DAN BIAYA PENYELESAIAN PERKARA DI PENGADILAN AGAMA PALANGKA RAYA (Studi Persepsi Hakim) Oleh A R I F I N, NIM. Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan ilmu dan pemikirannya kepada manusia, serta taufik dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsinya yang berjudul “IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP SEDERHANA, CEPAT DAN MURAH DALAM PEMBANGUNAN USAHA DALAM PENGADILAN AGAMA PALANGKA RAYA” Kajian Persepsi . Hakim)". PRINSIP SEDERHANA, CEPAT DAN BIAYA DALAM MENGAJUKAN PERKARA DI PENGADILAN AGAMA PALANGKA RAYA (Studi Para Tlakim Perscpsi), merupakan karya saya sendiri dan bukan merupakan hasil plagiat karya orang lain yang tidak sesuai dengan keilmuan. etika tidak.
DAFTARISI
BAB I
BAB II
BAB III METODOE PENELITIAN
DAFTAR TABEL
DAFTAR SINGKATAN
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN
Vokal
Perkataan sandang dalam sistem tulisan Arab ditunjukkan dengan huruf, cJl, nurn* dalam transliterasi ini perkataan sandang diletakkan pada masa sandang, diikuti dengan huruf qamariah. . l. Perkataan sandang diikuti huruf syamsiah ditransliterasi mengikut bunyinya iaitu huruf /U digantikan dengan huruf 1. Sama seperti huruf terus mengikut perkataan sandang. Perkataan sandang diikuti huruf qamariah ditransliterasi mengikut peraturan yang ditetapkan di atas dan mengikut bun1,in1,a.
Latar Belakang
Bagaimana penerapan asas kesederhanaan, kecepatan dan biaya murah dalam penyelesaian perkara di Pengadilan Agama Palangka Raya? Bagaimana upaya Kamar Yudisial di Pengadilan Agama Palangka Raya mengatasi kendala penerapan asas sederhana4 cepal dan murah dalam menyelesaikan perkara di Pengadilan Agama Palangka Raya? Untuk mengetahui bagaimana penerapan asas kesederhanaan, kecepatan dan biaya murah yang diterapkan dalam penyelesaian perkara di Pengadilan Agama Palangka Raya.
KERANGKA TEORI
Deskripsi Teoritik
Dalam keperitan 1.ang begini, andai kata putus itu benar dan adil. berkemungkinan besar kebenaran dan keadilan yang dicurahkan ke dalamnya telah dimusnahkan oleh proses perubahan dan pembangunan nilai). Walaupun dari sudut kegembiraan dan kelegaan, menerima keputusan yang cepat dan tepat mengandungi dan menyokong nilai kepuasannya sendiri. Kos yang diperlukan untuk menjalankan pemeriksaan di tapak dan langkah lain yang diperlukan oleh mahkamah yang berkaitan.
Prinsip sederhana-cepat-murah dalam peradilan agama harus memenuhi harapan para pencari keadilan yang selalu menginginkan peradilan yang cepat, adil dan murah. Ketentuan bahwa persidangan dilakukan dengan asas sederhana “cepat dan murah” tetap harus didukung oleh cerminan dari Hukum Acara Perdata yang memuat pengaturan yang lebih sederhana mengenai pengujian dan pembuktian, tidak hanya menekankan pada unsur kecepatan dan rendahnya. biaya, bukan berarti dalam hal penyidikan dilakukan sebagai ban melingkar (ban leleh), maupun mesin pembuat ulir.
Menerapkan asas keadilan yang sederhana, cepat dan murah mempunyai nilai keadilan yang hakiki, tidak terlepas dari kaitannya dengan fungsi pelayanan, hakim harus benar-benar mewujudkan dirinya sebagai pejabat yang mengabdi untuk kepentingan penelitian hukum. Prinsip dasar kesederhanaan4, kecepatan dan biaya ringan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Peradilan, Pasal 4 alat 2 yang berbunyi “Pengadilan dilaksanakan secara sederhana, murah dan cepat dan Pasal 5 ayat (2) berbunyi “Pengadilan membantu keadilan” pencari dan berupaya mengatasi segala rintangan dan rintangan untuk dapat memperoleh keadilan yang sederhana, cepat dan murah. 27. Penghakiman secara sederhana dan murah tampak dari Pasal 57 ayat. 3, serta dalam Pasal 58 a)'at 2 yang berbunyi “pengadilan membantu mengatasi segala rintangan dan hambatan untuk mencapai peradilan yang sederhana, cepat dan mudah”. 2 jam.
Hukum acara merupakan kumpulan ketentuan yang dimaksudkan untuk memberikan pedoman dalam pencarian kebenaran dan keadilan dalam suatu perkara perkosaan. Tegasnya, hukum acara perdata di peradilan agama... memuat ketentuan tentang bagaimana seharusnya seseorang menyelesaikan permasalahan dan memperoleh keadilan dari hakim jika kepentingan atau haknya dilanggar oleh orang lain, dan sebaliknya, bagaimana membela kebenaran jika dianiaya oleh orang lain secara sederhana. , cepat dan dibayar di pengadilan agama. Ketua pengadilan menunjuk seorang hakim/hakim Majlis yang akan mengadili perkara 1 Eng.
BAGAN TAIIAP-TAHAP PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA PADA PENGADILAN AGAMA 53
Dalam kes itu, Ali bin Ali Talib menyelesaikan kes itu secara langsung pada hari yang sama.
MAJELIS HAKIM
PEMBACAAN GUGATAN
JAWABAN TERGUGAT
REPLIK
PEMBUKTIAN DARI PENGGUGAT DAN TERGUGAT
DUPLIK
KESIMPULAN OLEH PENGGUGAT DAN TERGUGAT
Apalah pihak yang perkara dikomutasi dapat menghambat persidangan?
BAB III
METODE PENELITIAN
Pendekatan deskriptif kualitatif dalam penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan mendeskripsikan apa yang terjadi di lokasi penelitian secara langsung dan rinci serta mencoba mencari tahu data tentang penerapan prinsip fleksibilitas dalam penyelesaian permasalahan Keagamaan Palangka Raya. Pengadilan - Jadi fokus penelitian ini adalah mengetahui penerapannya. Apalagi dalam menentukan subjek penelitian. peneliti menggunakan teknik total sampling 1. yaitu mengambil dari segala sesuatu yang ada” kemudian dilakukan seluruh subjek dan objek adalah dengan menerapkan prinsip tersebut kepada seluruh hakim Pengadilan Agama Palangka Raya yang dapat memberikan data penting atau menjadi sumber i data pada sensor Sebagai bahan pendukung atau data sekunder merupakan hasil penerapan hakim pengadilan agama dalam penerapan asas tersebut.
Tujuan penelitian Tujuannya adalah untuk memecahkan kasus-kasus. Penelitian ini pada Peradilan Agama.. Persepsi Hakim Terhadap Penerapan Asas Fleksibilitas Dalam Penyelesaian Perkara Di Pengadilan Agama Palangka Ra.va. Sebagaimana telah dijelaskan pada Bab I, rencana penelitian ini didasarkan pada asas penerapan asas sederhana, cepat, dan berbiaya rendah dalam peradilan agama dalam hal peradilan agama mempunyai yurisdiksi absolut, yang diatur dalam Pasal. 49 UU No. 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama. Pengadilan Agama Patangka Ra1 merupakan lembaga khusus bagi umat Islam pencari keadilan di desa Palangkaraya.
Latar belakang tersebut kemudian dilatarbelakangi oleh Pengadilan Agama Palangka Raya yang terletak di ibu kota provinsi Kalimantan Tengah yang merupakan pusat pemerintahan. Selain itu, penetapan ruang lingkup penelitian ini disebabkan karena dalam perkara Pengadilan Agama Palangka Raya4 yang ditangani oleh hakim, baik perkara mengenai kewenangannya, apakah ada. Bila menerapkan asas mudah, cepat dan murah. . 5. Pengadilan Agama yang berkedudukan di kota dan kabupaten yang daerah hukumnya meliputi wilayah kota atau kabupaten. I ) Watlancar4 1'adalah suatu cara yang digunakan untuk memperoleh informasi secara lisan untuk mencapai tujuan tertentu.5 Wawancara dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara yang mengajukan pertanyaan dan orang yang diwawancarai yang memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.6 Sedangkan wawancara adalah disebutkan di sini, peneliti meminta informasi melalui dialog secara informal. langsung kepada hakim pengadilan agama untuk memperoleh informasi mengenai ruang lingkup penerapan asas kesederhanaan, kecepatan dan biaya murah.
Reduksi data (data reduction), yaitu seluruh data yang terkumpul diseleksi antara yang relevan dan yang tidak relevan. data ), ang.
BAB IV
Batas Wilayah
Wilayah Hukum
Penduduk
Di lembaga Pengadilan Agama Palangka Raya, hakim hanya berjumlah 6 orang termasuk ketua dan wakil ketua. Jika kedua prinsip ini diterapkan maka biaya akan rendah sesuai dengan prinsip biaya rendah. Dari penerapan asas ini sudah sesuai dengan apa yang dikehendaki hakim, artinya dari asas yang sederhana – cepat dan biaya murah sudah tercapai dalam prakteknya, namun kita tidak mengetahui persepsi para pihak sendiri apakah hal tersebut dapat tercapai. atau tidak.
Adapun qap hakim dalam menerapkan asas sederhana, cepat dan biaya ringan yaitu harus melaksanakan program hukum perdata sesuai dengan aturan. HD” faktor pendukung dari asas sederhana, cepat dan biaya rendah kehadiran para pihak dan domisili para pihak, bagi yang menggunakan pengacara dapat membantu dalam persidangan maupun persidangan. Biaya rendah jika kedua asas ini kemudian dijalankan. biayanya otomatis akan rendah, sekali lagi menawarkan keduanya tanpa panggilan.
Melalui penerapan asas ini sudah sesuai dengan keinginan hakim yang artinya asas sederhana4 cepat dan biaya murah sudah terwujud dalam praktek4, namun kita belum mengetahui persepsi para pihak sendiri, apakah hal tersebut dapat tercapai. atau tidak. Penerapan e Penerapan asas sederhana, cepat dan biaya ringan dalam penyelesaian perkara di Pengadilan Agama Palangka Raya (Studi. Sedangkan terkait waktu perkara tersebut, penggugat mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Palangka Raya pada tanggal 10. Oleh karena itu, perkara ini termasuk dalam biaya rendah karena masih memenuhi standar pembayaran di muka yang ditetapkan Pengadilan Agama Palangka Raya. Mengenai waktu penutupan perkara ini, penggugat mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Palangka Raya pada tanggal 22 Oktober 2007 sampai dengan ditutupnya perkara pada tanggal 17 Desember 2007, sehingga perkara ini telah berjalan selama 3 bulan. Sedangkan mengenai waktu penutupan perkara ini, penggugat mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Palangka Raya pada tanggal 5 Juli 2007 sampai dengan penutupan perkara pada tanggal 29 Oktober 2007, sehingga perkara ini telah berjalan selama 4 bulan. Dilihat dari rincian biayanya, perkara ini dinilai mahal karena tidak memenuhi standar uang muka yang ditetapkan Pengadilan Agama Palangka Raya. Sedangkan mengenai waktu penyelesaian perkara ini, pada tanggal 3 Desember 2007, penggugat mengajukan gugatannya ke Pengadilan Agama Palangka Raya hingga perkara tersebut selesai pada tanggal Z April 200g. Dengan demikian, jika dilihat dari rincian biayanya, perkara ini tergolong mahal karena tidak memenuhi standar titipan yang ditetapkan Pengadilan Agama Palangka Raya. Menurut penulis, kelima contoh tersebut menunjukkan bahwa Pengadilan Agama Palangka Raya menerapkan prinsip tersebut. Menurut "HD", upaya juri untuk menerapkan prinsip kesederhanaan, kecepatan dan biaya rendah itulah yang menjadi kebutuhan dalam menyelenggarakan acara. Berdasarkan upaya hakim Pengadilan Agama Palangka Raya, penulis sangat setuju hal tersebut dilakukan. BAB V Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam langkah-langkah majelis hakim dalam menyelesaikan perkara, yaitu mengingat kembali kedamaian dan kehadiran para pihak dalam perkara serta mengendalikan isi perkara, sehingga juga permasalahan-permasalahan yang ada. diobati dapat diatasi. Majelis hakim bisa bersikap objektif dan tidak memihak siapapun dalam suatu perkara. Upaya yang dilakukan oleh majelis hakim Pengadilan Agama Palangka Raya dalam menyelesaikan seluruh perkara kumulatif diharapkan dapat menghambat asas penyelesaian seluruh perkara kumulatif yang dapat menghalangi asas tersebut, yaitu majelis hakim dan anggota tidak dapat lepas dari kerjasama yang maksimal untuk selalu mencari kebenaran dari para pihak yang bersengketa, terkait dengan profesionalisme seorang hakim untuk membawa perdamaian bagi kedua belah pihak. Menteri Kehakiman (Kritik dan Solusi Terhadap Praktek Hukum Perdata di Indonesia', Yog.aliarta: Mahasiswa Pustalia Offset, 2001. Muhi, Mencari Keadilan (kritik dan solusi terhadap praktik peradilan perdata di Indonesia), Yog5, akarta: Mahasiswa Pustalia Offset, 2001, cet I. _.._..- Perlara Perdan amalan @ada pengadilan agama), yogyakarta : literatur. Yahl'a" Situasi Kemenangan dan Peristiwa Peradilan Agama (Jndang Undang No. 7 Tahun 1989) - Jaliarta: Sinar Grafka Offset, 2003. Peradilan Agama - Peradilan Tata Usaha Negara dan Organisasinya dan Tara Keda - Kepaniteraan/Sekretariat Jenderal Mahkamah Agung - RI. Agama 8. Warga Negara Pendidikan ARIFIN PEDOMANWAWANCARA LangkahJangkah apa saja 1.ang dilaliutan m4jelis haliim dalam PEDOMAN DOKUMENTASI PERSETUJUAN DESAIN PROPOSAL PENERAPA}{ ASAS FLEKSIBII-ITAS DALAM SURAT I(ETERAIIGAT{ ARIIIN SYARI'AH/AHS PENERAPAN ASAS FLEKSIBILITAS DALAM PENYELESAIAN PERKARA DI PENGADILAN AGAMA PALANGKA RAYA (STUDI KASUS CERAI GUGAT TATIUN PAI{ITIA PAIUITIA SEMINN.R PANITIA SEMINATI PROPOSAL SKRIPSI MAHASISWA SEI\{ESTER CAN.'IL TAHUN AKADUMIK 2008/2009 STAIN PALANGKA RAYA NOTA DINAS 4RIFIN PALANGKA RAYA II SII 1\I II ABDUL KII AIII, S IITI{ PENERAP^N ASAS FLEKSIBILITAS DALAM PENYELESAIAN PERKARA DI PENGADILAN AGAMA PUSAT PEI.AYANAN BAHASAPenerepan ases sederhana, cepat dan biaya ringan dalam penyclesaian perkara di pengadilan Agama palangka Raya (Studi
BAB V PENUTUP
Kesimpuleu
PENERAPAN ASAS SEDERHANA, CEPAT, DAN BIAYA RINGAN DALAM PENYELESAIAN PERKARA