• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesehatan, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Pembangunan kesehatan difokuskan pada empat program prioritas yaitu penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan prevalensi balita pendek (stunting), pengendalian penyakit menular dan pengendalian penyakit tidak menular. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan utama. Hal ini tergambarkan masih tingginya AKI dan AKB di Indonesia yaitu sebanyak 305 / 100.000 Kelahiran Hidup dan AKB sebanyak 15 / 1.000 Kelahiran Hidup, dimana target RPJMN Tahun 2024 adalah AKI sebanyak 183 / 100.000 Kelahiran Hidup dan AKB sebanyak 10 / 1.000 Kelahiran Hidup.(1)

Data jumlah kematian ibu di Kota Bandung berturut-turut dari tahun 2010 sampai dengan 2021 adalah 37, 20, 24, 25, 30, 26, 27, 22, 29, 29, 28, dan 41. Angka-angka ini menunjukkan bahwa jumlah kematian ibu semakin meningkat.(2) Menurut World Health Organization (WHO), Indonesia menduduki peringkat pertama Angka Kematian Ibu (AKI) dari 181 negara di dunia, dan 28% penyebab utama dari kematian ibu adalah terjadinya perdarahan.(3) Berdasarkan laporan tim AMP Dinas Kesehatan

(2)

2

Kota Bandung Tahun 2021, jumlah kematian ibu cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dengan penyebab terbanyak adalah perdarahan sebanyak 9 kasus. Adapun salah satu penyebab perdarahan yaitu anemia.(2) Menurut hasil Riskesdas Tahun 2018, hampir separuh atau sebanyak 48,9% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia. Berdasarkan data Riskesdas 2018 persentase ibu hamil yang mengalami anemia tersebut meningkat dibandingkan hasil Riskesdas 2013 yaitu sebesar 37,1%.(4) Hasil studi pendahuluan menunjukkan, di Kota Bandung terdapat 80 puskesmas menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Bandung tahun 2021, dari 80 puskesmas di Kota Bandung salah satu puskesmas dengan prevalensi kejadian anemia tertinggi terdapat di Puskesmas Margahayu Raya sebesar 54,8% dan belum mencapai target.(5) Studi lanjutan yang dilakukan oleh peneliti pada 10 ibu hamil di Puskesmas Margahayu Raya menunjukkan bahwa 7 ibu hamil belum mengetahui tentang anemia, 3 ibu hamil sudah mengetahui tentang anemia.

Dampak kekurangan zat besi pada wanita hamil dapat menyebabkan komplikasi yang serius bagi ibu baik dalam kehamilan, persalinan maupun nifas yaitu dapat menyebabkan abortus, partus prematurus, partus lama, perdarahan post partum karena atonia uteri, syok, infeksi baik intra partum maupun post partum.(6) Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia merupakan salah satu faktor yang juga ikut berperan dengan kejadian anemia gizi besi pada ibu hamil. Pengetahuan dan pendidikan yang dimiliki seorang ibu akan mempengaruhi pengambilan keputusan dalam

(3)

3

memberikan gizi yang cukup bagi ibu dan bayinya sehingga dapat mengatasi anemia pada masa kehamilan.(4)

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya melalui puskesmas terkait pencegahan dan penanganan anemia pada kehamilan, diantaranya dengan pemberian tablet besi pada ibu hamil, adanya program ANC Terpadu, kelas ibu hamil, PMT penyuluhan/pemulihan pada ibu hamil, pemberian leaflet, juga pemberian Buku KIA.(7)

Kegiatan promosi kesehatan bisa dimulai dari pengembangan media komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) salah satunya adalah media audiovisual dan media booklet.(8) Media penyuluhan kesehatan merupakan upaya untuk mempermudah memberikan penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi dari komunikator baik itu melalui media cetak, elektronik, visual, dan media luar ruang. Salah satu upaya promosi kesehatan dengan menggunakan penyampaian pesan secara visual adalah dengan video edukasi.(9)

Menurut penelitian Ridwan, dari hasil penelitian ini terdapat hasil pengetahuan yang signifikan dengan nilai p=0,001. Pengetahuan ibu hamil yang diberi penyuluhan dengan menggunakan media video lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan media powerpoint. Ada peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberi penyuluhan menggunakan media video penanggulangan masalah anemia.(10) Penelitian Indah Oktaviani mengungkapkan bahwa penyuluhan menggunakan media audio visual mampu meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu dalam

(4)

4

konsumsi tablet besi sebesar 43,73% sedangkan penyuluhan dengan media leaflet mampu meningkatkan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet besi sebesar 31,60%.(11) Penelitian ini menggunakan media video untuk melakukan penyuluhan kesehatan dan penting dilakukan penelitian tentang anemia pada ibu hamil.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, adanya ibu hamil yang mengalami anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Margahayu Raya. Hal ini perlu adanya kegiatan promosi kesehatan melalui edukasi atau intervensi kepada ibu hamil supaya tidak terkena anemia. Oleh karena itu penulis perlu melakukan penelitian mengenai “Pengaruh Penyuluhan terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Margahayu Raya.”

C. Tujuan Penelitian 1. Tujuan Umum

Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan pada ibu hamil.

2. Tujuan Khusus

1. Mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia sebelum diberikan penyuluhan kesehatan.

(5)

5

2. Mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia sesudah diberikan penyuluhan kesehatan.

3. Mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan.

D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Bagi Ilmiah

Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian tentang media penyuluhan promosi kesehatan.

2. Manfaat Bagi Civitas Akademik

Diharapkan dapat dipergunakan sebagai acuan mahasiswa untuk menambah pengetahuan khususnya tentang pencegahan anemia pada ibu hamil dengan media audio visual.

3. Manfaat Bagi Masyarakat

Diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil, supaya kedepannya tidak ada lagi ibu hamil yang mengalami anemia.

E. Ruang Lingkup Penelitian 1. Ruang Lingkup Lokasi

Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Margahayu Raya tepatnya di Jalan Pluto Raya No. 54 Bandung.

(6)

6 2. Ruang Lingkup Materi

Materi dalam penelitian ini membahas terkait “Pengaruh Penyuluhan tentang Anemia terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Margahayu Raya”.

3. Ruang Lingkup Waktu

Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga bulan Juli 2022.

Referensi

Dokumen terkait

All of the songs except “Ruponeso” have an introduction which is sung by the leader, who is later joined by the chorus singing its ostinato figures.. Each leader has his own unique type