NAMA : ATIK WIDIATI NIM : 858843053
MATKUL : PDGK4105-STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD JAWABAN TUGAS TUTORIAL I
Nama Mata Kuliah : Strategi Pembelajaran di SD Sumber Materi : BMP PDGK 4105 Modul 1 dan 2 Pokok Bahasan : 1. Hakikat Strategi Pembelajaran
2. Pembelajaran di Sekolah Dasar Pengembang Soal : Miftahul Muin, S.Pd., M.Pd.
Masa Tutorial : 2023.2 Jumlah Soal : 5 (Lima) Skor Maksimal : 100
Jenis Tugas : Penguasaan konsep
Waktu : 60 menit
Tugas Soal No. 1
Jelaskan pengertian strategi belajar, metode mengajar dan konsep belajar!
Jawab:
Strategi Belajar adalah ilmu atau kiat di dalam memanfaatkan segala sumber yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan. Dengan kata lain adalah kegiatan guru untuk memikirkan dan mengupayakan terjadinya konsistensi antara aspek-aspek dari komponen pembentukan system pembelajaran.
Metode mengajar adalah cara yang digunakan guru untuk membelajarkan siswa. Setiap metode mengajar memiliki Langkah-langkah atau prisedur penggunaanya tersendiri.
Konsep belajar adalah suatu proses di mana suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat pengalaman. Dengan kata lain, Belajar merupakan suatu proses atau upaya yang dilakukan oleh setiap individu untuk mendapatkan perubahan tingkah laku, baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, juga sikap dan nilai positif sebagai suatu pengalaman dari berbagai materi yang telah dipelajari.
Soal No. 2
Jelaskan prinsip – prinsip dalam belajar!
Jawab:
1. Motivasi
Berfungsi sebagai motor penggerak aktivitas. Motivasi belajar berkaitan erat dengan tujuan yang hendak dicapai oleh individu yang sedang belajar itu sendiri. Bila pebelajar menyadari bahwa tujuan belajar tersebut bermanfaat untuk dirinya, maka akan timbul motivasi belajar yang kuat. Sehingga menjadikan dirinya bersemangat dalam menerima pembelajaran.
2. Perhatian
Perhatian erat sekali kaitannya dengan motivasi, bahkan tidak dapat dipisahkan. Perhatian ialah pemusatan energi psikis (perasaan dan pikiran) terhadap suatu objek. Makin terpusat perhatian seseorang terhadap suatu pelajaran, maka motivasi belajarnya akan meningkat dan hasil belajarnya mendapatkan yang terbaik.
3. Aktivitas
Belajar itu sendiri merupakan aktivitas, yaitu aktivitas mental dan emosional. Oleh karena itu, guru harus aktif melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
4. Balikan
Siswa perlu mendapatkan balikan dengan segera agar siswa mengetahui apakah proses belajar yang dilakukan sudah benar atau masih terdapat kesalahan. Sehingga siswa dapat segera memperbaiki diri dengan belajar yang benar.
5. Perbedaan individual
Belajar tidak dapat diwakilkan kepada orang lain. Kemampuan belajar dan daya tangkap
materi tiap individu berbeda, sehingga proses belajar yang harus dilewati tiap orang berbeda pula. Oleh karena itu, sebagai guru, kita harus mampu menghargai dan memperlakukan peserta didik sesuak dengan kemampuan dan karakternya masing-masing.
Soal No. 3
Sebutkan tahapan keterampilan intelektual yang berkaitan dengan taksonomi Bloom?
Jawab:
Tahapan ketrampilan intelektual taksonomi bloom 1. Diskriminasi-diskriminasi
Merupakan kemampuan membandingkan benda-benda secara fisik. Kemampuan diskriminasi ini lebih banyak diberikan kepada anak-anak. Kemampuan ini merupakan kemampuan awal yang harus dimiliki terlebih dulu untuk memperoleh ketrampilan intelektual yang lebih tinggi tahapannya.
2. Konsep-konsep konkret
Menunjukkan suatu sifat objek atau atribut objek. Konsep ini disebut konkret karena menyangkut benda konkret yang ada di sekitarnya. Kemampuan menentukan konsep-konsep konkret merupakan dasar untuk mempelajari konsep-konsep terdefinisi dan aturan-aturan yang abstrak.
3. Konsep terdefinisi
Seseorang dikatakan telah memahami konsep terdifinisi bila orang itu mampu menjelaskan dengan cara memberi contoh atribut-atribut objek, peristiwa atau hubungan-hubungan.
Pemahaman tentang konsep-konsep terdefinisi diperlukan sebagai kemampuan awal untuk memahami dan menggunakan aturan-aturan.
4. Aturan-aturan
Dikatakan telah dapat menggunakan aturan-aturan, apabila perilaku seseorang melakukan pekerjaannya sesuai dengan aturan perbuatan tersebut. Yang termasuk dalam aturan adalah prinsip, dalil dan rumus.
5. Aturan-aturan Tingkat tinggi-pemecahan masalah
Dalam memecahkan suatu masalah, seringkali kita dihadapkan atau melalui aturan-aturan sehingga lebih kompleks, dan ditemukanlah aturan-aturan Tingkat tinggi. Jadi, kita harus menguasai dahulu aturan-aturan agar dapat menemukan aturan Tingkat tinggi dalam pemecahan masalah.
Soal No. 4
Sebutkan dan jelaskan empat teori belajar yang paling mendukung menurut perkembanag zaman saat ini!
Jawab:
4 Teori Belajar
1. Teori Belajar Disiplin Mental
Karakteristik teori belajar ini menganut prinsip bahwa manusia memiliki sejumlah daya mental seperti daya untuk mengamati, menanggapi, mengingat, berpikir dan sebagainya yang dapat dilatih dan didisiplinkan.
2. Teori Belajar Asosiasi
Teori belajar ini idenrtik dengan teori behaviorisme. Teori belajar asosiasi didasarkan pada perubahan tingkah laku yang menekan pola perilaku baru yang diulang-ulang sehingga menjadi aktivitas yang otomatis.
3. Teori Insight
Menurut teori ini, belajar adalah mengubah pemahaman siswa. Perubahan ini akan terjadi apabila siswa berada pada lingkungan belajar. Proses belajar harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan dan mencari informasi sendiri untuk dilah menjadi prinsip dan generalisasi.
4. Teori belajar Gestalt
Menurut teori ini, siswa merupakan individu belajar yang utuh. Oleh karena itu, belajar lebih mengutamakan keseluruhan, kemudian melihat bagian-bagiannya yang mengandung makna dan hubungan. Dalam hal ini peran guru lebih banyak hanya membimbing dan memfasilitasi siswa secara maksimal agar proses belajar optimal dan efektif.
Soal No. 5
Jelaskan fase - fase perkembangan bahasa Anak usia Sekolah Dasar (6 – 12 tahun)!
Jawab:
Perkembangan Bahasa anak usia sekolah dasar adalah Bahasa siswa terus berlangsung secara dinamis. Dari segi komunikasi, mereka sudah bisa menggunakan Bahasa yang halus dan kompleks. Siswa kelas tinggi perbendahaan katanya sekitar 50.000 kata. Dalam usia ini, siswa sudah mulai berpikir dalam menggunakan kata-kata. Pada kelas tinggi gaya bicaranya sudah bergeser dari gaya egosentris ke gaya bicara social. Pada kelas rendah siswa sudah mampu membaca dan menganalisis kata-kata serta mengalami peningkatan kemampuan dalam tata Bahasa. Siswa sudah dapat menggunakan kalimat yang Panjang, lengkap dan benar. Di samping itu, siswa sudah mampu menggunakan kata sifat, bahkan sudah mulai memahami kata-kata yang sebelumnya tidak jelas baginya.