• Tidak ada hasil yang ditemukan

2 KAK DED IPLT MAGETANperbaikan SOP 4

N/A
N/A
Enik Wahyuniati

Academic year: 2024

Membagikan "2 KAK DED IPLT MAGETANperbaikan SOP 4"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENYUSUNAN DED IPLT MAGETAN

TAHUN ANGGARAN 2020

(2)

Penyusunan DED IPLT Kab. Magetan 1 KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENYUSUNAN DED IPLT MAGETAN

1. Latar Belakang : Kabupaten Magetan memiliki jumlah penduduk 684.053 jiwa dan akan terus meningkat. Kondisi ini mencerminkan tingginya produksi air limbah tinja setiap harinya. Dalam sektor air limbah Kabupaten Magetan sudah memiliki jamban individu di sebagian besar rumah penduduk, dan IPAL Komunal. Pertumbuhan penduduk yang tinggi, menuntut kebutuhan IPLT bagi pengelolaan lumpur tinja dari limbah domestik.

Dalam rangka mengatasi kondisi tersebut direncanakan adanya penyusunan DED IPLT Kabupaten Magetan dengan menggunakan dana APBN tahun 2020 melalui Satuan Kerja Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur, Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Diharapkan hasil studi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai acuan pembangunan IPLT dalam rangka pengelolaan air limbah di Kabupaten Magetan.

2. Maksud dan Tujuan : Maksud dilaksanakannya pekerjaan ini adalah mewujudkan lingkungan perumahan dan permukiman yang layak, sehat, bersih, aman dan serasi dengan lingkungan sekitarnya dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.

Tujuan kegiatan ini adalah ;

1. Menyusun Detail Engineering Design (DED) yang dapat digunakan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan fisik yang komprehensif, efektif dan efisien dan telah mempertimbangkan berbagai aspek, baik teknis,sosial/ekonomi, finansial dan aspek legal dan manajemen pengelolaan.

2. Menyusun Draft usulan tata kelola IPLTdi lokasi yang bersangkutan di Magetan.

3. Sasaran : 1. Mendapatkan data eksisting pengelolaan air limbah Kab. Magetan.

2. Mendapatkan perencanaan teknis DED IPLT Magetan.

4. Lokasi Kegiatan : Magetan

5. Sumber Pendanaan : Biaya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan ini adalah sebesar Rp 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) dengan sumber pendanaan dari Dana APBN TA 2020 melalui DIPA Satuan Kerja Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur Tahun Anggraan 2020, nomor DIPA : 033.05.1.505868/2020.

(3)

Penyusunan DED IPLT Magetan 2 6. Nama dan

Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen

: Nama Pejabat Pembuat Komitmen:

PPK Perencanaan.

Nama Satuan Kerja:

Satuan Kerja Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur.

7. Data Dasar : 1. Data BPS

2. Data Sanitasi dari Dinas Kesehatan 3. RTRW

4. Pengambilan data primer.

5. Data – data lain yang diperlukan.

8. Standar Teknis : 1. Peraturan Menteri PU No. 04/PRT/M/2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik

2. SNI terkait dengan Pengolaan Air Limbah.

9. Studi-studi Terdahulu : SSK.

10. Referensi Hukum : 1. Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 2. Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2001 tentang

Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air

3. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 37 tahun 2003 tentang Metoda Analisis Kualitas Air Permukaan dan Pengambilan Contoh Air Permukaan 4. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 110

tahun 2003 tentang Pedoman Mengenai Syarat dan Tata cara Perizinan serta Pedoman kajian Pembuangan Air Limbah ke Air atau Sumber Air 5. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 111

tahun 2003 tentang Pedoman Mengenai Syarat dan Tata Cara Perizinan serta Pedoman Kajian Pembuangan Air Limbah ke Air atau Sumber Air 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 27

tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

7. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup

8. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan NomorP.68/menlhk/setjen/kum.1/8/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik

9. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 16/PRT/M/2008 tentang Kebijakan Strategis Pengelolaan Air Limbah Domestik.

10. Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 72 tahun 2013 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Industri dan atau Kegiatan Usaha Lainnya;

(4)

Penyusunan DED IPLT Magetan 3

11. Peraturan Pemerintah No. 122 tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum;

12. Peraturan Presiden 185/2014 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

13. Peraturan Menteri PU No. 04/PRT/M/2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik

11. Lingkup Pekerjaan : 1. Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak Pengelola dan institusi yang mempunyai kewenangan.

2. Melakukan survey diantaranya adalah Survey untuk memperoleh data yang lengkap dan akurat tentang situasi buangan limbah, rata-rata buangan, debit buangan dan sarana prasarana pengelolaan air limbah yang sudah ada.

3. Menyusun DED sistem pengolahan air limbah pada lokasi Strategis terpilih.

 Membuat perhitungan mendetail sistem pengelolaan air limbah termasuk di dalamnya prasarana dan sarana sesuai dengan kebutuhan pada rencana induk.

 Malakukan pengukuran topografi, jarak tiap 5 meter.

 Melakukan uji kualitas air untuk kebutuhan DED IPLT.

 Melakukan tes tanah terhadap lokasi bangunan pasarana dan sarana pengolahan air limbah ( terutama lokasi IPLT).

 Mendisain sarana dan prasarana air limbah yang diperlukan.

 Merekomendasikan peralatan untuk operasi dan pemeliharaan PS air limbah.

 Menyusun spesifikasi teknis dan rencana anggaran biaya untuk PS air limbah termasuk segala peralatan yang diperlukan.

 Menyusun rencana kerja dan syarat-syarat album gambar dalam ukuran A1, A2, dan A3 sesuai dengan kebutuhan

4. Menyusun SOP yaitu ketersedian pedoman, petunjuk, panduan, dan spesifikasi teknis yang berkaitan dengan operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan sistem.

a. Menyusun rencana pelayanan lumpur tinja terjadwal (LLTT)

b. Menyusun rencana pembiayaan operasional IPLT per bulan sehingga dapat diketahui tiap tahunnya.

5. Melakukan kajian terhadap kemampuan dan kemauan masyarakat untuk membayar (willingness and affordability to pay, hal ini penting untuk

(5)

Penyusunan DED IPLT Magetan 4

kepentingan pembiayaan Operasional dan pemeliharaan selanjutnya).

6. Usia konstruksi bangunan minimal 10 tahun.

7. Menyusun rekomendasi manajemen pengelolaan IPLT yang meliputi :

 Organisasi Pengelola;

 Tata kelola IPLT;

 Mekanisme pembiayaan operasional dan retribusi.

12. Keluaran : Keluaran yang diharapkan dari pekerjaan ini adalah berupa DED dan Rekomendasi tata kelola IPLT Magetan, meliputi:

a. Laporan pendahuluan berisikan:

 Temuan awal dan gambaran umum lokasi,

 Jadwal dan matrik penugasan serta tanggung jawab tenaga ahli,

 Metodologi dan pendekatan

 Rencana kerja dan jadwal pelaksanaan kegiatan konsultan,

 Kendala yang dihadapi atau yang akan dihadapi dan usulan solusinya.

b. Laporan Interim/Antara yang mencakup tentang :

 Kondisi eksisting sistem sanitasi/air limbah

 Proyeksi beban air limbah dan kebutuhan pengolahan dan pengelolaan sistem air limbah masyarakat berdasarkan tingkat pertumbuhan penduduk dan hasil survey sosial ekonomi,

 Analisa awal keperluan perencanaan.

c. Konsep Laporan Akhir hasil kajian yang dilakukan konsultan yang mencakup tentang :

 Draft Detail Design Sistem Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT),

 Draft gambar potongan memanjang dan melintang untuk IPLT,

 Hasil pengukuran topografi dan penyelidikan tanah (sondir test).

 Hasil survey kuisioner.

d. Laporan Akhir yang mencakup tentang:

 Hasil dari finalisasi draft laporan akhir

 Produk DED IPLT dituangkan dalam : - Laporan soft copy dalam bentuk CD;

- Eksekutif Summary;

- Buku SOP;

- Nota Desain;

- Spesifikasi Teknis & RAB;

- Album Gambar;

-

(6)

Penyusunan DED IPLT Magetan 5 13. Peralatan Material,

Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen

: a. Data

Penyedia Jasa akan memfasilitasi kebutuhan data/informasi yang diperlukan untuk melengkapi penyusunan kegiatan ini.

14. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi

a. Akomodasi

Akomodasi bagi tenaga profesional harus disediakan oleh penyedia jasa atas biaya sendiri.

b. Penyediaan oleh penyedia jasa

Penyedia jasa harus menyediakan fasilitas untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan dan harus memperhitungkan semua biaya pengeluaran yang akan dimasukkan dalam biaya penawaran.

15. Lingkup Kewenangan

Penyedia Jasa. : Membantu Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui Satuan Kerja Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur dalam evaluasi Teknis Fasilitasi Penyusunan DED IPLT Magetan dan kelengkapan readiness criteria.

16. Jangka Waktu

Pelaksanaan Kegiatan. : Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini 4 (empat) bulan / 120 (seratus dua puluh) Hari Kalender.

17. Personil : Keterangan Personil : 1. Tenaga Ahli:

1.1 Tim Leader, adalah Seorang Sarjana Teknik Penyehatan/ Teknik Lingkungan, memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli Muda Teknik Lingkungan/Teknik Sanitasi dan Limbah yang berpengalaman 4 tahun dalam bidang perencanaan air limbah,

Tugas dan tanggung jawab Ketua Tim akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:

 Bertanggung jawab untuk melaksanakan koordinasi antara Tim Konsultan dengan Pengguna Jasa (Satker Balai PPW Jawa Timur), serta pihak pihak lain yang terkait dalam kegiatan penyusunan materi selama kegiatan berlangsung.

 Bertanggung jawab untuk

merencanakan/mengelola seluruh kegiatan Tim Konsultan untuk mencapai tujuan sebagaimana yang dipersyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja baik dari sisi waktu, kualitas maupun kuantitasnya.

 Bertanggung jawab atas pengendalian personil Tim Konsultan yang terlibat dalam kegiatan ini, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang ditetapkan.

(7)

Penyusunan DED IPLT Magetan 6

 Bertanggung jawab untuk mengkonsolidasikan hasil pekerjaan setiap personil dan melaporkannya kepada Pengguna Jasa.

 Mengkoordinasi kegiatan pembahasan untuk memastikan tercapainya validitas dokumen yang disusun.

1.2 Ahli Teknik Sipil, adalah Seorang Sarjana Teknik Sipil, memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung / Ahli Sungai dan Drainase yang berpengalaman minimal 2 tahun dalam bidang konstruksi pengolahan air limbah,

Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Teknik Sipil / Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:

 Melakukan kajian kelayakan teknis sipil bangunan pengelolaan Air Limbah Domestik.

 Menyusun rekomendasi struktur perencanaan bangunan Air Limbah Domestik.

 Melakukan kajian teknis lainnya terkait perencanaan SPALD.

 Membantu Ketua Tim dalam melaksanakan evaluasi teknis DED, khususnya di bidang struktur bangunan Air Limbah Domestik.

 Bertanggung jawab dalam perhitungan struktur.

 Dibawah koordinasi Ketua Tim, Tenaga Ahli Sipil menyusun laporan pekerjaan di bidang struktur bangunan Air Limbah Domestik.

 Di bawah koordinasi Ketua Tim, Tenaga Ahli Sipil melaksanakan pembahasan dengan Pengguna Jasa.bertugas menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan rancangan pengolahan air limbah dan menyiapkan RAB.

1.3 Ahli Kelembagaan, adalah Seorang Sarjana Hukum/Administrasi Negara yang berpengalaman minimal 2 tahun dalam bidang kelembagaan khususnya bidang air limbah.

Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Kelembagaan akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:

 Memahami konsep pemberdayaan masyarakat

 Melakukan kampanye sanitasi, sosialisasi sanitasi dan interaksi antara rencana kegiatan dengan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat;

 Mengkaji kelembagaan dan penyusunan naskah akademis perda sanitasi

(8)

Penyusunan DED IPLT Magetan 7

1.4 Ahli Finansial, adalah Seorang Sarjana Ekonomi yang berpengalaman minimal 2 tahun dalam bidang finansial khususnya yang terkait dengan pembiayaan infrastruktur yang disediakan oleh pemerintah.

Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Kelembagaan akan meliputi (namun tidak terbatas pada) hal-hal sebagai berikut:

 Mengkaji kemampuan fiskal Kab./Kota;

 Menganalisa willingness dan affordability masyarakat.

Keterangan :

Untuk SKA Tenaga Ahli adalah yang sudah terkonversi, Qrcode, dan masih berlaku.

2. Tenaga Pendukung

Tenaga pendukung untuk kegiatan ini terdiri dari:

1. Surveyor 2 (dua) orang adalah lulusan D3 Teknik Sipil, bertugas dalam kegiatan survey terkait dengan kebutuhan data perencanaan.

2. Operator CAD & Komputer adalah Seorang lulusan D3 Teknik Sipil, bertugas dalam kegiatan penggambaran dan pelaporan.

Posisi Kualifikasi JML

Tingkat

Pendidikan Jurusan Keahlian Pengalaman OB

Tenaga Profesional : Tim Leader

(TA Teknik Lingkungan)

S1 Teknik Lingkungan/

Teknik Penyehatan SKA Ahli Teknik Lingkungan/Teknik Sanitasi dan Limbah

4 tahun 4

(Ahli Muda) Ahli Teknik Sipil S1 Teknik Sipil/ SKA Teknik

Bangunan Gedung 2 Tahun 4 (Ahli Muda)

Ahli Kelembagaan S1 Hukum/Admistrasi

Negara - 2 Tahun 2

Ahli Finansial S1 Sarjana Ekonomi - 2 Tahun 2

Tenaga Pendukung :

Surveyor D3 Teknik Sipil/Teknik

Lingkungan - - 4

Operator CAD &

Komputer D3 Teknik Sipil - - 4

(9)

Penyusunan DED IPLT Magetan 8 18. Jadwal Tahapan

Pelaksanaan Pekerjaan : Jadwal secara garis besar kegiatan Fasilitasi Penyusunan DED IPLT Magetan sebagai berikut :

19. Laporan Pendahuluan : Laporan Pendahuluan memuat :

 Rencana Kerja Tim Kegiatan per Tenaga Ahli

 Metode Pelaksanaan Kegiatan.

 Jadwal Rencana Pelaksanaan Kegiatan.

Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak SPMK diterbitkan sebanyak 4 (empat) eksemplar.

20. Laporan Antara : Laporan Antara memuat hasil sementara pelaksanaan kegiatan. Laporan harus diserahkan selambat- lambatnya 2 bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak 4 (empat) eksemplar.

21. Konsep Laporan Akhir : Konsep laporan akhir berisi hasil DED IPLT Magetan yang dilengkapi dengan hasil-hasil pengolahan data, perhitungan, hasil penyelidikan tanah, hasil uji kualitas air, justifikasi teknis, SOP, anggaran biaya pekerjaan dan konsep dokumen tender.

Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari kalender setelah diterbitkan SPMK dan diterima setelah dilakukan konsultansi dan pembahasan dengan Tim Teknis. Jumlah laporan yang diserahkan sebanyak 4 (empat) eksemplar asli.

22. Laporan Akhir : Laporan Akhir memuat seluruh hasil pelaksanaan kegiatan serta laporan hasil uji kualitas air dan hasil penyelidikan tanah (sondir). Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 1 bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak 4 (empat) eksemplar.

23. Produksi dalam Negeri : Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri.

Jadwal kegiatan\ Bulan Ke- 1 2 3 4 Laporan Pendahuluan

Pengumpulan Data Analisis Data Laporan Antara Konsep Laporan Akhir Evaluasi Data

Laporan Akhir

(10)

Penyusunan DED IPLT Magetan 9

24. Persyaratan Kerjasama : Tim konsultan diwajibkan untuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan konsultan-konsultan di lingkungan Satker Balai Prasarana Permukiman Jawa Timur.

25. Pedoman

Pengumpulan data Lapangan

: 1. Sumber pendataan meliputi (dan tidak terbatas pada) instansi pemerintah di institusi pemerintah di Provinsi dan Kabupaten/Kota (Dinas PU, Dinas Kesehatan, BPS Provinsi/Kab/Kota, dan instansi lainnya yang terkait), serta institusi non-pemerintah (Swasta, Koperasi, Kelompok Masyarakat, dan lainnya yang terkait) disesuaikan dengan kebutuhan dalam evaluasi kegiatan ini.

2. Survey akan dilaksanakan di Kabupaten Provinsi Jawa Timur sesuai dengan arahan dari PPK Perencanaan Balai Prasarana Permukiman Jawa Timur.

3. Unit SPAM yang didata meliputi unit SPAM yang dikelola oleh berbagai jenis Pengelola/

Penyelenggara, antara lain (dan tidak terbatas pada) PDAM, Badan Usaha Swasta, UPTD/ BLUD, Koperasi, Kelompok Masyarakat, dan sebagainya disesuaikan dengan kebutuhan dalam evaluasi kegiatan ini;

Sumber data yang dikumpulkan meliputi data primer hasil survey lapangan (dilengkapi dengan foto dokumentasi, titik koordinat dan skematik jaringan) dan data sekunder hasil studi literatur.

26. Alih Pengetahuan : Pemakaian Tenaga Ahli pada kegiatan ini harus dapat memberikan manfaat dalam alih pengetahuan secara optimal melalui kemitraan dengan media diskusi secara rutin dan pembahasan secara berkala.

Surabaya, 2019 PPK Perencanaan

Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur

Ir. Rachmad Budi Siswanto, MT NIP. 19640111 199403 1 005

Referensi

Dokumen terkait

S1 Teknik Sipil (Ahli Muda - Teknik Jalan), memiliki pengalaman kerja sebagai Team leader minimal 5 (Lima) tahun dalam bidangnya B. Ahli Jalan Raya

Site Engineering/Team Leader; Seorang tenaga ahli dibidang pengawasan struktur bangunan gedung dan buktikan dengan sertifikat keahlian “Ahli Muda” Muda dari

- Referensi Personil Tenaga Ahli dari Pengguna jasa (Ahli Teknik Sipil / Team Leader, Ahli Geologi, Ahli Kelautan). 6 Bukti status

Pimpinan Teknik Jumlah 1 Orang, Pendidikan Minimal S1 Teknik Sipil, Sertifikat Keahlian (SKA) Bidang Sipil Subbidang Ahli Teknik Bangunan Gedung, Pengalaman Minimal 5 Tahun..

Adalah seorang sarjana atau strata yang lebih tinggi dibidang teknik sipil hidro, SKA Ahli Perencana Sumber Daya Air dan berpengalaman dibidangnya selama minimal  3

Tenaga Ahli dengan Posisi Team Leader / Chief Inspector boleh memakai S1 Teknik Sipil dengan SKA Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung Pengalaman minimal 10 Tahun.. Atau

Tenaga Ahli Perencana Wilayah adalah lulusan Sarjana (S1) Teknik Planologi atau Perencanaan Wilayah dan Kota dengan latar belakang keahlian di bidang perencanaan

Adalah seorang sarjana atau strata yang lebih tinggi dibidang teknik sipil hidro, SKA Ahli Perencana Sumber Daya Air Madya dan berpengalaman dibidangnya selama minimal