• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. Refrigeran dan Penanganan Refrigeran

N/A
N/A
Junaidi Trainer

Academic year: 2024

Membagikan "2. Refrigeran dan Penanganan Refrigeran"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

REFRIGERANT

(2)

* Refrigerant

* zat yang mengalir dalam mesin refrigerasi yang

digunakan dalam proses penyerapan dan pelepasan kalor/panas.

* Refrigerant yang digunakan biasanya memiliki titik didih dibawah 0 derajat celcius dalam tekanan 1 atmosfer.

1. Jika tekanan diturunkan maka temperaturnya akan turun 2. Jika tekanan dinaikkan maka temperaturnya akan naik 3. Jika temperaturnya dinaikkan maka tekanannya akan naik 4. Jika temperaturnya diturunkan maka tekanannya akan turun

Sifat Refrigerant

(3)

* Refrigerant

(4)

Tabel Saturasi pada aplikasi Reff Tools pada HP Android atau buka

Refrigerant Slider (danfoss.co m)

via web browser

* Refrigerant

(5)

* Refrigerant Slider (Reff

Tools)

(6)

* Refrigerant Slider (Reff

Tools)

(7)

* Refrigerant Slider (Reff

Tools)

(8)

•Aspek – aspek dalam pemilihan Refrigeran :

• Sifat Thermo-physical

• Aspek Teknologi

• Aspek Ekonomis

• Faktor Keselamatan

• Faktor Lingkungan

• Faktor lain, seperti

Standarisasi/Regulasi atau kriteria

khusus yang berhubungan dengan

aplikasi dll.

(9)

•Karakteristik Refrigeran yang Ideal :

• Kalor penguapan tinggi

• Densitas tinggi pada kondisi gas

• Non Korosi, tidak beracun dan tidak terbakar

• Kompatibel dengan material & oli pelumas

• Tekanan kerja wajar & mudah dideteksi ketika bocor

• Murah

• Ramah Lingkungan

* Refrigera

nt

(10)

CloroFlouroCarbon (CFC)

Senyawa Inorganic Senyawa Organic REFRIGERAN

HaloCarbo n

HydroCarbo n

HydroCloroFlouroCarbon (HCFC)

HydroFlouroCarbon (HFC)

Campuran Azeotropic Campuran Zeotropic

(11)

•Diatur berdasarkan ANSI/ASHRAE 34 :

• Awalan dengan huruf “R” yang berarti Refrigeran

• Tambahan nomor berdasarkan komposisi kimianya Contoh : R22

(Chlorodifluoromethane – CHClF2) R022 adalah

0 : Untuk Atom Carbon – 1 2 : Untuk Atom

Hidrogen + 1 2 : Untuk Atom Flourine

• Khusus untuk campuran Zeotrop adalah seri 400

* Penomoran

Refrigeran t

(12)

•Diatur berdasarkan ANSI/ASHRAE 34 :

• Khusus untuk campuran Azeotrop adalah seri 500

• Untuk Senyawa organik adalah seri 600

• Sedangkan untuk Senyawa inorganik adalah seri 700, dengan menambahkan massa molekul nya Contoh : Ammonia - R717 (NH3)

R717 adalah

7 : Untuk seri senyawa anorganik 17 : Massa molekul NH3

* Penomoran

Refrigeran t

(13)

•Tingkat Keracunan :

• Kelas A : tidak terdeteksi pada konsentrasi < 400 ppm

• Kelas B : terdeteksi pada konsentrasi < 400 ppm

•Tingkat Kebakaran :

• Kelas 1 : tidak terbakar pada 21oC; 101kPa

• Kelas 2 : terbakar pada konsentrasi > 0.1 kg/m3; kalor pembakaran <19 kJ/kg

• Kelas 3 : terbakar pada konsentrasi < 0.1 kg/m3; kalor pembakaran >19 kJ/kg

* Klasifikasi Safety Refrigerant

(14)

* Klasifikasi Safety Refrigerant

(15)

Refrigeran Penamaan Rumus Kimia Kelas

R717 ammonia NH3 B2

R744 carbon dioxide CO2 A1

R290 propane CH3CH2CH3 A3

R600a isobutane CH(CH3)2CH3 A3

R11 trichlorofluoromethane CCl3F A1

R12 dichlorodifluoromethane CCl2F2 A1

R22 chlorodifluoromethane CHClF2 A1

R123 dichlorotrifluoroethane CHCl2CF3 A1 R134a 1,1,1,2-tetrafluoroethane CH2FCF3 A1

R502 R22/R115

(48.8/51.2) A1

R404A R125/R143a/R134a

(44/52/4) A1

R407C R32/R125/R134a

(23/25/52) A1

R410A R32/R125 (50/50) A1

* Klasifikasi Safety Refrigerant

(16)

•ODP : Ozone Depletion Potential

• Angka potensi perusakan lapisan ozon

• Dengan referensi R11 = 1.0

•GWP : Global Warming Potential

• Angka potensi efek Pemanasan Global

• Dengan referensi CO2 = 1.0

• Angka GWP Refrigeran dihitung dengan formula untuk menentukan TEWI (Total Equivalent Warming Impact) yang mempengaruhi Pemanasan Global

* Refrigeran - Aspek Lingkungan

(17)

* Ozone Depletion

Potential

(18)

* Ozone Depletion

Potential

(19)

•In 1987 the Montreal Protocol was ratified

Specified that countries had to phase out the production and consumption of CFCs, HCFCs, other ozone depleting substances

Due to their higher ODP, CFCs phased out sooner than HCFCs

* Ozone depletion and Montreal Protocol

Phase-out schedule

for CFCs

Previously, HCFCs due to be phased out in 2040

(20)

• New Article 5 countries’ HCFC phase-out schedule

Schedule Year

Baseline Average of 2009 and 2010

Freeze 2013

90% (reduction of

10%) 2015

65% (reduction of 35%)

2020 32.5% (reduction of

67.5%)

2025 Annual average of

2.5%

2030 to 2040 0% (reduction of 100

%) 2040

* Ozone depletion and Montreal

Protocol

(21)

•During 20th century, there were many theories about the possibility of global warming effects due to carbon dioxide emissions into the atmosphere

* Global Warming and Kyoto Protocol

Increase in global carbon emissions since 1800s

– In 1992, UN

produced a treaty, United Nations Framework

Convention on Climate Change (UNFCCC)

– This recognised existence of man-

made greenhouse gas emissions, and

importance to limit emissions

(22)

CO

emissions2

from electricity use

• However, greenhouse gas emissions from RAC equipment are not only from refrigerant

emissions also come from energy use

High- GWP emissions from

equipmen t

* Global Warming and Kyoto

Protocol

(23)

• New Article 5 countries’ HFC phase-out schedule

* Global Warming and Kigali Ammandement

Schedule Year

Baseline Average of 2020 to 2022

Freeze 2024

90% (reduction of 10%) 2029 70% (reduction of 30%) 2035 50% (reduction of 50%) 2040 20% (reduction of 80%) 2045 0% (reduction of 100 %) --

(24)

* Refrigerant Available and

Future

(25)

* Refrigerant Available and

Future

(26)

PENANGANAN

REFRIGERAN

(27)

* Refrigerant Available and

Future

(28)

AC Split Wall Mounted

(29)

Pump Down

Proses penarikan Refrigeran yang ada di system untuk

disimpan ke dalam unit

Outdoor

(30)

Outdoor AC Split Wall Mounted

Liquid Line Valve Vapour Line

Valve

(31)

Alat Yang Diperlukan

(32)

Proses Pump Down

1. Nyalakan AC selama 5

menit dan buka tutup valve Discharge dan Suction.

2. Pasang Manifold gauge dan siapkan alat (kunci

L/hexagon)

……….

3. Tutup kran discharge

dengan cara memutar kunci hexagon searah jarum jam.

4. Lihat jarum manifold, tunggu turun sampai ke angka 0.

5. Tutup kran suction dengan cara memutar kunci

hexagon searah jarum jam.

6. Matikan AC dan perhatikan jarum manifold.

Jika Naik Kembali

(33)
(34)

Recovery

(35)

Recove ry

Teknisi RAC memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan untuk tidak melepas Refrigeran

Proses pemindahan refrigerant ke tabung penyimpanan sementara untuk bisa

digunakan kembali.

(36)

* Peralatan Khusus (Refrigeran)

- Recovery

Machine

Berfungsi untuk mengambil refrigerant di dalam

sistem RAC untuk disimpan sementara untuk

digunakan kembali atau diambil untuk diganti

(37)

* Peralatan Khusus (Refrigeran)

- Recovery

Machine Recovery Tank

(38)

Peralatan Khusus (Refrigeran)

- Recovery

Process

(39)

Prosedur Recovery

1) Lakukan Persiapan Alat dan Bahan sesuai kebutuhan.

2) Terapkan Prosedur K3 dalam setiap proses pekerjaan (Gunakan Sarung Tangan, Kacamata pelindung, masker

pelindung pernafasan dan jangan mencampur Refrigeran yang berbeda dalam satu tabung recovery, serta batasan maksimal berat refrigeran yang diizinkan adalah 80% dari kapasitas maksimal tabung).

3) Hubungkan Manifold gauge ke unit, selang berwarna biru pada port low press/vapor line, dan selang berwarna merah pada port high press/liquid line (jika tersedia).

4) Hubungkan selang berwarna kuning dari manifold gauge ke sisi input filter dryer.

5) Hubungkan sisi output filter dryer ke sisi input mesin recovery.

6) Hubungkan sisi output mesin recovery ke tabung recovery pada sisi vapor.

7) Letakkan tabung recovery pada timbangan.

8) Hubungkan aliran listrik dan nyalakan mesin recovery, kemudian putar knob kontrol ke posisi SLOW.

9) Buka kran tabung recovery kemudian buka kran refrigeran pada unit, pastikan refrigeran sudah mulai mengisi tabung recovery.

10) Putar knob kontrol mesin recovery ke posisi FAST, sampai manifold menunjukkan angka dibawah nol, yang mengindikasikan bahwa refrigeran pada unit HVAC sudah berpindah ke tabung recovery.

11) Putar knob kontrol mesin recovery ke posisi PURGE, tutup kran refrigeran pada unit dan tutup kran manifold.

12) Tutup kran tabung recovery, dan putar knob kontrol mesin recovery ke posisi OFF.

13) Matikan mesin recovery, lepaskan keneksi aliran listrik ke mesin recovery.

14) Lepaskan dengan hati-hati selang refrigeran yang terhubung ke unit, filter dryer, mesin recovery dan tabung recovery.

15) Rapikan kembali semua peralatan dan bahan.

(40)

Refrigeran pada sistem komersial dengan jumlah pengisian yang besar harus di-recovery

 Unit Recovery harus tersertifikasi untuk refrigerant

 Diperlukan “Bonding” atau menetralkan potential

komponen ke tanah.

Refrigeran cair bisa di- recovery melalui:

- Receiver - Katup

ekspansi

* Recovery

Refrigeran

!! Kabel bonding (Potential Equalisation)

(41)

Unit Recover y

1 4

3 2

L H A B

C D

* Recovery refrigeran fase gas

Pomp a vaku m

Tabung recovery

SISTEM REFRIGERA SI

Gauge manifol d

Standar recovery refrigerant fase gas kapasitas ≤ 3 kg

Timbanga n

Kompres or

Evaporat or

Kondens or

Receive r

Filte r Drie r Sigh t Glas s TE V

Katu p solen

oi d Katup

A tutup

(42)

Timbangan

1 4

3 2

L H A B

C D

* Recovery refrigeran fase cair

Pomp a vaku m

Unit Recovery

SISTEM REFRIGERA SI

Gauge manifol d

Kompres or

Evaporat or

Kondens or

Receive r

Filte r Drie r Sigh t Glas s TE V

Katu p solen

oi d

Tabung recovery

Recovery Refrigeran fase cair metode “Push-pull”

kapasitas > 3 kg

Katup A dan C tutup

(43)
(44)

Terima Kasih

*) Gambar/Ilustrasi di ambil dari berbagai sumber

Referensi

Dokumen terkait

pengisian refrigeran (R134a) terhadap prestasi kerja AC mobil..

mengemukakan bahwa LPG dapat menjadi refrigeran yang dapat digunakan sebagai fluida kerja yang menghasilkan nilai koefisien prestasi yang lebih baik dari refrigeran

Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan perpindahan energi kalor persatuan massa refrigeran pada evaporator, kondensor, menghitung kerja kompresor persatuan

Pertama proses tersebut mengeluarkan refrigeran dari sistem (alat pendingin) dengan cara vacum lalu menyimpannya, kemudian refrigeran tersebut didaur ulang pada

Penelitian ini dengan tujuan mengevaluasi unjuk kerja dan konsumsi energi pada mesin freezer untuk penjual es krim keliling menggunakan refrigeran ramah

Penggunaan massa refrigeran hidrokarbon HCR22 pada mesin kompresi uap hibrida lebih hemat 57,78 % dibanding penggunaan refrigeran halokarbon R22, karena refrigeran HCR22 mempunyai

Pada proses Persiapan ini mencakup pada persiapan alat ukurseperti termometer pengukur suhu refrigeran, dan pressure gauge untuk mengukur tekanan dan tang Ampere

Pada penelitian ini didapatkan bahwa perbandingan kinerja sistem AC dengan refrigeran hidrokarbon dan refrigeran freon adalah sebagai berikut, yaitu berat