• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab ii gambaran umum wisata alam seroja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "bab ii gambaran umum wisata alam seroja"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

Memasuki tahun 2016 Wisata Alam Seroja resmi dibuka dan menjadi destinasi wisata andalan di Kabupaten Wonosobo. Wisata Alam Seroja merupakan destinasi wisata yang menawarkan pemandangan alam indah bernuansa tenang dan damai. Wisata Alam Seroja ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi warga desa Tlogo terutama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kawasan Wisata Alam Seroja merupakan destinasi wisata yang terletak di atas bukit dengan pemandangan utama Menjer Sø dengan luas 70 Ha. Letak objek wisata yang berada di tengah pemukiman dan perkebunan membuat suhu udara di Wisata Alam Seroja sangat segar. Untuk memasuki Wisata Alam Seroja pengunjung hanya perlu membayar biaya masuk yang sangat murah yaitu Rp.

Selain memiliki pemandangan yang indah dan unik, Wisata Alam Seroja juga dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Tugu selamat datang Wisata Alam Seroja dibangun di pintu masuk utama sebelum melintasi jalan perkebunan. Selain tempat perkemahan, Wisata Alam Seroja juga menawarkan homestay bagi wisatawan yang sedang dalam tahap pembangunan.

Selain itu, terdapat juga beberapa homestay yang terletak di jalan menuju Wisata Alam Seroja yang ditawarkan oleh masyarakat Desa Tlogo.

Gambar 2. 1 Tugu Selamat Datang  Sumber : Instagram.com/Seroja_Wonosobo, 2020  b.  Lahan parkir
Gambar 2. 1 Tugu Selamat Datang Sumber : Instagram.com/Seroja_Wonosobo, 2020 b. Lahan parkir

Akses Menuju Wisata Alam Seroja

Pengunjung tidak perlu bingung memilih jalur, karena di beberapa persimpangan sudah terdapat rambu Wisata Alam Seroja, meski masih menggunakan rambu sederhana.

Struktur Organisasi

Bertanggung jawab atas besarnya arus kas objek wisata yang berasal dari Kementerian Desa (Kemendes PDTT) dan Masyarakat Desa Tlogo.

Gambar 2. 14 Struktur Organisasi Wisata Alam Seroja  Sumber : Data Observasi Wisata Alam Seroja, 2021
Gambar 2. 14 Struktur Organisasi Wisata Alam Seroja Sumber : Data Observasi Wisata Alam Seroja, 2021

Ketenagakerjaan

Seperti penataan area parkir diatas, apabila kurang maka akan dialokasikan pada area parkir bawah yang akan dipandu oleh petugas keamanan dan ketertiban, selain itu lalu lintas masuk ke objek wisata juga harus diatur sedemikian rupa sehingga 4 kendaraan roda tidak terjadi karena medan terjal dengan kontur berbatu dan sempit. Area parkir juga memerlukan tenaga keamanan dan ketertiban yang tugasnya menjaga barang bawaan dan kendaraan milik wisatawan yang berkunjung. Berdasarkan Tabel 2.2 terlihat bahwa pegawai atau tenaga kerja di Wisata Alam Seroja berdasarkan kategori pendidikan diketahui terdapat 1 pegawai yang memiliki riwayat pendidikan terakhir sekolah dasar (SD) dengan persentase 3%, sebanyak Pegawai sebanyak 11 orang atau sekitar 31% mempunyai riwayat pendidikan terakhir SMP, dan sebagian besar pegawai sebanyak 23 orang atau sekitar 66% mempunyai riwayat pendidikan terakhir yaitu SMA/SMK.

Oleh karena itu pegawai yang berpendidikan menengah/sekolah kejuruan merupakan pegawai yang paling dominan di Wisata Alam Seroja. Data menunjukkan sebanyak 8 orang pegawai atau sekitar 23% berusia 20-29 tahun, 21 orang pegawai dengan persentase 60% berusia 30-39 tahun dan sisanya sebanyak 6 orang pegawai dengan persentase 17% berusia 40-49 tahun. tahun. Oleh karena itu, karyawan pada kelompok usia 30-39 tahun merupakan karyawan dominan di Wisata Alam Seroja.

Tabel 2. 2 Karakteristik Karyawan Wisata Alam Seroja Berdasarkan  Kategori Pendidikan
Tabel 2. 2 Karakteristik Karyawan Wisata Alam Seroja Berdasarkan Kategori Pendidikan

Aktivitas yang Dapat Dilakukan Pengunjung Wisata Alam Seroja

Setelah mendapat banyak foto bagus, wisatawan bisa menikmati makanan dan jajanan yang dibeli di warung sambil menikmati dinginnya khas Wonosobo. Jika wisatawan ingin berlama-lama dan bercengkrama dengan warga sekitar sambil bertani, mereka bisa berkemah di tenda yang disediakan operator atau di tenda yang mereka bawa ke perkemahan. Namun jika wisatawan ingin lebih menikmati pemandangan alam dan udara segar, bisa menginap di wisma-wisma yang sudah menjadi bagian dari Wisata Alam Seroja.

Pada pagi hari saat hari libur nasional atau akhir pekan, objek wisata ini biasanya dijadikan tempat senam pagi oleh kelompok ibu-ibu atau organisasi lainnya. Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Wisata Alam Seroja dan Telaga Menjer dari atas dapat menggunakan jasa paralayang dari organisasi Paralayang Wonosobo yang telah bekerja sama dengan pihak pengelola. Untuk rutenya, Anda bisa mulai take off dan landing di Seroja atau bisa juga memulai dari Bukit Kekeb Lengkong dan turun menuju Seroja.

Bagi wisatawan yang takut dengan paralayang, jangan khawatir karena sudah tersedia pilot yang akan memandu dan memandu penerbangan.

Gambar 2. 15 Pemandangan di Wisata Alam Seroja  Sumber : Sikidang.com, 2021
Gambar 2. 15 Pemandangan di Wisata Alam Seroja Sumber : Sikidang.com, 2021

Gambaran Umum Responden

  • Jenis Kelamin Responden
  • Distribusi Usia Responden
  • Tempat Tinggal Responden
  • Pendapatan Responden
  • Kunjungan Terakhir Responden
  • Intensitas Berkunjung Responden

Berdasarkan data Tabel 2.4 diatas dapat diartikan bahwa jumlah responden yang mengunjungi Wisata Alam Seroja sebagian besar adalah perempuan. Sebab, mayoritas pengunjung Wisata Alam Seroja adalah kelompok ibu-ibu PKK atau organisasi desa seperti Fatayat dan Muslimat NU, serta keluarga yang sedang piknik bersama. Selain itu, objek wisata ini biasanya dijadikan tujuan wisata bagi pasangan muda yang ingin melihat matahari terbit di pagi hari atau menghabiskan sore hari bersama pasangan.

Usia merupakan salah satu variabel yang dapat digunakan untuk mengukur kedewasaan seseorang, selain itu usia juga dapat mempengaruhi kematangan dan pemikiran seseorang dalam mengambil keputusan atau pengambilan keputusan. Wisata Alam di Seroja banyak dikunjungi oleh para pasangan muda yang menikmati keindahan alam bersama di Wisata Alam di Seroja, selain itu tiket murah juga menarik minat para pengunjung muda atau mereka yang tidak suka mengunjungi objek wisata tersebut. Berdasarkan tabel dibawah ini dapat disimpulkan bahwa pengunjung Wisata Alam Seroja mayoritas merupakan wisatawan asal Kabupaten Wonosobo dengan persentase sebesar 89%.

Sedangkan pengunjung terbesar kedua berasal dari Semarang dengan persentase 4% dan pengunjung terkecil berasal dari Kendal dan Banjarnegara dengan persentase masing-masing 1%. Berdasarkan Tabel 2.7l di bawah ini terlihat bahwa responden yang mengunjungi Wisata Alam Seroja mempunyai latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mulai dari tingkat SD hingga S2. Wisatawan dengan pendidikan terakhir sarjana merupakan pengunjung terbanyak dengan persentase sebesar 53%, kemudian lulusan SD sebesar 1%, lulusan SMA sebesar 27%, disusul lulusan diploma sebesar 14% dan terakhir pascasarjana sebesar 5%.

Berdasarkan tabel 2.8 diatas diketahui bahwa mayoritas wisatawan yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah pegawai negeri sipil (pegawai negeri) dengan persentase sebesar 36%, disusul oleh pegawai swasta sebesar 28%, pelajar sebesar 25% dan responden yang memilih pekerjaan lain mulai dari supir, tukang bangunan, ibu rumah tangga sebesar 6%. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa pengunjung Wisata Alam Seroj mayoritas merupakan responden yang berstatus. Hal ini terkait langsung dengan data sebelumnya, dimana mayoritas responden merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah memiliki penghasilan sendiri setiap bulannya.

Data kunjungan terakhir responden pada dasarnya dapat digunakan untuk mengetahui bahwa data yang diberikan responden masih relevan untuk diteliti, hanya saja data kunjungan terakhir responden juga dapat digunakan untuk mendeteksi perubahan pola penemuan. . dan gaya pengunjung dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Tabel 2.10 di atas terlihat bahwa mayoritas responden secara persentase pernah melakukan kunjungan dalam 1 tahun terakhir. Dari informasi di atas dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan untuk penelitian ini masih relevan dan dapat digunakan untuk mengetahui pola perubahan gaya wisata responden.

Intensitas kunjungan dapat digunakan untuk mengukur kepuasan konsumen pada saat berkunjung, selain itu juga dapat dijadikan bahan evaluasi bagi pengelola destinasi wisata agar lebih baik lagi. Pada Tabel 12.11 diketahui mayoritas responden melakukan kunjungan ke Wisata Alam Seroja sebanyak 1 kali dengan persentase sebesar 46%, kemudian pengunjung yang melakukan kunjungan 2-3 kali sebanyak 44%, dan yang.

Tabel 2. 4 Jenis Kelamin Responden
Tabel 2. 4 Jenis Kelamin Responden

Gambar

Gambar 2. 1 Tugu Selamat Datang  Sumber : Instagram.com/Seroja_Wonosobo, 2020  b.  Lahan parkir
Gambar 2. 2 Tempat Parkir Wisata Alam Seroja  Sumber : Dokumen Pribadi, 2022
Gambar 2. 3 Toilet di Wisata Alam Seroja  Sumber : Dokumen Pribadi, 2022  e.  Warung
Gambar 2. 4 Warung Makanan yang Sedang Dibangun  Sumber : Dokumen Pribadi, 2022
+7

Referensi

Dokumen terkait

Particularly, I am interested in the Northern Territory Government position on Indigenous language rights, which includes the right to receive education in Indigenous languages, and our

Menimbang Mengingat Memperhatikan UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA NOMOR \0 TAHUN 2022 TENTANG DOSEN PENASEHAT AKADEMIK PROGRAM