• Tidak ada hasil yang ditemukan

Visi dan Misi

Dalam dokumen TIM PENILAI (Halaman 55-66)

A. Gambaran Umum Objek Penelitian

2. Visi dan Misi

Visi

“Menjadi Perguruan Tinggi Islam Terkemuka, Unggul, Terpercaya, dan Mandiri pada Tahun 2024”

Misi

a. Menyelenggarakan proses pendidikan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan;

b. Menyelenggarakan dan mengembangkan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan;

c. Menumbuhkembangkan dan menyebarluaskan penelitian yang inovatif, unggul dan berdaya saing;

d. Menumbuhkembangkan kewirausahaan berbasis kemitraan dan ukhuwah;

e. Meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan civitas akademika, alumni, dan masyarakat.

Laki-Laki Perempuan B. Analisis Data Hasil Penelitian

1. Karakteristik Responden dan Klasifikasi Data Penelitian a. Karakteristik Responden

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dalam penelitian ini yang menjadi respondennya adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar Angkatan 2017 yang berjumlah 84 orang.

Lebih lanjut akan diuraikan karakteristik responden berdasarkan dengan jenis kelamin hingga jurusan yang berbeda.

Tabel 4.1

Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

[

Jenis Kelamin Frekuensi Presentase (%)

Laki-laki 30 35.71 %

Perempuan 54 64.29 %

Jumlah 84 100%

Sumber : Data Primer (diolah Peneliti, 2021) Gambar 4.1

Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Sumber : Data Primer (diolah Peneliti, 2021)

Berdasarkan tabel 4.1 dan Gambar 4.1 diketahui bahwa kondisi responden pada penelitian ini, yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 30 responden atau 35.71% sedangkan responden yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 54

30 orang 35.71%

54 orang 64.29%

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45

Ilmu Adm Negara Ilmu Pemerintahan Ilmu Komunikasi

orang atau 64.29 %. Hal tersebut menunjukkan bahwa dari klasifikasi responden penelitian mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki. Kemudian berikut klasifikasi atau pengelompokan responden berdasarkan dengan jurusan:

Tabel 4.2

Distribusi Responden Berdasarkan Jurusan

Jurusan Frekuensi Presentase (%)

Ilmu Administrasi Negara 40 47.61 %

Ilmu Pemerintahan 25 29.77 %

Ilmu Komunikasi 19 22.62 %

Jumlah 84 100%

Sumber : Data Primer (diolah Peneliti, 2021) Gambar 4.2

Responden Berdasarkan Jurusan

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan tabel 4.2 dan gambar 4.2 diketahui bahwa kondisi responden pada penelitian ini, jurusan Ilmu Administrasi Negara sebanyak 40 orang (47,61%), kemudian jurusan Ilmu Pemerintahan sebanyak 25 orang (29,77%) sedangkan pada jurusan Ilmu Komunikasi sebanyak 19 orang (22,62%). Dari penjabaran karakteristik ini dapat diketahui bahwa mayoritas responden berasal dari jurusan Ilmu administrasi Negara.

19 orang 22.62%

25 orang 29.77%

40 orang 47.61%

b. Klasifikasi Data Variabel X (Ketergantungan Media Komunikasi pada Mahasiswa Fisip Universitas Muhammadiyah Makassar)

Penelitian ini yang ingin mengetahui tentang pengaruh antara variabel ketergantungan media komunikasi (dalam hal ini diartikan smartphone) terhadap perilaku komunikasi, terlebih dahulu harus mengetahui pola atau kondisi ketergantungan pada penggunaaan media komunikasi (smartphone) dengan beracuan pada indiaktor (1) frekuensi, (2) durasi dan (3) isi. Berikut uraian data angket kuesioner berdasarkan indikator yang digunakan :

1) Frekuensi

Frekuensi dipahami sebagai seberapa sering seseorang dalam menggunakan perangkat media komunikasi (smartphone) untuk memperoleh informasi terkini hingga berkomunikasi antar individu dan kelompok/komunitas.

Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 84 responden pada penelitian ini terhadap angket indikator frekuensi pada Variabel X (ketergantungan media komunikasi) dapat dilihat dalam penjabaran tabel distribusi frekuensi jawaban responden berikut ini :

Tabel 4.3 Distribusi Jawaban Responden Indikator Frekuensi Variabel X (Ketergantungan Media Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 58 17.26 %

4 Setuju (S) 223 66.37 %

3 Kurang Setuju (KS) 53 15.78 %

2 Tidak Setuju (TS) 2 0.59 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 336 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan tabel 4.3 distribusi jawaban responden pada indikator frekuensi, dapat diketahui bahwa jawaban angket berkategori sangat setuju berjumlah 58 (17.26%), kategori setuju berjumlah 223 (66.37%), kategori kurang setuju berjumlah 53 (15.78%), kategori tidak setuju berjumlah 2 (0.59%), dan frekuensi jawaban berkategori sangat tidak setuju berjumlah 0. Pada distribusi jawaban responden pada indikator ini mayoritas menjawab dengan setuju.

2) Durasi

Durasi yaitu berkaitan dengan berapa lama seseorang menghabiskan waktu dalam menggunakan perangkat media komunikasi (smartphone). Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 84 responden pada penelitian ini terhadap angket indikator durasi pada Variabel X (ketergantungan media komunikasi) dapat dilihat dalam penjabaran distribusi frekuensi jawaban responden berikut ini:

Tabel 4.4 Distribusi Jawaban Responden Indikator Durasi Variabel X (Ketergantungan Media Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 57 16.97 %

4 Setuju (S) 232 69.05%

3 Kurang Setuju (KS) 47 13.98 %

2 Tidak Setuju (TS) 0 0 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 336 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan tabel 4.4 distribusi jawaban responden pada indikator durasi dalam aspek ketergantungan media komunikasi, dapat diketahui bahwa jawaban angket berkategori sangat setuju berjumlah 57 (16.97%), kategori setuju berjumlah 232 (69.05%), kategori kurang setuju berjumlah 47 (13.98%), kategori tidak setuju dan sangat tidak setuju berjumlah 0.

3) Isi

Isi dalam hal ini diartikan sebagai muatan yang terkandung dalam sebuah informasi yang diperoleh dari perangkat media komunikasi (smartphone) yang digunakan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 84 responden pada penelitian ini terhadap angket indikator isi pada Variabel X (ketergantungan media komunikasi) dapat dilihat dalam penjabaran tabel distribusi frekuensi jawaban responden berikut ini :

Tabel 4.5 Distribusi Jawaban Responden Indikator isi Variabel X (Ketergantungan Media Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 45 13.39 %

4 Setuju (S) 191 56.85 %

3 Kurang Setuju (KS) 100 29.76 %

2 Tidak Setuju (TS) 0 0 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 336 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan tabel 4.5 distribusi jawaban responden pada indikator isi, dapat diketahui bahwa jawaban angket berkategori sangat setuju berjumlah 45 (13.39%), kategori setuju berjumlah 191 (56.85%), kategori kurang setuju berjumlah 100 (29.76 %), sedangkan distribusi jawaban angket dengan kategori tidak setuju dan sangat tidak setuju berjumlah 0.

Kemudian berdasarkan dengan uraian distribusi jawaban responden dari indikator frekuensi, durasi dan isi yang terdapat pada variabel X (ketergantungan media komunikasi) maka selanjutnya akan diakumulasikan distribusi jawaban responden pada variabel tersebut melalui uraian tabel dan gambaran grafik akumulasi distribusi jawaban responden berikut ini :

0 50 100 150 200

250 SS

S

KS

TS

STS

Tabel 4.6 Akumulasi Distribusi Jawaban Responden Variabel X (Ketergantungan Media Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 160 15.88 %

4 Setuju (S) 646 64.08 %

3 Kurang Setuju (KS) 200 19.85 %

2 Tidak Setuju (TS) 2 0,19 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 1008 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Gambar 4.3

Akumulasi Distribusi Jawaban Responden Variabel X (Ketergantungan Media Komunikasi)

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan Tabel 4.6 dan Gambar 4.3 akumulasi distribusi frekuensi jawaban responden pada angket variabel X (ketergantungan media komunikasi) dapat diketahui bahwa frekuensi jawaban berkategori sangat setuju berjumlah 160 (15.88%), kategori setuju berjumlah 646 (64.08%), kategori kurang setuju berjumlah 200 (19.85%), kategori tidak setuju berjumlah 2 (0.19%), dan frekuensi jawaban berkategori sangat tidak setuju berjumlah 0. Pada distribusi frekuensi jawaban variabel ketergantungan media komunikasi ini para responden cenderung

58 223

53 2

57 232

47 45

191

100

Frekuensi Durasi Isi

menjawab angket yang disediakan dengan tanggapan positif dalam arti menyetujui pernyataan angket yang menyangkut dengan kondisi ketergantungan media komunikasi, namun tidak sedikit juga responden yang memberikan kesan tidak sependapat dengan memberikan tanggapan kurang setuju dan tidak setuju.

c. Klasifikasi Data Variabel Y (Perilaku Komunikasi Mahasiswa Fisip Universitas Muhammadiyah Makassar)

Penelitian ini yang ingin mengetahui tentang pengaruh antara variabel ketergantungan media komunikasi (dalam hal ini diartikan smartphone) terhadap perilaku komunikasi, selanjutnya akan diuraikan kondisi perilaku komunikasi mahasiswa dengan beracuan pada indiaktor (1) kognitif, (2) afektif dan (3) behavioral. Berikut uraian indikator yang digunakan :

1) Kognitif

Kognitif adalah istilah umum yang mencakup segenap model pemahaman, yaitu persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penilaian, dan penalaran atau dalam hal ini diartikan sebagai akibat yang sifatnya informatif. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 84 responden pada penelitian ini terhadap angket indikator Industri pada Variabel Y (perilaku komunikasi) dapat dilihat dalam penjabaran tabel distribusi frekuensi jawaban responden berikut ini :

Tabel 4.7 Distribusi Jawaban Responden Indikator Kognitif Variabel Y (Perilaku Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 95 28.28 %

4 Setuju (S) 226 67.27 %

3 Kurang Setuju (KS) 15 4.46%

2 Tidak Setuju (TS) 0 0,19 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 336 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan tabel 4.7 distribusi jawaban responden pada indikator kognitif, dapat diketahui bahwa jawaban angket berkategori sangat setuju berjumlah 95 (28.28%), kategori setuju berjumlah 226 (67.27%), kategori kurang setuju berjumlah 15 (4.46%), frekuensi jawaban kategori tidak setuju dan berkategori sangat tidak setuju berjumlah 0. Pada distribusi jawaban responden pada indikator kognitif ini mayoritas menjawab dengan setuju.

2) Afektif

Afektif adalah ranah yang berkaitan dengan emosi perasaan, sikap atau emosi yang disebabkan dengan penerimaan suatu informasi. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 84 responden pada penelitian ini terhadap angket indikator kognitif pada Variabel Y (perilaku komunikasi) dapat dilihat dalam penjabaran tabel distribusi frekuensi jawaban responden berikut ini :

Tabel 4.8 Distribusi Jawaban Responden Indikator Afektif Variabel Y (Perilaku Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 83 24.70 %

4 Setuju (S) 215 63.98 %

3 Kurang Setuju (KS) 38 11.31%

2 Tidak Setuju (TS) 0 0 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 336 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan tabel 4.8 distribusi jawaban responden pada indikator afektif, dapat diketahui bahwa jawaban angket berkategori sangat setuju berjumlah 83 (24.70%), kategori setuju berjumlah 215 (63.98%), kategori kurang setuju berjumlah 38 (11.31%), frekuensi jawaban berkategori tidak setuju dan berkategori sangat tidak setuju berjumlah 0.

3) Behavioral

Behavioral dipahami sebagai akibat yang timbul pada diri dalam bentuk perilaku, tindakan atau kegiatan lainnya yang berdasarkan pada informasi yang dicerna dan diperoleh dari media komunikasi. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 84 responden pada penelitian ini terhadap angket indikator Industri pada Variabel Y (perilaku komunikasi) dapat dilihat dalam penjabaran tabel distribusi frekuensi jawaban responden berikut ini :

Tabel 4.9 Distribusi Jawaban Responden Indikator Afektif Variabel Y (Perilaku Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 53 15.78 %

4 Setuju (S) 188 55.95 %

3 Kurang Setuju (KS) 93 27.68 %

2 Tidak Setuju (TS) 2 0.59 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 336 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan tabel 4.9 distribusi jawaban responden pada indikator behavioral, dapat diketahui bahwa jawaban angket berkategori sangat setuju berjumlah 53 (15.78%), kategori setuju berjumlah 188 (55.95%), kategori kurang setuju berjumlah 93 (27.68%), frekuensi jawaban berkategori tidak setuju berjumlah 2 (0.59%) dan berkategori sangat tidak setuju berjumlah 0.

Kemudian berdasarkan dengan uraian distribusi jawaban responden dari indikator kognitif, afektif dan behavioral yang terdapat pada variabel Y (perilaku komunikasi) maka selanjutnya akan diakumulasikan distribusi jawaban responden pada variabel tersebut melalui uraian tabel dan gambaran grafik akumulasi distribusi jawaban responden berikut ini :

0 50 100 150 200

250 SS

S

KS

TS

STS

Tabel 4.10 Akumulasi Distribusi Jawaban Responden Variabel Y (Perilaku Komunikasi)

Skor Interpretasi Frekuensi Presentase

5 Sangat Setuju (SS) 231 22.92 %

4 Setuju (S) 629 62.40 %

3 Kurang Setuju (KS) 146 14.48%

2 Tidak Setuju (TS) 2 0,19 %

1 Sangat Tidak Setuju (STS) 0 0 %

Total 1008 100 %

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021) Gambar 4.4

Akumulasi Distribusi Jawaban Responden Variabel Y (Perilaku Komunikasi)

Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2021)

Berdasarkan Tabel 4.10 dan Gambar 4.4 akumulasi distribusi frekuensi jawaban responden pada angket variabel Y (perilaku komunikasi) dapat diketahui bahwa frekuensi jawaban berkategori sangat setuju berjumlah 231 (22.92%), kategori setuju berjumlah 629 (62.40%), kategori kurang setuju berjumlah 146 (14.48%), kategori tidak setuju berjumlah 2 (0.19%), dan frekuensi jawaban berkategori sangat tidak setuju berjumlah 0. Pada distribusi frekuensi jawaban variabel perilaku komunikasi ini para responden cenderung menjawab angket

95 226

15

83 215

38 53

188

93

2

Kognitif Afektif Behavioral

yang disediakan dengan tanggapan positif dalam arti menyetujui pernyataan angket yang menyangkut dengan kondisi perilaku komunikasi, namun tidak sedikit juga responden yang memberikan kesan tidak sependapat dengan memberikan tanggapan kurang setuju dan tidak setuju.

Dalam dokumen TIM PENILAI (Halaman 55-66)