• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.1.a.8. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

N/A
N/A
Dudung Abdul Kholik

Academic year: 2025

Membagikan "1.1.a.8. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

DI SUSUN OLEH ECHSAN FAUSI,S.Pd

TUGAS 1.1.A.8. KONEKSI ANTAR MATERI - KESIMPULAN DAN

REFLEKSI MODUL 1.1

CALON GURU PENGGERAK ANGGKATAN 7

TAHUN 2022

(2)

BERIKUT INI ADALAH HASIL REFLEKSI KONEKSI MATERI SAYA:

Refleksi Diri Tentang Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

YANG PERTAMA 1.

Intisari pemikiran KH Dewantara tentang pendidikan yang saya dapat ambil adalah “pendidikan dan

pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik

dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya” Ki Hadjar

menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: “menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar

mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia

maupun sebagai anggota masyarakat.

(3)

Pertama, manusia Indonesia yang berbudi pekerti adalah yang

memiliki kekuatan batin dan

berkarakter. Artinya, pendidikan diarahkan untuk berpendirian teguh untuk berpihak pada nilai- nilai kebenaran. Jadi, budi pekerti adalah istilah yang memayungi perkataan, sikap dan tindakan yang selaras dengan kebenaran ajaran agama, adat-istiadat, hukum positif, dan tidak

bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Kedua, manusia di Indonesia yang maju pikirannya adalah yang

cerdas kognisi dan

kecerdasannya itu membebaskan dirinya dari kebodohan dan

pembodohan dalam berbagai jenis dan bentuknya (misalnya:

karena rekayasa penjajah berupa indoktrinasi). Istilah maju dalam pikiran ini menunjukkan

meningkatnya kecerdasan dan kepintaran.

Ketiga, manusia di Indonesia yang mengalami kemajuan pada tataran fisik atau tubuh adalah yang tidak semata sehat secara jasmani, namun mampu

mengendalikan dorongan- doroangan tuntutan tubuh.

Dengan dan melalui tubuh yang maju itu pula, pikiran yang maju dan budi pekerti yang maju

memperoleh dukungan untuk mendeklarasi kemerdekaan diri.

Jadi proses pendidikan adalah upaya pemanusiaan manusia secara manusiawi secara utuh dan penuh ke arah kemerdekaan lahiriah dan batiniah. Yang

dampaknya adalah

mencerdaskan kognisi seseorang sehingga ia terbebaskan dari

belenggu “kebodohan” .

2. YANG KEDUA

Proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran K H Dewantara merupakan daya-upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti, pikiran dan tubuh

anak, dalam rangka kesempurnaan hidup dan keselarasan dengan dunianya.

Berikut proses pembelajaran yang diharapkan terjadi pada manusia yaitu:

(4)

CA LO N GU RU P EN GG ER AK A NG KA TA N 7 3. YANG KETIGA

YANG AKAN DILAKUKAN AGAR PROSES PEMBELAJARAN YANG MENCERMINKAN PEMIKIRAN KHD DAPAT TERWUJUD ADALAH MELALUI UPAYA-UPAYA KONKRET BERUPA PENGAJARAN DAN PENDIDIKAN YAITU MEMERDEKAKAN ASPEK BADANIAH/ LAHIRIAH MANUSIA DAN ASPEK BATINIAHNYA.

“MEMERDEKAKAN LAHIRIAH” DI SINI MENGANDUNG MAKNA BAHWA PENGAJARAN ADALAH DAYA UPAYA YANG SINGNIFIKAN UNTUK MEMBANGUN OTONOMI INTELEKTUAL SESEORANG YANG KEMUDIAN MENYADARKAN DIRINYA UNTUK MENEGASKAN OTONOMI EKSISTENSIALNYA (BADANIAHNYA)

KEMERDEKAAN BATINIAH YAITU MEMBENTUK DAN MENGHANTAR SESEORANG MENJADI SUBYEK REALITAS. IA MEMILIKI OTONOMI INTELEKTUAL, OTONOMI EKSISTENSIAL, DAN OTONOMI SOSIAL SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT. KETIGA

WILAYAH OTONOMI ITU MENJADI BAGIAN INTEGRAL IDENTITAS DIRI ATAU JATI DIRI.

UNTUK ITU UPAYA KONKRET UNTUK MEMERDEKAKAN MANUSIA SECARA UTUH DAN PENUH ADALAH PINTU MASUK MENUJU KEMERDEKAAN LAHIRIAH DAN BATINIAH MANUSIA, BAIK SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDUAL MAUPUN SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT DAN WARGA DUNIA.

(5)

YA NG P ER LU D IB AW A K E K EL AS

4. YANG KE EMPAT

DARI KONSEP PEMIKIRAN KHD TERSEBUT YANG SUDAH SAYA TERAPKAN, ADALAH MEMERDEKAKAN BEAJAR SISWA SECARA LAHIRIAH DAN BATINIAH.

Menjalin komuniasi dengan rekan guru lain, kepala sekolah, orang tua serta lingkungan masyarakat untuk mendukung pemebalajaran yang

berpusat pada siswa.

Melalui Tindakan nyata seperti

memfasilitas sarana dan pembiasaan literasi,

Aktualisasi penguatan Pendidikan karakter berbasis kelas, sekolah dan

masyarakat

Menciptakan lingkungan belajar yang mendukung

berpikir kritis dan pemecahan

masalah untuk anak

(6)
(7)
(8)

PERTANYAAN PEMANTIK DALAM MEMBUAT

KESIMPULAN DAN REFLEKSI TERHADAP PEMIKIRAN-

PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA:

Apa yang Anda percaya tentang murid dan pembelajaran di kelas sebelum Anda

mempelajari modul 1.1?

1.

2. Apa yang berubah dari pemikiran atau perilaku Anda setelah mempelajari modul ini?

3. Apa yang dapat segera Anda terapkan lebih baik

agar kelas Anda mencerminkan pemikiran KHD?

(9)

Murid harus menguasai semua pelajaran dan nilai harus sempurna

Murid dianggap berhasil jika mendapatkan nilai tertinggi dikelasnya

Murid harus mengikuti keinginan guru dan pembelajaran didominasi oleh guru

lebih fokus kepada hasil belajar /nilai bukan mengevaluasi pembelajaran

Murid bisa tertib dalam pembelajaran jika ada hukuman yang diterapkan

Murid bagai kertas kosong dan tugas guru unuk menulisnya

Harus ada jarak antara guru dan murid agar murid disiplin dalam pembelajaran

Apa yang Anda percaya tentang murid dan pembelajaran di kelas sebelum Anda mempelajari modul 1.1?

1.

(10)

2. Apa yang berubah dari pemikiran atau perilaku Anda setelah mempelajari modul ini?

Murid mempunyai bakat dan minat sesuai kodratya masing-masing KKM bukan hanya penentu satu-satunya murid berhasil

Pembelajaran harus menyenangkan

Pembelajaran harus berpihak kepada murid (Merdeka Belajar)

Pembelajaran harus kontekstual dengan nilai sosial dan budaya yang ada didaerahnya

Harus ada keragaman yang baik antara guru, orang tua dan Masyarakat Setiap anak punya gaya belajar yang beragam

Pembelajaran yang berpusat pada murid

Rangking bukan menjadi tolak ukur kecerdasan

(11)

3. Apa yang dapat segera Anda terapkan lebih baik agar kelas Anda mencerminkan pemikiran KHD?

Melatih kecakapan Abad 21 untuk murid Saya memberikan kesempatan yang sama dan lebih menghargai hak-hak murid

Saya berusaha menciptakan pembelajaran yang berpusat kepada murid dengan

model, metode, dan media yang tepat Saya menuntun murid secara maksimal untuk mengembangkan bakat dan

kemampuannya

Membangun kerja sama yang baik dengan oran tua murid

Menuntun murid untuk mencapai

keberhasilannya, bukan hanya menuntut

(12)

Setidaknya 500 kata harus mencakup persyaratan dasar.

SEKIA DAN TERMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait