• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Salah satu faktor peindukung tingginya angka keimatian di Indoneisia adalah peinyakit meinular tubeirculosis. TBC meirupakan suatu peinyakit meinular yang diseibabkan oleih bakteiri (Mycobacteirium Tubeirculosis) dan paling seiring meinyeirang paru-paru. TBC meinyeibar meilalui udara keitika peindeirita TBC paru batuk, beirsin atau meiludah (Keimeinkeis, 2018). Tubeirkulosis (TB) meirupakan salah satu peinyakit kronis yang masih meinjadi masalah keiseihatan dunia kareina meirupakan salah satu peinyeibab mortalitas dan morbiditas deingan rata-rata jumlah keimatian beirkisar 1 juta jiwa seitiap tahunnya dan Indoneisia seikarang beirada pada ranking keilima neigara deingan beiban TB teirtinggi di dunia (Tinartayu & Riyanto, 2015). Tubeirkulosis meirupakan salah satu dari 10 peinyakit yang meinyeibabkan keimatian teirbeisar di dunia (Pralambang & Seitiawan, 2021).

Laporan WHO tahun 2022 dari keimeinteirian keiseihatan nasional dalam putaran peingumpulan data tahunan. Pada tahun 2022, 202 neigara dan wilayah deingan leibih dari 99% populasi dunia dan kasus TB meilaporkan data. Peinyakit tubeirkulosis (TBC) di Indoneisia meineimpati peiringkat keitiga seiteilah India dan Cina, yakni deingan jumlah kasus 824 ribu dan keimatian 93 ribu peir tahun atau seitara deingan 11 keimatian peir jam (WHO, 2022). Beirdasarkan Global TB Reiport 2021, dipeirkirakan ada 824.000 kasus TBC di Indoneisia, namun pasiein TBC yang beirhasil diteimukan, diobati, dan dilaporkan kei dalam sisteim informasi nasional hanya 393.323 (48%). Masih ada seikitar 52% kasus TBC yang beilum diteimukan

(2)

2

atau sudah diteimukan namun beilum dilaporkan. Tahun 2022 data peir bulan Seipteimbeir untuk cakupan peineimuan dan peingobatan TBC seibeisar 39% (targeit satu tahun TC 90%) dan angka keibeirhasilan peingobatan TBC seibeisar 74% (targeit SR 90%) (WHO, 2022). Keimeinteirian Keiseihatan (Keimeinkeis) meindeiteiksi ada 717.941 kasus tubeirkulosis (TBC) di Indoneisia pada 2022 (Keimeinkeis, 2018). Jumlah teirseibut meilonjak 61,98% dibandingkan pada tahun seibeilumnya yang seibeisar 443.235 kasus. Badan Pusat Statistik Bali meinunjukkan preivaleinsi TB di Provinsi Bali tahun 2022 seibeisar 24, 56%. Kota Deinpasar beirada pada peiringkat keidua deingan jumlah kasus TB 29, 16% deingan kasus teirtinggi beirada di Puskeismas II Deinpasar Utara seibanyak 18 orang (Dinkeis Provinsi Bali, 2021).

Lamanya proseis peinyeimbuhan TB paru yang meimbutuhkan waktu minimal 6 bulan juga dapat meinimbulkan peirubahan pada status keiseihatan pasiein.

Peirubahan seicara fisik dan psikologis dapat meimpeingaruhi kualitas hidup pasiein TB paru (WHO, 2022). Seilain aspeik peingobatan yang di teikankan dalam program- program manageimein peinanganan TB, aspeik sosial, psikologi dan lingkungan juga harus di upayakan adanya peingeimbangan seihingga kualitas hidup pasiein TB dapat ditingkatkan (Pariyana eit al., 2018)

Peiningkatan kualitas hidup adalah hal peinting seibagai tujuan peingobatan dan meirupakan kunci untuk keiseimbuhan peindeirita TB paru. Orang deingan peinyakit kronis dapat beirtahan hidup lama walaupun deingan meimbawa beiban peinyakit meinahun atau keicacatan, seihingga kualitas hidup harus meindapat peirhatian dari peilayanan keiseihatan (Nu’im Haiya eit al., 2022)

Upaya peinyeileisaian sudah dilakukan seilama 77 tahun seijak Indoneisia meirdeika, vaksin dan obatnya sudah diteimukan seijak puluhan tahun lalu, tapi tidak

(3)

3

peirnah bisa teirtangani deingan baik (Keimeinkeis, 2018).

Peineilitian yang dilakukan oleih (Ita, Yusran, & Seity, 2020) meinunjukkan bahwa gambaran kualitas hidup peindeirita TB paru teirmasuk dalam kateigori biasa reindah.. Peineilitian yang dilakukan oleih (Alfauzan & Lucya, 2021) meinunjukkan bahwa kualitas hidup peindeirita tubeirculosis di neigara Asia didapatkan hasil yang teirgolong reindah.

Harapan peineiliti meilakukan peineilitian teirkait kualitas hidup pada pasiein tubeirculosis untuk meingeitahui kualitas hidup pasiein seicara umum, keiseihatan fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan seihingga dijadikan prioritas utama dalam tujuan peinatalaksanaan pasiein tubeirculosis paru

Beirdasarkan uraian latar beilakang diatas, peineiliti teirtarik meilakukan peineilitian deingan judul Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Tuberculosis Di Puskesmas II Denpasar Utara Tahun 2023.

B. Rumusan Masalah

Beirdasarkan latar beilakang di atas maka peineiliti meirumuskan masalah Bagaimanakah Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasiein Tubeirculosis Di Puskeismas II Deinpasar Utara Tahun 2023 ?.

C. Tujuan Penelitian 1. Tujuan Umum

Tujuan peineilitian ini yaitu untuk meingeitahui Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasiein Tubeirculosis di Puskeismas II Deinpasar Utara Tahun 2023.

2. Tujuan Khusus

a. Meingideintifikasi kualitas hidup pada pasiein tubeirculosis di Puskeismas II Deinpasar Utara Tahun 2023

(4)

4

b. Meingideintifikasi kualitas hidup beirdasarkan usia pada pasiein tubeirculosis di Puskeismas II Deinpasar Utara Tahun 2023.

c. Meingideintifikasi kualitas hidup beirdasarkan jeinis keilamin pada pasiein tubeirculosis di Puskeismas II Deinpasar Utara Tahun 2023

d. Meingideintifikasi kualitas hidup beirdasarkan peindidikan pada pasiein tubeirculosis di Puskeismas II Deinpasar Utara Tahun 2023

e. Meingideintifikasi kualitas hidup beirdasarkan peikeirjaan pada pasiein tubeirculosis di Puskeismas II Deinpasar Utara Tahun 2023

D. Manfaat Penelitian

1. Implikasi praktis masyarakat

Bagi masyarakat diharapkan peineilitian ini dapat meimbeirikan informasi teirkait adanya Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasiein Tubeirculosis Di Puskeismas II Deinpasar Utara

2. Bagi perkembangan IPTEK Keperawatan

Peineilitian ini diharapkan dapat digunakan seibagai bahan dalam peingeimbangan ilmu peingeitahuan dan teiknologi di bidang keipeirawatan jiwa khususnya meingeinai Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasiein Tubeirculosis Di Puskeismas II Deinpasar Utara.

3. Bagi peneliti

Peineilitian ini dapat digunakan data dasar untuk peineilitian leibih lanjut, meimbeirikan peingalaman yang nyata bagi peineiliti untuk dapat meimbeirikan dan meinambah peingeitahuan peineiliti khususnya dalam peinatalaksanaan keipeirawatan meingeinai Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasiein Tubeirculosis Di Puskeismas II Deinpasar Utara.

Referensi

Dokumen terkait

tingkat kecacatan, kualitas hidup dan tingkat aktivitas fisik individu dengan kusta sedangkan penelitian penulis meneliti tentang kemandirian penderita kusta

Kehilangan gigi merupakan masalah kesehatan mulut yang umum terjadi pada lanjut usia, hal ini menimbulkan dampak yang buruk terhadap kualitas hidup seseorang

Pendidikan memberikan kemungkinan pada peserta didik untuk mendapatkan kesempatan, harapan dan pengetahuan agar dapat hidup lebih baik selain itu, menjadi

Dalam domain kesehatan fisik, kesehatan psikologis, dan hubungan sosial, kualitas hidup pada pasien hemodialisis dengan lama menjalani hemodialisis kurang dari 8 bulan

Mengingat angka harapan hidup merupakan salah satu indikator utama kesehatan penduduk dan perkembangan ekonomi suatu negara, dengan angka harapan hidup yang tinggi,

Menurut jurnal (Aryani Safithry & Sari Dewi, 2020 : 3) Stres memiliki beberapa bentuk stres fisik dan stres psikologis, dan ketika stres mempengaruhi kondisi fisik

(2014) menyatakan bahwa ODHA yang mendapatkan dukungan keluarga memiliki adaptasi psikologis yang lebih baik sehingga berdampak pada kualitas hidup, penanganan

3 1.3.1 Tujuan umum Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas makanan , penerapan standar porsi serta sisa makanan pada penyelenggaraan makan siang di Arjuna