BAB III METODE PENELITIAN
H. Teknik Pengumpulan Data
I. Teknik Analisis Data
Teknik analisis data merupakan teknik yang digunakan untuk mengelola dan menganalisis data dalam penelitian, yaitu menggunakan Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji t (Uji varsial).
a. Uji Validitas (Uji kesahihan)
Uji Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan dan kesahihan suatu instrumen. Suatu instrumen yang validsudah mempunyai validitas tinggi. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah.36
Adapun cara yang digunakan adalah dengan cara mengkorelasikan antara skor total individu. Pengujian validitas dilakukan dengan
35Ir. M. Iqbal Hasan, M.M., Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, (Bogor: Ghalia Indonesia, 2020), hlm. 87.
36Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian,...hlm. 168.
40
bantuan aplikasi SPSS 23 pengambilan keputusan berdasarkan nilai P.
Value.
b. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas bertujuan untuk mencari tahu sejauh mana konsistensi alat ukur yang digunakan. Uji reliabilitas juga mampu menunjukan sejauh mana instrumen dapat dipercaya dan diharapkan.
Instrumen dikatakan reliabel jika instrumen tersebut digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang sama, maka menghasilkan data yang sama pula.37
c. Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas
Uji normalitas merupakan uji yang dilakukan untuk menilai suatu sebaran data pada sebuah data atau variabel yang bertujuan untuk mengetahui apakah suatu sebaran data berdistribusi normal atau tidak. Pengujian normalitas dalam penelitian ini yaitu menggunakan bantuan program SPSS. 23.
Untuk mengetahui normalitas suatu data, pada uji ini bagian yang perlu dilihat adalah pada bagian Kolomogrov-Smirnov Z dan Asymp Sig. (2-tailed). Kriterianya adalah jika pada nilai Asymp Sig lebih dari atau sama dengan 0.05 maka suatu data dapat dikatakan
37Sugiyono, Statistik Untuk Penelitian, (Bandung : CV Alfabeta, 2012), hlm. 173.
41
berdistribusi normal, jika Asymp Sig kurang dari 0.05 maka distribusi data tidak normal.38
2. Uji heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya suatu penyimpangan/asumsi klasik heteroskedastisitas yakni ketidaksamaan suatu varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi. Pengujian heteroskedastisitas pada penelitian ini menggunakan uji gejser.
Dasar pengambilan keputusan pada uji ini adalah jika nillai thitung lebih kecil dari ttabel dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan tidak terjadi masalah heteroskedastisitas.
Tetapi jika nilai thitung lebih besar dari ttabel dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka hal tersebut dikatakan terjadi masalah heteroskedastisitas.39
d. Uji Hipotesis
1. Analisis Regresi Linier Sederhana
Analisis pada penelitian ini menggunkan analisis regresi linier sederhana.Analisis regresi linier sederhana ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat (X) mengenai bank syariah terhadap keputusan memilih produk pada perbankan syariah (Y).
Secara umum regresi linier sederhana dapat dirumuskan sebagai berikut:
38Ali Muhson, Pedoman Penelitian Aplikasi Komputer Lanjut (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2015), hlm. 33-35.
39Ibid, hlm. 43-48
42 Y= a + bX
Keterangan:
a = Konstanta
b = Koefisien Regresi
Y = Prilaku Konsumen memilih produk.
X = Pengetahuan Masyarakat.
Untuk melakukan analisis regresi sederhana dengan uji signifikan, yakni menggunakan alat uji T (T-tes), untuk mengetahuibagaimana pengaruhnya secara parsial. Rumus hipotesisnya sebagai berikut:
Ho: P = 0 (tidak ada pengaruh antara variabel X terhadap Y) Ha: P≠ 0 (ada pengaruh antara variabel X terhadap Y) 2. Uji T
Uji t dikenal dengan uji parsial, yaitu untuk menguji bagaimana pengaruh masing-masing variabel bebasnya secara sendiri-sendiri terhadap variabel terikatnya. Uji ini dapat dilakukan dengan membandingkan t hitung dengan t tabel atau dengan melihat kolom signifikansi pada masing-masing t hitung.
3. Uji determinasi
Koefisien determinan (R²) menunjukan sejauh mana tingkat hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen, atau sejauh mana kontribusi variabel mempengaruhi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi yaitu antara nol (0)dengan1.
43
Nilai R² sama dengan nol (0), maka tidak ada sedikit pun presentase pengaruh yang diberikan pada variabel independen terhadap variabel dependen. Sedangkan R²=1, maka presentase pengaruh yang diberikan variabel independen terhadap variabel dependen adalah sempurna.40
40Duwi Priyanto, Paham Analisis Statistik Data Dengan Spss,(Yogyakarta: Mediakom, 2010), hlm. 66
44
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A.Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1. Deskripsi Lokasi Desa Kediri Lombok Barat
Desa Kediri merupakan salah satu desa dari sepuluh desa yang berada di Kecamatan kediri. Desa kediri juga merupakan desa sekaligus menjadi ibu kota kecamatan kediri, dengan luas wilayah mencapai 2,92 km² atau setara dengan 13,49% luas wilayah kecamatan Kediri.
Secara administratif desa kediri terbagi menjadi 7(tujuh) dusun yaitu:41 1) Dusun Karang Kuripan Timur
2) Dusun Karang Kuripan Barat 3) Dusun Karang Bedil Timur 4) Dusun Karang Bedil Selatan 5) Dusun Karang Bedil Utara 6) Dusun Pelowok Barat 7) Dusun Pelowok Timur
Desa Kediri termasuk desa yang beriklim tropis dengan rata-rata curah hujan 82-90mm³/tahun.
2. Kependudukan
Berdasarkan data kependudukan kelurahan desa Kediri kabupaten lombok barat 2020, penduduk desa kediri berjumlah 10.239 jiwa penduduk
41Badan Pusat Statistik Lombok Barat http://lombokbaratkab.bps.go.id Dalam Angka 2019 diakses 25 Juni 2020.
45
yang terdiri dari 4.994 laki-laki dan perempuan sebesar 5.245 jiwa. Data penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin yaitu sebagai berikut:
Tabel 1.3
Komposisi Penduduk Desa Kediri Lombok Barat
No Usia
Jenis Kelamin
Laki-laki Perempuan
1 0-4 tahun 479 orang 462orang
2 5- 9 tahun 477 orang 478orang
3 10 - 14 tahun 588orang 558orang
4 15 - 19 tahun 627orang 556orang
5 20- 39 tahun 1.540 orang 1.684orang 6 40 - 64 tahun 1.042 orang 1.223 orang 7 65 tahun keatas 242 orang 526orang
Jumlah 4.995 5.245
Sumber data: Diperoleh dari Kantor Kelurahan Desa Kediri 3. Pendidikan
Jumlah beserta jenis pendidikan di desa Kediri Lombok Barat dapat dilihat pada tabel berikut:
46 Tabel 1.4
Jumlah Sekolah Negri di Desa Kediri Lombok Barat No
Jumlah Sekolah Negri Sekolah Jumlah
1 PAUD 1
2 TK 4
3 SD 3
4 SMP 1
5 SMA -
6 PERGURUAN
TINGGI
1
Total 10
Sumber data: Diperoleh dari Kantor Kelurahan Desa Kediri
Dari tabel 1.4 menjelaskan bahwa jumlah pendidikan atau sekolah negri di desa kediri yaitu Paud sebanyak 1; TK sebanyak 4 ; SD sebanyak 3; SMP sebanyak 1; SMA (tidak ada) dan Perguruan tinggi Sebanyak 1.
Tabel 1.5
Jumlah Sekolah Swasta di Desa Kediri Lombok Barat No
Jumlah Sekolah Swasta Sekolah Jumlah
1 PAUD 1
2 TK 1
3 IBTIDA’IYAH 3
4 TSANAWIYAH 7
5 ALIYAH 5
47
6 PERGURUAN
TINGGI
-
Total 17
Sumber data: Diperoleh dari Kantor Kelurahan Desa Kediri
Dari tabel 1.5 menjelaskan bahwa sekolah swasta yang ada di desa kediri terdiri dari: PAUD sebanya 1, TK sebanyak 1, IBTIDA’IYAH sebanyak 3, ALIYAH sebanyak 5, dan PERGURUAN TINGGI (tidak ada).
Dari dua tabel diatas menjelaskan bahwa desa Kediri merupakan wilayah yang bersifat agamis jadi mayoritas pendidikan di desa kediri merupakan pendidikan yang berbasis agama islam.
4. Bidang Kesehatan
Pada bidang kesehatan desa Kediri difasilitasi oleh beberapa sarana dan prasarana yang cukup memadai diantaranya, Puskesmas sebanyak 1, Poskesdes sebanyak 1, tempat praktik dokter sebanyak 2, dan posyandu sebanya 8.
5. Lembaga Keuangan
Lembaga keuangan di desa kediri terdiri dari 4 lembaga diantaranya terdapat 2 Bank yang meliputi: Bank NTB syari’ah, dan Bank BRI.
Kemudian terdapat 2 pegadaian.
48 B.Hasil Penelitian dan Analisis Data
a. Data Karakteristik Responden Masyarakat Desa Kediri
Berdasarkan hasil pengisian angket (kuesioner) yang dilakukan oleh peneliti terhadap responden masyarakat desa Kediri lombok barat, maka didapatkan hasil sebagai berikut:
Tabel 1.6
Data Responden Berdasarkan Jenis Kelamin di Desa Kediri No Jenis Kelamin Frekuensi Presentase (%)
1 Laki-laki 39 39 %
2 Perempuan 61 61 %
Jumlah 100 100 %
Sumber Data:Data RespondenDiolah Tahun 2020
Pada tabel di atas menjelaskan bahwa diketahui jenis kelamin seluruh responden masyarakat desa kediri lombok barat adalah yang paling dominan berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 61 orang atau bisa dikatakan sebesar 61%, sedangkan yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 39 orang atau sebesar 39%.
Berdasarkan keterangan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat desa kediri yang menjadi responden pada penelitian ini adalah responden berjenis kelamin perempuan.
49 Tabel 1.7
Data Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir No Pendidikan Terakhir Frekuensi Presentase (%)
1 SD 0 0 %
2 SMP 4 4 %
3 SMA/SMK 54 54 %
4 Sarjana/Diploma 42 42 %
Jumlah 100 100 %
Sumber Data: Data Responden DiolahTahun 2020
Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden berdasarkan pendidikan terakhir meliputi SD (tidak ada), SMP sebanyak 4 orang atau sebesar 4%, SMA/SMK sebanyak 54 orang atau sebesar 54%, Sarjana/Diploma sebanyak 42 orang atau sebesar 42%.
Tabel 1.8
Data Responden Berdasarkan Usia No Usia Jumlah Presentase (%)
1 20-30 57 57 %
2 31-40 14 14 %
3 41-50 10 10 %
4 >50 19 19 %
Jumlah 100 100 %
Sumber Data: Data Responden diolah Tahun 2020
50
Berdasarkan usia responden maka peneliti mendpatkan responden dengan usia 20-30 tahun sebanyak 57 orang atau sebesar 57%, usia 31- 40 tahun sebanyak 14 orang atau sebesar 14%, usia 41-50 sebanyak 10 orang atau sebesar 10%, dan usia diatas 50 (>50) sebanyak 19 orang atau sebesar 19%.
Tabel 1.9
Data Responden Berdasarkan Pekerjaan No Pekerjaan Frekuensi Presentase (%)
1 Guru 15 15%
2 Pedagang 15 15%
3 PNS 11 11%
4 Wiraswasta 59 59%
Jumlah 100 100 %
Sumber Data: Data Responden diolah Tahun 2020
Data responden berdasarkan pekerjaan yaitu meliputi: Guru sebanyak 15 orang atau sebesar 15%, Pedagang sebanyak 15 orang atau sebesar 15%, PNS sebanyak 11 orang atau sebesar 11%, Wiraswasta sebanyak 59 orang atau sebesar 59%.
b. Data Kuesioner Responden
Berdasarkan hasil penelitian angket (kuesioner) dari responden yang dilakukan oleh peneliti, maka peneliti mendapatkan hasil dari indikator- indikator yang berkaitan dengan pengetahuan dan keputusan masyarakat dalam memilih produk perbankan syariah.
51 a) Indikator Pengetahuan
1. Saya pernah mendengar atau mengetahui informasi tentang Bank Syari’ah
Tabel 2.1
Pengetahuan Mayarakat Desa Kediri, Lombok Barat Terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total
X1 65 35 0 0 0 100 65% 35% 0% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolahmenggunakan Program SPSS.23
Pada tabel 2.1 dapat diketahui bahwa responden masyarakat desa kediri, lombok barat yang menjawab pernyataan paling banyak adalah sangat setuju yaitu sebanyak 65 orang atau sebesar 65%, dan sebanyak 35 orang atau sebesar 35% yang menjawab dengan pernyataan setuju.
Hal tersebut menunjukan bahwa mayoritas masyarakat desa kediri mengetahui informasi terkait bank syari’ah.
2. Saya mengetahui Produk Bank Syari’ah dengan jelas Tabel 2.2
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X2 10 86 4 0 0 100 10% 86% 4% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan SPSS.23
52
Pada tabel 2.2 diketahui bahwa responden yang menjawab pernyataan paling banyak adalah setuju yaitu sebanyak 86 orang atau sebesar 86%, dapat disimpulkan bahwa mayoritas msyarakat desa kediri mengetahui produk pada bank syari’ah.
3. Saya mengetahui akad-akad pada bank syariah Tabel 2.3
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X3 11 86 3 0 0 100 11% 86% 3% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan SPSS.23
Pada tabel 2.3 dapat dilihat bahwa mayoritas masyarakat desa Kediri menjawab setujuyaitu sebanyak 86 orang atau sebesar 86%, hal tersebut menujukkan bahwa masyarakat desa kediri mayoritasnya mengetahui akad-akad pada Bank Syariah.
4. Saya mengerti perbedaan bank syariah dan bank konvensional Tabel 2.4
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X4 7 87 6 0 0 100 7% 87% 6% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan SPSS.23
Pada tabel 2.4 dapat diketahui bahwa renpoden masyarakat desa kediri paling banyak menjawab setuju yaitu sebanyak 87 orang atau sebesar
53
87%, hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat desa kediri mengetahui perbedaan antara Bank Syari’ah dan Bank Konvensional.
5. Saya mendapatkan informasi terkait Produk Bank Syariah melalui media cetak.
Tabel 2.5
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X5 7 89 4 0 0 100 7% 89% 4% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Pada tabel 2.5 menunjukkan bahwa responden masyarakat desa Kediri, lombok barat paling banyak menjawab setuju yaitu sebanyak 89 orang atau sebesar 98%, hal tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat desa kediri mengetahui bank syari’ah melalui media cetak.
6. Saya mendapatkan informasi terkait bank syari’ah melalui iklan Tabel 2.6
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X6 9 82 8 1 0 100 9% 82% 8% 1% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
54
Dari tabel 2.6 diketahui responden paling banyak menjawab setuju sebanyak 82 orang atau 82%, hal tersebut menunjukkan bahwa selain masyarakat dari informasi dari media cetak masyarakat desa kediri juga mengetahui Bank syari’ah melalui iklan.
7. Saya mendapatkan informasi mengenai Bank Syari’ah dari Orang tua/Teman/Saudara.
Tabel 2.7
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X7 19 78 3 0 0 100 19% 78% 3% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Pada tabel 2.7 diketahui bahwa responden menjawab paling banyak adalah setuju yaitu sebanyak 78 orang atau sebesar 78%. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat desa kediri mendapatkan informasi tentang bank syari’ah melalui orang tua/teman/saudara.
8. Saya mengetahui sistem pembagian keuntungan pada produk Bank syari’ah (Bagi hasil)
Tabel 2.8
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X8 48 49 2 1 0 100 48% 49% 2% 1% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
55
Dari tabel 2.8 diketahui bahwa responden menjawab paling banyak dengan pernyataan setuju yaitu sebanyak 49 orang atau sebesar 49%, hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian dari masyarakat desa kediri mengetahui pembagian keuntuhan (bagi hasil) pada Bank syari’ah.
9. Sistem pembagian keuntungan pada Bank syari’ah tidak berdasarkan besaran bunga.
Tabel 2.9
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X9 45 53 2 0 0 100 45% 53% 2% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Pada tabel 2.9 diketahui bahwa responden paling banyak menjawab dengan pernyataan setuju yaitu sebanyak 53 orang atau sebesar 53%, hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat desa Kediri mengetahui bahwa pembagian keuntungan pada bank syari’ah tidak berdasarkan besaran bunga.
10. Saya mengetahui didalam pelaksanaan Bank Syari’ah, terdapat dewan pengawas syari’ah (DPS) yang bertugas mengawasi kegiatan operasional dari Bank syari’ah.
56 Tabel 2.10
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri terhadap Bank Syari’ah (X)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total X10 32 68 0 0 0 100 32% 68% 0% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Pada tabel 2.10 menunjukkan bahwa responden masyarakat desa kediri paling banyak menjawab dengan pernyataan setuju yaitu sebanyak 68 orang atau sebesar 68%. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat desa Kediri mengetahui bahwa terdapat DPS (Dewan Pengawas Syari’ah) yang mengawasi operasional dari Bank Syari’ah.
b) Indikator Keputusan Konsumen
1. Saya memilih menggunakan produk bank syari’ah karena sesuai dengan ajaran agama saya.
Tabel 2.11
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y1 41 59 0 0 0 100 41% 59% 0% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Dari tabel 2.11 diketahui bahwa responden paling banyak menjawab pernyataan setuju yaitu sebanyak 59 orang atau sebesar 59%, hal tersebut menunjukkan bahwa banyak dari masyarakat
57
memilih menggunakan produk bank karena sesuai dengan kebutuhannya.
2. Saya lebih memilih menggunakan produk bank syari’ah dari bank konvensional.
Tabel 2.12
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y2 22 76 2 0 0 100 22% 76% 2% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Dari tabel 2.12 diketahui bahwa masyarakat desa kediri paling banyak menjawab pernyataan setuju yaitu sebanyak 76 orang atau sebesar 76%, hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian masyarakat kediri juga memilih menggunakan produk bank syari’ah atas rekomendasi dari kerabatnya.
3. Saya memilih menggunakan produk Bank Syari’ah karena tertarik pada iklan yang ditampilkan.
Tabel 2.13
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total
Y3 58 42 0 0 0 100 58% 42% 0% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
58
Dari tabel 2.13 diketahui bahwa reponden paling banyak menjawab pernyataan sangat setuju yaitu sebanyak 58 orang atau sebesar 58%, hal itu menunjukkan bahwa masyarakat desa kediri memilih untuk menggunakan Bank syari’ah karena sesuai dengan prinsip hidupnya.
4. Saya memilih menggunakan produk Bank Syari’ah karena mengikuti orangtua atau keluarga.
Tabel 2.14
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y4 47 53 0 0 0 100 47% 53% 0% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Dari tabel 2.14 diketahui bahwa jawaban dari responden paling banyak pada pernyataan setuju yaitu sebanyak 53 orang atau sebesar 53%, hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat desa kediri memilih menggunakan bank syari’ah karena terhindar dari sistem gharar.
59
5. Saya memilih menggunakan produk bank syari’ah karena produk yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan saya.
Tabel 2.15
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y5 39 59 2 0 0 100 39% 59% 2% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Pada tabel 2.15 diketahui bahwa responden paling banyak menjawab dengan pernyataan setuju yaitu sebanyak 53 orang atau sebesar 53%, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat desa kediri memilih menggunakan produk bank syari’ah karena dapat memberikan solusi/alternatif bagi kebutuhan masyarakat.
6. Saya memilih menggunakan produk bank syari’ah karena sesuai dengan penghasilan yang saya dapatkan.
Tabel 2.16
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y6 26 72 2 0 0 100 26% 72% 2% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan Program SPSS.23
Dari tabel 2.16 diketahui bahwa responden menjawab paling banyak dengan pernyataan setuju sebanyak 72 orang atau sebesar 72%, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memilih
60
menggunakan produk Bank Syai’ah karena dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pengelolaan dana.
7. Saya memilih menggunakan produk bank syari’ah karena memberikan pelayanan yang baik.
Tabel 2.17
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y7 30 69 1 0 0 100 30% 69% 1% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Dari tabel 2.17 diketahui bahwa jawaban paling banyak dari responden masyarakat desa kediri adalah setuju yaitu sebesar 69 orang atau sebesar 69%, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memilih dalam menggunakan Bank Syari’ah karena Bank Syari’ah menyediakan produk-produk yang tentunya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
8. Saya memilih menggunakan Bank syari’ah karena tidak ada unsur riba.
Tabel 2.18
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y7 14 84 2 0 0 100 14% 84% 2% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
61
Dari tabel 2.18 diketahui bahwa jawaban dari responden paling banyak adalah setuju yaitu sebanyak 84 orang atau sebesar 84%, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memilih menggunakan produk Bank Syari’ah karena adanya kemudahan dalam metode pembayaran.
9. Saya memilih menggunakan bank syari’ah karena persepsi saya terkait haramnya bunga bank.
Tabel 2.19
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y7 7 91 2 0 0 100 7% 91% 2% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Pada tabel 2.19 diketahui bahwa jawaban paling banyak dari responden adalah setuju yaitu sebanyak 91 orang atau sebesar 91%, hal tersebut menunjukkan bahwa Bank syari’ah dapat memberikan kepuasan kepada nasabah pada produk-produknya, oleh karena itu masyarakat memilih menggunakan Bank Syari’ah.
10. Saya memilih menggunakan bank syari’ah karena memberikan nisbah bagi hasil yang cukup tinggi.
62 Tabel 2.20
Perilaku Konsumen Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Indikator Frekuensi Presentase
SS S KS TS STS Total SS S KS TS STS Total Y7 8 90 2 0 0 100 8% 90% 2% 0% 0% 100%
Sumber Data: Diolah menggunakan program SPSS.23
Dari tabel 2.20 diketahui bahwa jawaban responden paling banyak yaitu sebanyak 90 orang atau sebesar 90%, hal tersebut menunjukkan bahwa keputusan masyarakat dalam memilih produk bank juga dilihat dari banyaknya nasabah yang terus menggunakan produk bank syari’ah.
c) Hasil Uji Data Responden
Pada tahap uji data ini peneliti menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis regresi linier sederhana, uji t dan uji determinasi.
Untuk menguji hipotesis yang dilakukan peneliti, maka jawaban dihitung berdasarkan hasil kuesioner yang diberikan atau disebarkan kepada responden yaitu terdiri dari 10 pernyataan tentang pengetahuan dan 10 pernyataan tentang keputusan memilih produk pada perbankan syari’ah.
Hasil uji pada penelitian ini menggunakan SPSS Versi.23 Dari masing-masing pernyataan diperoleh hasil yang digunakan untuk mengukur variable pengetahuan dan keputuhan memilih produk di Bank Syari’ah.
Suatu instrument dikatakan valid jika dalam pengukurannya variable yang diteliti dengan taraf signifikan 0.05 dilakukan dengan cara
63
mengkorelasi skor pada masing-masing item dengan skor totalnya.
Kemudian pada nilai korelasi pada (Rhitung) yang sudah diperoleh kemudian dibandingkan dengan nilai yang ada di korelasi pada tabel (Rtabel). Jika pada nilai Rhitung lebih besar dari Rtabelmaka variable yang diperoleh dikatakan valid.
Pada penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh Pearson Corelation memiliki nilai lebih besar dari pada Rtabel yang artinya seluruh pernyataan pada penelitian ini bersifat valid. Dapat dilihat dari tabel berikut ini:
1. Uji Validitas
Uji validitas pada penelitian ini berkaitan dengan pengetahuan dan keputusan masyarakat dalam memilih produk Bank Syari’ah.
Tabel 3.1 Uji Validitas
No Variable Item Rhitung Rtabel Keteranagan
1
Pengetahuan Masyarakat Desa Kediri, Lombok Barat Terhadap Bank Syari’ah(X)
X1 0,356 0,195 Valid
X2 0,528 0,195 Valid
X3 0,633 0,195 Valid
X4 0,694 0,195 Valid
X5 0,492 0,195 Valid
X6 0,549 0,195 Valid
X7 0,477 0,195 Valid
X8 0,539 0,195 Valid
64
X9 0,490 0,195 Valid
X10 0,588 0,195 Valid
2
Perilaku Konsumen dalam Memilih Produk Bank Syari’ah (Y)
Y1 0,436 0,195 Valid
Y2 0,317 0,195 Valid
Y3 0,338 0,195 Valid
Y4 0,362 0,195 Valid
Y5 0,470 0,195 Valid
Y6 0,427 0,195 Valid
Y7 0,531 0,195 Valid
Y8 0,416 0,195 Valid
Y9 0,716 0,195 Valid
Y10 0,685 0,195 Valid
2. Uji Reliabilitas
Uji Reliabilitas merupakan uji yang dilakukan untuk mengetahui apakah pada pernyataan-pernyataan pada kuesioner dikatakan reliabel apabila mempunyai koefisien Alpha lebih besar dari 0,90. Pada penelitian ini uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan tekhnik Croanbach’s Alpha.