TUGAS BIOSTATISTIK INTERMEDIATE
UJI REGRESI LOGISTIK BERGANDA PADA DATASET STATUS DEPRESI
DISUSUN OLEH:
Azizyah Putri Malinda 10012622428012
DOSEN PENGAMPU:
Prof. Dr. Rico Januar Sitorus, S.KM., M.Kes (Epid)
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT (S2) FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2024/2025
A. Analisis Bivariat
Berdasarkan hasil analisis bivariat, diketahui bahwa nilai p-value variabel status kerja (0,426) dan dukungan sosial (0,811) memiliki nilai p-value >0,25, sedangkan variabel perilaku berisiko (0,004), stigma (0,043), pendidikan (0,104), dan penghasilan (0,205) memiliki nilai <0,25. Artinya yang akan diikutsertakan dalam analisis multivariat adalah variabel perilaku berisiko, stigma, pendidikan, dan penghasilan.
B. UJI REGRESI LOGISTIK BERGANDA 1) Analisis Multivariat Model 1
Variabel: Perilaku Berisiko, Stigma, Pendidikan, dan Penghasilan.
Berdasarkan variabel diatas diketahui nilai p-value yang paling besar adalah pendidikan, yaitu sebesar 0,130. Sehingga variabel pendidikan akan dikeluarkan pada analisis berikutnya.
2) Analisis Multivariat Model 2
Variabel: Perilaku Berisiko, Stigma, dan Penghasilan.
Berikut adalah hasil setelah variabel pendidikan dikeluarkan. Selanjutnya akan dilihat nilai perubahan OR. Jika hasilnya >10%, maka variabel pendidikan akan dimasukkan kembali ke permodelan. Berikut tabel hasil perubahan OR.
Variabel OR Crude OR Adjusted Perubahan OR
Perilaku Berisiko 2,937 2,762 5,95%
Stigma 2,039 2,423 18,83%
Pendidikan 1,803 - -
Penghasilan 1.791 1,796 0,27%
Berdasarkan hasil perhitungan OR, ada salah satu variabel yang menunjukkan perubahan lebih dari 10%, sehingga variabel pendidikan dimasukkan kembali ke dalam pemodelan dan dianggap sebagai confounding. Selanjutnya, variabel penghasilan akan dikeluarkan sebagai nilai p-value terbesar kedua.
3) Analisis Multivariat Model 3
Berdasarkan hasil uji SPSS diatas setelah variabel Pendidikan kembali dimasukkan dan variabel penghasilan dikeluarkan. Selanjutnya akan dilihat nilai perubahan OR. Jika
hasilnya >10%, maka variabel pendidikan akan dimasukkan kembali ke permodelan.
Berikut adalah tabel hasil perubahan OR.
Variabel OR Crude OR Adjusted Perubahan OR
Perilaku Berisiko 2,937 3,071 4,56%
Stigma 2,039 2,133 4,61%
Pendidikan 1,803 1,811 0,44%
Penghasilan 1,791 - -
Berdasarkan hasil perhitungan OR, tidak ada variabel yang menunjukkan perubahan lebih dari 10%, sehingga variabel penghasilan tidak dimasukkan kembali ke pemodelan.
4) Analisis Multivariat Model Akhir
Berdasarkan hasil analisis akhir multivariat, diketahui bahwa variabel yang paling dominan dengan Status Depresi adalah variabel perilaku berisiko
Variabel
Model Awal Model Akhir
OR
Crude 95% CI P-
Value
OR
Adj 95% CI P-
Value Perilaku Berisiko 2,937 1,453-5,937 0,003 3,071 1,530-6,162 0,002 Stigma 2,039 1,019-4,077 0,044 2,133 1,073-4,241 0,031 Pendidikan 1,803 0,840-3,869 0,130 1,811 0,848-3,864 0,125
Berdasarkan hasil analisis berikut didapatkan bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi Staus Depresi adalah perilaku berisiko dengan p-value (0,002) dan OR=3,071 (95% CI = 1,530-6,162), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa perilaku berisiko yang memiliki resiko tinggi, berisiko 3,071 kali lebih besar mengalami depresi
dibandingkan responden yang berisiko rendah setelah dikontrol oleh variabel stigma dan pendidikan.