• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM (2013 – 2018)

Dalam dokumen kerjasama sekolah dan masyarakat (Halaman 135-145)

BAB V PENUTUP

C. Implikasi

4. UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM (2013 – 2018)

Lampiran 1:

DAFTAR WAWANCARA DENGAN PIHAK SEKOLAH

UNTUK MEMINIMALISASI ANAK PUTUS DI KECAMATAN SAKRA BARAT

NO SUB FOKUS

PENELITIAN

INDIKATOR PERTANYAAN PENELITIAN INFORMAN

1 Planning (fungsi perencanaan)

Menetapkan arah tujuan dan target

Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut

Menentukan sumber daya yang

dibutuhkan

Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan

1. Apa visi misi dan tujuan sekolah ini?

2. Bagaimana sekolah menetapkan arah tujuan dan target pendidikan sehingga tercapai sesuai dengan visi misi dan tujuan sekolah?

3. Bagaiamana menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut?

4. Bagiamana sekolah menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan?

Kepala sekolah dan Wakil

Kepala Sekolah

2 Organizing (fungsi

pengorganisasi an)

• Pemberdayaan SDM.

• sarana dan prasana

1. Bagaimana sekolah memberdayakan SDM para guru sehingga tercapai tujuan pembelajaran?

2. Bagaimana sekolah mengelola sarana dan prasarana sekolah dalam menunjang proses pembelajaran?

3. Apa langkah-langkah yang dilakukan guru terhadap anak yang putus sekolah?

4. Apa kendala sekolah dalam mengorganisasikan tujuan pendidikan dalam mengantisipasi anak putus sekolah?

Kepala sekolah dan

guru

3 Actuating/

Directing (pengarahan)

• Kepemimpinan

• Efektifitas dan efisiensi kerja

1. Bagaiamana peran kepala sekolah dalam memimpin sekolah?

2. Bagaimana model kepemimpinan kepala sekolah?

3. Bagaimana kebijakan kepala sekolah dalam menyikapi anak yang putus

Guru dan Bagian Tata

Usaha

sekolah?

4 Controlling (pengendalian)

• Menilai kinerja 1. Apa standarisasi sekolah ini untuk menilai kinerja para Guru, sehingga mampu mewujudkan tujuan pembelajaran?

2. Apa faktor penyebab yang melatar belakangi anak sehingga putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

3. Apakah pihak sekolah menjalin hubungan kerjasama dengan masyarakat dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

4. Apakah ada langkah-langkah antisipasi sekolah dalam meminimalisasi anak putus sekolah?

5. Bagaimana hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Guru

DAFTAR WAWANCARA DENGAN MASYARAKAT DI KECAMATAN SAKRA BARAT

NO DAFTAR PERTANYAAN TEKNIK INFORMAN

1 Bagaiamana hasil pengamatan masyarakat tentang anak yang putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

2 Apakah ada di tempat ini anak yang putus sekolah?

Observasi dan Wawancara

Masyarakat

3 Jika ada di tempat ini anak yang putus sekolah, kira-kira berapa jumlahnya dari berbagai jenjang pendidikan?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

4 Apa faktor penyebab yang melatar belakangi anak di tempat ini sehingga putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

5 Apakah pihak sekolah menjalin hubungan kerjasama dengan masyarakat dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

6 Apakah ada langkah-langkah antisipasi sekolah dalam meminimalisasi anak putus sekolah?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

7 Bagaimana hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan Wawancara

Masyarakat

8 Bagaimana bentuk-bentuk kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

9 Apa kendala yang dihadapi sekolah dan masyarakat dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

10 Apa hasil kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

11 Bagaimana tanggapan pemerintah dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Observasi dan

Wawancara Masyarakat

DAFTAR WAWANCARA DENGAN ANAK YANG PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN SAKRA BARAT

NO DAFTAR WAWANCARA INFORMAN

1 Apa faktor utama yang menyebabkan anda putus sekolah? Anak yang putus sekolah 2 Bagaimana sikap orang tua melihat anda yang putus

sekolah?

Anak yang putus sekolah 3 Apakah sekolah dan masyarakat menjalin hubungan

kerjasama dalam meminimalisasi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat?

Anak yang putus sekolah

4 Apakah ada langkah-langkah antisipasi sekolah dalam meminimalisasi anak putus sekolah

Anak yang putus sekolah

Lampiran 2:

KISI-KISI INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA

No Fokus Aspek Teknik Informan

1 Bentuk-bentuk perhatian

a. Perhatian dalam kegiatan belajar anak

b. Pemberian

motivasi kepada anak

c. Penyediaan fasilitas sekolah

Wawancara dan

observasi

1. Kepala Sekolah 2. Guru 3. Orang Tua 4. Anak

2 Hubungan

kerjasama sekolah dan orangtua dalam

meminimalisasi anak putus sekolah

a. Kerjasama sekolah dan orang tua

b. Penyebab anak putus sekolah c. Langkah-langkah

antisipasi

sekolah dan orang tua

Wawancara dan

observasi

1. Kepala Sekolah 2. Guru 3. Orang Tua 4. Anak

3 Kendala-kendala a. Sarana dan Prasarana

sekolah

b. Biaya pendidikan c. Pendidikan dan

ekonomi keluarga d. Jumlah

tanggungan keluarga

e. Persepsi negatif

orang tua

terhadap

pendidikan anak

Wawancara dan

observasi

1. Kepala Sekolah 2. Guru 3. Orang Tua 4. Anak

4 Langkah-langkah sekolah dalam meminimalisasi anak putus sekolah

a. Program- program unggulan peningkatan perhatian orang

Wawancara dan

1. Kepala Sekolah 2. Guru 3. Orang Tua 4. Anak

No Fokus Aspek Teknik Informan tua

b. Bentuk-bentuk upaya

peningkatan perhatian orang tua siswa

c. Tahapan-tahapan peningkatan perhatian orang tua siswa

observasi

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK ORANG TUA 1. Bentuk-bentuk perhatian orang tua pada pendidikan anak

a. Bagaimana bentuk-bentuk perhatian yang diberikan bapak/ibu sebagai orang tua pada pendidikan anak?

b. Apakah bapak/ibu selalu menemani anak ketika ia sedang belajar di rumah?

c. Bagaimana cara bapak/ibu selalu memberikan motivasi kepada anak untuk terus bersekolah?

d. Apakah bapak/ibu menyediakan seluruh fasilitas sekolah untuk anak?

e. Apakah ada hubungan kerjasama sekolah dan orang tua dalam meminimalisasi anak putus sekolah?

f. Bagaimana langkah-langkah antisipasi sekolah dalam meminimalisasi anak putus sekolah?

2. Hubungan kerjasama orang tua dengan anak yang putus sekolah a. Mengapa sampai anak bapak/ibu putus sekolah?

b. Bagaimana cara bapak/ibu mengatasi anak yang tidak pergi sekolah?

3. Kendala-kendala perhatian orang tua pada pendidikan anak

a. Apa saja kendala-kendala/hambatan bapak/ibu sebagai orang tua dalam memberikan perhatian pada pendidikan anak?

b. Mengapa kendala/hambatan itu sampai terjadi?

c. Menurut bapak/ibu, mengapa sampai harus menyekolahkan anak?

d. Menurut bapak/ibu apakah sekolah itu penting untuk anak?

4. Strategi pihak sekolah untuk meningkatkan hubungan kerjasama orang tua pada pendidikan anak, sebagai upaya meminimalisasi masalah tingginya angka putus sekolah.

a. Apakah sekolah mempunyai program kerja peningkatan perhatian bapak/ibu sebagai orang tua terhadap pendidikan anak?

b. Bagaimana strategi yang dilakukan pihak sekolah untuk meningkatkan perhatian bapak/ibu sebagai orang tua pada pendidikan anak di sekolah?

c. Bagaimana cara bapak/ibu menanggapi setiap upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk meningkatkan perhatian orang tua pada pendidikan anak?

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK ANAK Bentuk-bentuk perhatian orang tua pada pendidikan anak

a. Apakah ayah/ibu selalu menemani ketika sedang belajar di rumah?

b. Apakah ayah/ibu selalu menanyakan tugas-tugas di sekolah?

c. Bentuk penghargaan apa yang diberikan oleh ayah/ibu terhadap setiap prestasi yang dicapai?

d. Apakah ayah/ibu menyediakan seluruh fasilitas sekolah?

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK GURU DAN KEPALA SEKOLAH 1. Strategi pihak sekolah untuk meningkatkan perhatian orang tua pada pendidikan

anak, sebagai upaya pemecahan masalah tingginya angka putus sekolah.

a. Apakah sekolah mempunyai program kerja peningkatan perhatian orang tua terhadap pendidikan anak?

b. Bagaimana hubungan kerjasama pihak sekolah dengan orang tua untuk meminimalisasi anak putus sekolah?

c. Apa kendala-kendala yang dihadapi sekolah dan orang tua dalam meminimalisasi anak putus sekolah?

d. Apakah ada bentuk-bentuk perhatian masyarakat, pemerintah daerah dan pusat dalam mengantisipasi anak putus sekolah?

Lampiran 3: Nama-Nama Anak Putus Sekolah

DATA NAMA-NAMA ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN SAKRA BARAT

1. Desa Gunung Rajak

Dalam dokumen kerjasama sekolah dan masyarakat (Halaman 135-145)