• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAHAN AJAR EKONOMI KREATIF - Repository UPY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAHAN AJAR EKONOMI KREATIF - Repository UPY"

Copied!
153
0
0

Teks penuh

EVOLUSI DAN GELOMBANG EKONOMI BARU

Gelombang Ekonomi Baru

Saat ini sudah banyak negara yang pembangunan ekonominya terjadi melalui pengembangan ekonomi kreatif, karena dengan ekonomi kreatif sumber daya menjadi lebih efisien dan produktif. Dengan ekonomi kreatif sumber daya manusia lebih efisien, penggantian tenaga kerja dengan mesin atau komputer tidak menimbulkan pengangguran.

Rangkuman

Bahan Diskusi

KONSEP DAN KONTEKS EKONOMI KREATIF

  • Konsep dan Konteks Keinovasian
  • Hakikat dan Inti Ekonomi Kreatif
  • Peran Ekonomi Kreatif
  • Jenis-Jenis Kreativitas yang Membentuk Ekonomi Kreatif
  • Rangkuman
  • Bahan Diskusi

Ekonomi kreatif pada hakikatnya adalah kegiatan ekonomi yang mengutamakan kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda, mempunyai nilai dan bersifat komersial. Kreativitas ekonomi merupakan hasil kerjasama untuk menghasilkan sesuatu yang lama dengan cara yang baru.

MODAL DASAR DAN AKTOR PENGGERAK EKONOMI KREATIF

  • Komponen Inti dan Pendukung Ekonomi Kreatif
  • Aktor Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Peran Aktor Ekonomi Kreatif
  • Pemegang Kepentingan Ekonomi Kreatif
  • Pendorong (Driver) Perluasan Ekonomi Kreatif
  • Kreativitas Dalam Kinerja Bisnis
    • Rangkuman
  • Bahan Diskusi

Sebagaimana ekonomi kreatif dan industri kreatif merupakan gagasan yang dinamis, demikian pula gagasan kota kreatif. Ekonomi kreatif akan menjadi salah satu tumpuan lapangan kerja di masa depan.

RANTAI NILAI DAN MODEL PENCIPTAAN NILAI TAMBAH

Strategi Penciptaan Nilai (Value Creation Strategy)

Pada tahap proses, R&D menciptakan lebih banyak nilai tambah dengan mengembangkan desain dan fitur produk yang lebih bermanfaat dan menarik. Teknik dan strategi pemasaran merupakan salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik dan nilai produk sehingga menciptakan nilai tambah.

Model-Model Penciptaan Nilai Tambah dalam Ekonomi Kreatif

Peluang dapat dicari dan diciptakan dengan cara menciptakan ide, gagasan, imajinasi dan khayalan (impian) untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dan menciptakan nilai tambah. Dengan kreativitas dan inovasi, wirausahawan menciptakan peluang dengan membayangkan dan menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda untuk mengeksplorasi nilai tambah.

Rantai Nilai (Value Chain) Industri Kreatif

Sejalan dengan perkembangannya, pendekatan definisi ekonomi kreatif di setiap negara berbeda-beda, namun semua mengasosiasikan ekonomi kreatif dengan industri kreatif. Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami potensi ekonomi kreatif Indonesia, memahami daya saing industri kreatif, memahami struktur pasar industri kreatif di Indonesia, dan memahami tonggak perkembangan ekonomi kreatif. di Indonesia.

Pendekatan Inovasi Rantai Nilai

INDUSTRI KREATIF

Karakteristik Industri Kreatif

Klasifikasi Industri Kreatif

Kategori inti industri penerbitan (industri hak cipta inti) meliputi periklanan, perusahaan manajemen, film dan video, dan musik. Kategori industri penerbitan yang saling terkait (industri hak cipta yang saling bergantung) meliputi bahan rekaman kosong, elektronik konsumen, alat musik, kertas, fotokopi, dan peralatan fotografi. Industri yang berhak cipta sebagian mencakup arsitektur, pakaian, alas kaki, desain, mode, peralatan rumah tangga.

Peran Industri Kreatif

Kontribusi ekonomi kreatif terhadap ekspor Indonesia pada tahun 2006 mencapai 9,13%, pertumbuhan ekspor industri kreatif Inggris sebesar 11% dan kontribusi ekspornya sebesar 4,3%. Peran penting non-ekonomi industri kreatif adalah berperan dalam membangun budaya, warisan budaya, dan nilai-nilai lokal. Industri kreatif mampu memperjuangkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas warisan budaya, dan kearifan budaya, jamu, makanan tradisional, kesenian tradisional, dan pakaian adat merupakan warisan budaya yang HKI-nya dapat dilindungi.

Keunggulan Industri Kreatif

Dalam berbagai bidang teknologi, seperti irigasi subak, sistem konservasi hutan suku pedalaman, dan warisan budaya artisanal lainnya, semua warisan budaya tersebut memiliki potensi pasar dan merupakan produk industri kreatif tanah air.

Peluang Industri Kreatif

Berdasarkan data PBB tahun 2003, 50% belanja publik (belanja konsumen) negara-negara G7 – Amerika, Jerman, Perancis, Jepang, Inggris, Italia dan Kanada – berasal dari produk industri kreatif (Rvan, Deperindag, 2008). : 26 ). Sedangkan belanja negara mencakup 2/3 kontribusi PDB, sehingga potensi pasar industri kreatif di negara-negara G7 diperkirakan mencapai 50x2/3 PDB. Hal ini sangat penting mengingat Amerika, Inggris, Perancis, Kanada, Italia dan Jepang merupakan negara berkembang yang menjadi tujuan ekspor negara berkembang.

Rangkuman

  • Bahan Diskusi

Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami syarat-syarat penting kreativitas, mengetahui ciri-ciri kreativitas yang tidak selalu ada, memahami faktor-faktor pembentuk karakter kreatif dan inovatif, serta mengembangkan kepribadian karakter kreatif dan inovatif dalam diri sendiri. .

Kondisi Penting Kreativitas

Sesuatu yang penting adalah sesuatu yang memiliki kegunaan/manfaat ganda dan sesuatu yang memiliki banyak kegunaan adalah sesuatu yang mempunyai nilai tambah.

Karakteristik Kreativitas yang Tidak Selalu Muncul

Namun ada juga yang menyimpan kreativitasnya sendiri agar tidak bersaing, apalagi dikomersialkan di pasar sampel artis. Anthony Storr mengatakan bahwa sebagian besar orang kreatif bercirikan berbeda dengan orang lain, lebih menentang aliran kreativitasnya (hipster). Orang-orang kreatif mendapat kejutan berupa Nobel dari penemuannya dalam menciptakan sesuatu yang bernilai dan bermakna dalam hidup.

Faktor Pembentuk Karakter Kreatif dan Inovatif

Rangkuman

Bahan Diskusi

MANAJEMEN KREATIVITAS

  • Mengelola Kreativitas Individu dan Organisasi
  • Ekonomi Imajinatif
  • Prinsip-Prinsip Manajemen Kreativitas
  • Kaidah-Kaidah Meraih Sukses (Rules for Succes)

Orang kreatif bermula dari dalam dirinya sendiri dan merasa dirinya paling benar atau percaya diri. Tugas kepemimpinan bagi orang-orang kreatif adalah mengelola kekayaan intelektualnya sendiri dan percaya pada kemampuannya sendiri. Pekerjaan demi pekerjaan biasanya dilakukan oleh para wirausaha dalam bentuk pekerjaan lepas, pekerjaan paruh waktu, pekerjaan informal, mandiri dan swakelola.

MENGELOLA IDE DAN GAGASAN

Mengelola Ide Menjadi Peluang

Produk atau metode tersebut harus memuat ciri-ciri inovasi, penerapan dan kemudahan pemahaman. Perjuangan yaitu desain produk yang baik memerlukan kombinasi pengalaman, pengetahuan dan keterampilan dari tim yang profesional. Risiko, yaitu desain produk yang baik ditunjukkan oleh produk yang terus menjamin keberadaannya hingga akhir.

Cara Menciptakan Peluang

Untuk menciptakan nilai tambah dan penambahan lapangan kerja, sebenarnya banyak sumber daya dan material ekonomi kreatif Indonesia yang bisa direncanakan dan dikembangkan. Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang mampu menyatukan seluruh kekayaan Indonesia secara berkelanjutan. Ekonomi kreatif menjadi peluang bagi Indonesia untuk mulai mendorong terciptanya produk-produk yang bernilai tambah tinggi.

KEKAYAAN INTELEKTUAL

Macam-Macam Kekayaan Intelektual

Merek diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, sedangkan pendaftaran merek diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1993 Tahun 1992 tentang Merek “Merek adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf, angka, skema warna, atau kombinasinya. Unsur-unsur tersebut mempunyai ciri khas dan digunakan dalam perdagangan barang dan jasa. Desain industri adalah suatu karya intelektual bentuk, konfigurasi, garis atau komposisi warna yang memberikan kesan estetis, dapat diwujudkan dalam berpola dua atau tiga dimensi dan dapat digunakan untuk produksi barang, barang industri atau kerajinan tangan (UU No. 31 tahun 2000).

Cara Mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

Untuk membangun citra, produsen biasanya melakukan kampanye yang lebih gencar dan memberikan jaminan kualitas yang lebih transparan. Paten diberikan atas penemuan yang baru dan mengandung langkah-langkah inventif serta dapat digunakan dalam dunia industri.

Jaminan Perlindungan Atas Kekayaan Intelektual

Rangkuman

Rahasia dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh masyarakat dalam bidang teknologi dan atau bisnis, informasi tersebut mempunyai nilai ekonomi, dapat digunakan dalam kegiatan usaha, dan kerahasiaannya dijaga oleh pemilik rahasia dagang.

Bahan Diskusi

Produk pangan dengan jenis dan karakteristik antar berbagai daerah menjadi modal dasar ekonomi kreatif yang belum banyak berkembang. Kurangnya modal (lack of capital), khususnya modal finansial untuk perolehan dan pembiayaan operasional ekonomi kreatif. Pembangunan ekonomi kreatif di pedesaan harus ditujukan pada advokasi pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan yang dihasilkan dari sektor tradisional untuk menghasilkan nilai tambah baru.

PENGEMBANGKAN EKONOMI KREATIF

Pembaruan Sumber Daya dalam Ekonomi Kreatif

Berbagai jenis dan jenis produk yang dapat dihasilkan oleh masing-masing sektor dan kesemuanya dapat dikembangkan menjadi produk-produk kreatif sehingga menghasilkan nilai tambah baru. Berapa banyak jenis bahan baku yang bisa digali dari sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, pertanian, kelautan, perikanan, dan peternakan. Semua nilai-nilai budaya dan warisan tersebut dapat dikembangkan dan digarap bersama sehingga menghasilkan nilai-nilai ekonomi.

Cetak Biru Industri Kreatif Indonesia

China, Hong Kong, dan Singapura tidak memiliki banyak sumber daya alam, namun kini menjadi negara baru maju. Pada tahap ini, ekonomi kreatif diharapkan dapat memberikan kontribusi sebesar 9-11 persen terhadap PDB riil nasional dan menyerap tenaga kerja mencapai 9-11 persen dari angkatan kerja nasional dan pada tahun 2015 akan meningkatkan jumlah pelaku usaha yang bergerak di sektor industri kreatif sebanyak 3 kali lipat. sejak tahun 2006 yaitu sekitar 6,8 juta perusahaan dan dimaksudkan untuk melahirkan 504 merek lokal baru (new local brand). Perkembangan industri kreatif ini akan memperoleh hasil yang optimal apabila terjalin kerjasama antara tiga pelaku utama yaitu intelektual, pengusaha dan pemerintah atau yang disebut dengan “triple spiral”.

Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Tantangan, dan Kesulitan Pengembangan

Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami evolusi ekonomi kreatif dan memahami mengapa ekonomi kreatif perlu dikembangkan. Daya saing ekonomi kreatif Indonesia dibandingkan negara-negara lain di dunia dapat dinilai berdasarkan Global Creativity Index (GCI) tahun 2011 yang diterbitkan oleh Martin Prosperity Institute dengan menggunakan tiga faktor dalam perhitungannya yaitu teknologi (technology), orang-orang kreatif (talent) , dan toleransi (toleransi). Menganalisis hubungan antara sektor formal dan sektor informal sebagai faktor penting dalam pengembangan kebijakan ekonomi kreatif.

Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif di Pedesaan dan Perkantoran

PERANAN RUANG DAN KOTA KREATIF

Mengapa Ekonomi Kreatif Perlu Dikembangkan

Berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik, nilai tambah ekonomi kreatif pada tahun 2013 sebesar Rp641,8 triliun dengan pertumbuhan sekitar 5,76%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sektor listrik, gas, dan air bersih; pertambangan dan. Namun jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan lapangan kerja nasional, pertumbuhan lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan lapangan kerja nasional yang justru melambat sebesar 0,01% pada tahun 2013. Beberapa subsektor ekonomi kreatif seperti sektor kuliner, kerajinan, dan fesyen merupakan subsektor kreatif yang bersifat padat karya, yaitu rata-rata penyerapan tenaga kerja lebih tinggi dibandingkan subsektor lainnya.

PERKEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI INDONESIA

Daya Saing Industri Kreatif

Indeks Teknologi mendasarkan perhitungannya pada proporsi pengeluaran penelitian dan pengembangan terhadap total PDB, proporsi biaya penelitian per kapita, dan inovasi suatu negara yang dihitung menggunakan jumlah paten yang diterbitkan dalam periode penilaian tersebut. Jika melihat kondisi saat ini, dengan keterbatasan data yang tersedia, tidak banyak karya kreatif Indonesia yang mampu bersaing di pasar global. Daya saing Indonesia pada produk barang kreatif dapat dilihat dari kinerja ekspor industri kreatif Indonesia dibandingkan dengan kinerja ekspor industri kreatif negara lain di dunia.

Struktur Pasar Industri Kreatif di Indonesia

Hal ini tidak sebanding dengan jumlah karyawan dan jumlah studio animasi di Indonesia. Di Indonesia sendiri, karena banyaknya pemain di industri media, struktur pasar fotografi jurnalistik merupakan pasar persaingan sempurna. Berdasarkan Laporan Pemutakhiran Pemetaan Industri Kreatif Indonesia tahun 2009, penelitian dan pengembangan di Indonesia masih didominasi oleh pemerintah dan perguruan tinggi.

Tonggak Perkembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia

Potensi pasar karya kreatif di dalam dan luar negeri sangat besar dan cenderung terus berkembang. Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami perwujudan demokrasi ekonomi desa berdasarkan ekonomi Pancasila, memahami tujuan dan motivasi didirikannya BUMDes, memahami prinsip dasar BUMDes, memahami BUMDes sebagai wirausaha sosial, memahami perbedaan BUMD dengan badan usaha lainnya, dan memahami status hukum BUMD.

Perwujudan Demokrasi Ekonomi Desa Berpilar Ekonomi Pancasila

Tujuan dan Motivasi Pembentukan BUMDes

Prinsip-Prinsip Dasar BUMDes

Karena badan usaha memperoleh modal dari pemerintah sesuai dengan tingkatannya masing-masing, maka jenis usaha BUMDes pun bermacam-macam, namun dengan satu tujuan yaitu kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa faktor penting yang berperan penting dalam menentukan jenis bisnis yang akan dipilih. Berdasarkan pengamatan dan pengalaman kami, ada 5 jenis perusahaan yang dapat dijalankan oleh BUMDes, silakan sebutkan.

Memahami BUMDes sebagai Social Enterprice

Perbedaan BUMDes dengan Badan Usaha Lain

Status Hukum BUMDes

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa wirausaha sosial adalah suatu badan usaha yang secara aktif mencari keuntungan untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Permasalahannya, setiap desa mempunyai karakter dan potensi yang tidak bisa sama persis. Jadi belum tentu suatu jenis usaha akan cocok jika hanya ditiru oleh desa lain. Ada pula yang khawatir bahwa pendirian perusahaan BUMDes tidak akan membawa perubahan atau bahkan menelurkan usaha yang sudah dijalankan oleh sebagian warga desa.

PEMETAAN POTENSI DAN PEMILIHAN USAHA

Memilih Jenis Usaha

Kemampuan dan Ketrampilan

Merealisasikan Ide Menjadi Usaha

Konsep Nilai Tambah BUMDes

Ada berbagai macam teknik atau metode yang dapat digunakan untuk memetakan kondisi, misalnya konsultasi masyarakat (konsultasi warga), bahtsul masail (analisis masalah) yang biasa dilakukan anggota NU, pertemuan tarjih (analisis masalah) yang dilakukan di lingkungan organisasi Muhammadiyah.

Referensi

Dokumen terkait

Ekonomi kreatif semakin meningkat mengingat peran ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan perekonomian suatu wilayah, terutama terhadap pengembangan ekonomi berbasis Usaha Mikro

Tugas Akhir dengan judul PEMETAAN INDUSTRI KREATIF SEKTOR KERAJINAN BLANGKON TERHADAP DAMPAK EKONOMI MASYARAKAT DENGAN PENGUKURAN PRODUKTIVITAS telah diuji dan

Oleh karena itu, pendekatan sumber daya manusia sebagai human capital selaras dengan pengembangan ekonomi kreatif yang menitikberatkan pada manusia yang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh sektor pariwisata dan merumuskan kebijakan pengembangan ekonomi kreatif dalam menunjang sektor

Sebagai langkah awal pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif maka disusunlah Rencana Strategis Pengembangan Pariwisata dan

Unsur utama dari pengembangan ekonomi kreatif tentunya adalah sumber daya manusia kreatif. Oleh karena itu, pembinaan sumber daya manusia menjadi para penemu dan pencetus ide

(4) Pelaksanaan kegiatan pengembangan sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berpedoman pada petunjuk teknis yang

Ini mencakup berbagai sektor seperti seni, budaya, desain, dan industri kreatif lainnya yang menciptakan nilai ekonomi.. Selain itu, ekonomi kreatif juga dapat menciptakan lapangan