GEREJA TORAJA JEMAAT BOGOR TATA IBADAH KAMIS PUTIH
KAMIS, 17 APRIL 2025 (Berdasarkan Liturgi 1, Stola Ungu)
“KAMU HARUS MERAYAKANNYA”
(Iate Pa’gauran Iate Inang La Mipakaraya)
Pelayan Firman: Pdt. Asmen Tonapa
=====================================================
BERHIMPUN MENGHADAP ALLAH
Sebaiknya pada ibadah Kamis Putih, jemaat telah dipersiapkan untuk memakai pakaian yang bernuansa putih sebagai simbol ketulusan cinta kasih dari Yesus Kristus yang rela berkorban.
Jika simbolisasi pembasuhan kaki dilakukan, maka semua alat pembasuhan kaki sebaiknya sudah diletakkan di depan mimbar atau tempat yang ditentukan.
Perayaan Kamis Putih dapat pula diakhiri (setelah ibadah) dengan meja perjamuan kasih berupa makanan ringan.
1. PERSIAPAN
PL Salam dalam kasih Kristus. Oleh anugerah-Nya kita berkumpul saat ini untuk menghayati kasih-Nya dalam ibadah Kamis Putih. Teladan yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada kita, yaitu untuk saling mengasihi dan merendahkan hati adalah bagian dari panggilan dan penghayatan kita selaku orang percaya. Mari menghayati sebuah kasih dan pengorbanan yang tulus dari-Nya, sambil menyatakan komitmen kita untuk terus merayakan kehidupan anugerah-Nya, sebagaimana tema hari ini, “Kamu Harus Merayakannya” (Ia te pa’gauran iate Inang Lamipakaraya. Mari berdiri dan memuji TUHAN dari PKJ 17
2. PROSESI (Berdiri)
J Menyanyikan, ”Mari kita Puji” (PKJ. 17:1,2)
3. VOTUM
PF Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.
J 4. SALAM
PF Salam kepada kamu, Tuhan besertamu J Salam bagimu dan Tuhan besertamu juga
5. PENGAKUAN DOSA DAN BERITA ANUGERAH (Duduk) PF Saudara-saudara, Firman Tuhan dalam Injil Lukas 14:11 menegaskan: ”Sebab siapa yang meninggikan diri, akan direndahkan dan siapa yang merendahkan diri, akan ditinggikan.” Jikalau kita mengingat hari-hari hidup kita, sikap atau perilaku manakah yang seringkali kita lakukan?
Berbahagialah kita yang senantiasa merendahkan diri. Tetapi, mungkin kita pernah meninggikan diri, sombong serta menganggap orang lain lebih rendah. Mari kita mengaku segala dosa dan pelanggaran kita di hadapan- Nya.
J Kami datang merendahkan diri di hadapan-Mu Tuhan, kasihani dan ampunilah kami.
Menyanyikan, ”Batu Karang Yang Teguh” (KJ.37A:1)
PF Kepada kamu sekalian yang tunduk dalam penyesalan, berita anugerah dari Allah diteguhkan kembali: “Oleh karena engkau berharga dan mulia di mata- Ku, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.
Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur dan menghimpun engkau dari barat”. (Yesaya 43:4-5)
J Menyanyikan, ”Getsemani, tempat Yesus berdoa,” (PKJ. 80:1)
6. PETUNJUK HIDUP BARU
PF Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi Tuhan turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya. (Keluaran 12:14)
7. BERMAZMUR dari Mazmur 116:1-2, 12-19
(Dibaca secara Responsoris: Berbalasan PL dan Jemaat) PL Aku mengasihi TUHAN, sebab
J la mendengarkan suaraku dan permohonanku.
PL Sebab la menyendengkan telinga-Nya kepadaku, J maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.
PL Bagaimana akan kubalas kepadaTUHAN J segala kebajikan-Nya kepadaku?
PL Aku akan mengangkat piala keselamatan, J dan menyerukan nama TUHAN,
PL aku akan membayar nazarku kepada TUHAN J di depan seluruh umat-Nya.
PL Sungguh berat bagi TUHAN J kematian orang yang dikasihi-Nya.
PL Ya TUHAN, aku ini hamba-Mu!
J Aku hamba-Mu, anak hamba-Mu perempuan! Engkau telah membuka ikatan-ikatanku!
PL Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, J dan akan menyerukan nama TUHAN,
PL akan membayar nazarku kepada TUHAN J di depan seluruh umat-Nya,
PL di pelataran Rumah TUHAN,
J di tengah-tengahmu, hai Yerusalem! Haleluya!
S Menyanyikan, Mazmur Yamuger 116:1,3
PEMBERITAAN FIRMAN 8. DOA PEMBACAAN ALKITAB
9. PEMBACAAN ALKITAB Lector 1: Keluaran 12:1-14 (BU) Lector 2: 1 Korintus 11:23-26
PF Yohanes 13:1-20, 31-35 (Berdiri)
S Menyanyikan, ”Kurre Sumanga’ Puang” (NJNE. 78)
10. KHOTBAH 11. SAAT TEDUH
12. PEMBASUHAN KAKI
a) Diawali dengan Menyanyi “Disalib-Mu ‘Ku Sujud” (KJ.361) (sambil pelayan turun dari mimbar).
b) Setelah selesai menyanyi, PF menyampaikan makna pembasuhan kaki sebagai tanda kerendahan hati untuk mau saling melayani bukan untuk dilayani.
c) Pembasuhan kaki diiringi oleh nyanyian, “Melayani,
melayani – mengasihi, mengampuni, oleh cantoria dengan teduh.
d) Jika ibadah bersama dengan anak-anak (SMGT), Pelayan sekolah minggu dan beberapa orang tua juga majelis gereja terlebih dahulu membasuh kaki anak-anak (Baiknya ditentukan terlebih dahulu).
Menyanyikan, “Di Salib-Mu ‘Ku Sujud” (KJ.361:1,4)
PF Yesus Kristus sudah memberi teladan melalui pelayanan-Nya.
Dia membasuh kaki para murid-murid-Nya, tanda bahwa Dia datang bukan untuk dilayani tapi untuk melayani. Firman-Nya,
“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.” (Yohanes 13:14-15). Marilah kita terus meneladani Dia dengan saling melayani, mengasihi dan mengampuni. Pembasuhan kaki saat ini adalah kesempatan bagi kita menyatakannya.
Doa Bapa Kami
Melakukan Pembasuhan kaki
Majaelis Gereja dan Juga Kakak SMGT juga maju kedepan membasuh kaki
Diiringi nyanyian Melayani-melayani lebih sungguh
RESPONS JEMAAT 13. PENGAKUAN IMAN
Mengucapkan 12 Pengakuan Iman Rasuli (Berdiri) Menyanyikan, ”Muliakanlah Allah Bapa” (KJ. 242)
14. PERSEMBAHAN SYUKUR
PP Mari kita membawa persembahan syukur dan mendengarkan nats persembahan dari Mazmur 116:12-14 “Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikanNya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan menyerukan nama TUHAN, aku akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umaNya.”
Pundi I : untuk pelayanan Jemaat Bogor
Pundi II : untuk pelayanan am yang dikelola oleh BPS-GT Pundi III : untuk pelayanan Diakonia
Kotak Pembangunan
S Menyanyikan, ”Bukan Kar’na Upahmu” (PKJ 265:1-2)
……… Instrumen lagu……….
15. Doa Syafaat & Doa Persembahan
PENGUTUSAN DAN BERKAT 16. Menyanyi, “Apalah arti ibadahmu” (PKJ. 264:2)
17. PENGUTUSAN
PF Pergilah dan jalanilah hidupmu dengan kerendahan hati sebagaimana teladan Yesus Kristus.
J Kami siap mengikuti teladan Kristus 18. BERKAT
Pdt Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau
Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya.
J Amin
19. WARTA JEMAAT (Duduk)
20. NYANYIAN SYUKUR (Berdiri)
Nyanyian Syukur, “Ya Allah Yang Mahatinggi” (KJ. 246:1, 2)
Orangtua anak di Baptis berdiri Bersama pak Pdt di depan meja Alkitab untuk menerima salam dari jemaat
PF Menyerahkan Alkitab kepada PPA.
Jika yang digunakan dalam Prosesi adalah Alkitab yang diletakkan dan dibuka di meja simbol,
maka Alkitab tersebut ditutup oleh PF dan diserahkan kepada PPA PPA berjalan ke pintu utama, membawa Alkitab dengan posisi yang sama seperti
saat berprosesi.
Doa Penutup di Konsistori dan penanggalan Stola PF.