UANG, BANK SENTRAL
dan KREDIT
Uang : Uang :
Dalam masyarakat modern, Dalam masyarakat modern,
tidak ada masyarakat dunia tidak ada masyarakat dunia
yang tidak menggunakan atau yang tidak menggunakan atau
mengenal uang. Oleh karena mengenal uang. Oleh karena
itulah uang merupakan aspek itulah uang merupakan aspek
yang penting dalam ilmu yang penting dalam ilmu
ekonomi.
ekonomi.
Definisi :
Uang adalah segala sesuatu yang dapat diterima / dipakai
secara umum dalam pembayaran
barang-barang dan jasa maupun
utang.
Syarat Uang
Dapat diterima oleh masyarakat umum Mudah disimpan dan nilainya tetap
Mudah dibawa ke mana-mana
Mudah dibagi tanpa mengurangi nlai
Jumlahnya terbatas sehingga tetap berharga Ada jaminan
Fungsi uang : Fungsi uang :
Alat tukar, untuk transaksi Alat tukar, untuk transaksi pembelian dan penjualan pembelian dan penjualan
Satuan pengukur nilai, untuk Satuan pengukur nilai, untuk mengetahui nilai suatu barang mengetahui nilai suatu barang
dapat diukur dan diperbandingkan.
dapat diukur dan diperbandingkan.
Mis. Nilai motor / mobil bekas Mis. Nilai motor / mobil bekas
Alat penimbun kekayaan, kekayaan Alat penimbun kekayaan, kekayaan bisa berupa barang, deposito,
bisa berupa barang, deposito,
………….
………….
Klasifikasi uang : Klasifikasi uang :
Uang dalam arti Uang dalam arti sempit
sempit (M(M11)) : :
1.1. Uang kartalUang kartal (kertas (kertas – logam)
– logam)
2.2. Uang giral Uang giral
(simpanan deposito) (simpanan deposito)
Uang dalam arti Uang dalam arti
luas
luas (M(M22) :) :
1.1. Uang kartal dan Uang kartal dan giral
giral
2.2. Uang quasi :Uang quasi :
- deposito berjangka- deposito berjangka
- tabungan- tabungan
- rekening valas milik - rekening valas milik swasta domestik
swasta domestik
Bank sentral :
Setiap negara umumnya mempunyai 1 bank sentral, misalnya :
Australia Reserve Bank of Australia
Brazil Banco Central do Brasil
China The People’s Bank of China
Germany Deutsche Bundesbank
Malaysia Bank Negara Malaysia
Indonesia Bank Indonesia
Fungsi dan Tugas Bank Sentral : Fungsi dan Tugas Bank Sentral :
• Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal
yakni mencapai dan menjaga kestabilan nilai rupiah.
• Hal ini mengandung dua aspek yakni kestabilan nilai mata uang rupiah terhadap barang dan jasa yang
tercermin pada laju inflasi; serta kestabilan nilai mata uang rupiah terhadap mata uang negara lain yang tercermin pada perkembangan nilai tukar.
• Dari segi pelaksanaan tugas dan wewenang, Bank Indonesia menerapkan prinsip akuntabilitas dan
transparansi melalui penyampaian informasi kepada masyarakat luas secara terbuka melalui media
massa setiap awal tahun mengenai evaluasi
pelaksanaan kebijakan moneter, dan serta rencana kebijakan moneter dan penetapan sasaran-sasaran moneter pada tahun yang akan datang
Tujuan Bank Sentral Tujuan Bank Sentral
Mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini
mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain
Sumber : www.bi.go.id
Tingkat Inflasi Tertinggi Tingkat Inflasi Tertinggi
• 12 Suriname 22.0 2017
• 11 Mesir 23.50 2017
• 10 Turki 24.52 September 2018
• 9 Syria 25.50 2017
• 8 Iran 34.20 Mei 2019
• 7 Libya 28.00 20176
• 6 Angola 31.70 2017
• 5 Sudan 32.40 2017
• 4 Republik Demokratik Kongo 41.50 2017
• 3 Argentina 54.70 Perkiraan 2019
• 2 Sudan Selatan 187.90 Perkiraan 2017
• 1 Venezuela 815.194,00 Mei 2019
Tiga Pilar Utama
Tiga Pilar Utama
Bank Indonesia sebagai bank sentral Bank Indonesia sebagai bank sentral
(UU No. 23 tahun 1999) : (UU No. 23 tahun 1999) :
Tujuan : mencapai dan memelihara Tujuan : mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah
kestabilan nilai rupiah
Tugas : Tugas :
1.1.
Menetapkan dan melaksanakan jak moneter Menetapkan dan melaksanakan jak moneter
2.2.
Mengatur dan menjaga kelancaran sistem Mengatur dan menjaga kelancaran sistem perbankan
perbankan
3.3.
Mengatur dan mengawasi bank Mengatur dan mengawasi bank
Kebijakan Kredit :
Tujuan :
mendorong pembangunan
mengkonsolidasikan
Memperkuat
Kebijakan Moneter
Kriteria kredit :
• Kredit menurut lembaga pemberi dan penerima :
- Kredit perbankan
- Kredit likuiditas (darurat dan khusus) - Kredit langsung
Kredit menurut penggunaannya :
- Kredit produksi dunia usaha
- Kredit konsumsi
MATERI UTS
• KONSEP DASAR
• KEBIJAKAN STABILISASI
• FISKAL – MONETER
• KOPERASI
• UANG