• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

N/A
N/A
Rahmat

Academic year: 2023

Membagikan "BAB III LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI 3.1 PROSEDUR KERJA PERUSAHAAN

3.1.1 FOKUS KERJA

Penyusun melaksanakan praktek kerja industri selama kurang lebih 6 bulan. Praktek berlangsung setiap hari senin hingga jumat kecuali hari sabtu dan tanggal merah. Pada praktek ini saya di tempatkan di bagian ticketing. Di bagian ticketing ini saya mendapatkn pembelajaran mengenai tata cara sistem reservasi melalui website masing masing airlines domestic maupun internasional. Dengan seiring berjalannya waktu saya dapat melakukan reservasi dengan baik melalui telepon, chat dan email. Setelah beberapa hari saya di ajarkan menghandle reservasi tiket pesawat domestic dan internasional, tiket kereta, asuransi perjalanan, membuat itinerary, membuat invoice tiket pesawat dan hotel.

3.1.2 Tata Tertib

Operasional

1. Senin – Jumat : 08.30 – 17.30 2. Sabtu – Minggu : Off

High Season

1. Sabtu – Minggu : 08.30 – 12.00

(Secara bergantian atau bergilir dengan pegawai satu sama lain)

Kantor Cabang Berdomisili

Waktu istirahat siang harus digunakan secara bergantian satu sama lain antara pegawai.

High Season

1. Masa high season akan di tentukan oleh management sesuai dengan aktivitas operasional. Selama masa high season karyawan tidak di perbolehkan mengambil cuti.

(2)

Absensi

1. Setiap karyawan di wajibkan absensis 2x sehari, yaitu saat pagi (in) dan sore (out). Demikian juga dengan waktu high season.

2. Tpleransi keterlambatan kedatangan pagi atau pulang lebih awa adalah maksimal 30 menit perbulan, jika lebih maka akan di kenakan sanksi berupa pemotongan gaji.

Form Kelengkapan

1. Setiap kekurangan tanda absensi harus ada penjelasan dengan mengisi frm perlengkapan absensi

2. Form izin, sakit, atau kelalaian yang bersifat pribadi (lupa) 3. Izin beberapa menit atau jam untuk kepentingan pribadi

4. Sakit (walaupun sudah menyapaikan atau melapr secara lisan) tetap harus ada laporan secara tertulis berupa surat keterangan sakit dari dokter.

5. Diberikan ke HRD Bersama dengan kartu absen atau print out absesnsi selambat-lambatnya setiap tanggal 5 di bulan berikutnya.

6. Penyimpangan “lupa punch” tidak beraku untuk kehadiran pagi pada tanda tagan karyawan.

Izin dan Cuti

Jenis izin yang tidak dapat di kenai pemotongan cuti : 1. Karyawan menikah

2. Istri melahirkan 3. Khitanan atau Baptis 4. Menikahkan anak

Ada beberapa jenis izin darurat yang tidak di kenai pemotongan cuti : 1. Izin menunggu keluarga langsung di rumah sakit maksimal 3 hari

dalam 1 tahun.

2. Izin bencana alam (banjir, gempa bumi, tsunami, dll) yang dapat di buktikan.

(3)

3. Izin harus dating di pengadila sebagai saksi atau pihak di perkarakan.

4. Sakit 1 hri lapor kepada HRD via telepone atau surat, pada saat hari itu juga, jika perlu surat dokter.

Tata Cara Menerima Telepon dan Melayani Tamu

a. Ramah dan baik terhadap tamu. Baik secara langsung maupun via telepon.

b. Memberika mutu pekerjaan kita yang terbaik dan nyata agar tamu tidak merasa kecewa.

Untuk itu, semua karyawab harus menerima telephone dengan ramah dan baik. Seperti contoh berikut:

“Bayu Buana, Siang. Dengan Niya ada yang bisa di bantu?”

Ada pula cara melayani yang dating secara langsung kita juga dapat menyambutnya secara baik, yaitu dengan sapaan ramah:

“Selamat Pagi, dengan Niya ada yang bisa saya bantu?”

Awal yang ramah dan baik sangat penting bagi tamu dengan kita ramah maka mencerminkan kesiapan kita untuk melayani tamu. Dengan pelayanan seperti ini karyawan dapat melatih diri untuk selalu bersikap

“Comprehensive and Realiable” terhadap pelanggan ataupun rekan kerja.

3.2 Kegiatan Perusahaan 3.2.1 Service

A. Paket Wisata Tour Dalam dan Luar Negeri

Berbagai paket tour domestic atau internasional ke berbagai tujuan wisata terkenal di Asia, Afrika, Eropa, Amerika, Canada, Australia dan negara lainnya serta paket wisata tour domestic ke Bali, Yogyakarta, Lombok, Malang, Semarang serta kota lainnya.

B. Pengaturan Dokumen dan Visa

(4)

Bayu Buana juga melayani pengurusan dokumen perjalanan, seperti : Passport, Asuransi dan Visa bagi pelanggan. Sehingga memudahkan para pelanggan Bayu Buana melakukan perjalanan wisata.

C. Incentives

Program incentives adalah perjalanan yang dibuat khsuus untuk keperluan grup dengan jumlah pax kecil atau pax besar. Divisi Bayu Buana dapat mengatur penyelenggaraan program incentives dari grup perorangan atau Perusahaan besar dan kecil.

D. Wisata Pelayaran

Bayu Buana juga menyediakan paket wisata pelayaran (cruise) di berbagai jenis kapal pesiar. Baik dengan jarak dekat disekitar Asia Tenggara. Jenis kapal pesiar yang mewah untuk perjalanan ke Mediternia dan Alaska dengan “Princess Cruise” silver sea MSC dan juga wisata di Karabia dengan “Royal Caribbean Cruise” dan juga Crstyal Cruise”.

E. Transporasi

Bayu Buana memiliki rekan atau partner rent car yaitu Babab Trans yang sudahpasti bersih, nyaman dan terawatt dengan baik dan memiliki pengemudi yang handal dan berpengalaman.

F. Insurance

Merupakan program asuransi perjalanan yang di sediakan untuk setiap orang yang melakukan perjalanan, seperti : Allianz, dan lain lain.

Selama itu di sediakan untuk kenyamanan serta kepuasan pelanggan dalam menggunakan jasa Bayu Buana.

3.2.2 Ticketing

A. Pengetahuan Umum Tentang Maskapai Penerbangan

Reservasi adalah suatu proses suatu permintaan pemesanan yang dilakukan oleh customer terhadap layanan jasa yang di butuhkan pada periode tertentu. Sedangkan ticketing adalah sebuah dokumen yang di bentuk dengan cara di cetak atau proses elektronik dan dapat di gunakan

(5)

sebagai barang bukti untuk perjanjian dengan para calon penumpang pesawat dengan maskapai penerbangan.

Jenis – jenis reservasi penerbangan:

1. Berdasarkan teknik pelaksanaan, yaitu secara Computerized.

2. Berdasarkan jumlah pax, yaitu Individual atau Grup (besar dan kecil) 3. Berdasarkan saluran, yaitu Direct Reservation dan Indirect Reservation.

Fungsi Reservasi

1. Menghindari kehabisan seat atau kamar hotel 2. Memberikan kepastian rencana perjalanan

3. Mengusahakan untuk mendapatkan pendapatan setinggi-tingginya

Manfaat Reservasi

1. Manfaat reservasi dari sisi penumpang :

- Kepastian untuk melakukan perjalanan sesuai dengan rencana.

- Efisiensi untuk mengetahui ketersediaan tempat dalam suatu pesawat.

- mempersiapkan segala keperluan berkaitan dengan perjalannya sedini mungkin.

2. Manfaat reservasi dari sisi airlines :

- Sarana untuk menjual factor secara maksimum.

- Sarana untuk meningkatkan produksi.

- Mempermudah dan memperlancar proses penjualan.

Langkah-langkah Melakukan Reservasi Secara Langsung (Verbal) 1. Menyapa pelanggan yang dating dengan mengucapkan “Selamat

(pagi/siang/sore) silahkan ada yang bisa saya bantu?” Ketika menyapa pelanggan harus ramah dan wajib memeberikan senyuman kepada pelanggan, agr pelanggan merasa di hargai dan nyaman.

2. Kemudian tanyakan keinginannya atau keperluannya oleh pelanggan tersebut. Jika pelanggan ingin melakukan pembookigan pesawat,

(6)

kereta api, hotel atau ingin menanyakan paket wisata, maka layanin pelanggan tersebut dengan baik dan ramah. Dan juga dengarkan apa yang ingin dia sampaikan atau inginkan.

3. Kemudian setelah mengetahui apa yang di inginkan oleh pelanggan maka sefera lakukan reservasi dan juga tanyakan data-data yang diperlukan untuk keperluan reservasi yang pelanggan inginkan dan pelanggan setujui.

4. Jika semua sudah selesai dan pelanggan sudah sepakat, maka arahkan pelanggan untuk membayar terlebih dahulu di kasir aga reservasi dapat dilanjutkan hingga proses akhir.

5. Jika pembayaran sudah selesai dilakukan selanjutnya segera menyelesaikan tahap akhir yakni : (cetak tiket atau issued tiket yang sudag di reservasi dan berikan penjelasan di akhir tetang keinginan pelanggan). Setelah selesai maka berikan senyuman dan ucapan terima kasih dengan ramah.

Jenis – Jenis Tiket

1. Tiket Domestik adalah jenis tiket yang digunakan untuk penerbangan khusus dalam negeri dan mencangkup daerah-daerah tertentu pada negara tersebut. Contoh maskapai yang melayani penerbangan tersebut adalah : Garuda, Lion Air, Citilink, Super Air Jet, Batik Air, Nam Air, Air Asia.

2. Tiket Internasional adalah jenis tiket yang digunakan untuk pernerbangan antar negara. Contoh maskapai yang melayani penerbangan tersebut adalah : Garuda, Singapore Airline, Cathay Airline, Japan Airlie, Emirates Airline dan lain lain. Dan hamper semua tiket yang dikeluarkan oleh penerbangan internasional sudah berupa elektronik tiket.

3. Non Endorse Ticket adalah jenis tiket yang ketentunnya tidak di perbolehkan untuk di rubah atau di ganti penerbangannya. Contohnya, jika tiket yang di cetak menggunakan maskapai Batik Air maka tiket

(7)

terseut tidak di perbolehkan dirubah atau di ganti dengan maskapai lainnya.

4. Endorse Ticket adalah jenis tiket yang dapat di rubah penerbangannya, jenis ini biasanya banyak di gunakan oleh penerbangan internasional.

5. Refund adalah pengembalian tikey yang tidak terpakai dengan melihat kondisi tiket.

6. Reroute adalah perubahan rute yang di minta oleh penumpang.

Selain itu tiket mempunyai banyak variasi dan kondisi harga seperti harga fix date dan fix flight, 7 hari tiket, 14 hari tiket, 30 hari tiket, 3 bulan tiket, 6 bulan tiket dan 1 tahun tiket. Semua itu dapat anda lihat di dalam daftar harga tiket yang sudah tersedia di dalam website mengenai kententuan dalam kondisi harga tiket.

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan sebelum anda melakukan ticketing adalah :

- Jadwal penerbangan, nama penumpang, class, dan harga yang sudah anda booking itu sudah benar sesuai dengan data dan cocok dengan apa yang di minta oleh penumpang. Jika tiket anda tiket internasinal untuk cek kembali nama penumpang anda apakah sudah sesuai dengan nama anda yang di passport.

- Pastikan anda sudah dapat perintah cetak atau issued tiket dari penumpang.

- Cek Kembali harga yang sudah anda berikan kepada penumpang anda, apakah sudah mengerti tentang kondisi harga tiket yang anda akan cetak atau issued.

Referensi

Dokumen terkait

(2006), Pedoman Penerapan Cara Pembuatan Obat yang

Adam Malik dilakukan oleh apoteker baik secara mandiri untuk mengamati kondisi klinis pasien secara langsung, mengkaji masalah terkait obat, memantau terapi obat dan reaksi obat

Plant Medan telah menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), sehingga akan menjamin bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan mutu dan spesifikasi yang telah ditetapkan

1 Pengumpulan untuk memperoleh data primer dengan cara observasi maupun wawancara, yaitu dengan dilakukannya observasi langsung pada PT Indolakto (Ice Cream Factory) dan

Data observasi yang diperoleh dengan melakukan pengamatan dilapangan secara langsung pada objek yang akan dilakukan penelitian terkait permasalahan yang telah dijelaskan

Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan prosedur tertentu, bagi siswa yang bertujuan untuk magang disuatu tempat kerja, baik dunia usaha maupun di dunia industri

yang diberikan guru pembimbing lebih kepada cara menghadapi siswa, cara menyampaikan materi secara baik, dan cara menguasi kelas secara baik. Dalam melaksanakan

Oleh sebab itu, penulis mengapresiasi semua pihak yang selalu tulus ikhlas membantu dalam penyusunan laporan kerja praktik baik secara langsung dan tidak langsung, baik secara moril