Terjadi kenaikan jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) dan penurunan jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) hasil Sensus Pertanian 2023 (ST2023) dibandingkan hasil ST2013 di Indonesia.
Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian sebanyak 28.419.398 rumah tangga.
Jumlah usaha pertanian hasil ST2023 sebanyak 29.360.833 unit yang terdiri atas 29.342.202 Usaha Pertanian Perorangan (UTP), 5.705 Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan 12.926 Usaha
Hasil Pencacahan Lengkap
Sensus Pertanian 2023 - Tahap I
No. 86/12/Th. XXVI, 4 Desember 2023
Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) sebanyak 29.342.202 unit atau turun 7,45 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 31.705.295 unit.
Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) sebanyak 28.419.398 rumah tangga, naik 8,74 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 26.135.469 rumah tangga.
Rasio Usaha Pertanian Perorangan (UTP) terhadap Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) sebesar 1,03, turun 0,18 poin dari tahun 2013 yang sebesar 1,21.
Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) sebanyak 5.705 unit, naik 35,54 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 4.209 unit.
Jumlah Usaha Pertanian Lainnya (UTL) sebanyak 12.926 unit, naik 116,08 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 5.982 unit.
Jumlah petani milenial yang berumur 19–39 tahun sebanyak 6.183.009 orang, atau sekitar 21,93 persen dari petani di Indonesia.
Jumlah Usaha Pertanian Perorangan Urban Farming sebanyak 13.019 unit.
Sepuluh komoditas terbanyak yang diusahakan oleh Usaha Pertanian Perorangan
(UTP), yaitu: padi sawah inbrida, ayam kampung biasa, sapi potong, kelapa, jagung
hibrida, kambing potong, kelapa sawit, ubi kayu, karet, dan padi sawah hibrida.
1. Jumlah Usaha Pertanian dan Rumah Tangga Usaha Pertanian di Indonesia
Jenis usaha pertanian pada ST2023 meliputi Usaha Pertanian Perorangan (UTP), Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan Usaha Pertanian Lainnya (UTL). Hal tersebut sedikit berbeda dengan ST2013 yang mencakup Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP), Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum, serta Usaha Pertanian Nonrumah Tangga dan Nonperusahaan (NRT). Satu RTUP dapat terdiri atas satu UTP atau lebih.
Sementara itu, definisi dari konsep NRT pada ST2013 sama dengan konsep UTL pada ST2023.
UTL merupakan usaha pertanian yang dikelola oleh bukan perorangan maupun bukan perusahaan pertanian, yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial/ekonomi/sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan produktivitas usaha tani dan kesejahteraan anggotanya dalam mengusahakan lahan usaha pertanian secara bersama pada satu hamparan atau kawasan tertentu. Contoh bentuk entitas usaha pertanian lainnya berupa pondok pesantren, lembaga pemasyarakatan, kantor pemerintah/swasta, komplek TNI, dan kelompok tani yang usahanya dilakukan secara bersama.
Berdasarkan hasil pencacahan lengkap ST2023, jumlah usaha pertanian di Indonesia tahun 2023 sebanyak 29.360.833 unit. Jenis usaha pertanian paling banyak berupa UTP sebanyak 29.342.202 unit (99,94 persen), sedangkan UPB sebanyak 5.705 unit (0,02 persen), dan UTL sebanyak 12.926 unit (0,04 persen). Jumlah usaha pertanian tahun 2023 mengalami penurunan 7,42 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 31.715.486 unit.
1.1 Usaha Pertanian Perorangan (UTP) dan Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) UTP di Indonesia tahun 2023 sebanyak 29.342.202 unit, berkurang 7,45 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 31.705.295 unit. UTP paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah 5.676.717 unit atau 19,35 persen dari UTP di Indonesia. Selanjutnya, provinsi dengan jumlah UTP terbanyak kedua dan ketiga yaitu Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Barat yang masing-masing sebanyak 4.363.708 unit (14,87 persen) dan 3.292.120 unit (11,22 persen). Sementara itu, UTP paling sedikit terdapat di Provinsi DKI Jakarta dengan jumlah 13.416 unit atau 0,05 persen dari UTP di Indonesia.
Tabel 1 Jumlah Usaha Pertanian Menurut Jenis Usaha (unit), 2013 dan 2023
Jenis Usaha Jumlah Perubahan
2013 2023 (%)
(1) (2) (3) (4)
Usaha Pertanian Perorangan (UTP) 31.705.295 29.342.202 -7,45
Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) 4.209 5.705 35,54
Usaha Pertanian Lainnya (UTL) 5.982 12.926 116,08
Jumlah 31.715.486 29.360.833 -7,42
Gambar 1 Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Menurut Provinsi (unit), 2023 13.416
32.995 50.105 61.224 67.637 73.676 81.006
149.235 153.790 167.480 205.438 206.308 208.862 210.037 221.189 271.269
310.633 335.782 349.855 369.271 431.133
457.492 487.982 565.489
609.226 728.647 729.776 768.765 769.204 825.798
901.801 1.121.665
1.185.289 1.371.783
1.516.399
3.292.120
4.363.708
5.676.717
0 2.000.000 4.000.000 6.000.000
DKI Jakarta
Papua Barat Daya
Papua Barat
Kalimantan Utara
Papua Selatan
Papua
Kep. Riau
Gorontalo
Maluku Utara
Kep. Bangka Belitung
Papua Tengah
Sulawesi Barat
Maluku
Kalimantan Timur
Papua Pegunungan
Sulawesi Utara
Kalimantan Tengah
Bengkulu
Sulawesi Tenggara
Bali
DI Yogyakarta
Sulawesi Tengah
Kalimantan Selatan
Jambi
Banten
Riau
Kalimantan Barat
Nusa Tenggara Barat
Sumatera Barat
Aceh
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Sumatera Selatan
Lampung
Sumatera Utara
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Gambar 2 Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) Menurut Subsektor (rumah tangga), 2013 dan 2023
1.075.935
6.782.856 1.975.233
12.969.210 12.770.090 10.602.147
17.728.185
26.135.469
362.773
3.467.931 1.852.995
12.046.143 10.877.356 9.495.675
15.550.786
28.419.398
Jasa Pertanian Kehutanan Perikanan Peternakan Perkebunan Hortikultura Tanaman Pangan PERTANIAN
2023 2013
Sementara itu, jumlah RTUP tahun 2023 sebanyak 28.419.398 rumah tangga atau naik 8,74 persen dibandingkan tahun 2013 yang sebanyak 26.135.469 rumah tangga. Akan tetapi, seluruh subsektor mengalami penurunan jumlah RTUP. RTUP Tanaman Pangan turun 12,28 persen menjadi 15.550.786 rumah tangga, RTUP Hortikultura turun 10,44 persen menjadi 9.495.675 rumah tangga, RTUP Perkebunan turun 14,82 persen menjadi 10.877.356 rumah tangga, RTUP Peternakan turun 7,12 persen menjadi 12.046.143 rumah tangga, RTUP Perikanan turun 6,19 persen menjadi 1.852.995 rumah tangga, RTUP Kehutanan turun 48,87 persen menjadi 3.467.931 rumah tangga, dan penurunan paling besar terjadi pada RTUP Jasa Pertanian yaitu 66,28 persen menjadi 362.773 rumah tangga.
Rasio UTP terhadap RTUP 2023 sebesar 1,03 yang berarti bahwa pada 100 RTUP akan terdapat 103 UTP. Rasio UTP terhadap RTUP 2023 lebih rendah 0,18 poin daripada tahun 2013 yang sebesar 1,21.
1.2 Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB)
UPB di Indonesia tahun 2023 sebanyak 5.705 unit, naik 35,54 persen dari tahun 2013 yang
sebanyak 4.209 unit. UPB paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah
637 unit atau 11,17 persen dari UPB di Indonesia. Selanjutnya, provinsi dengan jumlah UPB
terbanyak kedua dan ketiga yaitu Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Sumatera Utara yang
masing-masing sebanyak 619 unit (10,85 persen) dan 435 unit (7,62 persen). Sementara itu,
Papua Pegunungan merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang tidak terdapat UPB.
0 6
16 16 17 23 25 27 30 33 33 35 37 43 44 47 48 67
93 95 96
105 105
144 144 158
209 216
223 230
273 285
322 342
427 435
619 637
0 200 400 600 800
Papua Pegunungan Papua Tengah Sulawesi Barat Papua Barat Daya Papua Selatan Maluku Utara Papua Barat Papua Gorontalo Kep. Riau Maluku DI Yogyakarta Sulawesi Utara DKI Jakarta Sulawesi Tenggara Sulawesi Tengah Nusa Tenggara Timur Kalimantan Utara Bengkulu Sulawesi Selatan Sumatera Barat Aceh Bali Jambi Nusa Tenggara Barat Kalimantan Selatan Banten Lampung Kep. Bangka Belitung Sumatera Selatan Kalimantan Tengah Jawa Tengah Riau Kalimantan Timur Kalimantan Barat Sumatera Utara Jawa Barat Jawa Timur
Gambar 3 Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Menurut Provinsi (unit),
2023
2 2 5 12
29 31 33 42 51 51 66 96
113 131 132 149 164 193 203 272 273 279 281 307
329 339 341 347 352 353 374 392
536 537
943
1.251 1.591
2.324
Papua Selatan Papua Pegunungan Papua Tengah Papua Barat Daya Sulawesi Barat Gorontalo Papua Kalimantan Utara Sulawesi Tenggara Maluku Utara Sulawesi Tengah Kep. Riau Papua Barat Sumatera Selatan Banten Maluku Jambi Kalimantan Tengah Kalimantan Timur Riau Aceh Sulawesi Utara Kep. Bangka Belitung Sumatera Utara Sulawesi Selatan DKI Jakarta Bali Kalimantan Selatan Bengkulu Lampung Nusa Tenggara Barat Kalimantan Barat Nusa Tenggara Timur DI Yogyakarta Jawa Barat Sumatera Barat Jawa Timur Jawa Tengah
1.3. Usaha Pertanian Lainnya (UTL)
UTL di Indonesia tahun 2023 sebanyak 12.926 unit, bertambah 6.944 unit (116,08 persen)
dari tahun 2013 yang sebanyak 5.982 unit. UTL paling banyak terdapat di Provinsi Jawa
Tengah dengan jumlah 2.324 unit atau 17,98 persen dari UTL di Indonesia. Selanjutnya,
provinsi dengan jumlah UTL terbanyak kedua dan ketiga yaitu Provinsi Jawa Timur dan
Provinsi Sumatera Barat yang masing-masing sebanyak 1.591 unit (12,31 persen) dan 1.251
unit (9,68 persen). Sementara itu, UTL paling sedikit terdapat di Provinsi Papua Selatan dan
Papua Pegunungan dengan jumlah UTL masing-masing 2 unit atau 0,02 persen dari UTL di
Indonesia.
2. Jumlah Usaha Pertanian Menurut Subsektor di Indonesia
Berdasarkan subsektor yang diusahakan, sebagian besar UTP bergerak di subsektor tanaman pangan yaitu sebanyak 15.772.098 unit. Selain itu, subsektor berikutnya yang banyak diusahakan berturut-turut adalah peternakan, perkebunan, dan hortikultura masing-masing 12.190.152 unit, 11.101.438 unit, dan 9.623.027 unit. Sementara itu, subsektor jasa pertanian merupakan subsektor yang paling sedikit diusahakan oleh UTP yaitu hanya sebanyak 365.291 unit.
Sementara itu, UPB di Indonesia tahun 2023 sebagian besar berusaha pada subsektor perkebunan yaitu sebanyak 2.684 unit. Subsektor berikutnya yang dominan adalah subsektor peternakan dan perikanan yang masing-masing sebanyak 1.013 unit dan 903 unit.
Selanjutnya, UTL di Indonesia tahun 2023 tercatat sebanyak 12.926 unit. Sebagian besar UTL yang ada di Indonesia bergerak di subsektor hortikultura yaitu sebanyak 5.053 unit.
Selain itu, subsektor berikutnya yang juga banyak diusahakan oleh UTL berturut-turut adalah Tanaman Pangan, Perikanan, Peternakan, dan Perkebunan yang masing-masing diusahakan oleh 2.638 unit, 2.553 unit, 2.414 unit, dan 1.944 unit. Sementara itu, subsektor kehutanan hanya diusahakan oleh 309 unit.
Tabel 2 Jumlah Usaha Pertanian Menurut Subsektor dan Jenis Usaha (unit), 2023
Subsektor
Usaha Pertanian Perorangan
(UTP)
Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum
(UPB)
Usaha Pertanian Lainnya (UTL)
(1) (2) (3) (4)
PERTANIAN 29.342.202 5.705 12.926
Tanaman Pangan 15.772.098 106 2.638
Hortukultura 9.623.027 321 5.053
Perkebunan 11.101.438 2.684 1.944
Peternakan 12.190.152 1.013 2.414
Perikanan 1.893.767 903 2.553
Kehutanan 3.495.411 587 309
Jasa Pertanian 365.291 61 1.875
3. Petani Milenial Umur 19–39 Tahun di Indonesia
Data petani milenial dapat menjadi salah satu indikator tingkat regenerasi di sektor pertanian serta menunjukkan pemanfaatan teknologi digital yang diharapkan dapat menciptakan pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pedoman Gerakan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045, Petani Milenial merupakan petani berusia 19 tahun sampai 39 tahun, dan/atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital. Teknologi digital mencakup penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, penggunaan internet/telepon pintar/teknologi informasi, penggunaan drone, dan/atau penggunaan kecerdasan buatan. Petani, dalam hal ini, adalah UTP yang hanya berusaha pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Berdasarkan hasil ST2023, petani milenial yang berumur 19–39 tahun, baik menggunakan maupun tidak menggunakan teknologi digital, sebanyak 6.183.009 orang atau 21,93 persen dari total petani di Indonesia yang sebanyak 28.192.693 orang (lihat Tabel 10). Sementara itu, petani yang berumur lebih dari 39 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 10.595.434 orang (37,58 persen) dan petani yang berumur kurang dari 19 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 5.612 orang (0,02 persen).
Provinsi dengan petani milenial umur 19–39 tahun terbanyak di Indonesia adalah Provinsi Jawa Timur sebanyak 971.102 orang atau sekitar 15,71 persen dari keseluruhan petani milenial umur 19–39 tahun di Indonesia. Sementara itu, provinsi dengan jumlah petani milenial umur 19–39 tahun terbanyak kedua dan ketiga adalah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Barat dengan masing-masing sebanyak 625.807 orang (10,12 persen) dan 543.044 orang (8,78 persen).
Tabel 3 Jumlah Petani Umur 19–39 Tahun dan/atau Menggunakan Teknologi Digital (orang), 2023
Uraian Jumlah
(1) (2)
1. Petani Milenial Umur 19-39 Tahun 6.183.009
- Menggunakan Teknologi Digital 2.603.609
- Tidak Menggunakan Teknologi Digital 3.579.400
2. Petani Umur lebih dari 39 Tahun dan Menggunakan Teknologi Digital 10.595.434
3. Petani Umur kurang dari 19 Tahun dan Menggunakan Teknologi Digital 5.612
ϭϬ͘ϬϵϬ ϭϲ͘Ϯϱϯ ϭϴ͘ϲϭϲ ϭϵ͘ϲϱϱ ϮϮ͘ϳϮϵ Ϯϳ͘ϱϯϬ
ϯϳ͘ϭϰϭ ϰϭ͘ϭϲϭ ϰϭ͘ϴϵϬ ϰϱ͘ϱϲϳ ϰϴ͘ϲϴϳ ϱϬ͘ϭϰϯ ϱϰ͘ϵϬϴ ϱϵ͘Ϭϭϰ ϱϵ͘ϲϰϬ ϴϮ͘ϲϰϵ ϴϯ͘ϭϬϬ ϴϳ͘ϭϳϲ ϵϮ͘ϭϵϭ ϵϲ͘ϲϯϵ
ϭϭϬ͘ϰϰϲ ϭϭϲ͘ϴϭϲ
ϭϮϯ͘Ϭϭϰ ϭϱϱ͘Ϯϴϰ
ϭϲϯ͘ϴϯϲ ϭϴϲ͘ϯϱϳ
ϮϬϯ͘ϴϱϱ ϮϮϮ͘ϴϳϵ ϮϮϱ͘ϭϴϱ ϮϮϱ͘ϰϴϯ
ϮϳϮ͘ϴϭϳ ϯϯϳ͘ϰϴϳ
ϯϰϬ͘ϰϯϲ ϯϲϭ͘ϴϭϰ
ϱϰϯ͘Ϭϰϰ ϲϮϱ͘ϴϬϳ
ϵϳϭ͘ϭϬϮ
Ϭ ϮϬϬ͘ϬϬϬ ϰϬϬ͘ϬϬϬ ϲϬϬ͘ϬϬϬ ϴϬϬ͘ϬϬϬ ϭ͘ϬϬϬ͘ϬϬϬ
</:ĂŬĂƌƚĂ WĂƉƵĂĂƌĂƚĂLJĂ
<ĂůŝŵĂŶƚĂŶhƚĂƌĂ
<ĞƉ͘ZŝĂƵ WĂƉƵĂĂƌĂƚ WĂƉƵĂ WĂƉƵĂ^ĞůĂƚĂŶ /zŽŐLJĂŬĂƌƚĂ DĂůƵŬƵhƚĂƌĂ 'ŽƌŽŶƚĂůŽ
<ĂůŝŵĂŶƚĂŶdŝŵƵƌ
^ƵůĂǁĞƐŝhƚĂƌĂ
<ĞƉ͘ĂŶŐŬĂĞůŝƚƵŶŐ Ăůŝ DĂůƵŬƵ
^ƵůĂǁĞƐŝĂƌĂƚ
<ĂůŝŵĂŶƚĂŶdĞŶŐĂŚ WĂƉƵĂdĞŶŐĂŚ WĂƉƵĂWĞŐƵŶƵŶŐĂŶ
^ƵůĂǁĞƐŝdĞŶŐŐĂƌĂ ĞŶŐŬƵůƵ ĂŶƚĞŶ
<ĂůŝŵĂŶƚĂŶ^ĞůĂƚĂŶ
^ƵůĂǁĞƐŝdĞŶŐĂŚ :Ăŵďŝ
^ƵŵĂƚĞƌĂĂƌĂƚ ZŝĂƵ
<ĂůŝŵĂŶƚĂŶĂƌĂƚ ĐĞŚ EƵƐĂdĞŶŐŐĂƌĂdŝŵƵƌ EƵƐĂdĞŶŐŐĂƌĂĂƌĂƚ
^ƵůĂǁĞƐŝ^ĞůĂƚĂŶ
>ĂŵƉƵŶŐ
^ƵŵĂƚĞƌĂ^ĞůĂƚĂŶ
^ƵŵĂƚĞƌĂhƚĂƌĂ :ĂǁĂĂƌĂƚ :ĂǁĂdĞŶŐĂŚ :ĂǁĂdŝŵƵƌ
Gambar 5 Jumlah Petani Milenial Umur 19–39 Tahun Menurut Provinsi (orang), 2023
4. Urban Farming di Indonesia
Ketergantungan wilayah perkotaan terhadap hasil pertanian dari wilayah perdesaan dan terbatasnya lahan pertanian di wilayah perkotaan menuntut masyarakat wilayah perkotaan melakukan inovasi menyediakan produk pertanian. Masyarakat perkotaan menyediakan produk pertanian sendiri pada lahan terbatas dengan cara sebagian besar media tanam menggunakan pot/polybag sehingga mudah dipindahkan pada lahan sempit (baik di dalam ruangan atau di atap rumah) dan dilakukan dengan sistem hidroponik dengan menggunakan air atau unsur hara, aquaponik, vertikultur dengan memanfaatkan ruang vertikal sebagai tempat bercocok tanam baik dalam bentuk digantung maupun rambat atau terpasang di dinding, atau media terpal. Praktik budidaya penyediaan produk pertanian di wilayah perkotaan tersebut dinamakan sebagai Urban Farming.
Berdasarkan hasil ST2023, jumlah RTUP Urban Farming di Indonesia sebanyak 12.919 rumah tangga. Provinsi dengan RTUP Urban Farming terbanyak yaitu Provinsi Jawa Barat dengan jumlah RTUP Urban Farming sebanyak 3.213 rumah tangga atau sekitar 24,87 persen dari keseluruhan RTUP Urban Farming di Indonesia. Selanjutnya, provinsi dengan jumlah RTUP Urban Farming terbanyak kedua dan ketiga yaitu Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah yang masing-masing sebanyak 2.448 rumah tangga (18,95 persen) dan 1.947 rumah tangga (15,07 persen).
Sementara itu, UTP Urban Farming di Indonesia berdasarkan hasil ST2023 sebanyak 13.019 unit. Provinsi dengan UTP Urban Farming terbanyak yaitu Provinsi Jawa Barat dengan jumlah UTP Urban Farming sebanyak 3.231 unit atau sekitar 24,82 persen dari keseluruhan UTP Urban Farming di Indonesia. Selanjutnya, provinsi dengan jumlah UTP Urban Farming terbanyak kedua dan ketiga yaitu Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah yang masing-masing sebanyak 2.490 unit (19,13 persen) dan 1.953 unit (15,00 persen).
0 500 1.000 1.500 2.000 2.500 3.000 3.500
Jawa Barat Jawa Timur Jawa Tengah Sumatera Utara Banten DI Yogyakarta Kalimantan Timur Lampung Riau Sumatera Barat Sumatera Selatan Kalimantan Selatan Sulawesi Selatan DKI Jakarta Aceh Kalimantan Barat Nusa Tenggara Barat Kep. Riau Kalimantan Tengah Jambi Sulawesi Tenggara Kep. Bangka Belitung Bali Bengkulu Sulawesi Utara Nusa Tenggara Timur Papua Sulawesi Tengah Maluku Kalimantan Utara Maluku Utara Gorontalo Papua Barat Sulawesi Barat Papua Selatan Papua Barat Daya Papua Tengah Papua Pegunungan
RTUP Urban Farming (rumah tangga) UTP Urban Farming (unit)UTP Urban Farming (unit) RTUPUrban Farming (rumah tangga)
5. Komoditas Terbanyak yang Diusahakan oleh Usaha Pertanian Perorangan (UTP) di Indonesia
Sepuluh komoditas terbanyak yang diusahakan oleh UTP di Indonesia secara berurutan adalah padi sawah inbrida, ayam kampung biasa, sapi potong, kelapa, jagung hibrida, kambing potong, kelapa sawit, ubi kayu, karet, dan padi sawah hibrida. Sepuluh komoditas tersebut berasal dari tiga subsektor, yaitu: tanaman pangan (berupa padi sawah inbrida, jagung hibrida, ubi kayu, dan padi sawah hibrida), peternakan (berupa ayam kampung biasa, sapi potong, dan kambing potong), dan perkebunan (berupa kelapa, kelapa sawit, dan karet)
Usaha pertanian perorangan yang mengusahakan padi sawah inbrida sebanyak 9,41 juta unit atau sekitar 32,08 persen dari seluruh usaha pertanian perorangan. Ayam kampung biasa dan sapi potong masing-masing diusahakan oleh 5,43 juta unit (18,51 persen) dan 4,08 juta unit (13,91 persen) usaha pertanian perorangan. Selanjutnya, diikuti oleh komoditas kelapa 3,12 juta unit (10,64 persen), jagung hibrida 3,03 juta unit (10,34 persen), kambing potong 2,73 juta unit (9,31 persen), kelapa sawit 2,52 juta unit (8,58 persen), ubi kayu 2,05 juta unit (6,97 persen), karet 1,95 juta unit (6,64 persen). Terakhir, sebagai terbanyak ke-10, padi sawah hibrida menjadi komoditas yang diusahakan oleh 1,77 juta UTP atau sebesar 6,03 persen dari keseluruhan UTP di Indonesia tahun 2023.
9,41
5,43
4,08
3,12 3,03 2,73 2,52
2,05 1,95 1,77
Sawah Padi Inbrida
Kampung Ayam Biasa
Potong Sapi Kelapa Jagung
Hibrida Kambing
Potong Kelapa
Sawit Ubi Kayu Karet Padi Sawah Hibrida Gambar 7 Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) pada Sepuluh Komoditas Terbanyak
yang Diusahakan UTP (juta unit), 2023
Tabel 4 Jumlah Usaha Pertanian Menurut Provinsi dan Jenis Usaha (unit). 2023
Provinsi
Jenis Usaha
Jumlah Usaha Pertanian
Perorangan (UTP)
Perusahaan Berbadan Hukum (UPB)
Usaha Pertanian Lainnya (UTL)
(1) (2) (3) (4) (5)
Aceh 825.798 105 273 826.176
Sumatera Utara 1.516.399 435 307 1.517.141
Sumatera Barat 769.204 96 1251 770.551
Riau 728.647 322 272 729.241
Jambi 565.489 144 164 565.797
Sumatera Selatan 1.185.289 230 131 1.185.650
Bengkulu 335.782 93 352 336.227
Lampung 1.371.783 216 353 1.372.352
Kep. Bangka Belitung 167.480 223 281 167.984
Kep. Riau 81.006 33 96 81.135
DKI Jakarta 13.416 43 339 13.798
Jawa Barat 3.292.120 619 943 3.293.682
Jawa Tengah 4.363.708 285 2324 4.366.317
DI Yogyakarta 431.133 35 537 431.705
Jawa Timur 5.676.717 637 1591 5.678.945
Banten 609.226 209 132 609.567
Bali 369.271 105 341 369.717
Nusa Tenggara Barat 768.765 144 374 769.283
Nusa Tenggara Timur 901.801 48 536 902.385
Kalimantan Barat 729.776 427 392 730.595
Kalimantan Tengah 310.633 273 193 311.099
Kalimantan Selatan 487.982 158 347 488.487
Kalimantan Timur 210.037 342 203 210.582
Kalimantan Utara 61.224 67 42 61.333
Sulawesi Utara 271.269 37 279 271.585
Sulawesi Tengah 457.492 47 66 457.605
Sulawesi Selatan 1.121.665 95 329 1.122.089
Sulawesi Tenggara 349.855 44 51 349.950
Gorontalo 149.235 30 31 149.296
Sulawesi Barat 206.308 16 29 206.353
Maluku 208.862 33 149 209.044
Maluku Utara 153.790 23 51 153.864
Papua Barat 50.105 25 113 50.243
Papua Barat Daya 32.995 16 12 33.023
Papua 73.676 27 33 73.736
Papua Selatan 67.637 17 2 67.656
Papua Tengah 205.438 6 5 205.449
Tabel 5 Jumlah RTUP, UPB, dan UTL Menurut Provinsi, 2013 dan 2023
Provinsi
Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP)
(rumah tangga) Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB)
(unit) Usaha Pertanian Lainnya (UTL)
(unit)
2013 2023 Perubahan
(%) 2013 2023 Perubahan
(%) 2013 2023 Perubahan
(%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Aceh 644.851 787.954 22,19 100 105 5,00 113 273 141,59
Sumatera Utara 1.327.759 1.488.796 12,13 430 435 1,16 350 307 -12,29
Sumatera Barat 644.610 724.515 12,40 71 96 35,21 302 1.251 314,24
Riau 581.517 706.035 21,41 258 322 24,81 104 272 161,54
Jambi 431.589 535.764 24,14 123 144 17,07 121 164 35,54
Sumatera Selatan 958.724 1.161.246 21,12 174 230 32,18 49 131 167,35
Bengkulu 277.136 319.131 15,15 84 93 10,71 129 352 172,87
Lampung 1.226.455 1.332.187 8,62 124 216 74,19 125 353 182,40
Kep. Bangka Belitung 124.970 157.308 25,88 55 223 305,45 68 281 313,24
Kep. Riau 69.991 77.734 11,06 36 33 -8,33 10 96 860,00
DKI Jakarta 12.287 13.150 7,02 48 43 -10,42 26 339 1.203,85
Jawa Barat 3.058.612 3.249.879 6,25 474 619 30,59 442 943 113,35
Jawa Tengah 4.290.619 4.218.349 -1,68 225 285 26,67 585 2.324 297,26
DI Yogyakarta 495.781 417.166 -15,86 21 35 66,67 92 537 483,70
Jawa Timur 4.978.358 5.531.730 11,12 410 637 55,37 1.051 1.591 51,38
Banten 592.841 601.593 1,48 97 209 115,46 75 132 76,00
Bali 408.233 365.184 -10,55 96 105 9,38 405 341 -15,80
Nusa Tenggara Barat 600.613 756.168 25,90 53 144 171,70 110 374 240,00
Nusa Tenggara Timur 778.854 873.096 12,10 38 48 26,32 498 536 7,63
Kalimantan Barat 627.638 700.868 11,67 287 427 48,78 72 392 444,44
Kalimantan Tengah 270.914 299.008 10,37 221 273 23,53 150 193 28,67
Kalimantan Selatan 432.328 463.299 7,16 127 158 24,41 113 347 207,08
Kalimantan Timur 180.614 205.927 14,01 214 342 59,81 38 203 434,21
Kalimantan Utara 44.735 58.831 31,51 28 67 139,29 – 42 –
Sulawesi Utara 253.503 262.075 3,38 50 37 -26,00 266 279 4,89
Sulawesi Tengah 401.891 430.341 7,08 49 47 -4,08 122 66 -45,90
Sulawesi Selatan 980.946 1.038.717 5,89 77 95 23,38 126 329 161,11
Sulawesi Tenggara 316.262 329.555 4,20 32 44 37,50 32 51 59,38
Gorontalo 122.515 139.650 13,99 27 30 11,11 25 31 24,00
Sulawesi Barat 185.847 193.185 3,95 14 16 14,29 24 29 20,83
Maluku 175.362 194.365 10,84 51 33 -35,29 230 149 -35,22
Maluku Utara 130.233 145.204 11,50 20 23 15,00 57 51 -10,53
Papua Barat 70.223 47.129 – 41 25 – 27 113 –
Papua Barat Daya …1 31.595 – …1 16 – …1 12 –
Papua 438.658 71.214 – 54 27 – 45 33 –
Papua Selatan …2 65.843 – …2 17 – …2 2 –
Papua Tengah …2 204.439 – …2 6 – …2 5 –
Papua Pegunungan …2 221.168 – …2 – – …2 2 –
INDONESIA 26.135.469 28.419.398 8,74 4.209 5.705 35,54 5.982 12.926 116,08
Catatan: Pada ST2013, Usaha Pertanian Lainnya (UTL) dikonsepkan sebagai Usaha Pertanian selain rumah tangga dan selain perusahaan (NRT)
Data masih bergabung dengan Provinsi Papua BaratTabel 6 Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) Menurut Provinsi dan Subsektor (rumah tangga), 2023
Provinsi
Rumah Tangga Usaha Pertanian
(RTUP)
Subsektor Tanaman
Pangan Hortikultura Perkebunan Peternakan Perikanan Kehutanan Jasa Pertanian
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Aceh 787.954 449.091 177.658 367.071 179.295 46.161 8.760 6.128
Sumatera Utara 1.488.796 645.847 415.665 805.923 439.005 68.320 19.268 12.510
Sumatera Barat 724.515 385.413 312.945 422.598 205.185 40.352 29.095 14.160
Riau 706.035 65.990 66.782 605.214 121.479 36.191 6.747 5.866
Jambi 535.764 98.444 91.346 462.653 98.829 17.627 12.286 2.260
Sumatera Selatan 1.161.246 359.012 213.133 838.988 246.964 57.859 26.113 18.633
Bengkulu 319.131 77.491 85.170 263.804 70.413 11.593 10.670 3.275
Lampung 1.332.187 735.894 381.039 567.625 626.306 57.819 66.311 20.926
Kep. Bangka Belitung 157.308 20.650 36.434 122.701 16.181 23.675 2.812 534
Kep. Riau 77.734 7.777 31.203 26.502 18.416 36.552 2.085 311
DKI Jakarta 13.150 1.397 3.679 255 3.696 5.188 69 26
Jawa Barat 3.249.879 2.210.536 1.281.005 556.753 1.061.094 251.353 589.182 55.064
Jawa Tengah 4.218.349 2.614.586 1.941.929 1.037.462 2.250.765 249.796 1.035.652 60.835
DI Yogyakarta 417.166 285.621 180.893 113.463 303.561 23.413 157.655 6.695
Jawa Timur 5.531.730 3.263.694 2.050.212 1.193.982 3.385.311 210.829 824.833 69.268
Banten 601.593 420.443 197.264 132.350 137.848 29.058 109.611 8.333
Bali 365.184 143.985 180.806 151.484 228.703 12.219 25.958 3.803
Nusa Tenggara Barat 756.168 512.539 178.535 149.374 355.440 41.083 31.699 9.792
Nusa Tenggara Timur 873.096 676.604 268.624 496.690 630.747 45.441 211.784 14.895
Kalimantan Barat 700.868 349.199 122.950 514.078 106.737 44.637 9.585 2.622
Kalimantan Tengah 299.008 80.089 63.491 186.804 89.275 34.345 21.364 1.621
Kalimantan Selatan 463.299 259.925 108.078 188.580 111.045 53.719 6.464 3.858
Kalimantan Timur 205.927 44.331 49.267 108.199 57.188 33.751 3.548 1.568
Kalimantan Utara 58.831 22.165 18.794 18.960 17.871 18.835 2.606 257
Sulawesi Utara 262.075 88.925 77.184 162.584 62.577 26.096 11.459 4.968
Sulawesi Tengah 430.341 151.040 140.575 300.391 159.499 48.281 9.980 4.787
Sulawesi Selatan 1.038.717 701.892 245.777 369.435 453.634 111.067 74.911 17.515
Sulawesi Tenggara 329.555 101.055 89.479 192.393 126.571 57.711 51.151 1.859
Gorontalo 139.650 86.790 29.796 54.190 75.713 15.842 3.895 3.193
Sulawesi Barat 193.185 80.748 51.530 128.159 84.096 19.702 9.490 1.881
Maluku 194.365 99.612 69.669 122.538 47.161 40.702 12.525 3.593
Maluku Utara 145.204 31.531 35.998 126.072 30.448 15.723 2.065 272
Papua Barat 47.129 23.345 32.816 15.874 12.451 9.197 3.278 249
Papua Barat Daya 31.595 15.249 19.341 7.223 5.962 9.527 4.426 149
Papua 71.214 35.896 36.352 31.154 21.480 16.551 1.845 439
Papua Selatan 65.843 25.442 25.780 11.869 14.411 21.592 24.590 389
Tabel 7 Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Menurut Provinsi dan Subsektor (unit), 2023
Provinsi
Usaha Pertanian Perorangan
(UTP)
Subsektor Tanaman
Pangan Hortikultura Perkebunan Peternakan Perikanan Kehutanan Jasa Pertanian
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Aceh 825.798 465.507 180.046 372.452 181.726 47.242 8.804 6.210
Sumatera Utara 1.516.399 651.504 418.283 811.055 441.026 69.917 19.306 12.593
Sumatera Barat 769.204 396.634 321.856 435.535 208.679 40.907 29.413 14.311
Riau 728.647 66.760 67.352 617.502 122.440 36.794 6.887 5.974
Jambi 565.489 99.976 93.181 480.979 99.881 17.914 12.497 2.280
Sumatera Selatan 1.185.289 363.259 215.664 854.099 247.941 58.153 26.300 18.718
Bengkulu 335.782 78.676 87.370 275.328 71.185 11.695 10.806 3.303
Lampung 1.371.783 746.679 385.913 579.474 632.865 58.800 66.930 21.052
Kep. Bangka Belitung 167.480 20.924 37.020 129.192 16.311 24.590 2.864 543
Kep. Riau 81.006 7.811 31.496 26.835 18.516 37.972 2.112 312
DKI Jakarta 13.416 1.405 3.703 255 3.716 5.337 69 26
Jawa Barat 3.292.120 2.221.502 1.287.788 558.942 1.065.093 252.317 590.816 55.351 Jawa Tengah 4.363.708 2.647.455 1.972.883 1.049.408 2.280.026 254.170 1.045.592 61.185
DI Yogyakarta 431.133 288.240 183.194 114.458 308.220 23.545 158.861 6.741
Jawa Timur 5.676.717 3.292.946 2.071.932 1.208.380 3.429.759 212.601 830.596 69.612
Banten 609.226 423.914 199.021 132.873 138.235 29.493 110.572 8.353
Bali 369.271 144.420 181.451 151.810 230.803 12.323 25.989 3.807
Nusa Tenggara Barat 768.765 518.350 179.400 150.147 358.015 41.672 31.789 9.811 Nusa Tenggara Timur 901.801 689.709 272.344 503.838 642.449 46.809 213.609 15.008 Kalimantan Barat 729.776 354.500 125.537 526.879 107.644 46.127 9.679 2.655
Kalimantan Tengah 310.633 81.048 64.197 191.648 90.002 34.853 21.591 1.651
Kalimantan Selatan 487.982 265.231 109.638 195.702 112.105 54.766 6.499 3.900
Kalimantan Timur 210.037 44.708 49.669 109.627 57.495 34.541 3.561 1.577
Kalimantan Utara 61.224 22.562 19.083 19.242 17.980 19.764 2.642 262
Sulawesi Utara 271.269 90.630 78.500 166.266 63.113 26.565 11.545 5.043
Sulawesi Tengah 457.492 156.403 145.681 313.240 162.501 50.129 10.243 4.870
Sulawesi Selatan 1.121.665 736.175 255.006 386.249 464.946 117.944 76.354 17.632 Sulawesi Tenggara 349.855 103.447 91.369 199.907 128.559 60.717 51.896 1.873
Gorontalo 149.235 91.789 30.511 55.601 78.010 16.575 3.935 3.258
Sulawesi Barat 206.308 83.025 53.185 133.572 86.107 21.265 9.638 1.898
Maluku 208.862 103.457 71.780 128.286 48.054 42.625 12.930 3.721
Maluku Utara 153.790 31.988 36.872 131.220 30.820 15.973 2.090 276
Papua Barat 50.105 24.184 34.406 16.493 12.596 9.589 3.363 256
Papua Barat Daya 32.995 15.611 19.782 7.313 5.999 9.821 4.624 150
Papua 73.676 36.829 37.134 31.627 21.759 17.109 1.892 447
Papua Selatan 67.637 25.890 25.985 12.005 14.523 21.930 24.955 393
Papua Tengah 205.438 158.919 75.649 13.027 77.556 9.716 12.394 202
Papua Pegunungan 221.189 220.031 109.146 10.972 113.497 1.507 31.768 37
INDONESIA 29.342.202 15.772.098 9.623.027 11.101.438 12.190.152 1.893.767 3.495.411 365.291
Tabel 8 Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Menurut Provinsi dan Subsektor (unit), 2023
Provinsi
Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum
(UPB)
Subsektor Tanaman
Pangan Hortikultura Perkebunan Peternakan Perikanan Kehutanan Jasa Pertanian
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Aceh 105 – – 85 1 3 2 1
Sumatera Utara 435 5 13 336 31 16 11 1
Sumatera Barat 96 3 4 65 16 3 4 3
Riau 322 – 3 249 7 10 51 –
Jambi 144 – – 130 3 – 5 2
Sumatera Selatan 230 1 3 191 6 2 13 –
Bengkulu 93 1 1 66 2 18 1 –
Lampung 216 4 7 57 90 57 4 –
Kep. Bangka Belitung 223 4 9 77 13 107 10 2
Kep. Riau 33 – 5 8 4 4 5 1
DKI Jakarta 43 – 2 – 2 30 6 –
Jawa Barat 619 12 86 147 277 34 50 10
Jawa Tengah 285 11 56 57 121 29 39 3
DI Yogyakarta 35 1 9 2 16 3 6 1
Jawa Timur 637 44 62 117 134 251 63 11
Banten 209 1 8 15 129 29 16 5
Bali 105 1 9 8 9 63 24 –
Nusa Tenggara Barat 144 3 5 6 34 77 17 –
Nusa Tenggara Timur 48 3 9 11 11 14 7 –
Kalimantan Barat 427 – 2 305 16 46 31 1
Kalimantan Tengah 273 2 5 200 8 3 56 2
Kalimantan Selatan 158 1 4 117 19 1 19 7
Kalimantan Timur 342 – 5 230 18 2 59 5
Kalimantan Utara 67 – – 39 – 7 18 –
Sulawesi Utara 37 2 – 20 4 10 1 –
Sulawesi Tengah 47 – 1 30 6 8 1 1
Sulawesi Selatan 95 3 3 21 17 43 1 2
Sulawesi Tenggara 44 1 2 25 5 6 7 –
Gorontalo 30 1 1 19 2 2 3 1
Sulawesi Barat 16 – – 9 – 6 1 –
Maluku 33 – – 13 – 8 11 –
Maluku Utara 23 – – 2 1 3 12 –
Papua Barat 25 1 – 5 1 2 14 –
Papua Barat Daya 16 1 – 6 2 6 1 –
Papua 27 – 7 5 5 – 10 1
Papua Selatan 17 – – 8 2 – 6 1
Tabel 9 Jumlah Usaha Pertanian Lainnya (UTL) Menurut Provinsi dan Subsektor (unit), 2023
Provinsi
Usaha Pertanian
Lainnya (UTL)
Subsektor Tanaman
Pangan Hortikultura Perkebunan Peternakan Perikanan Kehutanan Jasa Pertanian
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Aceh 273 33 129 52 43 45 – 3
Sumatera Utara 307 50 69 157 49 41 6 6
Sumatera Barat 1.251 376 601 78 242 195 5 191
Riau 272 36 92 133 40 44 1 1
Jambi 164 17 41 93 16 38 2 2
Sumatera Selatan 131 31 50 32 48 36 1 2
Bengkulu 352 54 67 173 42 53 1 –
Lampung 353 77 168 46 73 57 1 24
Kep, Bangka Belitung 281 57 132 101 37 36 7 11
Kep, Riau 96 17 55 5 15 23 – –
DKI Jakarta 339 22 303 16 9 154 2 9
Jawa Barat 943 241 482 43 260 260 20 128
Jawa Tengah 2.324 275 612 75 480 335 32 940
DI Yogyakarta 537 112 420 29 62 183 9 8
Jawa Timur 1.591 219 469 86 300 398 34 424
Banten 132 25 52 2 38 37 4 4
Bali 341 19 75 187 61 38 36 –
Nusa Tenggara Barat 374 70 136 27 108 94 12 48
Nusa Tenggara Timur 536 219 182 179 105 55 65 20
Kalimantan Barat 392 188 104 53 41 50 9 12
Kalimantan Tengah 193 28 45 60 54 39 1 2
Kalimantan Selatan 347 56 155 78 86 100 19 9
Kalimantan Timur 203 44 99 61 29 28 6 8
Kalimantan Utara 42 11 20 3 5 11 1 3
Sulawesi Utara 279 149 110 6 18 46 1 5
Sulawesi Tengah 66 27 32 13 16 9 2 1
Sulawesi Selatan 329 54 104 40 81 77 24 6
Sulawesi Tenggara 51 8 32 9 14 5 2 1
Gorontalo 31 5 11 4 5 16 1 1
Sulawesi Barat 29 11 4 3 11 5 – –
Maluku 149 25 46 86 8 28 3 –
Maluku Utara 51 15 36 4 5 4 1 1
Papua Barat 113 42 103 7 4 1 – –
Papua Barat Daya 12 3 5 1 5 2 1 4
Papua 33 20 10 2 4 5 – –
Papua Selatan 2 1 – – – 1 – –
Papua Tengah 5 1 1 – – 3 – 1
Papua Pegunungan 2 – 1 – – 1 – –
INDONESIA 12.926 2.638 5.053 1.944 2.414 2.553 309 1.875
Tabel 10 Jumlah Petani dan Petani Umur 19–39 dan/atau Menggunakan Teknologi Digital Menurut Provinsi dan Kriteria (orang), 2023
Provinsi Jumlah Petani
Petani Umur 19–39 Tahun dan/atau Menggunakan Teknologi Digital Menggunakan Teknologi Digital Tidak Menggunakan
Teknologi Digital dan Umur 19–39 Tahun
Jumlah Umur < 19 Tahun Umur 19–39 Tahun Umur > 39 Tahun
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Aceh 797.962 238 136.159 382.734 86.720 605.851
Sumatera Utara 1.468.189 241 137.969 464.226 223.845 826.281
Sumatera Barat 756.022 165 80.664 304.113 83.172 468.114
Riau 704.346 93 67.142 186.159 119.215 372.609
Jambi 557.623 73 47.223 121.901 108.061 277.258
Sumatera Selatan 1.160.436 226 169.266 425.545 171.170 766.207
Bengkulu 332.360 103 45.578 107.718 51.061 204.460
Lampung 1.340.261 296 200.129 611.738 137.358 949.521
Kep, Bangka Belitung 151.783 61 20.688 38.757 29.455 88.961
Kep, Riau 50.607 29 4.737 14.111 13.879 32.756
DKI Jakarta 8.347 5 796 3.384 1.772 5.957
Jawa Barat 3.159.485 296 242.390 1.316.743 300.654 1.860.083
Jawa Tengah 4.211.996 408 303.823 1.955.206 321.984 2.581.421
DI Yogyakarta 418.811 47 16.423 168.996 20.718 206.184
Jawa Timur 5.507.699 616 425.861 2.264.127 545.241 3.235.845
Banten 580.396 28 46.561 232.245 63.885 342.719
Bali 361.673 27 23.162 160.175 31.746 215.110
Nusa Tenggara Barat 742.343 465 144.457 364.278 81.026 590.226
Nusa Tenggara Timur 883.667 103 50.879 144.933 174.306 370.221
Kalimantan Barat 706.928 59 41.347 120.083 162.508 323.997
Kalimantan Tengah 287.876 39 21.300 60.987 61.349 143.675
Kalimantan Selatan 459.453 132 44.022 140.876 72.794 257.824
Kalimantan Timur 182.991 48 15.941 59.318 29.626 104.933
Kalimantan Utara 45.020 35 5.356 12.479 10.897 28.767
Sulawesi Utara 257.186 22 14.111 59.699 34.576 108.408
Sulawesi Tengah 429.713 136 36.236 105.231 86.778 228.381
Sulawesi Selatan 1.042.647 1.167 175.732 552.643 97.085 826.627
Sulawesi Tenggara 308.594 81 27.116 69.511 65.075 161.783
Gorontalo 139.383 77 22.489 55.983 19.401 97.950
Sulawesi Barat 192.391 271 23.575 59.151 36.065 119.062
Maluku 192.078 10 3.807 8.788 55.207 67.812
Maluku Utara 148.478 5 2.847 7.748 38.314 48.914
Papua Barat 45.950 1 602 1.803 19.053 21.459
Papua Barat Daya 26.652 – 656 1.474 9.434 11.564
Papua 65.152 1 1.144 3.269 21.585 25.999
Papua Selatan 46.955 8 3.010 8.121 24.520 35.659
Tabel 11 Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) Urban Farming dan Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Urban Farming Menurut Provinsi, 2023
Provinsi Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) Urban Farming (rumah tangga)
Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Urban Farming
(unit)
(1) (2) (3)
Aceh 186 188
Sumatera Utara 493 494
Sumatera Barat 246 250
Riau 291 294
Jambi 139 139
Sumatera Selatan 225 226
Bengkulu 70 70
Lampung 360 363
Kep, Bangka Belitung 85 85
Kep, Riau 142 142
DKI Jakarta 199 199
Jawa Barat 3.213 3.231
Jawa Tengah 1.947 1.953
DI Yogyakarta 411 415
Jawa Timur 2.448 2.490
Banten 451 452
Bali 77 77
Nusa Tenggara Barat 183 183
Nusa Tenggara Timur 69 70
Kalimantan Barat 185 186
Kalimantan Tengah 140 141
Kalimantan Selatan 216 218
Kalimantan Timur 388 390
Kalimantan Utara 56 56
Sulawesi Utara 70 72
Sulawesi Tengah 60 60
Sulawesi Selatan 206 208
Sulawesi Tenggara 87 88
Gorontalo 24 24
Sulawesi Barat 20 20
Maluku 58 58
Maluku Utara 40 40
Papua Barat 24 25
Papua Barat Daya 15 16
Papua 68 69
Papua Selatan 17 17
Papua Tengah 9 9
Papua Pegunungan 1 1
INDONESIA 12.919 13.019
Usaha Pertanian adalah unit usaha yang mengelola sumber daya alam nabati dan hewani untuk menghasilkan komoditas ekonomi yang seluruh atau sebagian hasilnya untuk dijual, minimal mencakup salah satu subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan/atau jasa pertanian.
Usaha Pertanian Perorangan (UTP) adalah unit usaha pertanian yang dikelola oleh satu orang yang memiliki tanggung jawab teknis, yuridis, dan ekonomis untuk unit pertanian tersebut. Orang tersebut dapat melakukan semua tanggung jawab secara langsung, atau mendelegasikan yang terkait dengan pengelolaan kerja sehari-hari kepada seorang manajer (tidak berbadan hukum). Usaha pertanian mencakup usaha di subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan/atau jasa pertanian.
Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) adalah bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha di sektor pertanian yang bersifat tetap, terus menerus, yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau ijin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan budidaya pertanian seperti pemupukan, pemeliharaan, dan pemanenan.
Usaha Pertanian Lainnya (UTL) adalah unit usaha pertanian yang dikelola oleh bukan perorangan maupun bukan perusahaan pertanian, yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial/ekonomi/sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan produktivitas usaha tani dan kesejahteraan anggotanya dalam mengusahakan lahan usaha pertanian secara bersama pada satu hamparan atau kawasan tertentu.
Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) adalah rumah tangga yang memelihara/menguasai/
melakukan kegiatan pertanian dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual/
ditukar, termasuk tanaman pangan yang hanya dikonsumsi sendiri.
Pertanian Perkotaan/Urban Farming adalah kegiatan pertumbuhan, pengolahan dan distribusi pangan serta produk lainnya melalui budidaya tanaman dan peternakan yang intensif di perkotaan dan daerah sekitarnya, dan menggunakan kembali sumber daya alam dan limbah perkotaan untuk memperoleh keragaman hasil panen dan hewan ternak.
Pertanian perkotaan dicirikan dengan metode pemanfaatan permukaan tanah (cara konvensional); vertikultur dengan memanfaatkan ruang vertikal sebagai tempat bercocok tanam, baik dalam bentuk digantung maupun rambat atau terpasang di dinding; penanaman dalam pot/polybag sebagai media tanam sehingga muda dipindahkan pada lahan sempit, dalam ruangan atau di atap rumah; hidroponik dengan menggunakan air atau unsur hara, biasanya dengan menggunakan wadah berbentuk pipa yang disusun bertingkat maupun berjejer dengan sistem pengaturan air dan hara; microgreen menggunakan wadah berukuran kecil seperti tray atau nampan.
PETUNJUK TEKNIS
Gambar 8 Infografis Ringkasan Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 - Tahap I
Berita Resmi Statistik No. 86/12/Th. XXVI, 4 Desember 2023
HASIL PENCACAHAN LENGKAP
SENSUS PERTANIAN 2023 - TAHAP I
Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP)
Naik 8,74% dari Sensus Pertanian 2013
rumah tangga
28.419.398
29.342.202 unit
15.550.786 15.772.098
9.623.027 11.101.438 12.190.152 1.893.767 3.495.411 365.291 9.495.675
10.877.356 12.046.143 1.852.995 3.467.931 362.773
Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP)
Catatan: - Satu Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) dapat terdiri atas satu Usaha Pertanian Perorangan (UTP) atau lebih.
- Satu RTUP dan UTP dapat mengusahakan lebih dari satu subsektor usaha pertanian, sehingga jumlah unit RTUP dan UTP di Sektor Pertanian bukan merupakan penjumlahan dari masing-masing subsektor.
BADAN PUSAT STATISTIK https://www.bps.go.id
Turun 7,45% dari Sensus Pertanian 2013
(dalam rumah tangga)
(54,72%)
(33,41%)
(38,27%)
(42,39%)
(6,52%)
(12,20%)
(1,28%) (1,24%)
(11,91%) (6,54%) (41,54%) (37,83%) (32,80%) (53,75%)
(dalam unit)
Urban Farming
Rumah Tangga
Usaha Pertanian
Petani
Milenial
Umur 19–39 Tahun
rumah tangga12.919
Usaha Pertanian Perorangan unit
13.019
Jumlah orang
6.183.009 21,93%
dari jumlah petani Tanaman
Pangan
Hortikultura
Perkebunan
Peternakan
Perikanan
Kehutanan JasaPertanian
Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB)
Naik 35,54% dari Sensus Pertanian 2013
5.705
unitNaik 116,08% dari Sensus Pertanian 2013
12.926
unitJumlah Usaha
Pertanian Lainnya
(UTL)
Konten Berita Resmi Statistik
dilindungi oleh Undang-Undang, hak cipta melekat pada Badan
Pusat Statistik. Dilarangmengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau menggandakan sebagian atau seluruh isi tulisan ini untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari
Badan Pusat Statistik.Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Untuk layanan perpustakaan, penjualan data mikro, publikasi
elektronik, publikasi cetakan, dan peta digital wilayah kerja statistik sesuai peraturan yang berlaku maupun konsultasi statistik dapat menghubungi Pelayanan Statistik Terpadu (PST) di pst.bps.go.idDr. Kadarmanto, M.A.
Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan
Ir. Adhi Wiriana, M.Si.
Direktur Statistik Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan
(021) 3810291-4, Ext. 5100 [email protected]
(021) 3810291-4, Ext. 5200