• Tidak ada hasil yang ditemukan

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar ... - Repository UNISBA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar ... - Repository UNISBA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Persaingan dunia bisnis semakin hari berkembang pesat, hal ini memicu para pelaku usaha untuk melakukan inovasi agar mampu bersaing dan meraih keberhasilan dalam menjalankan usahanya. Untuk itu, setiap pelaku usaha dituntut untuk menentukan strategi bisnis yang tepat, karena jika tidak, akan tertinggal dengan para pesaingnya dan peluang untuk maju sangat kecil. Keberagaman kuliner khas tradisional Indonesia merupakan daya tarik yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi peluang usaha. Salah satu usaha mandiri yang mampu menangkap peluang usaha di bidang kuliner khas tradisional Indonesia adalah Rumah Makan Boga Raso.

Rumah Makan Boga Raso merupakan usaha mandiri yang menjadi objek penelitian beralamat di Jl. Dipatiukur No. 122C, berdiri pada 1 Januari 2004 mengangkat tema kuliner khas Minang atau yang sering dikenal rumah makan Padang. Rumah Makan Boga Raso sangat memperhatikan kualitas cita rasa masakan dan kepuasan pelanggan dengan cara menyediakan sajian prasmanan sehingga pengunjung diberi kebebasan untuk memilih sendiri menu makanan yang diinginkan. Sejak pertama kali berdirinya Rumah Makan Boga Raso pada tahun 2004 hingga 2015 omset yang didapatkan relatif stabil dikarenakan belum adanya pesaing yang sejenis di lingkungan perusahaan.

Seiring dengan perkembangan dunia bisnis, keberadaan pesaing Rumah Makan Boga Raso saat ini menjamur di mana - mana, khususnya di lingkungan terdekat karena lokasinya yang sangat strategis dekat dengan kawasan pendidikan dan pemukiman warga, hal ini menyebabkan persaingan ketat yang berdampak pada penurunan omset karena banyak pelanggan yang berpindah ke pesaing.

Berikut nama rumah makan sejenis yang menjadi pesaing Rumah Makan Boga Raso dapat dilihat pada Tabel 1.1

Omset penjualan Rumah Makan Boga Raso 2 tahun terakhir (Januari 2016 – Desember 2017) cenderung menurun dan tidak stabil. Berikut didapatkan data omset penjualan Rumah Makan Boga Raso yang dapat dilihat pada Tabel 1.3.

(2)

Tabel 1. 1 Data Rumah Makan Padang Pesaing Data Rumah Makan Padang Pesaing No Nama Rumah Makan

1. Rumah Makan Padang Kapau Jaya 2. Rumah Makan Padang Mande Kanduang 3. Rumah Makan Padang Singgalang

Sumber: Hasil Observasi Rumah Makan Padang Pesaing

Tabel 1. 2 Data Pengunjung Rumah Makan Padang Tahun 2016 dan 2017

RM Konsumen

Jumlah Pengunjung

2016 Persentase 0-100% 2017 Persentase 0- 100%

Boga Raso

Mahasiswa 1923 54% 1645 62%

Karyawan 1033 29% 637 24%

Umum 606 17% 372 14%

Kapau Jaya

Mahasiswa 1353 32% 762 18%

Karyawan 1692 40% 2453 58%

Umum 1184 28% 1015 24%

Mande Kanduang

Mahasiswa 805 21% 820 21%

Karyawan 1687 44% 1561 40%

Umum 1342 35% 1522 39%

Singgalang

Mahasiswa 1073 30% 604 17%

Karyawan 858 24% 817 23%

Umum 1645 46% 2131 60%

Sumber: Hasil Observasi Rumah Makan Padang Boga Raso, Kapau Jaya, Mande Kanduang dan Singgalang

Jika secara keseluruhan omset Rumah Makan Boga Raso mengalami penurunan dari tahun 2016 ke tahun 2017. Berikut Grafik penurunan omset yang terjadi pada tahun 2016 sampai tahun 2017 dapat dilihat pada Gambar 1.1 dan Gambar 1.2.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh oleh Rumah Makan Boga Raso untuk lebih unggul dari para pesaingnya, adalah melakukan perbaikan dan pengembangan di bidang strategi bisnis yang dapat digunakan untuk memperluas cakupan pasar dan meningkatkan omset. Strategi merupakan alat fundamental yang

(3)

dirancang atau direncanakan untuk mencapai tujuan suatu perusahaan dengan melakukan pengembangan keunggulan bersaing yang berkesinambungan lewat pasar yang dipilih dan program yang digunakan untuk melayani pasar sasarannya.

Penetapan strategi bisnis menjadi prioritas dalam setiap kebijakan perusahaan untuk mencapai target yang ditetapkan. Dengan memiliki strategi bisnis yang handal dan dinamis, perusahaan tidak perlu takut untuk bersaing.

Tabel 1. 3 Data Penjualan Pertahun Rumah Makan Boga Raso

Sumber: Data Penjualan Rumah Makan Boga Raso Tahun 2016 sampai dengan Tahun 2017

Berdasarkan Tabel 1.3 bahwa penurunan omset di tahun 2016 terjadi pada bulan Mei sampai dengan bulan Juli dan di bulan Oktober sampai dengan Desember. Sedangkan di tahun 2017 penurunan omset terjadi pada bulan Juli sampai dengan Desember.

Penelitian untuk membuat perancangan strategi bisnis Rumah Makan Boga Raso digunakan metode analisis SWOT, Balanced Scorecard (BSC), dan metode Sun-Tzu. Metode analisa SWOT digunakan untuk memahami kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) bisnis saat ini.

Sedangkan metode BSC sebagai alat pengukuran kinerja perusahaan digunakan untuk mendapatkan gambaran strategi bisnis tentang kondisi yang diharapkan Rumah Makan Boga Raso. Menggabungkan matriks SWOT dengan BSC akan membuat strategi bisnis yang bersifat sistematik dan menyeluruh dan menghasilkan identifikasi faktor – faktor strategi bisnis. Pengelompokan matriks SWOT ke dalam

Total Omset/ Tahun 2016 Total Omset/ Tahun 2017

total/ bulan total/ bulan

Jan Rp 147,524,000 Rp 112,877,000 Feb Rp 153,887,000 Rp 83,552,000 Mar Rp 138,434,500 Rp 100,712,000 April Rp 140,876,000 Rp 119,362,000 Mei Rp 145,001,000 Rp 128,649,000 Juni Rp 110,054,000 Rp 88,564,000 Juli Rp 90,054,000 Rp 102,953,000 Agust Rp 121,197,000 Rp 100,564,000 Sept Rp 136,119,000 Rp 97,908,000 Okt Rp 148,766,000 Rp 99,240,000 Nov Rp 142,167,000 Rp 85,983,200 Des Rp 125,643,000 Rp 70,800,000 total/tahun Rp 1,599,722,500 Rp 1,191,164,200

Bulan

(4)

empat perspektif BSC akan membuat strategi bisnis yang bersifat sistematik dan menyeluruh dan menghasilkan identifikasi faktor – faktor strategi bisnis.

Hasil pengelompokan strategi BSC tersebut dimasukan ke House of Quality (HOQ) pada metoda Quality Function Deployment (QFD) sebagai “WHAT”, dan strategi Sun-Tzu dimasukan ke HOQ pada metoda QFD sebagai “HOW” sehingga akan menghasilkan korelasi antara hubungan keinginan pelanggan dengan karakteristik Rumah Makan Boga Raso. Penerapan strategi Sun-Tzu digunakan untuk memperlihatkan prioritas target pencapaian kinerja yang nantinya perlu diterapkan dalam situasi persaingan yang sangat dinamis.

Hal ini sesuai dengan yang terkandung dalam ayat suci Al-Qur’an pada surat An-Najm ayat 39-40 sebagai berikut:

Artinya:

1. dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya (QS. An-Najm: 39).

2. dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya) (QS. An-Najm:

40).

Dari ayat diatas QS. An-Najm ayat 39 dapat dipahami untuk selalu berusaha dan merubah keadaan. Dengan adanya usaha dan upaya untuk merubah keadaan ke arah yang lebih baik, maka akan mengantarkan kepada tujuan utama yang ingin di capai yaitu untuk menetapkan strategi bisnis yang terbaik dengan mengetahui berbagai kemungkinan peluang dan ancaman yang dapat memengaruhi Rumah Makan Boga Raso di masa yang akan datang.

(5)

Gambar 1. 1 Grafik Pendapatan perbulan Rumah Makan Boga Raso Tahun 2016 Sampai dengan Tahun 2017

147524000

153887000

138434500 140876000

145001000

110054000

90054000

121197000

136119000

148766000

142167000

125643000

112877000

83552000

100712000

119362000

128649000

88564000

102953000

100564000

97908000 99240000

85983200

70800000

40000000 60000000 80000000 100000000 120000000 140000000 160000000

Jan Feb Mar April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Nov Des

Rp

DATA PENJUALAN BOGA RASO

Total Omset/ Tahun 2016 Total Omset/ Tahun 2017

(6)

Gambar 1. 2 Grafik Pendapatan Rumah Makan Boga Raso Tahun 2016 dan Tahun 2017

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang adapun yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Faktor apasaja yang mempengaruhi penurunan omset Rumah Makan Boga Raso?

2. Identifikasi faktor-faktor strategi bisnis untuk meningkatkan daya saing Rumah Makan Boga Raso?

3. Bagaimana strategi untuk meningkatkan kinerja Rumah Makan Boga Raso?

1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan yaitu sebagai berikut:

1. Mengidentifikasi penurunan omset Rumah Makan Boga Raso.

2. Merancang usulan strategi bisnis Rumah Makan Boga Raso.

3. Merancang usulan strategi peningkatan kinerja Rumah Makan Boga Raso.

1.4 Batasan masalah

Pembatasan masalah dimaksudkan agar pemecahan masalah dari objek penelitian ini menghasilkan kesimpulan yang benar serta tidak menyimpang dari

15.997225

11.911642

10 11 12 13 14 15 16 17

Tahun 2016 Tahun 2017

x 100000000

Data Penjualan Rumah Makan Boga Raso

(7)

tujuan penelitian. Beberapa hal yang menjadi batasan masalah, adalah sebagai berikut:

1. Rentang analisis data yang didapatkan dari Rumah Makan Boga Raso yaitu data penurunan omset penjualan 2 tahun ke Belakang (Januari 2016 – Desember 2017).

2. Lingkup pembuatan tugas akhir ini hanya pada tahap perumusan strategi bisnis perusahaan, tidak melakukan penelitian untuk tahap implementasi dan evaluasi.

1.5 Sistematika Penulisan

Agar penulisan laporan tugas akhir ini lebih terarah, serta dapat dipahami dan dimengerti dengan baik maka penulisan tugas akhir ini dibagi dalam 6 (enam) bab, yaitu Sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisikan tentang uraian latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, pembatasan masalah, dan sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisikan mengenai teori-teori yang dipakai dalam perancangan strategi bisnis dengan metode Analisis SWOT, Balanced Score Card dan Sun – Tzu.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Bab ini menjelaskan mengenai bagaimana masalah aktual didekati dengan teori-teori yang dikemukakan pada Bab II serta langkah-langkah yang diambil dalam menyelesaikan masalah mulai dari identifikasi masalah, perumusan masalah, penentuan tujuan, studi literatur, pengumpulan data yang terkait, penyebaran kuesioner, pengujian kecukupan data, identifikasi faktor internal dan eksternal, perancangan analisis SWOT, perancangan matriks Balanced Scorecard, dan penerapan metode Sun-Tzu, tahap analisis, kesimpulan dan saran.

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Bab ini menjelaskan dan menyajikan data tentang kondisi Rumah Makan Boga Raso dan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan, kemudian dilakukan pengolahan data dengan metode analisis SWOT, metode Balanced Scorecard (BSC), penerapan metode Sun-Tzu untuk diperoleh hasil berupa strategi

(8)

bisnis yang harus diperhatikan oleh level manajemen untuk diperbaiki dan ditingkatkan.

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Bab ini menganalisa strategi bisnis yang terpilih untuk Rumah Makan Boga Raso yang berasal dari hasil pengolahan data pada Bab IV dan metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini menyimpulkan keseluruhan hasil dari penelitian yang dilakukan, kemudian diberikan saran untuk menyempurnakan hasil dari penelitian.

Referensi

Dokumen terkait

1 BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab 1 ini akan dijelaskan mengenai latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan masalah dan kerangka penelitian yang

BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab 1 ini akan dijelaskan mengenai latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan masalah dan kerangka penelitian yang akan