016 0.811 0.448 8 PT Karwell Indonesia Tbk -0.182 0.070 0.041 1.124 0.504 9 PT Pan Brothers Tex Tbk 0.090 0.059 0.051 1.949 1.088 10 PT Panasia Filament Inti Tbk 0.044 -0.098 -0.440 0.641 -0.290 11 PT Panasia Indosyntec Tbk 0.037 0.014 0.009 0.722 0.375 12 PT Polychem Indonesia Tbk 0.234 0.023 0.062 0.927 0.723 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -1.889 -0.083 -0.092 0.669 -1.994 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 0.318 0.111 0.297 0.741 1.161 15 PT Roda Vivatex Tbk -0.024 0.047 0.502 0.243 0.548 16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk -0.043 0.021 -0.071 0.701 0.253
17 PT Tifico Tbk -0.486 -0.056 -0.136 1.148 -0.302
Sumber: Olahan Penulis
LAMPIRAN 13
TABEL PERBANDINGAN MODEL PREDIKSI
No Nama Perusahaan ALTMAN FOSTER SPRINGATE
Z-
Score Prediksi F-
score Prediksi S-
score Prediksi 1 PT Apac Citra Centertex Tbk -1.905 FD -0.086 FD 0.232 FD
2 PT Argo Pantes Tbk -5.291 FD -1.309 FD -0.391 FD
3 PT Delta Dunia Petroindo Tbk 3.019 NFD 3.345 NFD 0.712 FD
4 PT Eratex Djaja Tbk -1.700 FD 0.046 FD 0.643 FD
5 PT Ever Shine Tex Tbk 2.830 NFD -0.563 FD 0.459 FD
6 PT Hanson Internasional Tbk -5.563 FD -1.396 FD -0.631 FD 7 PT Indorama Synthetics Tbk 1.462 GREY 0.302 FD 0.458 FD 8 PT Karwell Indonesia Tbk -4.412 FD -0.536 FD -0.017 FD 9 PT Pan Brothers Tex Tbk 1.378 GREY 1.704 NFD 1.256 NFD 10 PT Panasia Filament Inti Tbk -1.689 FD -6.843 FD -0.219 FD 11 PT Panasia Indosyntec Tbk -0.888 FD 0.031 FD 0.326 FD 12 PT Polychem Indonesia Tbk 1.373 GREY -1.708 FD 0.495 FD 13 PT Polysindo Eka Perkasa Tbk -
20.051 FD -9.688 FD -1.924 FD 14 PT Ricky Putra Globalindo Tbk 4.532 NFD 1.704 NFD 1.311 NFD
15 PT Roda Vivatex Tbk 2.753 NFD 3.463 NFD 0.608 FD
16 PT Sunson Textile Manufacturer Tbk -0.791 FD -0.228 FD 0.054 FD
17 PT Tifico Tbk -3.470 FD -1.185 FD -0.258 FD
Sumber: Olahan Penulis
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
A. DATA PRIBADI
Nama : Zaina
Tempat/tanggal lahir : Jakarta, 20 Mei 1987
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Jl. Swadaya IV No. 51 RT 002/011 Cijantung Jakarta Timur 13770 Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
No. Telp : 021-8712460 / 0818127290
E-mail : [email protected]
B. PENDIDIKAN
• Pendidikan Formal
1. TK Shinta, Jakarta (1991 - 1993) :
2. SDN Cijantung 10 Petang, Jakarta (1993 - 1999) 3. SMPN 103 Cijantung, Jakarta (1999 - 2002) 4. SMAN 39 Cijantung, Jakarta (2002 - 2005)
5. STIE Indonesia Banking School Jurusan Akuntansi, Jakarta (2005 - sekarang)
• Non-Formal
1. TOEFL Preparation Class, The British Insitute, Jakarta (2005) :
2. English For Banking 1, The British Institute, Jakarta (2006) 3. English For Banking 2, The British Institute, Jakarta (2006) 4. Bahasa Mandarin, Indonesia Banking School, Jakarta (2007) 5. Islamic Economic Study Club (2006-2007)
6. Pelatihan Service Excellence (2006)
7. Pelatihan Customer Service Excellence (2007) 8. Pelatihan Analisis Kredit (2007)
9. Pelatihan Bourse Game Treasury (2008) 10.Pelatihan Trade Financing (2008) 11.Pelatihan Manajemen Risiko (2009) 12.Purwacaraka Music Studio