Berdasarkan latar belakang di atas, penulis ingin mengetahui bagaimana hubungan lingkungan kerja, kompensasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian penulis mendapat judul : “Pengaruh Lingkungan Kerja, Kompensasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Surya Sembada Surabaya”. Apakah lingkungan kerja, kompensasi dan gaya kepemimpinan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya.
Apakah lingkungan kerja, kompensasi dan gaya kepemimpinan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya. Diantara variabel lingkungan kerja, kompensasi dan gaya kepemimpinan yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya. Untuk mengetahui dan menganalisis apakah lingkungan kerja, kompensasi dan gaya manajemen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya.
Untuk mengetahui dan menganalisis apakah lingkungan kerja, kompensasi dan gaya manajemen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya. Untuk mengetahui variabel lingkungan kerja, kompensasi dan gaya manajemen mana yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja karyawan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya.
MANFAAT PENELITIAN
Menambah acuan ilmu pustakawan dan dapat menjadi referensi dalam menambah ilmu pengetahuan mahasiswa Universitas Bhayangkara Surabaya serta sebagai bahan perbandingan dan pertimbangan dalam menyelesaikan permasalahan penelitian serupa dengan ini, agar selalu ada hal baru yang dapat dijadikan bahan pertimbangan. digunakan sebagai kesimpulan dalam setiap penelitian baru.
SISTEMATIKA PENULISAN
PENDAHULUAN
TINJAUAN PUSTAKA
METODE PENELITIAN
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
SIMPULAN DAN SARAN
Landasan Teori
- Sumber Daya Manusia
- Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
- Fungsi Operasioanal Manajemen Sumber Daya Manusia
- Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia
- Lingkungan Kerja
- Pengertian Lingkungan Kerja
- Faktor-Faktor Lingkungan Kerja
- Jenis-jenis Lingkungan Kerja
- Indikator Lingkungan Kerja
- Kompensasi
- Pengertian Kompensasi
- Tujuan Pemberian Kompensasi
- Jenis-jenis Kompensasi
- Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Kompensasi
- Sistem Pemberian Kompensasi
- Indikator-Indikator Kompensasi
- Gaya Kepemimpinan
- Pengertian Gaya Kepemimpinan
- Macam-Macam Gaya Kepemimpinan
- Fungsi Kepemimpinan
- Indikator Gaya Kepemimpinan
- Kinerja Karyawan
- Pengertian Kinerja Karyawan
- Tujuan Penilaian Kinerja
- Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja
- Indikator Kinerja Karyawan
- Hubungan antara Lingkungan Kerja (X 1 ) dengan Kinerja Karyawan (Y)
- Hubungan Kompensasi (X 2 ) Dengan Kinerja Karyawan (Y)
- Hubungan Gaya Kepemimpinan (X 3 ) Dengan Kinerja Karyawan (Y) Menurut dharma (1994) dalam Dr. Wahyudi (2017:127) ada kesesuaian
- Hubungan Lingkungan kerja, Kompensasi dan Gaya kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan
Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu kegiatan yang menangani masalah-masalah dalam lingkup pekerja, pekerja, manajer dan karyawan. Pengelolaan sumber daya manusia sangat penting agar kegiatan suatu organisasi atau instansi dapat tercapai secara efektif dan efisien. Sedangkan menurut Amirullah, manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai permasalahan dalam lingkup pegawai, karyawan, pekerja, manajer dan pekerja lainnya untuk dapat menunjang kegiatan suatu organisasi atau perusahaan guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. "
Pengelolaan sumber daya manusia diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil sumber daya manusia dalam organisasi, dengan tujuan memberikan hasil kerja yang efektif bagi organisasi. Tujuan utama pengelolaan sumber daya manusia adalah untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam organisasi agar dapat mencapai tujuan organisasi yang bersangkutan secara efektif. Oleh karena itu sumber daya manusia tersebut harus dikelola dengan baik agar dapat mencapai tujuan yang berguna bagi organisasi.
Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia sangat penting untuk mencapai tujuan perusahaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Fungsi perencanaan meliputi: menganalisis pekerjaan yang ada, menyiapkan uraian tugas, menyiapkan persyaratan pekerjaan, dan menentukan sumber daya tarik sumber daya manusia. Dalam fungsi ini, manajer sumber daya manusia mengatur hak pensiun yang dapat diberikan kepada mereka yang telah memberikan kontribusi besar pada organisasi.
Kompensasi merupakan unsur yang sangat penting dan menjadi permasalahan utama dalam pengelolaan sumber daya manusia.
Kerangka Konseptual
Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa variabel independen saling berhubungan dengan variabel dependen Kinerja (Y). Lingkungan Kerja (X1), Kompensasi (X2) dan Gaya Kepemimpinan (X3) merupakan variabel independen, dimana masing-masing variabel independen mempunyai pengaruh terhadap kinerja.
Hipotesis
Regina Pinkan Pradiana (2018) Pengaruh Kompensasi, Penilaian Kinerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Hotel Kartika Graha Malang. Rizky Nur Maulida (2018) Pengaruh Kompensasi, Lingkungan Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru SMA Negeri 4 Sampang. Bahwa variabel lingkungan kerja (X1), kompensasi (X2) dan gaya kepemimpinan (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pada PDAM Surya Sembada Surabaya.
Bahwa variabel lingkungan kerja (X1), penghargaan (X2) dan gaya kepemimpinan (X3) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di PDAM Surya Sembada Surabaya. Bahwa variabel lingkungan kerja (X1) mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja pegawai PDAM Surya Semmada Surabaya. Berdasarkan latar belakang rumusan masalah dan tujuan penelitian, serta tinjauan pustaka, terlebih dahulu ditetapkan kerangka proses berpikir yang diperoleh dari hasil kajian teoritis dan hasil kajian empiris.
Kajian teori diperoleh dengan mempelajari teori-teori yang relevan dengan permasalahan yang diajukan dalam penelitian, yang dibahas secara lengkap pada bab tinjauan pustaka. Kajian empiris diperoleh dengan mempelajari hasil-hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan permasalahan kajian penelitian. Kajian yang dilakukan terhadap teori dan kajian empiris diperoleh variabel-variabel dengan segala hubungan dan pengaruhnya, antara kajian empiris dan kajian teoritis saling mempengaruhi sehingga dapat disusun rumusan masalah yang kemudian dapat disusun dalam hipotesis, yang merupakan asumsi-asumsi sementara dalam penelitian. .
Pengujian hipotesis dilakukan atas dasar uji kuantitatif dengan alat uji statistik yang relevan guna menguji kebenaran hipotesis tersebut, yang selanjutnya digunakan sebagai bahan perbandingan bagi penemuan fenomena-fenomena baru dalam pengembangan ilmu pengetahuan dalam karya ilmiah. disiapkan dalam tesis. Dengan demikian, hasil kajian teoritis dan empiris diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap teori apapun dalam ilmu pengetahuan.
Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel .1 Definisi Operasional
- Definisi Operasional Variabel
Lingkungan Kerja (X 1 )
Gaya Kepemimpinan
Kinerja Karyawan
- Pengukuran Variabel
- Desain Instrumen Penelitian
- Teknik Penentuan Populasi, Besar Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel
- Populasi
- Sampel
- Teknik Penentuan Sampel
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Jenis Data Data Primer
- Sumber Data
- Pengumpulan Data
- Pengujian Data
- Uji Validitas Dan Reliabilitas
- Teknik Analis Data Dan Uji Hipotesis .1 Teknik Analisis
- Menentukan Pengaruh Dominan
- Deskripsi Objek PDAM Surya Sembada Kota Surabaya
- Visi dan Misi Perusahaan a. Visi Perusahaan
- Tujuan Perusahaan
- Struktur Organisasi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya
- Data dan Deskripsi Hasil Penelitian .1 Karakteristik Responden
- Analisis Hasil Penelitian Dan Pengujian Hipotesis .1 Analisis Hasil Penelitian
- Uji Validitas
- Uji Reliabilitas
- Analisis Regresi Linear Berganda
- Analisa Koefisien Determinasi Simultan (R²)
- Uji Hipotesis
- Pembahasan
- Pengaruh Lingkungan kerja, Kompensasi dan Gaya kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan
- Pengaruh Lingkungan kerja Terhadap Kinerja Karyawan
- Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan
- Pengaruh Gaya kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan
- Pengaruh Dominan Lingkungan kerja, Kompensasi dan Gaya kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan
- Saran
Artinya variabel independen antara variabel lingkungan kerja, gaji, dan gaya kepemimpinan secara bersama-sama mempengaruhi kinerja karyawan. Artinya variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan. Artinya variabel Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan.
Artinya dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti variabel Lingkungan Kerja, Kompensasi dan Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan sekaligus terhadap kinerja pegawai PDAM Surya Sembada Surabaya. Jadi menurut penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan kompensasi, lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, hal tersebut terbukti benar. Hipotesis yang menyatakan bahwa lingkungan kerja, kompensasi dan gaya manajemen secara simultan mempengaruhi variabel kinerja pegawai dan sekaligus mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan demikian terbukti kebenarannya.
Maka dalam penelitian ini ditemukan bahwa pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan terbukti kebenarannya. Jadi menurut penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan terbukti kebenarannya. Hipotesis yang menyatakan bahwa lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan terbukti kebenarannya.
Hipotesis yang menyatakan kompensasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai terbukti kebenarannya. Jadi sejalan dengan teori diatas yang menyatakan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan, terbukti kebenarannya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini terbukti terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai.
Hipotesis yang menyatakan bahwa gaya manajemen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai terbukti kebenarannya. Terdapat pengaruh secara simultan antara variabel lingkungan kerja, kompensasi dan gaya manajemen terhadap kinerja karyawan. Artinya dapat disimpulkan HO ditolak dan Hi diterima yang artinya variabel lingkungan kerja, kompensasi dan gaya manajemen berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kinerja pegawai PDAM Surya Sembada Surabaya.
Artinya dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan. Artinya dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai.
Identitas Responden
Karyawan PDAM Surya Sembada di Surabaya mendapat insentif dari perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya. Pegawai PDAM Surya Sembada Surabaya mendapatkan tunjangan berupa jaminan kesehatan dan hari libur yang dapat memotivasi mereka untuk bekerja lebih semangat. Pemimpin melakukan pengawasan langsung terhadap kinerja pegawai agar sesuai dengan standar dan prosedur kerja yang telah ditetapkan.
Karyawan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu atau lebih cepat dari yang ditentukan oleh perusahaan. Rata-rata Y Rata-rata X1 Kompensasi (X2) Rata-rata X2 Gaya Manajemen (X3) Rata-rata X3 Kinerja Karyawan.