Judul Skripsi: Analisis Pengaruh Perceived Quality dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Indomie (Studi Pada Pengunjung Carrefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan). Mengingat begitu luasnya pembahasan topik analisis persepsi kualitas dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk Indomie, maka ruang lingkup penelitian perlu dibatasi.
PENDAHULUAN
- Latar Belakang Masalah
- Perumusan Masalah
- Pembatasan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
- Sistematika Pembahasan
Penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk menambah pengetahuan khususnya di bidang pemasaran mengenai permasalahan yang dibahas yaitu pengaruh persepsi kualitas dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk Indomie.
LANDASAN TEORI
Tinjauan Pustaka
- Pemasaran dan Manajemen Pemasaran
- Pemasaran Produk
- Perilaku Konsumen
- Keputusan Pembelian
- Merek
- Perceived Quality
- Brand Image
Variabel independen dalam penelitian ini adalah persepsi kualitas dan citra merek. Variabel persepsi kualitas dan citra merek secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel keputusan pembelian.
Penelitian Terdahulu
Rerangka Pemikiran
Dalam upaya menggambarkan hubungan antar variabel yang akan diteliti, dapat dijelaskan melalui diagram kerangka berikut. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa persepsi kualitas dan citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Aaker (1991) berpendapat bahwa kualitas yang dirasakan menambah nilai suatu merek dalam beberapa cara: memberikan alasan kepada konsumen untuk membeli produk, diferensiasi, harga premium, daya tarik bagi komunitas tertentu, dan perluasan merek.
Pemasar di semua kategori produk dan layanan telah menyadari pentingnya persepsi kualitas dalam keputusan pembelian produk (dalam Hossein vazifehdust 2012). Citra merek didefinisikan sebagai serangkaian asosiasi merek yang diingat konsumen tentang suatu merek dalam ingatan mereka (Keller, 1993). Citra merek juga dapat diartikan sebagai persepsi pelanggan terhadap produk suatu merek dan perusahaan yang memproduksi produk tersebut.
Keputusan pembelian konsumen dapat dipengaruhi oleh citra merek dan melalui citra merek yang kuat, berguna dan unik akan memberikan pengaruh positif terhadap keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk (Faircloth, Capella, & Alford, 2001; Lassar, Mittal, & Sharma, 1995 ) dalam Xuehua Wanga dan Zhilin Yang (2010).
METODOLOGI PEBELITIAN
Jenis dan desain penelitian
Populasi dan Sampel
- Sampel Unit
- Ukuran Sampel
- Metode Pengambilan Sampel
Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik convenience sampling, teknik non-probability sampling. Convenience sampling melihat siapa saja responden pada waktu dan tempat yang sama saat survei dilakukan, yaitu Carrefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah konsumen yang telah mengkonsumsi produk Indomie kemasan selama lebih dari tiga bulan. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat memberikan penilaian langsung terhadap pengaruh persepsi kualitas dan citra merek terhadap keputusan pembeliannya.
Jenis dan Sumber Data
Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang merupakan konsumen di Carrefour Lebak Bulus. Data-data ini dapat ditemukan dengan cepat dan murah. Dibandingkan dengan data primer, data sekunder dapat dikumpulkan dengan cepat dan mudah dengan biaya yang relatif murah dan waktu yang relatif singkat (Malhotra, 2010). Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari tinjauan literatur dan literatur dari berbagai sumber seperti buku, majalah pemasaran, internet dan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.
Penelitian ini menggunakan data primer, sehingga teknik yang digunakan adalah dengan menyajikan daftar pertanyaan atau kuesioner yang dibagikan kepada responden yang merupakan konsumen Carrefour Lebak Bulus. Bagian ketiga kuesioner ini menjelaskan tingkat ketertarikan responden terhadap sejumlah variabel dalam penelitian ini. Data sekunder diperoleh dari buku-buku pendukung yang berkaitan dengan penelitian ini seperti informasi dari buku literatur, jurnal, publikasi yang berkaitan dengan masalah penelitian.
Definisi operasional
Perceived quality dapat diartikan sebagai konsumen akan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya untuk mengevaluasi manfaat produk secara keseluruhan, fungsi produk, daya tahan produk, teknologi, dan keandalan ketika konsumen membeli suatu produk (Doostar, 2012). Citra merek merupakan persepsi, keyakinan, dan asosiasi yang terkait dengan suatu merek yang ada dalam ingatan konsumen (Doostar, 2012). Keputusan pembelian merupakan keputusan dimana seseorang memilih salah satu dari beberapa alternatif yang tersedia (Schiffman dan Kanuk, 2010).
Teknik Pengolahan Data
- Uji Instrumen
- Uji Validitas
- Uji Reliabilitas
- Uji Asumsi Klasik
- Uji Normalitas
- Uji Multikolinearitas
- Uji Heterokedasitas
- Analisis Regresi Berganda
- Uji Hipotesis
- Uji t
- Uji F
- Koefisien Determinasi (R Square)
Analisis dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui atau mengukur pengaruh hubungan antara variabel independen dan variabel dependen yaitu) persepsi kualitas dan citra merek terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian konsumen produk mie instan Indomie di kalangan pengunjung Carrefour , Lebak Bulus. . Berdasarkan perhitungan yang dilakukan pada tabel 4.1 terhadap variabel independen persepsi kualitas dan citra merek. Berdasarkan perhitungan yang diperoleh pada uji reliabilitas terhadap variabel-variabel yang terdiri dari persepsi kualitas dan merek serta keputusan pembelian konsumen dijelaskan bahwa setiap pernyataan yang digunakan untuk mengukur setiap variabel adalah konsisten dan variabel tersebut dapat diandalkan. ), jika memiliki nilai Cronbach Alpha. > 0,6.
Berdasarkan hasil tabel 4.3 diatas terlihat bahwa variabel persepsi kualitas mempunyai 3 pertanyaan, dan citra merek memiliki 3 pertanyaan, dan keputusan pembelian konsumen yang memiliki 3 pertanyaan mempunyai nilai koefisien Cronbach’s Alpha lebih dari 0,6. Berdasarkan perhitungan yang diperoleh dari variabel independen dan dependen yang terdiri dari persepsi kualitas dan citra merek, terlihat bahwa setiap pernyataan yang digunakan untuk mengukur setiap variabel adalah konsisten dan variabel tersebut reliabel, jika terdapat nilai Alpha Cronbach > 0,6. Berdasarkan Tabel 4.7 seluruh variabel independen yang terdiri dari persepsi kualitas dan citra merek mempunyai nilai VIF < 5.
Pengaruh variabel persepsi kualitas dan citra merek secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian dapat disimpulkan dari hasil perhitungan pada model ringkasan, khususnya dari nilai customized R-squared pada Tabel 4.9 Ringkasan Model. Nilai tersebut dapat digunakan untuk melihat besarnya pengaruh variabel independen yang terdiri dari persepsi kualitas dan citra merek terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian dengan menghitung koefisien determinasi (KD) dengan menggunakan rumus sebagai berikut. Uji t digunakan untuk melihat sejauh mana pengaruh variabel independen yang terdiri dari persepsi kualitas dan citra merek berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian.
Ho1 : Variabel persepsi kualitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian. Oleh karena itu, jika variabel persepsi kualitas dan citra merek meningkat maka variabel keputusan pembelian juga akan meningkat.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Objek Penelitian
- Sejarah Singkat Indomie
- Varian Rasa Indomie
- Logo Indomie
- Tanggung Jawab Sosial Indomie
- Penghargaan Indomie
- Usia
- Pekerjaan
- Pendidikan Terakhir
- Pendapatan per Bulan
Hasil Pre-test
- Uji Validitas
- Uji Reliabilitas Pre-Test
Pretest dilakukan dengan menyebarkan kuesioner percontohan kepada 30 responden di Carefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Uji validitas pre-test dilakukan terhadap 30 pengunjung Carrefour Lebak Bulu dengan melihat nilai KMO dan factor loading seperti terlihat pada tabel di bawah ini. Dari hasil tabel tersebut terlihat bahwa dari analisis faktor nilai KMO seluruh variabel independen telah memenuhi syarat yaitu masing-masing mempunyai nilai KMO lebih dari.
Selain itu juga dapat dilihat dari faktor loading ketiga variabel independen yang mempunyai kriteria validitas. Suatu indikator dikatakan valid apabila membentuk suatu faktor yang mempunyai nilai faktor loading sebesar 0,5. Jadi, secara keseluruhan hasil pretest variabel independen yang terdiri dari persepsi kualitas dan citra merek telah memenuhi syarat validitas dan dinyatakan valid karena nilai KMO masing-masing variabel diatas 0,5 dan mempunyai satu nilai Factor Loading, dimana masing-masing indikator mempunyai satu Nilai Factor Loading di atas 0,5. Dari hasil analisis validitas diatas terlihat nilai KMO variabel keputusan pembelian konsumen sebesar 0,742 yang menunjukkan bahwa analisis faktor telah memenuhi syarat karena nilai KMO lebih besar dari 0,5.
Hasil uji validitas diatas juga menunjukkan bahwa validitas keputusan pembelian secara keseluruhan dapat dikatakan valid karena setiap indikator mempunyai Factor Loading lebih dari 0,5.
Analisis Hasil Data Penelitian
- Uji Validitas Keseluruhan
- Uji Reliabilitas Keseluruhan
- Uji Asumsi Klasik
- Uji Normalitas
- Uji Multikolinearitas
- Uji Heteroskedastisitas
- Analisis Regresi Linear Berganda
- Koefisien Determinasi
- Pengujian Hipotesis
- Uji t
- Uji F
- Model Persamaan Penelitian
Dari Tabel 4.4 dapat dilihat dan disimpulkan bahwa dari analisis yang dilakukan terhadap hasil KMO terhadap variabel independen Perceived Quality dan Brand Image semuanya mempunyai nilai KMO sebesar 0,5 atau lebih, sehingga seluruh variabel independen telah memenuhi syarat. Sehingga analisis keseluruhan variabel independen yang terdiri dari persepsi kualitas dan citra merek dinyatakan valid dan dapat dilanjutkan ke uji penelitian berikutnya. Dari hasil tabel 4.6 variabel independen dan variabel dependen yang terdiri dari persepsi kualitas dan citra merek serta keputusan pembelian, dapat dinyatakan bahwa jawaban responden terhadap pernyataan yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel adalah konsisten dan seluruh variabel dapat dinyatakan reliabel karena mempunyai nilai Cronbach Alpha > 0,6.
Tujuan peneliti melakukan analisis regresi linier berganda adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi kualitas dan citra merek sebagai variabel independen terhadap keputusan pembelian sebagai variabel dependen. Dengan demikian, dari hasil data di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi kualitas dan citra merek secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Indomie pada pengunjung Carrefour Lebak Bulus. Dari hasil diatas maka koefisien regresi parsial variabel persepsi kualitas dan citra merek menunjukkan nilai positif yang berarti terdapat hubungan positif atau searah antara variabel tersebut dengan variabel keputusan pembelian.
Pada hasil regresi berganda diperoleh skor konstanta sebesar 1,382 yang merupakan angka positif yang artinya akan meningkatkan keputusan pembelian apabila didukung oleh variabel persepsi kualitas dan citra merek.
Implikasi Manajerial
Hal ini dapat menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap variabel keputusan pembelian konsumen terhadap suatu produk sekaligus melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya. Selain itu, produsen juga bisa melakukan inovasi, misalnya dengan menciptakan mie instan dengan kandungan MSG yang lebih sedikit dan menonjolkan tagline “mie sehat” agar konsumen merasa percaya diri untuk mengonsumsinya, bahkan berulang kali. Analisis pengaruh aset merek terhadap keputusan pembelian merek konsumen akhir perusahaan industri susu Iran (Pegah).
Doostar, Mohammad, Maryam Kazemi Iman Abadi and Reza Kazemi Iman Abadi.2012.Impact of brand equity on final consumer's purchasing decision. Impact of Brand Equity on Customer Purchase Decisions: An Empirical Study with Special Focus on Hatchback Car Owners in Central Haryana.IJCEM International Journal of Computational Engineering & Management, Vol. Brand purchase intention in emerging economies: the moderating role of brand awareness and brand image.
Saat ini saya sedang melakukan penelitian mengenai keputusan pembelian konsumen terhadap produk mie instan merek Indomie kemasan.
SIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller.2009.Manajemen Pemasaran Edisi ke-13.New Jersey.Pearson Prentice Hall. Kampanye pemasaran terkait penyebab dan niat membeli konsumen: Peran mediasi nilai-nilai budaya dan ekuitas merek persepsi. Jurnal Ilmu Hayati, Vol. Sehubungan dengan hal tersebut, saya sebagai peneliti mohon kesediaannya untuk mengisi kuesioner ini.
Anda dapat melakukannya dengan melingkari tingkat kesepakatan yang menurut Anda paling sesuai dengan pendapat Anda. Ekstraksi Nilai Eigen Awal Jumlah Kuadrat Pemuatan Total % Varians Kumulatif % Total % Varians Kumulatif.