• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis pengaruh variabel makro dan rasio keuangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis pengaruh variabel makro dan rasio keuangan"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

Diajukan ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana. Transliterasi kata Arab yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini berpedoman pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 158/1987 dan 0543b/U/1987. Semua tᾱ' marbūṭah ditulis dengan h, baik di akhir satu kata maupun di tengah gabungan kata (kata yang diikuti kata sandang "al").

Ketentuan ini tidak diperlukan bagi kata-kata Arab yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti doa, zakat, dan sebagainya, kecuali jika diinginkan kata aslinya.

Vokal Pendek dan Penerapannya

Vokal Panjang

Vokal Pendek yang Berurutan dalam Satu Kata Dipisahkan dengan Apostrof

Kata Sandang Alif +Lam

Penulisan Kata-kata dalam Rangkaian Kalimat Ditulis menurut penulisannya

Segala puji milik kehadirat Allah. yang senantiasa memberikan kebaikan, taufik, bimbingan serta kepuasan dan kekuatan bagi penulis hingga dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ANALISIS DAMPAK VARIABEL MAKRO DAN LAPORAN KEUANGAN TERHADAP PERAMALAN PENGENDALIAN KEUANGAN DAN BANK UMUM KONVENSIONAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL REGRESI LOGISTIK DI INDONESIA”. Fokus kajian penelitian ini adalah memprediksi kondisi financial distress pada bank umum syariah dan bank konvensional di Indonesia. Prediksi kondisi financial distress menggunakan rasio keuangan bank yaitu CAR, NPL bank konvensional/NPF bank syariah, ROA, BOPO, LDR bagi bank konvensional/FDR bagi bank syariah.

Selain itu, variabel makro seperti BI rate, nilai tukar, dan inflasi juga menjadi indikator untuk memprediksi financial distress pada bank umum syariah dan bank konvensional. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa BI rate, Nilai Tukar, Inflasi, CAR dan NPL/NPF, ROA, BOPO dan LDR/FDR tidak berpengaruh terhadap financial distress. Prediksi terhadap kondisi financial distress adalah dengan menggunakan rasio-rasio bank seperti CAR, NPL bank konvensional/NPF bank syariah, ROA, BOPO dan LDR bank konvensional/FDR bank syariah.

In addition to these macro variables such as BI rate, exchange rate and inflation are also one of the indicators to predict the financial problems of Islamic banks and conventional banks. It can be concluded from the research that BI rate, exchange rate, CAR inflation, NPL/NPF ROA, BOPO and LDR/FDR do not affect financial distress.

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian
  • Sistematika Penulisan

Selain itu, beberapa risiko pada bank syariah bersifat unik dan relatif lebih beragam dibandingkan bank konvensional. Kondisi perekonomian global juga akan mempengaruhi kinerja perbankan, baik bank syariah maupun konvensional. Tujuan penelitian yang dilakukan Pratama (2016) adalah untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap financial distress pada bank umum syariah.

Dimana penelitian ini menunjukkan bahwa rasio CAR, ROA dan ROE mempunyai pengaruh yang signifikan dalam memprediksi financial distress. Yang membedakan penelitian ini adalah sampel yang digunakan tidak hanya bank umum syariah saja. Selain indikator keuangan bank yang digunakan, penelitian ini akan memasukkan variabel makro untuk mengetahui apakah variabel makro berpengaruh terhadap financial distress.

Rasio keuangan yang digunakan adalah CAR, NPL bank konvensional/NPF bank syariah, ROA, BOPO dan LDR bank konvensional/FDR bank syariah. Oleh karena itu penulis akan memberi judul penelitian : “ANALISIS PENGARUH VARIABEL MAKRO DAN RASIO KEUANGAN TERHADAP PREDIKSI KEKUATAN KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL MENGGUNAKAN MODEL REGRESI LOGISTIK DI INDONESIA”. Apakah BI rate, nilai tukar dan inflasi berpengaruh terhadap financial distress pada bank umum syariah dan bank konvensional di Indonesia?

Apakah hubungan CAR, NPL/NPF, ROA, BOPO dan LDR/FDR berpengaruh terhadap financial distress bank umum syariah dan bank konvensional di Indonesia? Untuk menguji dan menganalisis pengaruh BI rate, nilai tukar dan inflasi terhadap financial distress pada bank umum syariah dan bank konvensional di Indonesia. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh rasio CAR, NPL/NPF, ROA, BOPO dan LDR/FDR terhadap financial distress bank umum syariah dan bank konvensional di Indonesia.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai literatur dan bahan referensi untuk penelitian lebih lanjut mengenai prediksi financial distress pada bank syariah dan bank konvensional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan makroekonomi terkait prediksi financial distress perbankan di Indonesia, baik perbankan syariah maupun perbankan konvensional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dan evaluasi bagi para praktisi perbankan syariah dan perbankan konvensional untuk lebih meningkatkan pengawasan prakiraan darurat keuangan pada lembaganya masing-masing, khususnya dalam menghadapi dinamika kondisi variabel makroekonomi.

Grafik 1.1 Perkembangan NPL Bank Umum
Grafik 1.1 Perkembangan NPL Bank Umum

PENUTUP

Kesimpulan

Hasil penelitian uji regresi logistik menunjukkan bahwa NPL/NPF tidak berpengaruh terhadap financial distress baik pada bank syariah maupun bank konvensional. Nilai koefisien regresi logistik pada bank syariah menunjukkan tanda negatif, sedangkan pada bank konvensional bertanda positif. Hasil penelitian uji regresi logistik menunjukkan bahwa ROA tidak berpengaruh terhadap financial distress baik pada bank syariah maupun bank konvensional.

Hasil penelitian uji regresi logistik menunjukkan BOPO tidak berpengaruh terhadap financial distress baik bank syariah maupun konvensional. Hasil penelitian uji regresi logistik menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap financial distress baik bank syariah maupun bank konvensional.

Implikasi

Saran

Analisis Rasio Keuangan untuk Memprediksi Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta”. “Analisis Pengaruh Corporate Governance, Variabel Makroekonomi terhadap Financial Distress dengan Variabel Kontrol Ukuran Perusahaan dan Jenis Kepemilikan.” Pengaruh Variabel Mikro Variabel Makro Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Industri Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta”.

“Analisis Pengaruh Rasio Keuangan untuk Memprediksi Financial Distress Bank Umum Syariah Menggunakan Model Logit di Indonesia”. Analisis Rasio Keuangan Untuk Memprediksi Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia". Analisis Kinerja Industri Perbankan Dan Dampaknya Terhadap Financial Distress Industri Perbankan Di Indonesia Tahun 2007-2009".

Analisis Pengaruh Indikator Makro Dan Mikro Terhadap Prediksi Kebangkrutan (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008. Perekonomian Indonesia Di Tengah Krisis Keuangan Global." http://www.setneg.go.id /index.php?option =com_content&tas k=view&id=3698, diakses kembali pada tanggal 26 Desember 2016.

TABEL PERHITUNGAN X1BUS  (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah)
TABEL PERHITUNGAN X1BUS (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah)

Beginning Block

Method = Enter

CURRICULUM VITAE

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait