• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN - Narotama

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN - Narotama"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Bagan Alir Penelitian

Untuk memudahkan dalam mengetahui urutan penelitian yang dilakukan sajikan bagan alir sebagaimana Gambar 3.1 dibawah ini.

Gambar 3.1 Bagan Alir Penelitian

(2)

bagian air limbah pada penelitian ini adalah dengan system Extended Aeration. Pada system Extended aeration ini mengolah air limbah secara Biologi, dengan menciptakan suatu kondisi dimana mengembangbiakkan bakteri-bakteri yang terkandung di dalam air limbah tersebut menjadi lebih baik, dan melakukan proses dekomposisi/penguraian zat-zat pencemar secara optimal, dan aman untuk disalurkan ke drainase kota.

Lokasi penelitihan ini dilakukan di Apartement Trilium-Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah:

1. Data Primer

Data primer berupa data yang dilakukan secara langsung oleh peneliti untuk mengetahui keadaan dilapangan mengenai kondisi pembuangan air limbah dan ketersediaan lahan yang ada. Dalam penelitihan ini data primer diperoleh dari hasil pengamatan atau observasi peneliti di tempat penelitian menggunakan lembar observasi dan wawancara mendalam.

2. Data Sekunder

Data sekunder adalah pengumpulan data yang diinginkan diperoleh dari orang lain atau tempat lain dan bukan dilakukan oleh penelitian sendiri. Data sekunder dalam penelitian ini berupa profil Apartement, diagram alir pengolahan limbah cair, serta dokumen penunjang lainnya

(3)

3.2 Teknik pengambilan Data

Teknik pengambilan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengambilan data maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang diperlukan (Sugiyono, 2012). Teknik pengambilan data dalam penelitian ini, yaitu:

1. Wawancara

Wawancara merupakan komunikasi yang dilakukan oleh dua orang untuk bertukar informasi dalam suatu topik tertentu, dilakukan untuk memperoleh masalah yang harus diteliti atau untuk mengetahui hal-hal yang ingin diketahui lebih dalam (Sugiyono, 2012). Wawancara dapat dilakukan menggunakan pedoman wawancara atau dengan tanya jawab secara langsung. Pedoman wawancara digunakan untuk mengingatkan peneliti mengenai aspek-aspek yang harus dibahas juga menjadi daftar pengecek apakah aspek-aspek relevan tersebut telah dibahas atau ditanyakan (Afifuddin dan Saebani B.A., 2012).

2. Pengamatan

Menurut Notoatmodjo (2010), pengamatan adalah suatu hasil perbuatan jiwa secara aktif dan penuh perhatian untuk menyadari adanya rangsangan. Dalam penelitian, pengamatan adalah suatu prosedur yang berencana, yang antara lain meliputi melihat, mendengar dan mencatat sejumlah dan taraf aktivitas tertentu atau situasi tertentu yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti. Dalam penelitian ini, peneliti

(4)

mengamati saluran pembuangan limbah cair hingga menuju ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan lingkungan yang digunakan sebagai tempat penelitian berkaitan dengan kegiatan pengolahan limbah cair di Apartement Trilium Surabaya.

3. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang telah berlalu.

Dokumentasi bisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya monumental dari seseorang. Hasil penelitian akan lebih terpercaya bila didukung oleh dokumentasi (Sugiyono, 2012). Metode ini merupakan cara pengumpulan data yang dilakukan dengan menganalisis isi dokumen yang berhubungan dengan masalah yang diteliti (Widyoko, 2012). Dalam penelitian ini, peneliti mengambil dokumentasi berupa unit IPAL Apartement Trilium dan dokumen-dokumen lainnya dengan menggunakan kamera untuk mengambil gambar .

3.3 Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian dalam penelitian ini, yaitu:

1 Tahap Pra Penelitian

Kegiatan yang dilakukan pada tahap pra lapangan, yaitu:

a. Menyusun rancangan penelitian atau proposal penelitian.

b. Memilih lapangan penelitian, yaitu Apartement Trilium Surabaya.

c. Melakukan koordinasi dengan Apartement Trilium Surabaya berkaitan dengan jadwal pelaksanaan penelitian.

d. Melakukan persiapan perlengkapan penelitian.

(5)

2 Tahap Pelaksanaan Penelitian

Kegiatan yang dilakukan pada tahapan pelaksanaan penelitian yaitu:

a. Melakukan pengamatan atau observasi di lapangan penelitian, khususnya pada bagian IPAL di Apartement Trilium Surabaya.

b. Melakukan wawancara mendalam (indepth interview) dengan informan

c. Mencatat, menganalisis singkat dan dokumentasi setiap kegiatan yang dilakukan.

d. Jadwal penelitihan ini menggunakan legend Bar Chart (Tabel 3.1)

3. Tahap Analisis Data

Analisis data adalah proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data (Moloeng, 2009). Menurut Miles dan Huberman (1992) dalam Sugiyono (2012) aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara teru menerus sampai tuntas hingga datanya sudah jenuh.

Referensi

Dokumen terkait

Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan atau tempat penelitian. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini melalui wawancara dan observasi. Data

Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Data primer yang didapatkan secara langsung dari responden dengan melakukan wawancara

Data primer adalah data yang dikumpulkan dari responden yang diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara melalui kuisioner tertutup, yang disebarkan kepada karyawan staff

Data yang diperlukan untuk kajian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung dengan responden untuk

(Hilman, 1995) Dalam penelitian ini yang menjadi data primer adalah data yang diperoleh dari hasil interview (wawancara) dan pengamatan (observasi) dengan subyek penelitian

Data yang diperoleh dari penelitian berupa tes tertulis, LKS, lembar observasi dan hasil wawancara untuk memperoleh informasi mengenai pencapaian KPS siswa. Data

Data primer yang diperoleh langsung dari sumbernya, baik melalui wawancara, dan obeservasi yang kemudian diolah oleh peneliti.2 Adapun data primer dalam penelitian ini bersumber dari

Data primer Data primer merupakan sumber data yang diperoleh langsung dari observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti kepada informan, Data primer dapat berupa opini subjek orang